19/08/2014
KEGEMBIRAAN ITU HARUS DATANG DARI KERENDAHAN HATI YANG DIGERAKKAN OLEH ROH KUDUS AGAR KITA PUN SEMAKIN MENJADI PENGIKUT YANG SETIA JUSTERU KARENA KELEMAHAN-KELEMAHAN KITA......MGR. PETRUS TURANG......
Pada hari ini Selasa 19/08/14, segenap civitas akademika Fakultas Filsafat Unwira Kupang membuka tahun akademik yang baru; tahun 2014. Kegiatan ini dibuka dengan didahului dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh YM. Mgr. Petrus Turang, Pr. Yang Mulia dalam renungan singkatnya, menekankan tentang Menjadi Pengikut Yang Setia sungguh; mengabdi dengan hati kepada Tuhan. ‘Kita harus senantiasa menjadi setia untuk mewartakan Sabda Tuhan sebagai yang terutama dan tertinggi dalam hidup kristiani. Kita harus menjadi taat untuk Allah sebagai satu-satun-Nya. Jangan menjadi materialisme sebagai Allah. karena itu kita sering menemui banyak kebuntuan hidup justeru karena mengadbi kepada banyak Allah sesuai dengan keinginan semata. Kita harus berjalan menuju mencari Allah yang benar, “tandas Yang Mulia ini.
Perayaan ini koor sponsor dipercayakan kepada para mahasiswa semester I STSM. Mereka sungguh telah meyanyi dengan dorongan hati dan rasa. Lagu-lagu yang dinyanyikan menciptakan nuansa akan persiapan keseluruhan mengawali tahun akademik yang baru ini.
Seusai perayaan suci ini berlangsung, seluruh civitas akademika FF bergegas ke aula STSM untuk mengikuti Lectio Brevis dengan tema EVANGELII GAUDIUM (Surat anjuran apostolik Paus Fransiskus). Mgr. Petrus menandaskan beberapa poin pokok dan penting bagi seluruh mahasiswa filosofan-teologan serta para dosen dan para pegawai. ‘Dalam surat pastoral ini, Paus Francesco sangat menekankan tentang Kegembiraan Injili yang kini di tengah-tengah dunia yang kini sarat dengan keterhimpitan arus konsumerisme, individualisme, hedonisme dan sekularisme. Gereja harus sungguh kembali bertobat dan senantiasa memperbaharui diri. Karena dengan bertobat gereja menemukan kegembiraan terdalam. Gereja harus kembali bergembira melalui media pelayanannya. Melalui homili harus sungguh dipersiapkan sebagai bimbingan iman. Orang miskin entah secara material, spiritual, moral harus sungguh mejnadi perhatian utama gereja. Gereja harus menjadi miskin dari dalam dirinya sendiri, agar dengannya ia pun dapat memperhatikan mereka yang miskins-miskin itu. Dan gereja pun jangan menjadi kikir untuk membagi kegembiraan iman pada orang lain. Dan setiap kegembiraan yang ada dalam gereja itu, harus sungguh datang dari kerendahan hati yang digerakkan oleh Roh Kudus, Tandas YM. Mgr. Petrus Turang.
Kegiatan Lectio Brevis ini dimoderasi oleh RD. Leo Mali (SekJur FF). Seluruh mahasiswa filosofan dan teologan sangat antusias mendengarkan pembicaraan Mgr. Petrus, yang penuh semangat dan sarat makna dan nilai itu. Peserta seluruhnya yang hadir dalam kegiatan ini mencapai 350-an orang. Tentunya ini adalah sebuah antusiasme riil akan pesan-pesan injili sekaligus menjadi pijakan bagi Fakultas Filsafat untuk menempuh setahun pendidikan lagi. Mgr. Petrus mengakhiri Lectio Brevis ini dengan sebuah penegasan kepada para mahasiswa,’ Kamu harus belajar, belajar dan terus belajar. Belajarlah secara tekun dan rendah hati untuk semakin menemukan Yesus dalam Ilmu Filsafat, Ilmu Teologi, Ilmu Sejarah dan Ilmu Kitab Suci.
Lectio Brevis ini ditutup dengan foto bersama, untuk seterusnya diabadikan dalam Sie DokPen FF.....SEKIAN.....
by nenomandirifile@yahoo.com
SELAMAT MEMASUKI TAHUN AKADEMIK YANG BARU BAGI SELURUH CIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS FILSAFAT UNWIRA
TEMUKANLAH SANG KEBENARAN UTAMA DAN SANG KEBAIKAN UTAMA MELALUI SETIAP ILMU YANG DIGELUTI, KARENA DENGANNYA BUKAN HANY BERARTI TETAPI MENJADI KEKAL KARENA DIA YANG DITEMUKAN ADALAH KEKEKALAN ITU SENDIRI. KEKEKALAN YANG SIMULTAN ADA DALAM SEMUA SEKALIGUS PADA SAAT YANG BERSAMAAAN SEKALIGUS; TAK TERBATAS OLEH RUANG DAN WAKTU TETAPI DENGAN TETAP BERADA DALAM RUANG DAN WAKTU....
