PT Pijar Integra Psikologi Unpad

PT Pijar Integra Psikologi Unpad PT PIP Unpad adalah badan usaha milik Universitas Padjadjaran, didirikan tahun 2024 untuk memperluas layanan psikologi bagi Indonesia. D**o 34, Bandung. Prof. Ir.

Layanan dan bisnis telah dimulai sejak lebih dari 20 tahun dalam bidang jasa dan praktik psikologi serta konsultan SDM. Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran bermula dari pendirian Lembaga pada tahun 1965 dengan nama Biro Konsultasi Psikologi – Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dan bertempat di Jl. Pada tahun 1967 menjadi berkedudukan di bawah Rektorat dengan nama Lembaga Psikologi – Universitas Padjadjaran dan berlokasi Jl. Eyckman No. 12, Bandung. Lokasi kemudian berpindah lagi ke Jl. H. Juanda No. 438 B, Bandung tahun 1979. Dengan berkembangnya ruang lingkup layanan yang diberikan, Lembaga Psikologi – Universitas Padjadjaran pada tahun 1991 berubah nama menjadi Laboratorium Pelayanan Psikologi Pada Masyarakat – Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. Seiring berkembangnya kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap jasa pelayanan psikologi yang profesional, maka berdasarkan SK Rektor Universitas Padjadjaran No 244/J06/Kep/KP/2000 tanggal 4 Maret 2000, resmi menggunakan nama Biro Pelayanan dan Inovasi Psikologi – Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. BPIP merupakan wadah bagi civitas academica Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran untuk melakukan pelayanan profesi psikologi kepada masyarakat, juga merupakan tempat pendidikan bagi calon psikolog melaksanakan prakteknya dengan supervisi psikolog. Melalui Keputusan Rektor No 388/UN6.RKT/Kep/HK/2018, Biro Pelayanan & Inovasi Psikologi berubah nama menjadi Pusat Psikologi Universitas Padjadjaran. Sejalan dengan pembentukan satuan usaha di lingkungan Universitas Padjadjaran, berdasarkan Surat Keputusan Rektor No. 38/UN6.RKT/Kep/HK/2020, Pusat Psikologi Universitas Padjadjaran berubah nama menjadi Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran sejak bulan Januari tahun 2020.

PIP Unpad mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H 🌙Di hari yang penuh kemenangan ini, mari saling membuka hati, ...
20/03/2026

PIP Unpad mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H 🌙

Di hari yang penuh kemenangan ini, mari saling membuka hati, mempererat silaturahmi, dan saling memaafkan.

Semoga kebahagiaan, kedamaian, dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua 🤍





PIP Unpad mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1948 🌿Di hari yang penuh keheningan ini, mari kita sejena...
19/03/2026

PIP Unpad mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1948 🌿

Di hari yang penuh keheningan ini, mari kita sejenak berhenti dari hiruk pikuk kehidupan untuk merenung, menenangkan diri, dan memperbarui harapan.

Semoga kedamaian dan keseimbangan selalu menyertai langkah kita.




PIP Unpad menginformasikan bahwa layanan operasional akan tutup sementara pada 18 - 24 Maret 2026.Selama periode tersebu...
17/03/2026

PIP Unpad menginformasikan bahwa layanan operasional akan tutup sementara pada 18 - 24 Maret 2026.

Selama periode tersebut, layanan konseling, asesmen psikologi, dan konsultasi belum dapat dilakukan.

Layanan akan kembali beroperasi seperti biasa pada 25 Maret 2026.

Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya.




Tekanan pekerjaan, perubahan target, hingga tuntutan kerja yang tinggi adalah hal yang sering dihadapi dalam dunia kerja...
17/03/2026

Tekanan pekerjaan, perubahan target, hingga tuntutan kerja yang tinggi adalah hal yang sering dihadapi dalam dunia kerja.

Namun, tidak semua orang merespons tekanan tersebut dengan cara yang sama. Sebagian orang mampu tetap bertahan, beradaptasi, dan bahkan berkembang di tengah tantangan. Kemampuan ini dikenal sebagai daya tahan kerja (workplace resilience).

Dengan daya tahan kerja yang baik, seseorang dapat mengelola stres, menjaga kesejahteraan psikologis, serta tetap menjalankan pekerjaannya secara efektif.

Geser slide untuk mengenal lebih jauh tentang pentingnya daya tahan kerja.

Referensi:
Barends, E., Wietrak, E., Cioca, I. and Rousseau, D. (2021). Employee resilience: an evidence review. Summary report. London: Chartered Institute of Personnel and Development.

Foster, K., Roche, M., Giandinoto, J., & Furness, T. (2020). Workplace stressors, psychological well‐being, resilience, and caring behaviours of mental health nurses: A descriptive correlational study. International Journal of Mental Health Nursing, 29(1), 56–68. https://doi.org/10.1111/inm.12610

Wut, T.-M., Lee, S.-W., & Xu, J. (Bill). (2022). Role of Organizational Resilience and Psychological Resilience in the Workplace—Internal Stakeholder Perspective. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(18), 11799. https://doi.org/10.3390/ijerph191811799





16/03/2026

“Belanja sedikit untuk self-reward” mungkin terasa wajar.
Namun, bagaimana jika keinginan berbelanja menjadi sulit dikendalikan?

Bagi sebagian orang, aktivitas belanja tidak hanya soal kebutuhan, tetapi juga cara untuk meredakan stres, mengatasi emosi, atau mencari rasa nyaman sesaat. Jika tidak disadari, kebiasaan ini dapat berkembang menjadi pola perilaku yang kurang sehat.

Lalu, kapan kebiasaan belanja mulai perlu diwaspadai?

Simak video berikut mengenai fenomena shopping addiction dan bagaimana kita dapat menyikapinya dengan lebih bijak.





Penolakan merupakan bagian dari dinamika hubungan sosial yang dapat dialami oleh siapa saja. Namun, bagi sebagian indivi...
14/03/2026

Penolakan merupakan bagian dari dinamika hubungan sosial yang dapat dialami oleh siapa saja. Namun, bagi sebagian individu, pengalaman penolakan dapat dirasakan secara lebih intens dan memicu respons emosional yang kuat.

Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai Rejection Sensitivity, yaitu kecenderungan seseorang untuk sangat peka terhadap kemungkinan penolakan serta meresponsnya dengan emosi yang kuat.

Pemahaman mengenai rejection sensitivity penting untuk meningkatkan kesadaran akan dinamika emosi dalam hubungan interpersonal, serta membantu individu mengembangkan cara yang lebih sehat dalam menghadapi konflik maupun penolakan.

Geser slide untuk mengenal lebih jauh tentang rejection sensitivity dan bagaimana cara menghadapinya secara lebih adaptif.

Referensi:
Hsu, D. T., & Jarcho, J. M. (2021). Next up for psychiatry: Rejection sensitivity and the social brain. Neuropsychopharmacology, 46, 239–240. https://doi.org/10.1038/s41386-020-00802-9

Lyu, M., Xiong, Y., Wang, H., Yang, L., Chen, J., & Ren, P. (2025). Why rejection sensitivity leads to adolescents' loneliness: Differential exposure, reactivity, and exposure–reactivity models. Journal of Adolescence, 97(1), 137–147. https://doi.org/10.1002/jad.12405

Hoogendam, J. M., et al. (2024). Behavioral and neural responses to social rejection: Individual differences in developmental trajectories across childhood and adolescence. Developmental cognitive neuroscience, 66, 101365. https://doi.org/10.1016/j.dcn.2024.101365





13/03/2026

Baru jam 11 siang saat puasa, tapi rasanya energi sudah habis duluan?

Fokus mulai menurun, kepala terasa berat, dan pekerjaan jadi terasa lebih sulit.

Padahal, puasa tidak selalu membuat kita kurang produktif. Yang sering terjadi justru kita masih menggunakan pola kerja seperti hari biasa, sementara kondisi tubuh sedang berbeda.

Yuk, simak video ini untuk menemukan beberapa tips sederhana agar tetap produktif saat puasa!



Sering kali keputusan penting tentang manusia, seperti seleksi, promosi, atau pengembangan karyawan dibuat berdasarkan p...
12/03/2026

Sering kali keputusan penting tentang manusia, seperti seleksi, promosi, atau pengembangan karyawan dibuat berdasarkan penilaian yang terbatas.
Padahal, setiap individu memiliki karakteristik psikologis yang unik. Tanpa proses asesmen yang tepat, keputusan yang diambil berisiko menjadi kurang objektif.

Melalui asesmen psikologi, organisasi dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi, karakteristik, serta area pengembangan individu. Informasi ini dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berbasis data.

Geser slide untuk memahami mengapa asesmen psikologi memiliki peran penting dalam berbagai konteks.





11/03/2026

Pernah merasa sendirian, tetapi tidak tahu harus bercerita kepada siapa?

Memiliki ruang untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran merupakan hal yang penting bagi kesehatan mental. Namun dalam kenyataannya, tidak semua orang merasa memiliki tempat yang aman untuk berbagi.

Lalu, kepada siapa kita bisa berbicara ketika perasaan terasa penuh?

Simak video berikut mengenai pentingnya menemukan ruang dukungan yang tepat.





Kesehatan mental karyawan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberlangsungan organisasi.Namun, sering ...
10/03/2026

Kesehatan mental karyawan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberlangsungan organisasi.
Namun, sering kali kondisi ini tidak terpantau secara sistematis.

Melalui Mental Health Check-Up (MHCU), organisasi dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi psikologis karyawan secara lebih objektif dan terukur. Informasi ini dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam merancang program pengembangan, pencegahan stres kerja, maupun intervensi yang lebih tepat sasaran.

Geser slide untuk mengetahui mengapa MHCU penting bagi organisasi.

Jika organisasi Anda tertarik melakukan MHCU, Anda dapat menghubungi kami melalui link di bio.





Kehilangan orang yang kita sayangi bisa memunculkan banyak emosi, mulai dari sedih, marah, bingung, bahkan merasa kosong...
09/03/2026

Kehilangan orang yang kita sayangi bisa memunculkan banyak emosi, mulai dari sedih, marah, bingung, bahkan merasa kosong.

Proses ini disebut grieving atau berduka, dan itu adalah respon yang alami ketika kita menghadapi kehilangan.

Setiap orang memiliki cara dan waktu yang berbeda dalam menjalani proses berduka. Tidak selalu melalui tahapan yang sama, dan tidak ada cara yang benar atau salah untuk merasakannya.

Yang terpenting, beri ruang bagi diri sendiri untuk merasakan dan memproses emosi tersebut. Dukungan dari orang terdekat juga bisa membantu kita perlahan menemukan kekuatan untuk melanjutkan hidup.

Referensi:
Pereira, M., Moreira, A., & Dias Neto, D. (2024). From grief to growth: The role of coping strategies, kinship and cause of death. OMEGA—Journal of Death and Dying. https://doi.org/10.1177/00302228241259647

Zalli, E. (2024). Grief and resilience: Finding strength and growth through the grieving process. Norwegian Journal of Development of the International Science, 128, 48–55. https://doi.org/10.5281/zenodo.10817324





Tekanan kerja nggak selalu terlihat, tapi dampaknya nyata. Masalah personal, stres pekerjaan, sampai kelelahan mental bi...
04/03/2026

Tekanan kerja nggak selalu terlihat, tapi dampaknya nyata. Masalah personal, stres pekerjaan, sampai kelelahan mental bisa memengaruhi performa karyawan dalam jangka panjang.

Employee Assistance Program (EAP) hadir sebagai bentuk dukungan perusahaan untuk membantu karyawan menjaga kesehatan mentalnya secara profesional dan berkelanjutan.

Mulai dari asesmen, konseling, sampai edukasi kesehatan mental, semuanya dirancang agar karyawan tetap bisa berkembang dengan kondisi psikologis yang lebih sehat.

Geser slide untuk kenalan lebih dekat dengan EAP dari PIP Unpad 💼🧠

Kalau instansimu tertarik membangun program EAP, kamu bisa hubungi kami melalui link di bio ✨

Address

Jalan Ir. H. Juanda No. 438 B, D**o, Coblong
Bandung

Opening Hours

Monday 09:00 - 15:45
Tuesday 09:00 - 15:30
Wednesday 09:00 - 15:30
Thursday 09:00 - 15:30
Friday 09:00 - 15:30

Telephone

+628112074388

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT Pijar Integra Psikologi Unpad posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to PT Pijar Integra Psikologi Unpad:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram