25/04/2026
BAHAYA KEMARAHAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA (Sloka 106 dari Sārasamuccaya)
Ketika seseorang sedang marah, pikirannya menjadi tidak jernih. Akibatnya:
- Tidak bisa membedakan mana perkataan yang
benar dan salah
- Tidak sadar mana perbuatan yang baik atau yang
melanggar dharma
- Mudah mengatakan hal-hal yang tidak pantas
atau menyakiti orang lain
Bayangkan pikiran itu seperti air yang jernih. Saat marah, air itu menjadi keruh. Karena keruh, kita tidak bisa melihat dengan jelas. Begitu juga saat marah:
- Kita jadi asal bicara tanpa berpikir
- Kita bisa melakukan hal yang nanti disesali
- Kita bahkan bisa menyakiti orang yang kita
sayangi
Sloka ini mengingatkan bahwa kemarahan membuat kita kehilangan kendali diri. Orang yang dikuasai amarah bisa:
- Mengucapkan kata-kata kasar
- Melakukan tindakan yang melanggar nilai
kebaikan (dharma)
- Kehilangan kebijaksanaan dalam berpikir
Pelajaran yang Bisa Diambil dari sloka ini:
- Belajarlah menahan emosi sebelum bertindak
atau berbicara
- Saat marah, lebih baik diam sejenak daripada
berkata yang menyakitkan
- Latih diri untuk tetap tenang dan sadar
Kemarahan bukan hanya emosi biasa, tapi bisa menjadi penyebab kesalahan besar jika tidak dikendalikan. Karena itu, menjaga pikiran tetap tenang adalah bagian penting dari menjalani hidup sesuai dharma.
Gs_Suardika