SALAM DAN HORMAT
KESEMA FF
NENO YUDELFIANUS
KEGEMBIRAAN ITU HARUS DATANG DARI KERENDAHAN HATI YANG DIGERAKKAN OLEH ROH KUDUS AGAR KITA PUN SEMAKIN MENJADI PENGIKUT YANG SETIA JUSTERU KARENA KELEMAHAN-KELEMAHAN KITA......MGR. PETRUS TURANG......
Pada hari ini Selasa 19/08/14, segenap civitas akademika Fakultas Filsafat Unwira Kupang membuka tahun akademik yang baru; tahun 2014. Kegiatan ini dibuka dengan didahului dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh YM. Mgr. Petrus Turang, Pr. Yang Mulia dalam renungan singkatnya, menekankan tentang Menjadi Pengikut Yang Setia sungguh; mengabdi dengan hati kepada Tuhan. ‘Kita harus senantiasa menjadi setia untuk mewartakan Sabda Tuhan sebagai yang terutama dan tertinggi dalam hidup kristiani. Kita harus menjadi taat untuk Allah sebagai satu-satun-Nya. Jangan menjadi materialisme sebagai Allah. karena itu kita sering menemui banyak kebuntuan hidup justeru karena mengadbi kepada banyak Allah sesuai dengan keinginan semata. Kita harus berjalan menuju mencari Allah yang benar, “tandas Yang Mulia ini.
Perayaan ini koor sponsor dipercayakan kepada para mahasiswa semester I STSM. Mereka sungguh telah meyanyi dengan dorongan hati dan rasa. Lagu-lagu yang dinyanyikan menciptakan nuansa akan persiapan keseluruhan mengawali tahun akademik yang baru ini.
Seusai perayaan suci ini berlangsung, seluruh civitas akademika FF bergegas ke aula STSM untuk mengikuti Lectio Brevis dengan tema EVANGELII GAUDIUM (Surat anjuran apostolik Paus Fransiskus). Mgr. Petrus menandaskan beberapa poin pokok dan penting bagi seluruh mahasiswa filosofan-teologan serta para dosen dan para pegawai. ‘Dalam surat pastoral ini, Paus Francesco sangat menekankan tentang Kegembiraan Injili yang kini di tengah-tengah dunia yang kini sarat dengan keterhimpitan arus konsumerisme, individualisme, hedonisme dan sekularisme. Gereja harus sungguh kembali bertobat dan senantiasa memperbaharui diri. Karena dengan bertobat gereja menemukan kegembiraan terdalam. Gereja harus kembali bergembira melalui media pelayanannya. Melalui homili harus sungguh dipersiapkan sebagai bimbingan iman. Orang miskin entah secara material, spiritual, moral harus sungguh mejnadi perhatian utama gereja. Gereja harus menjadi miskin dari dalam dirinya sendiri, agar dengannya ia pun dapat memperhatikan mereka yang miskins-miskin itu. Dan gereja pun jangan menjadi kikir untuk membagi kegembiraan iman pada orang lain. Dan setiap kegembiraan yang ada dalam gereja itu, harus sungguh datang dari kerendahan hati yang digerakkan oleh Roh Kudus, Tandas YM. Mgr. Petrus Turang.
Kegiatan Lectio Brevis ini dimoderasi oleh RD. Leo Mali (SekJur FF). Seluruh mahasiswa filosofan dan teologan sangat antusias mendengarkan pembicaraan Mgr. Petrus, yang penuh semangat dan sarat makna dan nilai itu. Peserta seluruhnya yang hadir dalam kegiatan ini mencapai 350-an orang. Tentunya ini adalah sebuah antusiasme riil akan pesan-pesan injili sekaligus menjadi pijakan bagi Fakultas Filsafat untuk menempuh setahun pendidikan lagi. Mgr. Petrus mengakhiri Lectio Brevis ini dengan sebuah penegasan kepada para mahasiswa,’ Kamu harus belajar, belajar dan terus belajar. Belajarlah secara tekun dan rendah hati untuk semakin menemukan Yesus dalam Ilmu Filsafat, Ilmu Teologi, Ilmu Sejarah dan Ilmu Kitab Suci.
Lectio Brevis ini ditutup dengan foto bersama, untuk seterusnya diabadikan dalam Sie DokPen FF.
....SEKIAN.....
by nenomandirifile@yahoo.com
SELAMAT MEMASUKI TAHUN AKADEMIK YANG BARU BAGI SELURUH CIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS FILSAFAT UNWIRA
TEMUKANLAH SANG KEBENARAN UTAMA DAN SANG KEBAIKAN UTAMA MELALUI SETIAP ILMU YANG DIGELUTI, KARENA DENGANNYA BUKAN HANY BERARTI TETAPI MENJADI KEKAL KARENA DIA YANG DITEMUKAN ADALAH KEKEKALAN ITU SENDIRI. KEKEKALAN YANG SIMULTAN ADA DALAM SEMUA SEKALIGUS PADA SAAT YANG BERSAMAAAN SEKALIGUS; TAK TERBATAS OLEH RUANG DAN WAKTU TETAPI DENGAN TETAP BERADA DALAM RUANG DAN WAKTU....
SALAM DAN HORMAT
KESEMA FF
NENO YUDELFIANUS