Life For A Brilliant New Ideas

  • Home
  • Life For A Brilliant New Ideas

Life For A Brilliant New Ideas Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Life For A Brilliant New Ideas, Jalan Urip Sumoharjo 53, .

I am assembly together with them before a lunch time at noon and after the academy yearly event on Thursday, 22.10.20 at...
24/10/2020

I am assembly together with them before a lunch time at noon and after the academy yearly event on Thursday, 22.10.20 at Hotel Dafam Pekalongan city, central Java Indonesia.
My right side of picture/photo are Mr. Agus W. MPH.(our senior instructor of Chemistry laboratory) and our senior students of Akademi Analis Kesehatan (AAK/Medical Laboratorium Technology of Academy) Pekalongan regency, central Java Indonesia 51152 , standing of both right and left of my side. ( Private collection, AAK PKL, RH.10/20).

Avoiding a disruption of supply chained block in farming circle for planting Rice crops to Agriculture Livelihood pathwa...
24/10/2020

Avoiding a disruption of supply chained block in farming circle for planting Rice crops to Agriculture Livelihood pathway as a Rural Farmer Practitioner communities to aim supporting economy recovery after pandemic hit deepen all sectors affected them and critical of crises. So a farmer communities have to solve their problem according to their passionate and ensuring to starting plantation for Rice seed breeding ....(private collection, Life 4Brillian ideas, RH. 10/20).

In front of my YWPHP Fdn Secretariat office, at the yard of Akademi Analis Kesehatan (AAK/Medical Laboratorium of Techno...
23/10/2020

In front of my YWPHP Fdn Secretariat office, at the yard of Akademi Analis Kesehatan (AAK/Medical Laboratorium of Technology Academy) Pekalongan Residential Hall, located in Jalan Ade Irma Suryani No 6 Wiradesa Pekalongan, central Java Province Indonesia 51152. I always take to my role of starting Institutional management of HE industry administration as my Headquarter appointed Secretariat officially for working Responsibility and policies Operating controle. I am here about Three days a week( as self employed/Ownership Institutionally), and about Three days a week is as a Rural Farmer Practitioner communities to farming and gardening activities by Agriculture Livelihood as my big families which concerning in planting food crops for food products resillient and sustainable availability. I am also passionate in Micro of SMEs agro farms for Rice food products and processing that conducted my wife. I concern to majoring of landscape/landfield , planting and maintaining management, postpone of harvesting and site worker. (Private collection, YWPHP fdn Secretariat, Wiradesa-Pekalongan - RH. 10/20).

Judul tema di atas ditujukan untuk Petani desa dan atau kota sebagai suatu profesi untuk mangangkat harkat  "Profesi Pet...
29/09/2020

Judul tema di atas ditujukan untuk Petani desa dan atau kota sebagai suatu profesi untuk mangangkat harkat "Profesi Petani"(Agriculture Livelihood) pedesaaan. Karena apapun alasannya berprofesi sebagai Petani Pedesaaan (kota) (Rural Farmer Communities) sebagai "Jalan Hidup"(pekerjaan Utama) adalah sesuatu hal yang amat berat, enggan atau banyak tidak disukai karena identik dengan kerja keras di sawah, ladang, hutan, kerja buruh mangolah tanah, kotor dan gatal, tidak punya Lahan sendiri dan berpenghasilan jauh dari layak, kadang secara ekstrim dan praktis bahwa menjadi petani karena pilihan keterpaksaan karena faktor faktor di atas alternatif terakhir. Apalagi dimasyarakat kita faktanya adalah lebih banyak status petani penggarap yang bukan Pemilik Lahan , ketimbang petani Pemilik Lahan. Kalaupun petani Pemilik Lahan statusnya adalah Petani Gurem yang memiliki Lahan kutang dari 0,5 Ha. Hal ini tentu berdampak pada income ekonomi dan kesejahteraan kehidupan keluarga untuk bisa "menyesuaikan" dengan "tuntutan" kebutuhan sesuai "perkembangan" jaman. Sering disebut terminologi "petani Gurem" yang hidup bersahaja atau penuh kesederhanaan di desa - desa. Hal inilah yang menjadikan "generasi milenial" sangat enggan terjun ke profesi ini, pastilah profesi lain apapun DILUAR petani desa(kampung) yang kurang menjajikan sinerjitas akselerasi era industeri digital. Apakah sebuah peluang atau tantangan menuju "era industeri 4.0" bagi regenerasi profesi petani ? Padahal dari merekalah (Rural Farmer Communities) sebagai Agriculture Livelihood (farmer profession) merupakan motor penggerak atau penghasil "Sumber Bahan Pangan Pokok Utama"(Staples Food) maupun Sumber Bahan Pangan tambahan Sayur Mayur (vegetables/vegam) dan daging/ternak,(veterinary). Bahan Pangan yang dihasilkan inilah merupakan "kebutuhan dasar/utama" (basic needs) yaitu soal "Pangan"(food resilience) untuk seluruh umat manusia agar bertahan hidup yaitu membutuhkon kecukupan ketersediaan bahan pangan(security food system) untuk tantangan kedepan menuju era industeri 4.0 baik di kawasan nasional maupun global dimana saat ini jumlah penduduk global sekitar 6,7 milyar tahun 2020 sedang bertumbuh menuju ke jumlah 9,7 milyar tahun 2030.(UN.ORG , UN FAO, SDGs 2030).
Ulasan opini ini bukan suatu kekawatiran karena dampak era industeri 4.0 yang akan mendegradasi kwantitas(Sumber daya yang sangat marjinal) bahkan rentan(vulnerable) karena kurangnya suport atau dukungan insentif maupun terdegradasi secara kwalitas(rendahnya kapasitas untuk mampu mentransformasi dan berinovasi) dalam menghadapi tantangan perkembangan global (geopolitik dan geoekonomi) dan tak kalah penting tantangan perubahan iklim yang sangat ekstrim(climate change emergency/climate change issues) dan mereka harus siap adaptif(need an educative techical approach). Bagaimana agar kita mampu untuk mendukung dan mendorong meningkatkan kwalitas , kwantitas dan kapasitas masyarakat petani pedesaaan kususnya agar mereka juga terangkat ekonominya kesejahteraannya sehingga akan p**a mangangkat harkat dan martabat yang bisa dibanggakan untuk memilih profesi paling kurang diminati ini di negara besar yang sangat "agraris" yang selalu impor beras maupun sayuran dan daging(ternak). Semoga para pemangku kepentingan (stakeholders), pemerintah selaku regulator(kementrian pertanian), industeri dan swasta (supply chained key player), masyarakat petani desa(rural farmer communities) dan masyarakat luas(user) harus bisa bersinerjitas untuk sebuah komitmen bagi nilai tambah dalam arti luas bagi atribusi positif(tangible and intagible value/ekonomi dan harkat ) sehingga menjadi pilihan profesi yang menarik minat masyarakat luas. (Berseri dengan tema yang sama , berbeda issues). (RH.

14/09/2020
28/11/2018

Thinking about studying at Otago next year? 🤔
Applications for Honours, Postgraduate Diploma and Masters’ programmes and for all new and recommencing students are due in two weeks. Make sure you get your applications in by December 10! 🎓📚🏫

Address

Jalan Urip Sumoharjo 53

51111

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Life For A Brilliant New Ideas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your practice to be the top-listed Clinic?

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram