18/10/2022
*Alopecia Areata*
Alopecia areata adalah kebotakan atau kerontokan rambut yang disebabkan oleh penyakit autoimun. Pada alopecia areata, sistem imun menyerang dan merusak akar rambut sehingga menyebabkan kerontokan dan kebotakan. Kulit kepala yang botak dengan bentuk pitak adalah salah satu tanda dari kondisi ini.
Alopecia areata terjadi ketika tempat tumbuhnya rambut (folikel rambut) mengecil lalu berhenti memproduksi rambut. Hal tersebut kemudian menyebabkan terjadinya kerontokan dan kebotakan. Kondisi ini bisa terjadi secara bertahap atau tiba-tiba.
Selain menyebabkan terbentuknya botak pitak pada kulit kepala, alopecia areata juga dapat menyebabkan kebotakan pada satu area secara menyeluruh. Alopecia areata jenis ini disebut alopecia areata totalis. Selain itu, ada juga alopecia areata yang terjadi di semua area tubuh yang berambut, atau disebut alopecia areata universalis.
Alopecia areata bisa terjadi pada siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Meski demikian, alopecia areata umumnya terjadi sebelum penderitanya berusia 30 tahun. Kondisi ini juga paling sering memengaruhi rambut yang ada di kulit kepala.
Penyebab Alopecia Areata
Alopecia areata disebabkan oleh sistem imun yang menyerang folikel rambut (penyakit autoimun). Kondisi ini menyebabkan produksi rambut terhenti sehingga rambut menjadi rontok dan akhirnya menjadi botak.
Belum diketahui secara pasti penyebab sistem imun menyerang dan merusak folikel rambut. Akan tetapi, kondisi ini diduga dipicu oleh infeksi virus, trauma, perubahan hormon, serta stres fisik atau psikis.
Faktor risiko alopecia areata
Walaupun belum diketahui penyebab pastinya, ada beberapa faktor dan kondisi yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena alopecia areata, yaitu:
Memiliki orang tua atau keluarga dekat yang menderita alopecia areata atau penyakit autoimun lain
Menderita gangguan kromosom, seperti Down syndrome
Menderita kekurangan vitamin D, asma, dermatitis atopik, lupus, vitiligo, atau penyakit tiroid, seperti penyakit Hashimoto dan penyakit Graves
Gejala Alopecia Areata
Alopecia areata dapat menyerang segala usia, tetapi lebih sering dialami oleh anak-anak, remaja, atau dewasa muda. Kondisi ini dapat menyebabkan kebotakan atau kerontokan rambut di beberapa bagian tubuh, seperti di kulit kepala, alis, bulu mata, bulu hidung, ketiak, kemaluan, kumis, atau janggut.
Tanda utama alopecia areata adalah kerontokan atau kebotakan yang tidak disertai rasa sakit. Seperti kondisi penyakit autoimun lain, kebotakan dan kerontokan yang dialami oleh penderita alopecia areata bisa bersifat kambuhan.
Selain itu, ada beberapa tanda lain yang bisa terjadi saat seseorang mengalami alopecia areata, yaitu:
Kebotakan berpola bulat atau seperti pitak yang muncul di satu atau beberapa tempat yang tadinya ditumbuhi rambut
Kebotakan terjadi di bagian bawah, samping, atau melingkari belakang kepala (ophiasis alopecia)
Umumnya, rambut yang rontok pada penderita alopecia areata bisa tumbuh kembali dengan sendirinya. Namun, pada sebagian penderita, kebotakan dapat berlangsung permanen sehingga rambut tidak tumbuh kembali.
Kuku penderita alopecia areata juga sering mengalami perubahan, seperti kuku tampak kemerahan, berlekuk, atau menjadi terasa kasar dan tipis sehingga mudah terbelah.
(Sumber Alodokter)