02/01/2025
Bekerja Seperti Ombak yang Tak Pernah Berhenti
Bos, saya ini hanya seorang terapis pemula yang berjalan sendiri tanpa tim besar di belakang. Admin saya pun hanya adik saya yang kadang sibuk sendiri, selebihnya semua urusan saya tangani sendiri. Jadi, kalau saya terlambat membalas chat kalian, para pelanggan tercinta, itu bukan karena saya sombong atau tidak profesional. Ini hanya soal keadaan yang seperti benang kusut—rumit, tapi tetap saya jalani dengan penuh tanggung jawab.
Bayangkan, saat saya sedang memijat, membekam, atau berada di jalan, bagaimana caranya saya bisa langsung merespons setiap pesan kalian? Chat masuk dari WhatsApp, inbox IG, bahkan DM lainnya, semua berlomba meminta perhatian. Itu bukan perkara mudah, Bosqu.
Untuk itu, saya mohon pengertiannya. Kalau mau cepat dilayani, langsung saja kirim alamat dan share lokasi. Di WhatsApp saya sudah tersedia katalog lengkap, kalian bisa baca sendiri soal durasi dan biaya jasanya. Tapi kalau isi chat cuma “p,” “posisi,” atau “dimana,” maaf saya lebih mengutamakan pesan yang jelas seperti, “Halo Mas, bisa pijat sekarang?” atau “Mas, saya mau pijat jam sekian.” Dengan begitu, saya lebih mudah mengatur jadwal.
Paham, kan, Bos? Yang saya layani bukan hanya satu orang, tapi banyak. Seperti kata pepatah, “Air yang setitik tidak boleh merusak sebelanga.” Jadi, tolong jangan tinggalkan kata-kata seperti “Ah, slow respon” atau “Ah, tidak profesional.”
Saya ini hanya manusia biasa, bukan Naruto yang bisa membuat bayangan seribu untuk mengurus semuanya sekaligus. Kalau bisa, tentu saya mau ada yang jadi admin, bikin status, ngedit gambar, dan melayani semua permintaan dalam waktu bersamaan. Tapi kenyataannya, semuanya harus saya kerjakan sendiri.
Mari berpikir dengan akal sehat, saling memahami, dan tidak egois. Karena seperti kata pepatah, “Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga.” Saya pun berusaha sebaik mungkin, namun tetap butuh ruang untuk bernafas dan melayani kalian semua dengan sepenuh hati.