17/03/2026
Tekanan pekerjaan, perubahan target, hingga tuntutan kerja yang tinggi adalah hal yang sering dihadapi dalam dunia kerja.
Namun, tidak semua orang merespons tekanan tersebut dengan cara yang sama. Sebagian orang mampu tetap bertahan, beradaptasi, dan bahkan berkembang di tengah tantangan. Kemampuan ini dikenal sebagai daya tahan kerja (workplace resilience).
Dengan daya tahan kerja yang baik, seseorang dapat mengelola stres, menjaga kesejahteraan psikologis, serta tetap menjalankan pekerjaannya secara efektif.
Geser slide untuk mengenal lebih jauh tentang pentingnya daya tahan kerja.
Referensi:
Barends, E., Wietrak, E., Cioca, I. and Rousseau, D. (2021). Employee resilience: an evidence review. Summary report. London: Chartered Institute of Personnel and Development.
Foster, K., Roche, M., Giandinoto, J., & Furness, T. (2020). Workplace stressors, psychological well‐being, resilience, and caring behaviours of mental health nurses: A descriptive correlational study. International Journal of Mental Health Nursing, 29(1), 56–68. https://doi.org/10.1111/inm.12610
Wut, T.-M., Lee, S.-W., & Xu, J. (Bill). (2022). Role of Organizational Resilience and Psychological Resilience in the Workplace—Internal Stakeholder Perspective. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(18), 11799. https://doi.org/10.3390/ijerph191811799