Kunci The Power

Kunci The Power Kunci The Power"
Adalah Laku Spiritual Hakikat Hidup. Mengenal Dzat Maha Suci Hidup. Secara Pribadi dan Mendalam. Secara Mendalam dan Pribadi.

Permanently closed.

Meniti Jalan Kembali Kepada Asal Usul Sangkan Paraning Dumadi Dan Mengenal Dzat Maha Suci-Tuhan.

01/03/2026

TUHAN TIDAK BUTUH
RITUALMU🙏DIA HANYA PERLU OTAKMU YANG BERANTAKAN DAN HATIMU YANG HANCUR👍

Kenapa Tuhan Perlu Otak yang berantakan dan Hati yang Hancur? 👉
Jangan salah kaprah☝Otak yang berantakan dan Hati yang hancur, di sini bukan karena stress mikirin hutang dan galau karena putus cinta👍

Otak yang Ke berantakan dan Hari yang hancur, berarti leburnya
"keakuan (ego, pamrih, arogan)👉
Ketika otakmu sibuk berkakulator, hatimu utuh oleh sirik, iri dengki, benci dendam, cemburu, tidak ada celah dan ruang bagi Tuhan untuk masuk BerTahta👍

Namun ketika otakmu berantakan, tidak bisa mikir lagi, hatimu hancur, karena merasa kerdil, hina, dan sangat butuh DIA, dari sinilah cahaya bisa masuk👉

Ritual apapun menyebutannya, adalah kendaraan, bahan bakarnya adalah kebersihan otak dan hati serta kelamin yang terjaga, dengan kesadaran cinta kasih sayang👉

Tanpa itu, kamu hanya sedang melakukan senam spiritual, bukan ibadah🔐Ttd; Wong Edan Bagu🙏
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Minggu, Tgl 1 Maret 2026, Pukul 09:30 am WIB🙏❤🙏

24/02/2026

"MUNGKIN INI PENYEBABNYA👍
Kalau setiap langkah langsung sampai tujuan, kamu tidak akan tahu, betapa berharganya sebuah perjalanan ini👉

Terlalu Cepat Sampai, Terlalu Cepat Kosong👍
Banyak orang ingin cepat sampai tujuan, namun lupa belajar di jalan, saat hasil datang tanpa proses, hati tidak ikut tumbuh., akhirnya sukses terasa hambar, karena jiwa belum pernah
benar2x berjalan👉

Luka dari sebuah kejadian yang dialami sendiri, adalah Guru yang paling jujur👍
Perjalanan itu mahal, karena di
dalamnya ada jatuh, bangun, kecewa, senang, derita, bahagia, bahkan luka dan air mata, Ironisnya, kita justru ingin melewati semua itu, padahal tanpa luka, kita hanya sampai tanpa makna👉

Hidup Bukan Lift, Tapi Tangga👍Semua ingin instan, namun kehidupan tidak dirancang untuk itu, tangga membuat kaki lelah, namun juga membuat kita kuat, Lift memang cepat, namun tidak mengajarkan apa pun selain diam menunggu👉

Proses Itu Menyakitkan, Namun
Tanpanya Kamu Dungu dan Rapuh👍
Kalau setiap langkah langsung
sampai, mentalmu tidak akan siap saat badai datang, Proses memang menyakitkan, namun justru di sanalah alam semesta membentuk ketahanan, bukan
kenyamanan👉

Tujuan Hanya Titik Akhir Dan Perjalanan Adalah Kehidupan Ril👍
Tujuan akan selesai, namun perjalanan membekas selamanya, kita sering memuja dan memuji hasil, padahal yang membentuk kita adalah langkah2x sunyi yang tidak pernah dipuji dan di puja oleh siapa pun👉

Pencapaian Yang Hampa Membuat Orang Lupa Diri dan Sombong👍
Tidak semua yang cepat
sampai benar2x bahagia, karena tidak memiliki pengertian, pemahaman dan pengetahuan dari sebuah perjalanan, karena sebab itu, tidak sedikit yang lupa bersyukur setelah sampai dan sukses, lupa diri, sombong, dan angkuh👉

Perjalanan yang melelahkan, justru membentuk jiwa, raga, otak, hati, kelamin, mental, dan makna Kehidupan, tanpa proses, tujuan hanya angka 0, bukan Proses Pelajaran Sains👍

(+--------☝-------+)
Mungkin inilah, yang menjadikan sebagian kadhang saya, terutama yang saya harap, memandang remeh dan rendah serta lupa diri setelah mengenal diri, karena terlalu cepat dan terlalu singkat, saya menemani mencapai Puncaknya Telaga Tanjung, tanpa penderitaan dan luka dalam perjalanan panjang, karena tidak adanya makna yang berarti, dan pengalaman hidup, sehingga merekapun enggan menjaga, mempertahankan dan mengamalkannya Jati Diri Sejatinya Sendiri🙏Maafkan Aku Alam Semestas-ku🙏yang terlalu gegabah, hanya karena terenyuh oleh pengakuan capeknya🙏Namun percayalah🙏Pada akhirnya mereka pasti Sadar, setelah mengalami jatuh, sejatuh jatuhnya, dan hancur, sehancur hancurnya, walau sadarnya sudah terlambat🔐Ttd;Wong Edan Bagu
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Selasa, Tgl 24 Febr 2026, Pukul 13:00 pm WIB🙏🤝🙏

21/02/2026

"PENTING DAN WIGATI"
Saat ini hari Minggu tgl 22 Februari 2026, di Pesanggrahan ada kadhang perempuan, dari sulawesi selatan, yang sedang Manekung/Nggembleng, dengan penderitaan menanggung karma, dari para pendahulu keluarganya.

Hati saya menangis pilu, ingin rasanya ikut menanggung atau mengambil alih karma itu, namun karma tidak bisa ditanggung apa lagi diambil alih, oleh orang yang bukan keluarga, karena inilah saya membuat Artikel dibawah ini👇

10 "KARMA" Orang yang sering atau s**a bermain perempuan atau lelaki, tidak langsung, namun pasti datang👍

Berbicara soal Nafsu birahi perempuan atau lelaki; "karma" seringkali bukan datang dalam bentuk kejadian dramatis seperti di film, melainkan sebuah proses kehancuran dari dalam, yang perlahan, namun pasti merusak kualitas kehidupan pelakunya, bahkan seluruh keluarga dan anak cucunya, selagi belum terbayar lunas👍

Berikut adalah 10 bentuk "karma'atau konsekuensi psikologis dan sosial yang biasanya dialami oleh mereka yang sering dan s**a bermain perempuan atau lelaki👉

1. Kehilangan Kemampuan untuk Percaya diri (Projection);
Ini adalah karma yang paling nyata, karena dia tahu, betapa mudahnya ia berbohong, dia akan selalu curiga bahwa pasangannya (atau orang lain) melakukan hal yang sama, dia hidup dalam rasa was-was, gelisah, ragu, bahkan takut, yang dia ciptakan sendiri👉

2. Kehampaan Emosional yang
Permanen;
Bermain-main perempuan atau lelaki, memberikan
adrenaline rush sesaat, namun
setelah itu, pelakunya sering
merasa kosong, dia tidak pernah merasakan kedalaman hubungan yang sejati, karena dia selalu
berpindah-pindah, sebelum akar
cintanya tumbuh kuat👉

3. Rusaknya Reputasi dan
Kepercayaan Sosial;
Kepercayaan itu seperti kaca, sekali retak, tidak akan pernah bisa mulus utuh lagi, sekalipun dia
sudah berhenti, orang2x di sekitarnya (keluarga, teman rekan kerja) akan selalu memiliki keraguan, saat ingin mempercayakan sesuatu yang
besar padanya👉

4. Terperangkap dalam
Kebohongan Berantai;
Satu permainan perempuan atau lelaki, membutuhkan sepuluh
kebohongan, untuk menutupinya,
karma ini berupa stres mental, karena harus selalu menjaga skenario, agar tidak terbongkar, dengan begini, sudah pasti kehidupnya tidak pernah tenang👉

5. Kehilangan "Rumah atau tempat tinggal yang Sesungguhnya;
Dia mungkin masih memiliki fisik perempuannya atau lelakinya, namun dia kehilangan "jiwa" dari hubungan tersebut, rasa hormat dan kekaguman, dari perempuan atau lelaki yang tulus, adalah
sesuatu yang mustahil, didapatkan kembali, sepenuhnya setelah permainannya👉

6. Rasa dan Perasaan Bersalah yang Menghantui di Masa Tua;
Mungkin saat masih muda, dia merasa hebat, namun, saat usia senja dan energi mulai berkurang,
rasa dan perasaan bersalah, atas luka yang ia goreskan pada orang2x, yang tulus mencintainya, mengasihinya, menyayanginya, akan seringkali muncul, sebagai penyesalan yang sangat dalam👉

7. Penularan Pola ke Keturunan;
Secara tidak sadar, kalau belum punya anak dan cucu, perilaku ini, akan menciptakan trauma atau pola yang ditiru atau di tanggung oleh adik atau kakaknya, kalau sudah punya anak/cucu, akan ditiru atau di tanggung oleh anak2xnya dan cucu2xnya, melihat anak2xnya menderita, karena masalah hubungan di masa depan, adalah salah satu bentuk karma, paling berat bagi seorang orang tua👉

Nah kadhang kita yang sedang Manekung/Nggembleng di Pesanggrahan sekarang ini, ada di tahapan karma yang ke-7 ini🤜

8. Kehilangan Kesempatan
Mendapat Jodoh Sejati;
Orang yang berkualitas tinggi
dan setia serta tulus, (spiritual) biasanya memiliki insting yang kuat, mereka akan menjauh dari seseorang, yang memiliki rekam jejak s**a bermain perempuan atau lelaki, sehingga si pelaku akhirnya hanya akan menarik orang2x yang setipe" dengannya, yaitu sesama penyuka bermain perempuan atau lelaki👉

9. Kerugian Finansial dan Energi;
Bermain perempuan atau lelaki, itu "mahal" bukan hanya soal uang untuk makan, minum atau hotel, dan kuota untuk VC/WA, namun energi, waktu, dan fokus kerjapun, ikut terbuang sia2x, hanya untuk mengurus hubungan bermain perempuan atau lelaki, gelap seringkali membuat karier atau bisnis, bahkan spiritual jalan di tempat atau bahkan merosot dan hancur👉

10. Krisis ldentitas atau Jati Diri;
Lama kelamaan, kalau dia pelaku spiritual, dia akan lupa siapa dirinya, dari mana dirinya, untuk apa dirinya, dan hendak kemana diri, yang sebenarnya, karena pelaku spiritual maupun bukan👉

Dia akan menjadi ahli akting, yang kehilangan integritas, saat bercermin, dia tidak lagi melihat perempuan atau lelaji, yang bisa dia banggakan secara moral, sebagaimana gambaran kenyataan wujud Tuhan👉

(Begitu kejam dan mengerikannya Karma bukan? Namun sekejam dan sengeri apapun)

Ini Sebagai Refleksi;
Karma bukan tentang
pembalasan dendam, dari
orang yang disakiti atau di permainksn, melainkan
hasil alami, dari benih yang
ditanam sendiri🙏Hukum alamnya
sederhana; Kamu tidak bisa
membangun kebahagiaan, atau Keselamatan atau Kesempurnaan di atas Pondasi Nafsu Birahi🔐Ttd; Wong Edan Bagu🙏🤝🙏
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Minggu, Tgl 22 Febr 2026, Pukul 06:30 am WIB🙏❤🙏

Aku mencari di kuil, gereja, dan masjid. Tapi aku menemukanYang llahi di dalam hatiku👉Kutipan tersebut☝merupakan puisi t...
20/02/2026

Aku mencari di kuil, gereja, dan masjid. Tapi aku menemukan
Yang llahi di dalam hatiku👉

Kutipan tersebut☝merupakan puisi terkenal dari penyair Sufi, Jalaluddin Rumi, yang menggambarkan, bahwa Tuhan tidak ditemukan dalam bentuk fisik kuil, gereja, atau masjid👉

Melainkan di dalam diri manusia, ini menekankan perjalanan spiritual, yang berawal dari luar, namun berakhir dengan menemukan Tuhan di dalam diri, (inilah yang dimaksud mengkaji diri-supaya mengenal diri) 👉

Pencarian Eksternal: Rumi menuturkan ia pernah mencari Tuhan di salib Kristen, kuil Hindu, pagoda, dan Ka'bah, namun tidak menemukannya di tempat2x tersebut👉

Pencarian Internal: Ia akhirnya menemukan Tuhan, ketika menengok ke dalam dirinya sendiri, dan merenungkan "samudera diri"👉

Makna: Tempat ibadah hanyalah simbol atau peta; esensi ilahi berada dalam keheningan hati dan kedalaman diri sendiri, bukan sekadar ritual lahiriah👉

Inti Ajaran: Perjalanan spiritual adalah perjalanan pulang ke kedalaman diri, di mana Tuhan bersemayam, bukan perjalanan traveling dan tour ke mana-mana👉

Banyak orang memulai pencarian makna dengan mendatangi tempat suci, berharap menemukan jawaban di ruang yang dianggap lebih dekat dengan Tuhan👉Tempat2x itu memang memberi arah, namun bukan tujuan akhir👉

Pencarian ke luar diri, sering sekali diperlukan agar kita belajar bertanya; Ritual, doa, dan tradisi membuka jalan bagi kesadaran, menyiapkan hati untuk melihat lebih jauh👉

Namun pada suatu titik, seseorang akan menyadari, bahwa yang ia cari, tidak
sepenuhnya berada di bangunan, simbol, atau suara, melainkan dalam ruang sunyi di dalam dirinya sendiri. Di sanalah
pertanyaan menjadi lebih jujur👉

Menemukan Yang Ilahi di dalam diri, bukan berarti menolak tempat ibadah, melainkan memahami maknanya, bahwa tempat2x itu adalah jendela, pintu, bukan rumah terakhir, apalagi Tuhan👉

Mereka mengarahkan
pandangan, namun yang melihat tetaplah batin manusia, ketika otak dan hati menjadi jernih, bahkan kesunyian pun terasa seperti doa, pada akhirnya, perjalanan spiritual bukan soal berpindah tempat dan bukan tentang berganti keyakinan👉melainkan berubah kedalaman👍

Yang Ilahi tidak jauh, hanya sering tertutup oleh keramaian
pikiran dan kegaduhan antara ego, pamrih, arogan diri, dan mungkin itulah rahasianya; Ketika seseorang benar2x masuk ke dalam dirinya, dengan jujur dan tenang, pasti ia akan menemukan, bahwa yang ia cari sejak awal, ternyata tidak pernah pergi👉kemanapun, meninggalkannya👍

Lalu, setelah semuanya itu terlampaui? Apakah sudah cukup? Belum? Kalau kamu tidak mempertahankannya, tidak menjaganya, dan mempraktekannya, serta mengamalkannya dengan jujur dan disiplin serta konsisten👍

Melampauinya itu mudah dan gampang, asalkan ada yang rela menunjukan jalannya, dan tulus memberikan tekniknya, siapa pasti bisa melampauinya, bahkan yang tidak bersungguh-sungguh sekalipun👉Yang tidak mudah dan gampang itu👉mempertahankannya, menjaganya, dan mempraktekannya, serta mengamalkannya dengan jujur dan disiplin serta konsisten👍
Ttd; Wong Edan Bagu🔐
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Jumat, Tgl 20 Febr 2026, Pukul 20:30 pm WIB🙏🤝🙏

Untuk Diri-ku Sendiri🤜DI POSISI KU SAAT INI👍Aku Adalah SeseorangYang Terbiasa Menelan Rasa dan Perasaan Sendiri, sejak u...
20/02/2026

Untuk Diri-ku Sendiri🤜
DI POSISI KU SAAT INI👍

Aku Adalah Seseorang
Yang Terbiasa Menelan Rasa dan Perasaan Sendiri, sejak usiaku 7 tahun hingga saat ini usia 67 tahun👉Tidak Pernah Benar2x Merasakan Hangatnya Pelukan
Saat Rapuh👉Tidak Ada Suara Yang Menenangkan Ketika Tangis
Jatuh👉Dan Saat Lelah Datang👍

Apapun kejadian yang terjadi, Aku Tetap Melangkah Sendirian, Aku Sering Terlewatkan👉Amarahku Kupendam Rapi👉Lukaku Kusimpan Dalam Diam👉Air Mata Kuhapus Sendiri👉Seolah Tidak Pernah Ada Yang Perlu Peduli👍

Dengan itu semua Aku Disebut Kuat👉Bukan Karena Aku Tidak
Pernah Hancur👉Melainkan
Karena Hidup Tidak Memberiku
Pilihan Lain Selain Tetep Berdiri👉Meski Otak Keruh dan Hati Penuh Retak Yang Tak Terlihat👍

Sejak usia 7 tahun hingga saat ini 67 tahun, Aku bukan pribadi yang
gemar mencari kedekatan
dengan siapa pun di luar sana👉
Di hatiku tidak ada ruang istimewa selain untuk sedulur papat kalima pancerku👉

Aku uat untuk diriku sendiri👉Karena Aku mengertilah, memahami dan mengetahui secara ril👉Tidak akan ada yang peduli denganku kecuali sedulur papat kalima pancerku sendiri👉Orang lain tidak akan pernah peduli Sakitku👉Sedihku👉Stressku👉Susahku👉Patahku dan Masalahku👉 Karena Sadar Inilah Aku Berdiri tegar dikakiku sendiri Dan kuat👍

Jika tidak dicari👉Aku tidak mencari👉Jika diabaikan👉Tidak Aku pedulikan👉Jika tidak dihargai👉Aku tidak akan berkorban👉Jika dibenci👉Segera Aku undur diri👉

Karena Aku tahu betul, yang aku perlukan bukan Sabar👉Yang aku butuhkan hanyalah Sadar👉Sebab karena itu terkadang aku berpikir lebih baik sepi sendiri👉Daripada bagaikan pengemis, yang mengemis rasa dan perasaan cinta kasih sayang dan waktu dari seseorang👍

Aku selalu berusaha menjadi rumah untuk diriku sendiri👉Dan Hidup Selayak2xnya didalam👉Jika Lelah👉Aku Beristirahat👉Aku selalu melakukan hal sekecil apapun yang membuatku tenang👉 Tanpa Harus Menjadikan Manusia Lain👉Tempat Bersandarku👉

Selalu Menjadi Rumah Bagi Diriku Sendiri👉Tempat Pulang Untuk Beristirahat Yang Penuh Penerimaan👉Tanpa Penolakan👉Tanpa Syarat👉Karena Pada Akhirnya👉Siapapun akan mengerti, memahami dan mengetahui👉Bahwa Yang Paling Lama Menemaniku Bukan Apapun dan Siapapun👉Melainkan Otakku Sendiri👉Hatiku Sendiri👉Kelaminku Sendiri👍

Sungguh Aku tidak pernah memilih jalan Kehidupan yang seperti ini👉Jalan Kehidupanlah yang memilihku menjadi seperti ini👉Maka Aku bertanya dalam sastra👍

Urip,,, Bagian mana yang belum
Engkau Uji👉Ekonomi👉Hubungan👉Keluarga👉Pekerjaan👉Pertemanan👉Spiritual👉Keyakinan👉Keilmuan👉Pergaulan👉Berbangsa👉Beragama👉Bernegara👉Bahkan Beradat dan ber tradisi👉

Semuanya sudah Engkau Ujikan kepadaku, bahkan di titik bawahpun, sudah ku lewati👍
Bolehkah Aku mengundurkan Diri?! 🙏Dan saya silahkan menggunakan yang lainnya🙏Masak iya dari ribuan penghuni bumi tidak ada yang bisa Engkau gunakan seperti-ku🔐Ttd; Wong Edan Bagu🙏❤🙏
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Jumat, Tgl 20 Febr 2026, Pukul 17:30 pm WIB🙏🤝🙏

SEMAKIN TUA KARENA BERKURANGNYA USIA🙏SEMAKIN KITA BELAJAR🙏SAMPAI BERTEMU KATA2x  ORANG BIJAK DAN WASKITA👉1. Kita akan te...
19/02/2026

SEMAKIN TUA KARENA BERKURANGNYA USIA🙏
SEMAKIN KITA BELAJAR🙏SAMPAI BERTEMU KATA2x ORANG BIJAK DAN WASKITA👉

1. Kita akan terus menderita sampai mati, kalau kita belum bisa berdamai dengan diri sendiri👉
2. Kita akan terus menderita hingga mati, jika kita belum bisa melepaskan diri dari kemelekatan👉
Begitulah kata-kata orang bijak dan waskita disepanjang beradaban kehidupan manusia dibumi👍

Dan saya Wong Edan Bagu, membedakan Pernyataan Sastra; Kita akan terus menderita dan bermasalah, jikalau kita tidak mau berkolabkrasi dengan kehidupan alam semesta dan tidak mau bekerjasama dengan Kesadaran Diri Sejati🔐Ttd; Wong Edan Bagu
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Kamis, Tgl 19 Febr 2026, Pukul 23:50 pm WIB🙏❤🙏

19/02/2026

BUKAN SALAH DERITA JIKA KAMU MERASA MENDERITA👉
BUKAN SALAH SEPI JIKA KAMU MERASA KESEPIAN👉BUKAN SALAH MASALAH JIKA KAMU MERASA BERMASALAH👉BUKAN SALAH CAPEK JIKA KAMU MERASA LELAH👉BUKAN SALAH GELISAH JIKA KAMU MERASA RESAH👍

ITU SALAHMU SENDIRI👉TIDAK MAU BERKOLABORASI
DENGAN👉DERITA ITU👉DENGAN SEPI ITU👉MASALAH ITU👉CAPEK ITU👉GELISAH ITU👍ITU SALAHMU SENDIRI👉KAMU TIDAK MAU BEKERJA SAMA DENGAN KESADARAN HIDUP👉SEDANGKAN KAMU DALAM MANUNGGAL JATI👍

Kamu sering bicara tentang betah atau tidak betah di rumah. Pernahkah kamu berpikir apakah rumah betah tinggal bersamamu? Tanyakanlah itu👉

Kamu tahu apa kesalahan terbesarmu?! Jarang patrap samadhi? Patrap samadhi tidak di siplin? Tidak konsisten? Bahkan nyaris tidak pernah Patrap samadhi? Males? Nggak mut? Menjual belikan Jati Dirimu? Menodai Jati Dirimu?
Bukan👉

Menyakiti? Menganiaya? Merusak? Menghakimi? Menilai? Mengecewakan? Mengfitnah? Membenci? Dendam? Buruk sangka? Membully? Menipu? Berbohong? Mencuri? Tidak jujur? Mengotori tiga singgasana? Dll,,, bahkan Membunuh orang?
Bukan👉

Apakah seringnya menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang ada, hanya untuk mencari kepuasan diri? ego pamrih arogan? dan nafsu birahi? Lebih memilih kesenangan yang dis**ai, ketimbang mempertahankan dan menjaga Jati Diri?
Bukan👉

Aku nggak bisa hidup tanpa lelaki?Aku nggak bisa hidup tanpa perempuan? Aku nggak bisa hidup tanpa anak? Aku nggak bisa hidup tanpa Hp/Android?
Bukan👉

Lantas apa? dong👉
Kamu melakukan semuanya itu, dengan menggunakan nama-Ku👉Kamu melakukan semuanya itu dengan mengatas namakan Aku👉

ITULAH KESALAHAN TERBESARMU👉ITULAH LUPUTMU👉YANG AKAN AKU MINTAI PERTANGGUNG JAWABAN DARIMU NANTINYA👉KAMU BERPURA-PURA MEMOHON PENGAMPUNAN DARIKU👉MEMINTA WICAKSANA MEMINTA PANGUWODO BAHKAN MEMINTA UNTUK HANYIRNA'AKE TUMINDAK INGKANG LUPUT🤜TERNYATA HANYA UNTUK MELAKUKAN SEMUA ITU DENGAN NAMA-KU DAN MENGATAS NAMAKAN AKU🤜
Ttd; Wong Edan Bagu🙏
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Kamis, Tgl 19 Februari 2026, Pukul 20:30 pm WIB🙏❤🙏

16/02/2026

Ibu Adalah Satu2xnya orang, yang paling layak dan pantas, untuk kita ucapi Selamat Ulang Tahun👉Dengan Kue Mewah Black Forest, Red Velvet, Cheese Cake, Opera Cake, dan Chocolate Cake👉Karena beliau telah berhasil melahirkan kita, dengan mempertaruhkan Nyawa antara Sakit Dan Mati👉Yang biasanya kita lakukan untuk diri kita sendiri, disetiap tanggal dan bulan kelahiran kita👉Jika kamu Paham Ini, Maka kamu akan berkata👍

Hiduplah lebih lama, lbu🙏Agar engkau bisa menyaksikan, apa yang sedang aku upayakan,
Suatu hari nanti, engkau harus menyaksikan aku mencapai tujuanku👉

Hiduplah lebih lama, Ibu🙏Agar senyummu tetap jadi rumah saat aku hampir menyerah👉

Hiduplah lebih lama, Ibu🙏Agar aku bisa menggenggam tanganmu, sambil bilang "Lihat Bu" aku sudah sejauh ini👉

Hiduplah lebih lama, Ibu🙏Agar aku masih punya tempat pulang, saat dunia terasa terlalu bising👉

Hiduplah lebih lama, Ibu🙏Sebab masih banyak maaf, yang ingin aku sampaikan, sambil bilang Selamat Ulang Tahun Bu👉

Hiduplah lebih lama, Ibu🙏Agar aku bisa mengatakan, Terima Kasih lebih sering, bukan hanya dalam doa👉

Hiduplah lebih lama, Ibu🙏Karena aku masih ingin menjadi anakmu esok dan seterusnya👉

NAMUN BAGAIMANA IBUMU BISA HIDUP LEBIH LAMA ANAKKU, SELAGI DIRIMU MEMANDANG KAUM IBUMU SEPERTI MAKANAN YANG MENGGUGAH SELERAMU BIRAHIMU, MENGANGGAP KAUM IBUMU LAYAKNYA HIBURAN, MEMPERLAKUKAN KAUM IBUMU, SEBAGAI PEMUAS NAFSUMU👉

BAGAIMANA IBUMU BISA HIDUP LEBIH LAMA ANAKKU, BILA YANG ADA DIDALAM DIRI IBUMU, HANYA NAFSU BIRAHI, YANG SELALU MENDORONG IBUMU, UNTUK MEMPERCEPAT KEMATIAN BAPAKMU TERMASUK DIRIMU ANAKKU👉

BAGAIMANA IBUMU BISA HIDUP LEBIH LAMA ANAKKU, JIKA DIRIMU TIDAK MANUNGGAL JATI, HANYA MANUNGGAL JATIMU ANAKKU, YANG BISA MENYADARKAN NALURI KEIBUAN IBUMU, DAN HANYA NALURI KEIBUAN, YANG BISA MEMBUAT IBUMU HIDUP LEBIH LAMA UNTUKMU, UNTUK SEMUA KELUARGA KITA👉

JIKA ENGKAU MENGANGGAP IBU DAN INGIN IBU BISA HIDUP LEBIH LAMA, MAKA PERLAKUKANLAH SEMUA KAUM IBUMU INI, LAYAKNYA IBUMU INI, DAN UNTUK IBUMU INI, SEHINGGA IBUMU INI, TIDAK BERUSAHA KERAS, UNTUK MEMPERCEPAT KEMATIAN BAPAKMU DAN DIRIMU, KARENA DIRIMU DAN BAPAKMU ADALAH BAPAK IBUMU JUGA, YANG HARUS IBUMU INI HORMATI DAN PATUHI DENGAN SETIA TUHU, BUKAN UNTUK IBUMU JEBAK, DENGAN PESONA BIRAHI IBUMU👉
Apa yang kamu pikirkan tentang perempuan👉Seperti apa respon mu terhadap perempuan👉Semacam apa engkau memperlakukan perempuan👉Bagaimana Sikapmu ketika bersama perempuan👉Itulah yang akan dialami oleh Ibumu dan istrimu, serta kakak atau adik dan anak2x perempuanmu, oleh para lelaki termasuk dirimu👉Dan hal inilah yang menjadi awal kebangkitan Naluri Ke-Ibu-an Perempuan yang bisa menyelamatkanmu atau Nafsu Birahi Perempuan yang bisa memusnahkanmu🔐Ttd;
Wong Edan Bagu🙏🤝🙏
Di Lengkong, Banjar Dowo, Kab Nganjuk, Jawa Timur🙏🤝🙏Hari Senin, Tgl 16 Febr 2026, Pukul 14:30 pm WIB🔐Ttd; Wong Edan Bagu

14/02/2026

Ketika seseorang sedang tenggelam, itu bukan waktunya mengajarinya cara berenang, itu adalah saatnya mengulurkan tangan, bukan ceramah berlayar👍Setuju👉

Kita terlalu sering diajari, untuk memperbaiki, menceramahi, memecahkan, ketika kita melihat seseorang kesulitan, naluri pertama kita adalah memberikan nasihat, memberi pelajaran, menunjukkan kelemahan dalam teknik mereka👉

Pengalaman Di Lapangan saya, menyatakan hal ini, seringkali tidak membantu; Itu adalah ego, pamrih, arogan👉
Kenapa? Mengapa?

Karena di saat krisis, baik emosional, mental, maupun spiritual, seseorang tidak
membutuhkan guru, pembimbing dan petunjuk👉

Ibaratnya orang tenggelam di Laut, mereka membutuhkan penjaga pantai, mereka membutuhkan kehadiran,
bukan instruksi, mereka
membutuhkan bantuan, bukan
buku pedoman👉

Kebijaksanaan ada waktunya;
1. Saat badai, kita menawarkan perlindungan, bukan pelajaran berlayar👉
2. Di dalam api, kita menawarkan air, bukan ceramah tentang keselamatan kebakaran👉
3. Dalam keadaan panik, kita menawarkan ketenangan, bukan daftar periksa👉
4. Disaat hujan, kita menawarkan payung, bukan mengajari sedia payung sebelum hujan👉

Hasilnya?
Kita menjadi sekutu sejati, kita menawarkan apa yang dibutuhkan, bukan apa yang membuat kita merasa
bijaksana👉

Yang dapat kita lakukan adalah, tetap berada di sana, memberi ruang pertolongan, hingga orang tersebut keluar dari air dan kembali ke tanah👉lalu👉Kita bisa membicarakan tentang berenang👉Disaat ada yang kelaparan, kita menawarkan makanan, bukan menawarkan lapangan kerja👉Setelah makan, baru kita bicara tentang lapangan pekerjaan👍

Pertanyaannya bukanlah tentang
pengetahuan apa yang harus
kita bagikan👍Melainkan👉
Tergantung apakah kita memiliki
empati untuk mengetahui kapan
harus membagikannya👍

Ini yang dimaksud Menebar kesadaran cinta kasih sayang Hidup atau Memanusiakan Mahluk lain atau Melayani alam semesta diluar diri, sebab bentuk wujud, pengabdian kepada alam semesta didalam diri yang sejati🔐
Ttd; Wong Edan Bagu🙏❤🙏
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Sabtu, Tgl 14 Februari 2026, Pukul 23:30 pm WIB🙏🤝🙏

Address

Jalan Raya Pilangrejo Juwangi Km 01, Gang Jenggolo, Rt/Rw 004/001, Ledok Kulon, Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi
Boyolali
57391

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kunci The Power posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Kunci The Power:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram