Tanya Apoteker Nofa

  • Home
  • Tanya Apoteker Nofa

Tanya Apoteker Nofa Tanya Obat, Apotek, Digital Farmasi dan Seputar Indusri Farmasi ? Yuk Tanya Apoteker Nofa. Telitilah saat membeli obat di apotek.

Tanyakan kepada apoteker yang bertugas apakah obat yang Anda tebus dari resep dokter itu sesuai dengan dosisnya atau tidak. Tanyakan kepada apoteker apakah obat dari resep dokter itu bisa diganti dengan obat sejenis yang lebih terjangkau harganya. Itu adalah hak masyarakat untuk menanyakan dan mendapatkan pelayanan kefarmasian. Sebab, saat ini sekitar 50% dari obat yang beredar digunakan secara tidak bertanggung jawab

Pharmamed Bot - Asisten virtual apotek dan kesehatan

Jawaban Grok AI :The most likely diagnosis is prurigo pigmentosa (also commonly known as "keto rash").This rare inflamma...
18/01/2026

Jawaban Grok AI :
The most likely diagnosis is prurigo pigmentosa (also commonly known as "keto rash").This rare inflammatory skin condition classically presents as an intensely itchy rash with erythematous papules, plaques, and sometimes vesicles that coalesce into a reticulate (net-like) pattern, primarily affecting the upper chest, back, shoulders, and neck. The lesions often resolve with reticulated hyperpigmentation, as seen in the provided images (scattered red macules and papules on the chest with close-ups showing reticular arrangement and some brownish discoloration).The key clue here is the temporal association: the patient started a strict carbohydrate-restricted ketogenic diet 2 months prior, with the rash onsetting about 4 weeks ago (roughly 1 month into the diet). Prurigo pigmentosa is strongly linked to ketotic states, including ketogenic diets, fasting, or other low-carb regimens, likely due to metabolic changes involving ketone bodies triggering neutrophil-mediated inflammation.

The condition often resolves with reintroduction of carbohydrates (normalizing ketosis) and/or anti-inflammatory antibiotics like minocycline or doxycycline.

Referensi Semaglutide Oral (Jan 2026)Rybelsus vs. Wegovy Oral | Molekul yang sama. Dosis berbeda. Hasil berbeda.🧬 Formul...
16/01/2026

Referensi Semaglutide Oral (Jan 2026)
Rybelsus vs. Wegovy Oral | Molekul yang sama. Dosis berbeda. Hasil berbeda.

🧬 Formulasi yang berbeda (R1 vs. R2) menghasilkan bioavailabilitas yang berbeda.

📈 Wegovy Oral dapat mencapai 25 mg, sedangkan Rybelsus dibatasi hingga 14 mg (R1).

❌ Tidak dapat dipertukarkan mg demi mg.

Penting agar aturan PA dan logika klaim secara akurat mencerminkan perbedaan ini.

🔜 Selanjutnya: Wegovy Oral vs. Rybelsus: Mengapa Dosisnya Tidak Sama (Dan Mengapa Ini Penting)



CC : Stefanus Nofa Dunia Farmasi Perkumpulan Pengusaha Apotek Indonesia Asapin ID

📘 COMING SOONPEMASARAN FARMASI 5.0Dari Etika ke Algoritma, dari Regulasi ke RelasiIndustri farmasi tidak lagi sekadar so...
08/01/2026

📘 COMING SOON
PEMASARAN FARMASI 5.0
Dari Etika ke Algoritma, dari Regulasi ke Relasi

Industri farmasi tidak lagi sekadar soal produk—ini tentang nilai, kepercayaan, data, dan manusia.
Selamat datang di era Pemasaran Farmasi 5.0, saat strategi bisnis bertemu regulasi, teknologi digital, dan etika profesional.

Buku ini dirancang untuk apoteker, medical representative, manajer pemasaran, regulator, akademisi, dan pelaku industri farmasi yang ingin tetap relevan di tengah disrupsi.

🔍 APA YANG MEMBEDAKAN BUKU INI?
✔ Berbasis konteks Indonesia (BPOM, Kemenkes, etika profesi)
✔ Mengintegrasikan pemasaran klasik, digital, dan human-centric marketing
✔ Menjawab tantangan nyata: regulasi ketat, persaingan ketat, dan pelanggan yang semakin cerdas
✔ Ditutup dengan satu pertanyaan besar: siapkah SDM farmasi menghadapi Marketing 5.0?

🧠 INTIP ISINYA
BAGIAN I – DASAR-DASAR PEMASARAN
Pondasi yang sering dianggap “basic”, tapi justru paling sering salah kaprah.
Dari definisi pemasaran farmasi, ekosistem pasar, strategi, STP, perilaku pembeli, hingga CRM dan loyalitas—semua dikupas dengan pendekatan praktis dan kontekstual.

Karena pemasaran tanpa strategi itu seperti detailing tanpa izin BPOM—berisiko.

BAGIAN II – STRATEGI, PERENCANAAN & PENILAIAN
Masuk ke dapur utama industri:

Penetapan harga obat
Distribusi & supply chain
Promosi & komunikasi produk
Pemasaran digital farmasi
Perencanaan strategis & evaluasi kinerja

Di sini angka, data, dan kebijakan bertemu realitas lapangan.

BAGIAN III – ETIKA, REGULASI & SDM
Bagian yang sering dihindari, tapi paling menentukan keberlanjutan bisnis.

Etika pemasaran farmasi
Regulasi dan kepatuhan
Kompetensi SDM pemasaran farmasi masa kini
Karena pemasaran yang sukses tapi tidak etis… biasanya tidak bertahan lama.

BAGIAN IV – INOVASI & MASA DEPAN
✨ Pemasaran Farmasi 5.0
Saat teknologi (AI, data, digital platform) harus tetap berpihak pada nilai kemanusiaan, kepercayaan pasien, dan tanggung jawab profesi.

✍️ TENTANG PENULIS
Apt. Stefanus Nofa, S.Si
Apoteker dengan fokus pada pemasaran farmasi, digital health, dan kebijakan kesehatan, aktif menjembatani dunia industri, akademik, dan regulasi.

🚀 SIAP UNTUK ERA BARU?
Jika Anda percaya bahwa:

pemasaran farmasi ≠ sekadar promosi,
regulasi bukan hambatan tapi competitive advantage,
dan masa depan farmasi adalah human + digital + etika,

📌 Pemasaran Farmasi 5.0 adalah bacaan wajib Anda.

Pre-launch segera.
Stay tuned—karena perubahan tidak menunggu izin edar. 😉

💊 Menguasai Farmakologi: Penggunaan di Luar Label & Penggunaan Sekunder yang Menentukan Keunggulan Klinis 💊Dalam lingkun...
23/12/2025

💊 Menguasai Farmakologi: Penggunaan di Luar Label & Penggunaan Sekunder yang Menentukan Keunggulan Klinis 💊

Dalam lingkungan perawatan kesehatan dengan tingkat kompleksitas tinggi, pengetahuan mendalam dan terkini tentang farmakoterapi adalah yang membedakan klinisi yang kompeten dari yang luar biasa. Memahami spektrum penuh kegunaan suatu obat—termasuk indikasi di luar label dan indikasi sekunder berbasis bukti—sangat penting untuk mengoptimalkan hasil pasien dan memajukan perawatan yang dipersonalisasi.

🌟 Berikut adalah obat-obatan utama dengan aplikasi alternatifnya yang ampuh, selaras dengan pedoman KSA saat ini, rekomendasi FDA Saudi, dan praktik terbaik internasional:

🔹 Sildenafil: Selain disfungsi ereksi, ini adalah terapi penyelamat jiwa untuk Hipertensi Arteri Paru (PAH) Grup 1 WHO.

🔹 Metformin: Intervensi lini pertama untuk PCOS, mengatasi resistensi insulin dan meningkatkan kesehatan metabolik.

🔹 Duloxetine: SNRI untuk gangguan suasana hati, dan agen yang direkomendasikan dalam pedoman untuk Nyeri Neuropati Perifer Diabetes (DPNP).
🔹 Spironolactone: Diuretik penghemat kalium dan pengobatan yang sangat efektif untuk jerawat hormonal dan kerontokan rambut pola wanita.
🔹 Dexamethasone: Penting untuk pematangan paru-paru janin pada persalinan prematur yang diantisipasi, sesuai protokol kebidanan.
🔹 Prazosin: Obat antihipertensi dengan bukti kuat untuk mengurangi mimpi buruk dan hiperarousal terkait PTSD.
🔹 Aspirin (Dosis Rendah): Direkomendasikan secara rutin untuk profilaksis preeklampsia pada kehamilan berisiko tinggi.

🔹 Bupropion: Antidepresan aksi ganda dan farmakoterapi yang disetujui FDA untuk penghentian merokok.

🔹 Asam Traneksamat: Antifibrinolitik yang kini penting dalam paket PPH (perdarahan pascapersalinan) dan untuk perdarahan menstruasi berat (HMB).

🔹 Nifedipin: CCB untuk hipertensi, dan tokolitik pilihan dalam manajemen obstetri akut.

🔹 Metotreksat: Agen pengubah penyakit utama dalam manajemen Artritis Reumatoid (RA) dan Artritis Psoriatik.

🔹 Naltrekson: Di luar kecanduan, Naltrekson Dosis Rendah (LDN) muncul untuk fibromyalgia dan kondisi inflamasi/autoimun.

🔹 Kolkisin: Dari profilaksis asam urat hingga terapi lini pertama untuk perikarditis akut dan berulang.

📌 Imperatif Klinis: Indikasi resmi hanyalah permulaan. Praktik berbasis bukti membutuhkan pembelajaran berkelanjutan dan penerapan data terapeutik terbaru. Pendekatan ini memastikan perawatan yang berpusat pada pasien, optimalisasi pengobatan, dan peningkatan profil keamanan.

Portofolio Apt. Stefanus Nofa. S.Sihttps://sites.google.com/view/stefanusnofaStefanus Nofa adalah seorang Apoteker dan i...
22/12/2025

Portofolio Apt. Stefanus Nofa. S.Si
https://sites.google.com/view/stefanusnofa

Stefanus Nofa adalah seorang Apoteker dan inovator kesehatan digital yang berfokus pada integrasi teknologi—mulai dari AI, telepharmacy, hingga sistem informasi kesehatan—ke dalam layanan kefarmasian di Indonesia. Dengan pengalaman lintas sektor yang mencakup edukasi, industri farmasi, dan kebijakan publik, Nofa berperan sebagai penghubung penting antara teknologi, praktik kefarmasian, dan strategi kesehatan nasional.

Ia dikenal karena pendekatan visioner, kemampuan menerjemahkan regulasi menjadi implementasi praktis, serta komitmen terhadap transformasi layanan farmasi yang lebih aman, efisien, dan berkeadilan.

Kompetensi Inti
1. Digital Health & Pharmacy Informatics Implementasi telepharmacy, e-prescribing, dan sistem rekam medis elektronik.
Integrasi modul Satu Sehat Kemenkes, termasuk logistik dan interoperabilitas data.
Pengembangan AI-driven tools untuk peningkatan medication adherence.
Arsitektur sistem informasi farmasi untuk RS, klinik, dan apotek.

2. Pharmaceutical Policy & Regulatory Affairs Pemahaman mendalam terkait regulasi BPOM, Kemenkes, Permenkes terkait pelayanan kefarmasian, dan standar FIP.

Advokasi kebijakan publik untuk e-preskripsi, keamanan obat, dan tata kelola digital.

Implementasi dan audit Good Manufacturing Practices (GMP).

3. Pharmaceutical Industry & R&D Pengembangan produk dari formulasi hingga komersialisasi.
Penjaminan mutu, dokumentasi regulatori, dan risk-based decision-making.
Kolaborasi dengan industri farmasi untuk inovasi berbasis data.

4. Educational Leadership & Capacity Building Desain kurikulum Informatika Farmasi yang aplikatif.
Pelatih dan pembicara nasional terkait AI di farmasi dan transformasi digital.
Pengembang materi pembelajaran berbasis skenario dunia nyata.

5. Strategic & Systems Thinking
Mampu menerjemahkan tren global—AI, automation, real-world evidence—ke konteks Indonesia.
Pengembangan roadmap transformasi digital untuk layanan farmasi.
Analisis kebijakan dan model bisnis inovasi kesehatan.

Pengalaman & Kontribusi dalam Dunia Kefarmasian
🔹 1. Transformasi Digital Farmasi

Mengembangkan dan memimpin inisiatif telepharmacy serta digital dispensing workflow.
Berkontribusi pada adopsi sistem Satu Sehat melalui pelatihan dan pendampingan institusi.
Penerapan AI untuk prediksi adherence, analitik stok obat, dan keputusan klinis.

🔹 2. Penguatan Kebijakan & Regulasi

Memberikan masukan terhadap kebijakan nasional terkait:
e-prescribing, standardisasi sistem informasi farmasi,
keamanan data kesehatan, penguatan farmasi komunitas di era digital.
Aktif dalam diskusi publik dengan regulator, asosiasi profesi, dan akademisi.

🔹 3. Industri Farmasi & GMP Mendorong penerapan GMP dan Quality-by-Design pada pabrik farmasi.

Mengembangkan pendekatan digital untuk monitoring mutu dan efisiensi produksi.

Kolaborasi R&D lintas departemen untuk inovasi produk berbasis evidence.

🔹 4. Pendidikan Farmasi & Penguatan SDM

* Menginisiasi modul pembelajaran Informatika Farmasi berbasis praktik:
- Integrasi Satu Sehat
- E-logistics
-Clinical decision support
- Real-world case simulation

* Memfasilitasi workshop nasional untuk dosen, mahasiswa, dan praktisi.

🔹 5. Publikasi, Workshop, & Thought Leadership

* Penulis berbagai materi edukasi dan presentasi tentang:
- AI in Pharmacy
- Autonomous Pharmacy
- Digital Pharmacy Transformation
- Telepharmacy & E-prescribing Ecosystem
* Pembicara dalam seminar nasional dan forum profesi.

Halo, saya Stefanus Nofa, Konsultan Digital Farmasi dan AI dari Jakarta.

Semoga informasi ini masih berguna buat semua pekerja di berbagai level posisi di Indonesia (khususnya HR). terkadang (m...
19/12/2025

Semoga informasi ini masih berguna buat semua pekerja di berbagai level posisi di Indonesia (khususnya HR).

terkadang (mungkin) perusahaan agak abai untuk urusan yang satu ini, bahkan "memainkan" skenario yang "jahat".

namun ada juga perusahaan yang memang belum mampu memenuhi ketentuan ini, tetapi berusaha mewujudkannya semaksimal mungkin.

atau ada juga perusahaan yang benar-benar belum mampu melaksanakannya (usaha mikro/informal).

satu yang pasti, bahwa ketentuan ini ada demi kesejahteraan pekerja.

pertanyaan selanjutnya, apakah pekerja kita sudah produktif?

pertanyaan ini saya coba jawab dengan konten "peningkatan upah belum tentu meningkatkan produktivitas".

Show translation

Pagi s/d siang in saya hadir mewakili  Asosiasi Apotek Indonesia (PAI) dalam acara Sosialisasi Peraturan di Bidang Penga...
16/12/2025

Pagi s/d siang in saya hadir mewakili Asosiasi Apotek Indonesia (PAI) dalam acara Sosialisasi Peraturan di Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif yang diselenggarakan di kantor BPOM, Jakarta pada tanggal 16 Desember 2025.

Sosialisasi ini, yang dipaparkan oleh Direktur Standardisasi Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif, Ibu Christine Siagian, sangat penting untuk memberikan informasi mengenai berbagai peraturan BPOM terbaru.

Bagi rekan-rekan Pelaku Usaha dan Fasilitas Pelayanan Kefarmasian (Apotek), ada beberapa poin kunci dari peraturan baru yang perlu segera dipahami dan diimplementasikan:

1. PerBPOM No. 27 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko: Peraturan ini mengatur tentang standar kegiatan usaha dan produk pada penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko subsektor Obat dan Makanan. Tujuan utama peraturan ini adalah memberikan kemudahan perizinan berusaha melalui penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dan perubahan lain yang disesuaikan dengan kebijakan yang ditetapkan.

2. PerBPOM No. 12 Tahun 2025 tentang Obat-Obat Tertentu (OOT) yang Sering Disalahgunakan:

Peraturan ini merupakan pemutakhiran pengelolaan OOT, dengan penambahan zat aktif baru: Ketamin. Fasilitas Pengelolaan Kefarmasian atau fasilitas pelayanan kefarmasian yang mengelola OOT berupa Ketamin wajib menyesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan Badan ini paling lambat 6 (enam) bulan sejak Peraturan ini diundangkan (diundangkan 2 Mei 2025).

3. PerBPOM No. 19 Tahun 2025 tentang Pedoman Tindak Lanjut Hasil Pengawasan:

Peraturan ini memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha dalam penetapan tindak lanjut hasil pengawasan. Di dalamnya diatur penambahan entitas Pengelola Sistem Elektronik (PSE) yang dapat dikenakan sanksi Pencabutan Sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) jika terjadi pelanggaran sistemik yang disengaja dan berakibat tidak terkendalinya mutu produk, atau pendistribusian obat ilegal.

4. PerBPOM No. 23 Tahun 2025 tentang Registrasi Obat: Aturan ini membawa penyesuaian jalur evaluasi untuk percepatan akses obat inovatif, termasuk percepatan jalur evaluasi dengan mekanisme reliance dari 120 Hari Kerja (HK) menjadi 90 HK untuk Registrasi baru Obat Baru dan Produk Biologi mekanisme reliance. Tindakan Kepatuhan: Pastikan fasilitas Anda, terutama yang mengelola Ketamin, sudah melakukan penyesuaian sesuai PerBPOM No. 12 Tahun 2025 sebelum batas waktu yang ditentukan.

Mari kita bersama-sama memperkuat pengawasan obat di Indonesia untuk menjamin keamanan, mutu, dan khasiat produk bagi masyarakat!

Kami berkomitmen untuk menyebarluaskan dan memastikan anggota Asosiasi Apotek Indonesia dapat menyesuaikan diri dan melaksanakan peraturan-peraturan baru ini demi mewujudkan pengawasan yang optimal dan melindungi masyarakat dari penyalahgunaan obat.



Perkumpulan Pengusaha Apotek Indonesia Asapin ID Stefanus Nofa

pasien bertanya di media sosial . Dianatara yang menjawab ada seorang dokter menjawab. Poin no 4 sangat mengagetkan !Ste...
10/12/2025

pasien bertanya di media sosial . Dianatara yang menjawab ada seorang dokter menjawab.
Poin no 4 sangat mengagetkan !
Stefanus Nofa

Wajib Tahu: Farmasi Informatika !1 Dapatkan edukasi dasar yang Anda butuhkan (gratis) di sini.Selamat datang di saluran ...
30/11/2025

Wajib Tahu: Farmasi Informatika !1 Dapatkan edukasi dasar yang Anda butuhkan (gratis) di sini.

Selamat datang di saluran Apt. Stefanus Nofa ! https://www.youtube.com/

Materi "Pharmacy Informatics 101" ini dirancang untuk memberikan konsep dasar Farmasi Informatika melalui video yang sangat singkat. Ini sangat penting bagi dosen pengampu Informatika Farmasi/Digital Farmasi atau Kesehatan Digital, mahasiswa farmasi atau lulusan baru yang sekolahnya tidak menawarkan kursus khusus wajib.

Anda akan terpapar pada teknologi seperti electronic health records (EHR), computerized provider order entry (CPOE), dan smart infusion pumps sejak hari pertama Anda bekerja—ini adalah "alat perdagangan" farmasi modern. Selain itu, Farmasi Informatika sekarang menjadi topik resmi yang diuji pada NAPLEX (mulai 2021).

Kami akan membahas topik inti seperti definisi informatika farmasi, dasar-dasar komputer, struktur basis data, dukungan keputusan klinis, dan otomatisasi.

Dukung usaha ini dan tunjukkan minat Anda dengan Like video ini dan Subscribe ke saluran ini! Mari kita mulai belajar Informatika Farmasi!

Salam Digital Farmasi !

Apt. Stefanus Nofa, S.Si
Founder GWS Care
Ketua Informatika Farmasi Indonesia (PIFI)
https://www.linktr.ee/stefanusnofa

View stefanusnofa’s Linktree to discover and stream music from top platforms like YouTube, Spotify here. Your next favorite track is just a click away!

Dalam lanskap farmasi saat ini, penutupan apotek independen menceritakan sebuah kisah—akses tidak selalu terbuka.Dari ta...
09/09/2025

Dalam lanskap farmasi saat ini, penutupan apotek independen menceritakan sebuah kisah—akses tidak selalu terbuka.

Dari tahun 2010 hingga 2021, hampir sepertiga dari semua apotek ritel di A.S. menutup pintunya—dan apotek independen lebih dari dua kali lebih mungkin tutup dibandingkan dengan jaringan apotek, terutama di lingkungan masyarakat kulit hitam, Latinx, dan berpenghasilan rendah. Para ahli memperingatkan bahwa apotek independen tutup pada tingkat yang mengkhawatirkan—sekitar satu per hari pada tahun 2023—padahal mereka tetap menjadi jalur kehidupan kesehatan yang penting di komunitas mereka.
Gimana dengan di Indonesia ?

Ref :

Amid increased market concerns, researchers explored retail and independent community pharmacy turnover rates spanning from 2010 to 2023.

Address


Website

https://www.linktr.ee/stefanusnofa

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tanya Apoteker Nofa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your practice to be the top-listed Clinic?

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram