COASS

COASS A first platform in Indonesia that used to help dental students (co-assistants) to get patient with the right cases, schedule and help to find funding

COASS adalah Platfrom pertama di Indonesia yang membantu Sarjana Kedokteran Gigi yang sedang menempuh gelar profesi (co-assistant) untuk mendapatkan pasien dengan jadwal dan kasus yang sesuai dan membantu untuk mendapatkan pendanaan perawatan

[DHE  #14 : AWET MUDA DENGAN GIGI TIRUAN]Semua orang mendambakan mempunyia gigi yang putih dan becahaya seperti kristal,...
30/06/2017

[DHE #14 : AWET MUDA DENGAN GIGI TIRUAN]

Semua orang mendambakan mempunyia gigi yang putih dan becahaya seperti kristal, sayang sekali seiring dengan bertambahnya usia, kekuatan akar gigi kita semakin lemah, gigipun mulai gampang bewarna kuning. Tidak jarang satu per satu gigi mulai rontok karena kekuatan akar gigi yang tidak sebaik dulu. Akibatnya orang memerlukan gigi palsu atau gigi tiruan.

Gigi tiruan ini sudah ada sejak lama. Pada jaman purba kala gigi ini terbuat dari gading. Di era modern ini ada gigi palsu lepasan dan gigi palsu yang permanent. Gigi palsu lepasan biasanya digunakan untuk menggantikan satu atau dua gigi yang hilang, dan dalam penggunaannya gigi palsu ini dapat dilepas. Gigi palsu lepas ini juga mempunyai 2 macam, yaitu gigi palsu lepasan utuh dimana gigi palsu lepasan ini menggantikan semua gigi pada rahang atas atau bahwa gigi yang hilang, sedangkan gigi palsu lepasan sebagian menggantikan gigi satu atau dua gigi palsu yang hilang. Ada 4 bahan dasar yang biasanya digunakan untuk membuat gigi palsu, yaitu akrilik, valplast, metal dan polikarbonat.

Gigi palsu paling sering digunakan oleh masyarakat luas adalah gigi palsu akrilik yang sudah digunakan sejak berabad-abad. Gigi palsu akrilik dapat diguanakan sebagai gigi palsu lengkap atau gigi palsu sebagian. Proses pebuatannya dengan mencampurkan bubuk dan cairan kemudian direbus pada suhu tertentu. Kekurangan gigi palsu akrilik adalah diperlukan kawat untuk menjaga gigi palsu pada posisinya. Kawat ini dapat membuat gigi menjadi aus.

Gigi palsu yang terbuat dari polikarbonat yang sebenarnya terbuat dari nilon. Jika dilihat secara seksama maka dalam gigi palsu jenis ini terdapat serat-serat mirip benang merah pada platnya. Gigi jenis ini bisa dibuat sebagai gigi palsu lengkap dan gigi palsu sebagian. Valplas adalah gigi palsu yang bersifat elastis. Karena keelastisannya maka gigi palsu ini tidak mudah patah dan tidak memerlukan kawat. Sayangnya meskipun gigi palsu ini terlihat gampang digunakan tetapi warnanya dapat mudah luntur dan menguning, tetapi gigi palsu ini adalah gigi palsu yang paling gampang digunakan.

So, jangan pernah ragu untuk selalu tampil cantik dan muda menggunakan gigi palsu karena sekarang sudah ada teknologi pembuatan gigi palsu yang sangat mumpuni, sehingga kita dapat terlihat terus awet muda dan energik setiap saat.

Ditulis oleh : Grace G.
Poster oleh : Jimmy Restu

[DHE  #13 : GIGI BERLUBANG DAN PERAWATANNYA]Gigi berlubang atau karies merupakan salah satu penyakit kronis yang paling ...
30/06/2017

[DHE #13 : GIGI BERLUBANG DAN PERAWATANNYA]

Gigi berlubang atau karies merupakan salah satu penyakit kronis yang paling sering terjadi. Lubang pada gigi disebabkan oleh infeksi bakteri. Aktivitas bakteri penyebab karies berbeda pada tiap individu. Karies ditandai dengan hilangnya struktur gigi dan dapat terlihat sebagai bercak coklat kehitaman pada gigi. Karies tidak hanya dapat terjadi pada mahkota gigi, tetapi juga pada akar gigi.

Apabila tidak dirawat, lubang warna kehitaman tersebut yang awalanya berukuran kecil dapat bertambah ukuran dan semakin luas. Lubang yang semakin besar ini dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri ketika mengunyah makanan atau terkena rangsangan dan rasa nyeri dapat terjadi secara tiba-tiba jika lubang membesar dan mengenai pulpa gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah pada gigi.

Perawatan gigi berlubang dapat dilakukan dengan restorasi atau biasa dikenal dengan tambal gigi pada gigi yang berlubang. Invasi bakteri pada gigi yang tampak sebagai bercak coklat kehitaman pada gigi dihilangkan sehingga gigi bersih dari bakteri tersebut. Gigi selanjutnya ditambal menggunakan bahan tambal.

Apabila gigi telah kehilangan banyak struktur gigi dan sudah terlalu dalam, gigi tidak dapat dirawat dengan bahan tambal biasa, melainkan harus dilakukan perawatan saluran akar untuk mempertahankan gigi tersebut untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut. Perawatan saluran akar dilakukan dengan membersihkan jaringan pulpa gigi dan digantikan dengan bahan pengisi saluran akar. Selanjutnya, gigi direstorasi menggunakan bahan tambal.

Referensi:
Roberson TM, Heymann HO, Jr. EJS, 2002. Sturdevant’s Art and Science of Operative Dentistry. Mosby Elsevier, St. Louis.

Ditulis oleh : Aufia Espressivo
Poster oleh : Dwy Ranita

Segenap tim COASS mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah. Taqabbalallahu Minna wa Minkum. Semoga setiap ...
24/06/2017

Segenap tim COASS mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah.
Taqabbalallahu Minna wa Minkum. Semoga setiap amalan ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT.

Salam,
COASS

.[DHE  #12 : JIKA GIGI BERLUBANG TIDAK DIRAWAT]Siapa yang rela bila giginya berlubang? Namun, jika sudah terlanjur berlu...
07/06/2017

.
[DHE #12 : JIKA GIGI BERLUBANG TIDAK DIRAWAT]

Siapa yang rela bila giginya berlubang? Namun, jika sudah terlanjur berlubang, harus segera diperiksakan untuk mendapat pertolongan berupa perawatan. Karena, jika gigi berlubang tidak dirawat, akan menimbulkan beberapa efek samping. Diantaranya yaitu :

1) Nyeri

Nyeri merupakan efek yang timbul secara langsung pada saat gigi berlubang. Kondisi ini, memang tidak terlalu akut, namun dapat mengganggu saat digunakan makan dan minum panas atau dingin serta aktivitas seseorang menjadi tidak fokus. Nyeri yang timbul dapat bertambah hebat apabila gigi telah berlubang hingga ke saraf gigi.

2) Radang pada Gigi dan Sekitarnya

Radang juga merupakan bahaya karena nyeri yang timbul apabila gigi telah berlubang hingga ke saraf gigi, peradangan ini menguasai gusi. Sehingga gusi menjadi bengkak dan bernanah atau abses. Hal ini dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

3) Infeksi Pembuluh Darah

Infeksi ini merupakan bahaya pertama kali muncul ketika gigi berlubang, hal ini terjadi ketika bakteri yang terdapat pada gigi berlubang masuk dan menginfeksi pembuluh darah. Infeksi ini sangat berbahaya karena melalui pembuluh darah, bakteri dapat menyebar dan menginfeksi ke seluruh organ tubuh serta menimbulkan infeksi sistemik.

4) Kehilangan Gigi

Ketika kerusakan gigi telah sangat berat sehingga mengalami pembusukan. Pembusukan ini tidak dapat disembuhkan lagi maka gigi tersebut harus dicabut, dan akan mengurangi jumlah gigi pada rongga mulut. Hal ini menjadikan tingkat kepercayaan diri seseorang menurun.

Ditulis oleh : Andy Baiyatun Nisa
Poster oleh : Angel Livia

Alhamdulillah. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak, para donatur yang turut serta mendukung acara Buka Bersama d...
07/06/2017

Alhamdulillah. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak, para donatur yang turut serta mendukung acara Buka Bersama di Panti Asuhan Sinar Melati, Palagan, Sleman, Yogyakarta. Acara berhasil dilaksanakan kemarin pada hari Selasa, 6 Juni 2017 mulai pukul 16.00 - 18.30 dihadiri oleh sekitar 45 anak panti asuhan dan beberapa dari tim COASS.

Dalam rangka mengisi bulan Suci Ramadhan dengan kegiatan penuh manfaat dan keberkahan, kami dari COASS Project bermaksud...
05/06/2017

Dalam rangka mengisi bulan Suci Ramadhan dengan kegiatan penuh manfaat dan keberkahan, kami dari COASS Project bermaksud membuat program kegiatan guna membangun kecintaan kita kepada anak-anak asuh terutama anak-anak Yatim Piatu agar kita semua dapat menggapai kebaikan dan keberkahan di bulan Ramadhan.

Maka kami akan mengadakan acara “BUKA BERSAMA” yang akan dilaksanakan pada :

📆 Hari / Tgl : Selasa, 6 Juni 2017
⏰ Waktu : 16.00 s/d 18.30 WIB
🏠 Tempat : Panti Asuhan Sinar Melati, Sedan RT 01/RW 03, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta

Acara ini terselenggara berkat bantuan dan sokongan dari banyak pihak. Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur dalam gerakan “10000 Kurma”.
Semoga kegiatan ini menjadi ladang kebaikan dan kebahagiaan untukmu didunia dan akhirat 😄

------------------------------------------
“Shadaqah yang paling utama adalah shadaqah pada bulan Ramadhan." (HR. al-Tirmidzi dari Anas)

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi)

“Aku dan orang yang merawat/menyantuni anak yatim akan dekat di surga seperti dekatnya jari tengah dan jari telunjuk" (HR. Bukhari Muslim)
---------------------------------------------

[DHE  #11 : DI MULUTMU TIDAK HANYA ADA GIGI]Kesehatan gigi dan mulut perlu diperhatikan oleh tiap individu. Mulut manusi...
04/06/2017

[DHE #11 : DI MULUTMU TIDAK HANYA ADA GIGI]

Kesehatan gigi dan mulut perlu diperhatikan oleh tiap individu. Mulut manusia tidak hanya terdiri dari gigi, tetapi juga jaringan lunak seperti lidah, langit-langit, bibir, p**i, gusi, dan lain-lain. Kesehatan jaringan lunak juga harus dijaga karena jika tidak, dapat menimbulkan infeksi.

Ketika kita menyikat gigi, kita tidak hanya membersihkan gigi tetapi juga memperhatikan jaringan lunak di dalam mulut kita. Apabila terdapat luka, benjolan, kemerahan, perdarahan, dan kelainan lainnya harus segera diwaspadai karena hal tersebut bisa membesar atau dapat menjadi tanda suatu penyakit di dalam tubuh kita. Kita juga harus mewaspadai tanda-tanda kanker di dalam mulut.

Apa yang harus dilakukan ketika kita menemui sesuatu di dalam mulut yang tidak biasa? Sebaiknya segera konsultasi ke dokter gigi untuk mencegah penyakit tersebut bertambah parah dan mendapatkan terapi untuk menanganinya. Menyikat gigi 2 kali sehari sangat penting untuk dilakukan. Konsumsi alkohol dan rokok yang berlebihan dan kesehatan gigi dan mulut yang buruk dapat memperparah suatu penyakit.

Ditulis oleh : Aufia Espressivo
Poster oleh : Angel Livia

[DHE  #10 : PENTINGNYA PENGENALAN DOKTER GIGI SEJAK USIA DINI]Pergi ke dokter gigi bagi sebagian orang merupakan pengala...
29/05/2017

[DHE #10 : PENTINGNYA PENGENALAN DOKTER GIGI SEJAK USIA DINI]

Pergi ke dokter gigi bagi sebagian orang merupakan pengalaman yang menakutkan, terutama pada anak-anak. Alat-alat yang akan dimasukkan ke dalam mulut menimbulkan kecurigaan tersendiri bagi anak-anak. Begitu p**a dengan pemikiran mengenai cabut gigi, disuntik, atau dibur giginya. Anak-anak biasanya akan menunjukkan perilaku tidak mau bekerjasama dan berusaha menghindari perawatan.

Biasanya, seorang anak akan diajak ke dokter gigi bila sudah terdapat masalah pada giginya. Hal inilah yang menimbulkan kecurigaan, ketakutan, bahkan trauma bagi sebagian anak. Anak-anak akan merasa bahwa pergi ke dokter gigi justru akan memperburuk rasa sakit yang dialami, bukan menghilangkan atau mengobati rasa sakit tersebut. Pemikiran seperti inilah yang wajib dihilangkan dari anak-anak dengan cara melakukan pengenalan kepada dokter gigi sejak kecil.

Pengenalan kepada dokter gigi bisa dimulai dengan membiasakan pergi ke dokter gigi 6 bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan rutin. Dengan demikian, anak-anak dapat mengenal dokter gigi karena sudah dibiasakan datang ke dokter gigi walau tidak ada masalah pada giginya. Ketertarikan anak terhadap perawatan dokter gigi dapat secara terus-menerus dibina sehingga menimbulkan rasa percaya bahwa pergi ke dokter gigi bukan untuk “menambah rasa sakit”, melainkan untuk “menghilangkan rasa sakit”. Jika rasa percaya sudah timbul, maka anak-anak dengan sendirinya menjadi lebih mudah dibujuk untuk menerima perawatan bila diperlukan sewaktu-waktu.

Kunjungan ke dokter gigi memerlukan kerjasama dengan orangtua. Orangtua tidak sepatutnya memaksa anaknya untuk datang ke dokter gigi, apalagi menakut-nakuti anak tersebut. Jika seorang anak sudah mau bekerjasama dengan dokter gigi, biasanya dokter gigi akan mulai membangun rasa percaya dengan mengenalkan alat-alat, mengajarkan cara menyikat gigi yang benar, atau dengan berbicara mengenai pentingnya kesehatan gigi dan mulut kepada anak tersebut. Dokter gigi juga akan memberikan perawatan secara bertahap agar anak tersebut tidak takut dan tidak mengalami trauma pada kunjungan-kunjungan berikutnya. Dengan demikian, anak-anak tidak menganggap dokter gigi sebagai hal yang menakutkan dan mau menerima perawatan dari dokter gigi.

Ditulis oleh : Natalia Astrid
Poster oleh : Dwi Ranita

.[DHE  #9 : GIGI PALSU SI PENYELAMAT GIGI OMPONG]Gigi ompong adalah masalah ditinjau dari segi kesehatan dan sosial. Bag...
27/05/2017

.
[DHE #9 : GIGI PALSU SI PENYELAMAT GIGI OMPONG]

Gigi ompong adalah masalah ditinjau dari segi kesehatan dan sosial. Bagaimana tidak, gigi yang berfungsi sebagai pengunyah dan tiba-tiba ompong, tentunya membuat seseorang menjadi gelisah bin depresi. Jangan khawatir kalau ompong, ada kok solusinya, yaitu gigi palsu. Yuk baca beberapa poin mengenai pentingnya gigi palsu.

1) Memperbaiki Sistem Pengunyahan
Gigi palsu berperan sebagai pengganti gigi yang hilang, sehingga semua makanan dapat dikunyah dengan baik. Alhasil, makanan menjadi halus, mudah ditelan, dan cita rasa makanan dapat dinikmati dengan hikmat.

2) Memperbaiki Pengucapan
Gigi palsu dapat memperbaiki pengucapan. Jika ada gigi yang hilang, maka bunyi dari ucapan menjadi tidak sempurna.

3) Mencegah Nyeri Temporo Mandibular Joint
Temporo Mandibular Joint merupakan persendian yang menghubungkan antara rahang bawah dengan rahang atas. Jika banyak gigi yang hilang, maka sendi TMJ tidak akan bergerak dengan optimal. Akibatnya, sendi akan meradang dan tubuh akan member respon adanya rasa nyeri. Oleh karena itu, gigi palsu dapat mencegah nyeri TMJ.

4) Postur Wajah Menjadi Awet Muda
Gigi palsu dapat membuat otot tampak lebih sehat dan memperbaiki postur wajah. Alhasil, dimensi vertikal normal dan wajah menjadi awet muda.

5) Mencegah Gigi Tetangga Berlubang
Kehilangan gigi menyebabkan terganggunya kebersihan mulut. Ruang pada gigi yang ompong akan memudahkan makanan melekat dan menjadi plak. Plak tersebut yang berpotensi mengakibatkan gigi berlubang pada gigi tetangga. Oleh karena itu, kehadiran gigi palsu dapat mencegah gigi berlubang.

6) Mencegah Trauma pada Jaringan Lunak
Gigi palsu akan menjaga kontak gigi antagonisnya, sehingga tidak terjadinya trauma yang mengakibatkan munculnya luka (ulser) pada jaringan lunak mulut.

7) Mencegah Penyakit Sistemik
Mengunyah dengan menggunakan gigi palsu dapat mencegah penyakit sistemik, seperti defisiensi nutrisidan osteoporosis.

8) Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Gigi palsu membuat perasaan seseorang menjadi percaya diri dan tidak minder saat berkomunikasi dengan orang banyak.

Ditulis oleh : Yunita Feby R.
Poster oleh : Angel Livia

Segenap tim dari COASS Project mengucapkan Marhaban Yaa Ramadhaan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1438 Hijriya...
26/05/2017

Segenap tim dari COASS Project mengucapkan Marhaban Yaa Ramadhaan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1438 Hijriyah.

Semoga ibadah Ramadhan kali ini jauh lebih baik daripada Ramadhan sebelumnya.

Mari kita sambut Ramadhan penuh hikmah. Mari kita suguhkan yang terbaik dihadapan Allah SWT,
di hari-hari penuh kebaikan, di waktu-waktu penuh kemuliaan. Aamiin

Salam,
COASS Start-up

Terimakasih untuk semua doa dan dukungannya. Alhamdulillah dalam kompetisi International Business Model Competition 2017...
16/05/2017

Terimakasih untuk semua doa dan dukungannya. Alhamdulillah dalam kompetisi International Business Model Competition 2017, COASS mendapatkan Top 40 Lean Start-up dari 5952 tim, 495 Universitas dan 27 Negara seluruh Indonesia.
Namun, masih banyak sekali langkah kedepan yang akan kami kerjakan. Berfokus pada tujuan untuk ikut meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Indonesia. Semoga COASS akan terus bermanfaat. Mohon doanya.
Best Regards,
COASS Start-up

Address


55241

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when COASS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to COASS:

  • Want your practice to be the top-listed Clinic?

Share