Suplemen Produk Tiens

Suplemen Produk Tiens Suplemen Produk Tiens ialah suplemen produk kesehatan bagi keluarga anda

   Komposisi utama Vitaline: minyak kecambah gandum, lesitin, dan β-carotene. Ketiga kandungan utama tersebut berkhasiat...
19/10/2015



Komposisi utama Vitaline: minyak kecambah gandum, lesitin, dan β-carotene. Ketiga kandungan utama tersebut berkhasiat untuk:

1. Secara nyata berfungsi melawan keletihan tubuh dan menambah tenaga tubuh.

2. Menurunkan lemak tak baik di dalam darah mencegah dan
memperbaiki penyakit pembuluh darah jantung.

3. Berkhasiat sebagai anti-oksidan dan memperlambat penuaan.

4. Meningkatkan penyampaian pesan syaraf, meningkatkan vitalitas otak besar.

5. Memperbaiki fungsi hati dan mencegah perubahan patologis hati.

6. Menjaga kesehatan kulit.

TIENS Vitaline cocok dikonsumsi oleh:

• Bagi mereka yang stres dalam pekerjaan dan sering merasa lelah
• Bagi mereka yang bertubuh lemah, imunitas menurun, dan mudah terserang flu
• Manula
• Penderita hiperlipidemia dan penyakit pembuluh darah jantung
• Pekerja yang menggunakan tenaga otak: anak-anak sekolah
• Bagi mereka yang sering mengkonsumsi makanan berlemak tinggi

Yuk rasakan beragam manfaat kesehatan dengan mengonsumsi suplemen ini. Semoga bermanfaat smile emoticon

info lebih lengkap :
081222823936

19/10/2015



10 Wabah Penyakit Paling Mematikan Dalam Sejarah
TIENS Family, tau ngga sih jika terdapat beberapa virus dan bakteri yang pernah memakan ribuan korban jiwa. Virus atau bakteri yang dinamakan wabah atau pendemi ini mampu melewati lintas batas negara dan puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu. Tercatat ada 10 pandemi atau wabah penyakit paling mematikan berdasarkan jumlah jatuhnya korban jiwa.

1. Cacar (10.000 SM – 1979)
Cacar sudah menjadi pandemik sejak tahun 10.000 sebelum Masehi dan telah menelan lebih dari 300 juta korban jiwa. Beberapa ahli percaya bahwa sebagian besar penduduk Bumi pernah habis lenyap oleh karena penyakit yang satu ini.
Gejala: demam, sakit kepala, cepat lelah, batuk, diare, dan timbul bercak-bercak pada kulit.

2. Campak (Abad ke-7 SM – 1963)
Seperti halnya cacar, wabah campak juga sudah terjadi sebelum Masehi. Campak sendiri menempati peringkat kedua dalam wabah paling mematikan sepanjang sejarah karena telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa hingga 200 juta orang.
Gejala: demam, muncul ruam, batuk, sakit tenggorokan, dan mata menjadi merah.

3. Flu Spanyol (1918-1920)
Merupakan pandemi flu pertama dan terbesar di dunia. Menariknya, kebanyakan para korban yang terjangkit flu ini adalah para anak muda yang kelihatannya sehat. Pandemi yang berakhir bulan Desember 1920 ini menelan 50 - 100 juta korban jiwa.
Gejala: cepat merasa lelah, demam tinggi, sakit kepala, warna kulit berubah, kadang terjadi pendarahan, dan batuk-batuk.

4. Kematian Hitam (1340 - 1771)
Di antara semua pandemik yang ada, Kematian Hitam (Black Death) boleh dibilang paling mengerikan. Penyakit yangdisebabkan oleh sebuah bakteri bernama Yersinia pestisini disebarkan oleh kutu binatang pengerat seperti tikus atau marmut. Rekor sejarah menyatakan bahwa pandemi yang menyebar di daratan Eropa ini berakhir dengan jatuhnya korban jiwa sebanyak 75 juta orang.
Gejala: bubo (pembesaran pada pangkal paha atau ketiak).

5. HIV / AIDS (1981 - sekarang)
Siapa yang tak kenal dengan penyakit yang satu ini? HIV / AIDS sudah jadi momok mengerikan bagi seluruh penduduk dunia. Ia menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan menjadikannnya rentan terhadap segala virus dan bakteri.
Gejala: demam, bubo, dan turunnya berat badan secara drastis.

6. Wabah Justinian (541-750)
Pandemi ini terjadi ketika kekaisaran Byzantium sedang berjaya. Ibukotanya yang terkenal, Konstantinopel (sekarang Istanbul) juga ikut terkena wabah ini. Penelitian menunjukkan bahwa wabah yang menyebar hampir ke seluruh daratan Eropa ini juga disebabkan oleh Yersinia pestis, bakteri yang juga mengakibatkan wabah Black Death. Wabah yang juga tercatat sebagai wabah terbesar dalam sejarah ini memakan 25 juta korban jiwa.
Gejala: demam, kejang-kejang, bubo, dan berubahnya warna kulit.

7. Third Pandemic(1855 - 1959)
Atau yang lebih dikenal dengan nama Wabah Bubonik ini dimulai di Provinsi Yunnan, Cina. Wabah yang berlangsung sampai tahun 1959 ini telah menelan korban jiwa di Cina dan India sebanyak 12 juta orang.
Gejala: demam, sakit kepala, lemas, batuk, diare, dan muncul bintik-bintik merah pada tubuh.

8. Tipus (430 SM - sekarang)
Perlu diperhatikan bahwa typhus yang satu ini berbeda dengan yang kita kenal sebagai tifus atau demam tifoid. Bila demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella typhii, maka Typhus disebabkan oleh bakteriRickettsia yang dibawa oleh binatang pengerat seperti tikus. Di masa Perang Dunia II, penyakit ini lebih dikenal dengan nama demam penjara atau (jail fever) dan berhasil menelan korban jiwa hingga 8 juta orang.
Gejala: ruam, demam, batuk-batuk, mual-mual, dan muntah-muntah.

9. Kolera (1817 - sekarang)
Berawal dari India dan terus menyebar hingga mencapai Cina. Pada tahun 1817, wabah kolera menyerang Eropa bagian barat dan Amerika. Hasilnya, ribuan tentara Inggris meninggal. Beruntung, karena sekarang obatnya sudah ditemukan, sehingga kasus-kasus kematian akibat kolera sekarang makin jarang terjadi.
Gejala: diare, muntah-muntah, mual, dan dehidrasi.

10. Flu Hong Kong (1968 - 1969)
Kategori pandemik dua untuk virus influenza. Flu Hong Kong disebabkan oleh virus H3N2 yang merupakan turunan dari virus H2N2. Walau wabah ini hanya terjadi dalam rentang waktu satu tahun, namun dampaknya sungguh luar biasa. Wabah ini masuk sebagai pandemi mematikan ke-10 dengan total korban jiwa mencapai 1 juta orang.
Yap, itu dia 10 wabah penyakit yang pernah terjadi dalam sejarah. Semoga info ini menambah wawasan kita seputar kesehatan. Semoga bermanfaat smile emoticon


(Sumber: nationalgeographic.co.id)

TIENS Family, butuh asupan yang berkhasiat untuk mencegah berbagai jenis penyakit, dan tidak mempunyai efek samping. Kam...
27/09/2015

TIENS Family, butuh asupan yang berkhasiat untuk mencegah berbagai jenis penyakit, dan tidak mempunyai efek samping. Kami rekomendasikan untuk mengonsumsi TIENS Spirulina.
Lalu ada pertanyaan, mengapa Spirulina berkhasiat mencegah berbagai jenis penyakit?
Spirulina merupakan ganggang kecil yang hidup di perairan, berwarna biru kehijauan. Nah kandungan ganggang ini terdapat pada suplemen TIENS Spirulina. Fungsi utama spirulina adalah untuk menambah nutrien yang dikonsumsi tubuh manusia, mengatur keseimbangan mekanisme fisiologis tubuh, mendorong metabolisme, meningkatkan imunitas, dan meningkatkan kualitas tubuh, sehingga dapat mencapai tujuan untuk melawan penyakit dan mengobati sampai ke akarnya.
Bagaimana TIENS Family? Admin rasa penjelasan singkat diatas cukup untuk menjawab pertanyaan "mengapa Spirulina berkhasiat mencegah berbagai jenis penyakit?" smile emoticon

Address

Batununggal Jelita IV No. 2
Buahbatu
40627

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Suplemen Produk Tiens posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Category