21/12/2025
Sering kali, sikap berhati-hati dalam memilih pasangan disalahpahami sebagai terlalu picky. Padahal di balik itu, ada kesadaran yang sedang tumbuh, bahwa pernikahan bukan keputusan kecil, dan bukan p**a sekadar soal perasaan. Ia adalah ikatan panjang yang akan membentuk cara kita hidup, mencintai, dan bertumbuh setiap hari.
Memilih dengan sadar berarti memperhatikan nilai, arah hidup, dan niat yang dibawa seseorang. Apakah kehadirannya menenangkan, atau justru mengaburkan tujuan? Apakah langkahnya mendekatkan pada kebaikan, atau hanya berhenti pada rasa? Karena cinta yang sejati tidak hanya ingin dimiliki, tapi ingin dijaga dengan iman, tanggung jawab, dan komitmen yang utuh.
Pada akhirnya, menikah bukan tentang siapa yang paling cepat datang. Karena merencanakan pernikahan, berarti merencanakan kehidupan itu sendiri. Bukan hanya menuju bahagia di dunia, melainkan juga menuju ridha-Nya🤍