30/06/2021
Alm Simbah Kakung pernah mengajarkan sebuah Serat Kalatida pupuh 7 Karangan Pujangga Jawa R. Ng. Ranggawarsita yang kata beliau ini akan terjadi entah kapan tidak ada yang tahu.
Tembang: Sinom
Ratune ratu utama
Patihe patih linuwih
Pra nayaka tyas raharja
Panekare becik-becik
Parandene tan dadi
Paliyasing kalabendu
Mandar mangkin andadra
Rubeda angrebedi
Beda-beda ardaning wong sak egara
Artinya:
Presidennya presiden yang baik,
Wakilnya juga pilihan cerdik,
Semua anak buah mentri dll baik hati,
Anggota Dewan, pemuka masyarakat baik dan kecukupan,
Namun semua tidak menciptakan kebaikan untuk rakyat,
Karena kita masuk dalam Zaman Kala Bendu,
Keburukan semakin menjadi- jadi, berbeda2 semua pendapat dan pikiran rakyat.
Mungkin ini hanya sebuah tembang yang di tulis pada abad 19 Masehi. Namun dalam setiap bait tulisan kita bisa belajar, apakah hal tersebut dahulu pernah terjadi d kehidupan masalalu? Karena terciptanya karya sastra bukan hanya berasal dari ide, gagasan semata, namun sebuah kritik sosial pada jaman tertentu.
Mau tau lagi tentang kehidupan rakyat di masa Raja- raja dahulu ?
Baca karya sastranya ya guys