Teras Lotara

Teras Lotara Berbagi ide, inspirasi, dan informasi berbagai topik teknologi, gaya hidup, budaya, sosial dan insight.

29/03/2026

Seorang wisatawan asal Eropa membagikan pengalamannya saat berlibur di Lombok melalui video di media sosial.

Ia mengaku baru saja meninggalkan Bali setelah beberapa hari, lalu terkejut melihat suasana Lombok yang jauh lebih tenang.

“Pantainya kosong, sangat indah, saya bahkan sendirian di pantai. Kalau mau suasana santai dan Indonesia yang asli, datang ke Lombok,” ungkapnya dalam video.

Unggahan ini langsung ramai dibicarakan warganet, yang banyak setuju bahwa Lombok menawarkan ketenangan dan keindahan alam yang masih alami.

29/03/2026

KARO – Perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat videografer profesional Amsal Sitepu terus menjadi perhatian publik dan kini memasuki pembahasan di tingkat legislatif.

Dalam perkara yang terjadi pada proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tahun anggaran 2020–2022, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Amsal dengan hukuman 2 tahun penjara, denda Rp50 juta, serta kewajiban pengembalian kerugian negara sebesar Rp202 juta.

JPU menilai terjadi dugaan penggelembungan biaya (mark-up) dalam sejumlah komponen pekerjaan seperti konsep/ide, penggunaan clip on atau microphone, proses cutting, editing, hingga dubbing. Dalam dakwaan, beberapa komponen tersebut disebut semestinya tidak dibebankan biaya tambahan secara signifikan.

Amsal disebut mengajukan proposal pembuatan video ke sekitar 20 desa di Kecamatan Tiganderket, Tigabinanga, Tigapanah, dan Namanteran dengan harga Rp30 juta per video. Sementara berdasarkan hasil analisis auditor Inspektorat Kabupaten Karo, nilai wajar pekerjaan per video diperkirakan sekitar Rp24,1 juta.

Perbedaan perhitungan inilah yang menjadi salah satu dasar tuduhan adanya potensi kerugian negara dalam proyek tersebut. Amsal dijerat dengan Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Kasus ini juga menarik perhatian publik setelah masuk agenda pembahasan di parlemen. Komisi DPR RI melalui Habiburokhman menyampaikan bahwa Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) akan digelar pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 09.00 WIB.

RDPU tersebut digelar menyikapi banyaknya desakan masyarakat yang menilai terdapat ketidakadilan dalam penanganan perkara ini. Sementara itu, Komisi III DPR RI disebut akan membahas lebih lanjut duduk perkara serta dinamika hukum yang berkembang.

29/03/2026

Kalau kamu masih mikir Lombok cuma soal pantai biasa, berarti kamu belum lihat yang ini.

Pasir putih, air sebening kaca, sunset yang nggak main-main… ini bukan tempat ramai, ini tempat buat “kabur” dari hidup yang terlalu bising.

Pulau sekecil ini aja bisa seindah ini.
Jadi, kamu masih mau nunda ke Lombok sampai kapan?

🎥 Credit: .md

TravelIndonesia

29/03/2026

Lombok Barat, 28 Maret 2026 — Warga Dusun Bilatepung, Desa Beleka, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, dihebohkan fenomena tanah panas di rumah salah satu warga, Iswadi.

Dilansir dari akun resmi Pemerintah Desa Beleka, kejadian bermula saat pemilik rumah merasakan panas tidak wajar di lantai. Setelah digali sekitar satu meter, muncul asap dari dalam tanah, bahkan air di dalam lubang terlihat mendidih.

Peristiwa ini menarik perhatian warga yang berdatangan ke lokasi.
Kepala Desa Beleka, Islahudin, langsung meninjau lokasi. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Barat dan Polsek Gerung juga turun melakukan pengecekan.

Hingga kini, penyebab fenomena masih dalam penyelidikan.

28/03/2026

Western Australia, 27 Maret 2026 — Fenomena langit berwarna merah pekat terjadi di wilayah Western Australia, terutama di sekitar Carnarvon, akibat dampak Cyclone Narelle.

Angin kencang dari siklon mengangkat debu merah ke udara, sehingga langit berubah menjadi oranye hingga merah gelap. Warga menyebut kondisi ini tidak biasa karena jarak pandang menurun dan suasana menjadi gelap kemerahan.

Dilansir dari The Sun dan News.com.au, badai ini juga menyebabkan gangguan listrik dan kerusakan di beberapa wilayah. Sementara The Guardian menyebut jalur siklon ini cukup tidak biasa dan berdampak luas.

Fenomena ini bukan hal mistis, melainkan akibat debu tanah yang terbawa angin dan memantulkan cahaya matahari.

Mataram — Wacana pembongkaran bangku kuning di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) memantik beragam reaksi d...
28/03/2026

Mataram — Wacana pembongkaran bangku kuning di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) memantik beragam reaksi dari masyarakat. Fasilitas sederhana itu dinilai bukan sekadar elemen penataan kawasan, melainkan memiliki fungsi sosial sebagai tempat beristirahat dan ruang singgah bagi warga.

Rama, seorang pengemudi ojek online, mengaku keberatan dengan rencana tersebut. Ia kerap memanfaatkan bangku itu untuk beristirahat di sela aktivitasnya.

“Untuk sekadar duduk di depan kantornya saja tidak boleh, rasanya rakyat kecil seperti najis yang tidak boleh dekat dengan istana ini,” ujarnya, Sabtu (28/3).

Menurut Rama, lokasi bangku tersebut cukup strategis karena berada di jalur yang ramai serta dekat dengan pos jaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov NTB, sehingga relatif aman. Ia menilai, jika ada kekhawatiran terkait penyalahgunaan, seharusnya tidak berujung pada pembongkaran.

“Kalau merasa terganggu, seharusnya ditegur saja, bukan dibongkar bangkunya. Kasih lampu biar terang supaya transparan siapa saja yang duduk di sana,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Yunita, warga Mataram. Ia melihat bangku kuning tersebut sebagai bagian dari ruang publik yang sederhana namun memiliki manfaat sosial bagi masyarakat.

“Kalau bicara penyalahgunaan, apa sih di negeri ini yang tidak disalahgunakan? Kadang anggaran saja bisa disalahgunakan,” katanya. “Seharusnya fungsi pengawasan yang diperkuat.”

Menurut Yunita, bangku tersebut kerap dimanfaatkan warga untuk bersantai bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya. Ia menilai langkah pembongkaran bukan solusi yang tepat, melainkan perlu diimbangi dengan peningkatan pengawasan dan pencahayaan.

Ia juga menyoroti ironi kebijakan tersebut. Di satu sisi, pemerintah mendorong pengembangan sektor pariwisata, namun di sisi lain ruang publik sederhana justru berpotensi dihilangkan.

Perdebatan ini mencerminkan isu yang lebih luas terkait pengelolaan ruang publik. Bagi sebagian warga, bangku kuning di depan Kantor Gubernur NTB bukan sekadar fasilitas, melainkan simbol ruang kota yang terbuka dan dapat diakses semua lapisan masyarakat.

Dua kapal tanker Indonesia yang sempat tertahan di Selat Hormuz kini mendapat izin dari Iran untuk melintas keluar.Dilan...
28/03/2026

Dua kapal tanker Indonesia yang sempat tertahan di Selat Hormuz kini mendapat izin dari Iran untuk melintas keluar.

Dilansir dari CNN Indonesia, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl, mengatakan izin tersebut diperoleh setelah komunikasi intensif antara pemerintah Indonesia dan pihak Iran.

Meski sudah mendapat lampu hijau, jadwal pasti keberangkatan kapal masih belum ditentukan.

Pemerintah memastikan kondisi ini tidak mengganggu pasokan energi nasional karena telah disiapkan alternatif dari sumber lain.

Sebelumnya, kedua kapal milik PT Pertamina International Shipping (P*S) itu tertahan akibat situasi keamanan di kawasan Selat Hormuz yang sempat memanas.

27/03/2026

Sebuah temuan unik dari China menjadi perhatian publik setelah seorang petani di wilayah Jieyang, Provinsi Guangdong, menemukan umbi Chinese yam yang bentuknya menyerupai tangan manusia lengkap dengan lima “jari”.

Dilansir dari South China Morning Post, seorang petani di Guangdong, China selatan, menemukan umbi Chinese yam (Huai Shan) dengan bentuk yang sangat tidak biasa saat melakukan panen di kebunnya. Umbi tersebut tampak menyerupai telapak tangan manusia, bahkan terlihat detail seperti jari dan bagian yang menyerupai kuku.

Peristiwa ini terjadi di Jieyang dan langsung menjadi viral setelah foto dan video temuan itu beredar di media sosial. Sang petani disebut sempat terkejut karena awalnya mengira benda tersebut adalah bagian tubuh manusia sebelum memastikan bahwa itu adalah umbi tanaman.

Fenomena ini kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan untuk melihat langsung bentuk unik dari umbi tersebut. Keunikan visualnya membuat banyak orang penasaran dan ikut membagikan ulang gambar tersebut di internet.

Sementara itu, dilaporkan juga bahwa seorang pembeli sempat menawarkan harga sebesar 8.000 yuan atau sekitar Rp18 juta untuk membeli umbi tersebut. Namun, keluarga petani memilih menolak tawaran tersebut dan masih mempertimbangkan apa yang akan dilakukan terhadap temuan unik itu.

Menurut penjelasan yang dikutip dari sejumlah sumber, Chinese yam memang dapat tumbuh dalam bentuk yang tidak beraturan akibat faktor lingkungan seperti kondisi tanah, batu, dan hambatan akar lainnya yang memengaruhi arah pertumbuhan.

Para ahli menegaskan bahwa meski bentuknya menyerupai tangan manusia, umbi tersebut tetap merupakan hasil pertumbuhan alami tanaman dan aman secara umum. Fenomena ini termasuk kasus pareidolia alam, di mana bentuk acak terlihat menyerupai objek yang familiar bagi manusia.

Liburan ke Lombok Utara? Jangan Sampai Kelewatan!Besok, tradisi Lebaran Topat bakal digelar meriah di Pantai Was Berarin...
27/03/2026

Liburan ke Lombok Utara? Jangan Sampai Kelewatan!

Besok, tradisi Lebaran Topat bakal digelar meriah di Pantai Was Beraringan

Selain bisa menikmati momen kumpul keluarga dan makan ketupat khas Lombok, kamu juga bakal dihibur live music dari artis lokal 🎶

⏰ Mulai 14.00 WITA
🎟 Tiket cuma Rp10.000

Yuk ajak teman & keluarga, nikmati tradisi + hiburan di pinggir pantai!

Sekolah Rakyat di Kabupaten Lombok Utara dipastikan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027, meskipun pembangunan f...
27/03/2026

Sekolah Rakyat di Kabupaten Lombok Utara dipastikan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027, meskipun pembangunan fisik masih berlangsung.

Dilansir dari Lombok Post (27 Maret 2026), pemerintah daerah saat ini menyiapkan proses penerimaan siswa sambil menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Sosial.

Sekolah ini akan memprioritaskan anak dari keluarga kurang mampu, khususnya kategori desil 1 dan desil 2 (sangat miskin, miskin, dan rentan miskin) yang selama ini menjadi sasaran bantuan sosial.

Berlokasi di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, sekolah ini mengusung konsep berasrama, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter dan kemandirian.

Tahap awal pembangunan difokuskan pada fasilitas utama seperti ruang kelas dan asrama, sementara sarana pendukung akan diselesaikan secara bertahap.

Perwakilan Kementerian Sosial menyebut sekolah ini ditargetkan menampung lebih dari 1.000 siswa, dengan seluruh kebutuhan pendidikan mulai dari pakaian hingga perlengkapan belajar ditanggung secara gratis.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan di daerah.

27/03/2026

Tokyo, Jepang – Seorang pegawai wanita tewas ditikam oleh seorang pria di Pokémon Center Mega Tokyo, yang berada di kompleks Sunshine City, pada Rabu (26/3/2026) malam.

Dilansir dari Mainichi Shimbun dan Nippon.com, kejadian terjadi sekitar pukul 19.15 waktu setempat saat toko sedang ramai pengunjung.

Pelaku, pria berusia sekitar 20-an tahun, masuk ke toko lalu langsung menyerang korban dengan pisau. Korban mengalami luka fatal dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.

Setelah melakukan penyerangan, pelaku kemudian menusuk dirinya sendiri. Menurut laporan ABC News, pelaku juga meninggal dunia setelah mendapat perawatan.

Polisi masih menyelidiki motif kejadian. Dugaan awal menyebut kemungkinan adanya penguntitan (stalking) terhadap korban, namun belum ada konfirmasi resmi.

Address

Lombok

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Teras Lotara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram