Life Bloom

Life Bloom Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Life Bloom, Optician, Jalan Lengkong kecil, Bandung.

Tawa sebagai Terapi dan Tawa yang Menjadi Fobia Dyann Kemala Arrizqi menyatakan bahwa ia hanya iseng mengedit gambar pas...
13/11/2017

Tawa sebagai Terapi dan Tawa yang Menjadi Fobia

Dyann Kemala Arrizqi menyatakan bahwa ia hanya iseng mengedit gambar pasien laki-laki yang terbaring di Rumah Sakit itu. Ia mengganti alat bantu pernapasan yang dikenakan si pasien dengan topeng hitam menyeramkannya Darth Vader. Sementara itu, di kanan kirinya berdiri Luke Skywalker dan Yodha. Dua tokoh di film Star Wars tersebut berpose layaknya penjaga setia si pasien bertopeng.

Meme editan tersebut beredar viral di kalangan netizen. Satu alasan utama yang membuat meme ini begitu laku di masyarakat dunia maya adalah karena mereka mendapat bahan konyol untuk ditertawakan bersama-sama.

Sialnya, Setya Novanto, si pasien bertopeng itu tidak terima dengan banyaknya meme tentang dirinya. Kekesalannya berujung pelaporan terhadap Dyann ke pihak berwajib dengan tuduhan mencemarkan nama baik. Pelaporan dari Setya Novanto membuktikan perkara tertawa-menertawakan bisa menjadi sangat serius.

Namun tawa memang sangat serius! Bagaimana tidak serius, tertawa menurut sejumlah penelitian bahkan dianggap sebagai penyembuh untuk manusia. Jadi, berbahagialah bagi yang gemar tertawa — apalagi jika mampu menertawakan diri sendiri.

Tertawa adalah komponen vital untuk menjalankan fungsi sosial dan emosional dalam beradaptasi. Tawa tidak hanya dilakukan manusia, namun juga pada golongan kera dan primata. Hal ini juga yang dipercaya bisa membantu mereka bertahan dan beradaptasi dengan lingkungan. Karena tertawa adalah kegiatan komunal yang menghadirkan ikatan dan menekan potensi munculnya konflik dalam sebuah komunitas, bagi manusia hingga primata.

Selain itu, tertawa juga memiliki kekuatan menyingkirkan emosi-emosi lain, meski hanya sesaat. Siapa pun tidak bisa marah sambil tertawa, atau juga tidak sesenggukan sembari tertawa. Hal ini dikarenakan, ketika tertawa otot wajah dan suara vokal akan terbentuk sedemikian rupa untuk menghasilkan ekspresi khas yang tidak sama dengan ekspresi yang lain. Semua proses itu dikendalikan sirkuit otak yang secara khusus membawa pesan kimia atau yang dikenal dengan istilah neurotransmitter.

Pascal Vrticka dalam Nature Reviews Neuroscience menjelaskan bahwa tertawa dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular, memperkuat sistem kekebalan tubuh dan endokrin. Selain itu, William R. Klemm juga menyampaikan bahwa "tertawa adalah obat yang baik". Ia menjelaskan tertawa membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan tingkat glukosa darah dalam tubuh. Tertawa juga diyakini mampu meringankan stres, menekan rasa cemas, dan meningkatkan rasa nyaman.

Peningkatan imunitas atau kekebalan tubuh terjadi karena adanya transmisi hormon kortisol di otak ketika tertawa. Hormon kortisol ini yang berperan dalam imunitas/kekebalan tubuh dari penyakit.

Ada beberapa bagian otak yang mempunyai tanggungjawab khusus ketika seseorang tertawa. Saat tertawa, diproduksi juga hormon endorphin dan serotonin -- jenis-jenis hormon yang menciptakan rasa senang.



Tawa sebagai Terapi dan Tawa yang Menjadi Fobia
Tawa sebagai Terapi dan Tawa yang Menjadi Fobia
Ilustrasi tertawa. Getty Images/iStockphoto
27 Shares
Reporter: Yulaika Ramadhani
09 November, 2017
dibaca normal 2:30 menit

Gelatophobiia adalah perasaan sangat takut ditertawakan orang lain.

Selain sebagai obat penyembuh yang baik, tertawa juga merupakan fobia serius bagi sejumlah manusia
tirto.id - Dyann Kemala Arrizqi menyatakan bahwa ia hanya iseng mengedit gambar pasien laki-laki yang terbaring di Rumah Sakit itu. Ia mengganti alat bantu pernapasan yang dikenakan si pasien dengan topeng hitam menyeramkannya Darth Vader. Sementara itu, di kanan kirinya berdiri Luke Skywalker dan Yodha. Dua tokoh di film Star Wars tersebut berpose layaknya penjaga setia si pasien bertopeng.

Meme editan tersebut beredar viral di kalangan netizen. Satu alasan utama yang membuat meme ini begitu laku di masyarakat dunia maya adalah karena mereka mendapat bahan konyol untuk ditertawakan bersama-sama.

Sialnya, Setya Novanto, si pasien bertopeng itu tidak terima dengan banyaknya meme tentang dirinya. Kekesalannya berujung pelaporan terhadap Dyann ke pihak berwajib dengan tuduhan mencemarkan nama baik. Pelaporan dari Setya Novanto membuktikan perkara tertawa-menertawakan bisa menjadi sangat serius.

Namun tawa memang sangat serius! Bagaimana tidak serius, tertawa menurut sejumlah penelitian bahkan dianggap sebagai penyembuh untuk manusia. Jadi, berbahagialah bagi yang gemar tertawa — apalagi jika mampu menertawakan diri sendiri.

Baca juga: Meme Setya Novanto: Polisi Hanya Akan Proses Akun yang Dilaporkan

Tertawa adalah komponen vital untuk menjalankan fungsi sosial dan emosional dalam beradaptasi. Tawa tidak hanya dilakukan manusia, namun juga pada golongan kera dan primata. Hal ini juga yang dipercaya bisa membantu mereka bertahan dan beradaptasi dengan lingkungan. Karena tertawa adalah kegiatan komunal yang menghadirkan ikatan dan menekan potensi munculnya konflik dalam sebuah komunitas, bagi manusia hingga primata.

Selain itu, tertawa juga memiliki kekuatan menyingkirkan emosi-emosi lain, meski hanya sesaat. Siapa pun tidak bisa marah sambil tertawa, atau juga tidak sesenggukan sembari tertawa. Hal ini dikarenakan, ketika tertawa otot wajah dan suara vokal akan terbentuk sedemikian rupa untuk menghasilkan ekspresi khas yang tidak sama dengan ekspresi yang lain. Semua proses itu dikendalikan sirkuit otak yang secara khusus membawa pesan kimia atau yang dikenal dengan istilah neurotransmitter.

Pascal Vrticka dalam Nature Reviews Neuroscience menjelaskan bahwa tertawa dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular, memperkuat sistem kekebalan tubuh dan endokrin. Selain itu, William R. Klemm juga menyampaikan bahwa "tertawa adalah obat yang baik". Ia menjelaskan tertawa membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan tingkat glukosa darah dalam tubuh. Tertawa juga diyakini mampu meringankan stres, menekan rasa cemas, dan meningkatkan rasa nyaman.

Baca juga: Rahasia Panjang Umur Hingga 1 Abad

Peningkatan imunitas atau kekebalan tubuh terjadi karena adanya transmisi hormon kortisol di otak ketika tertawa. Hormon kortisol ini yang berperan dalam imunitas/kekebalan tubuh dari penyakit.

Ada beberapa bagian otak yang mempunyai tanggungjawab khusus ketika seseorang tertawa. Saat tertawa, diproduksi juga hormon endorphin dan serotonin -- jenis-jenis hormon yang menciptakan rasa senang.

Tawa sebagai Terapi dan Tawa yang Menjadi Fobia
share infografik

Mi Youn Cha, seorang peneliti dari Uiduk University, Korea dalam Journal of Academu of Nursing menjelaskan bahwa terapi tawa bahkan terbukti berfungsi sama dengan antidepresan. Kerjanya dengan cara meningkatkan kadar serotonin di otak. Serotonin adalah neurotransmiter penting untuk perasaan sehat dan tenang.

“Jadi terlepas dari gaya humornya, asalkan tidak ada penyakit yang mendasari, tawa kemungkinan akan menjadi obat terbaik,” kata Mi Youn Cha.

Mereka yang takut ditertawakan

Secara klinis, perkara tertawa tidak berhenti pada hal-hal euforia semata. Terdapat sejumlah kondisi yang membuat otak menjadi tidak nyaman dengan proses tertawa ini. Dalam hal ini, pembahasan tertawa akan melibatkan dua kelompok subjek: mereka yang tertawa dan mereka yang ditertawakan.

Ketidaknyamanan ini dikenal dalam dua istilah, gelatophilia dan gelatophobia. Gelatophilia sendiri merupakan kesenangan menjadi orang yang ditertawakan, sedangkan gelatophobiia adalah perasaan sangat takut ditertawakan.

Kemarahan, atau pengaduan, karena orang lain menertawakan kita boleh jadi merupakan bentuk kecemasan ekstrem akibat gelatophobia. Proyer RT dalam International Journal of Psychology menerangkan gelatophobia hadir karena ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan hingga depresi berat, sehingga ia sangat berhati-hati dengan potensi ejekan untuknya.



Tawa sebagai Terapi dan Tawa yang Menjadi Fobia
Tawa sebagai Terapi dan Tawa yang Menjadi Fobia
Ilustrasi tertawa. Getty Images/iStockphoto
27 Shares
Reporter: Yulaika Ramadhani
09 November, 2017
dibaca normal 2:30 menit

Gelatophobiia adalah perasaan sangat takut ditertawakan orang lain.

Selain sebagai obat penyembuh yang baik, tertawa juga merupakan fobia serius bagi sejumlah manusia
tirto.id - Dyann Kemala Arrizqi menyatakan bahwa ia hanya iseng mengedit gambar pasien laki-laki yang terbaring di Rumah Sakit itu. Ia mengganti alat bantu pernapasan yang dikenakan si pasien dengan topeng hitam menyeramkannya Darth Vader. Sementara itu, di kanan kirinya berdiri Luke Skywalker dan Yodha. Dua tokoh di film Star Wars tersebut berpose layaknya penjaga setia si pasien bertopeng.

Meme editan tersebut beredar viral di kalangan netizen. Satu alasan utama yang membuat meme ini begitu laku di masyarakat dunia maya adalah karena mereka mendapat bahan konyol untuk ditertawakan bersama-sama.

Sialnya, Setya Novanto, si pasien bertopeng itu tidak terima dengan banyaknya meme tentang dirinya. Kekesalannya berujung pelaporan terhadap Dyann ke pihak berwajib dengan tuduhan mencemarkan nama baik. Pelaporan dari Setya Novanto membuktikan perkara tertawa-menertawakan bisa menjadi sangat serius.

Namun tawa memang sangat serius! Bagaimana tidak serius, tertawa menurut sejumlah penelitian bahkan dianggap sebagai penyembuh untuk manusia. Jadi, berbahagialah bagi yang gemar tertawa — apalagi jika mampu menertawakan diri sendiri.

Baca juga: Meme Setya Novanto: Polisi Hanya Akan Proses Akun yang Dilaporkan

Tertawa adalah komponen vital untuk menjalankan fungsi sosial dan emosional dalam beradaptasi. Tawa tidak hanya dilakukan manusia, namun juga pada golongan kera dan primata. Hal ini juga yang dipercaya bisa membantu mereka bertahan dan beradaptasi dengan lingkungan. Karena tertawa adalah kegiatan komunal yang menghadirkan ikatan dan menekan potensi munculnya konflik dalam sebuah komunitas, bagi manusia hingga primata.

Selain itu, tertawa juga memiliki kekuatan menyingkirkan emosi-emosi lain, meski hanya sesaat. Siapa pun tidak bisa marah sambil tertawa, atau juga tidak sesenggukan sembari tertawa. Hal ini dikarenakan, ketika tertawa otot wajah dan suara vokal akan terbentuk sedemikian rupa untuk menghasilkan ekspresi khas yang tidak sama dengan ekspresi yang lain. Semua proses itu dikendalikan sirkuit otak yang secara khusus membawa pesan kimia atau yang dikenal dengan istilah neurotransmitter.

Pascal Vrticka dalam Nature Reviews Neuroscience menjelaskan bahwa tertawa dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular, memperkuat sistem kekebalan tubuh dan endokrin. Selain itu, William R. Klemm juga menyampaikan bahwa "tertawa adalah obat yang baik". Ia menjelaskan tertawa membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan tingkat glukosa darah dalam tubuh. Tertawa juga diyakini mampu meringankan stres, menekan rasa cemas, dan meningkatkan rasa nyaman.

Baca juga: Rahasia Panjang Umur Hingga 1 Abad

Peningkatan imunitas atau kekebalan tubuh terjadi karena adanya transmisi hormon kortisol di otak ketika tertawa. Hormon kortisol ini yang berperan dalam imunitas/kekebalan tubuh dari penyakit.

Ada beberapa bagian otak yang mempunyai tanggungjawab khusus ketika seseorang tertawa. Saat tertawa, diproduksi juga hormon endorphin dan serotonin -- jenis-jenis hormon yang menciptakan rasa senang.

Tawa sebagai Terapi dan Tawa yang Menjadi Fobia
share infografik

Mi Youn Cha, seorang peneliti dari Uiduk University, Korea dalam Journal of Academu of Nursing menjelaskan bahwa terapi tawa bahkan terbukti berfungsi sama dengan antidepresan. Kerjanya dengan cara meningkatkan kadar serotonin di otak. Serotonin adalah neurotransmiter penting untuk perasaan sehat dan tenang.

“Jadi terlepas dari gaya humornya, asalkan tidak ada penyakit yang mendasari, tawa kemungkinan akan menjadi obat terbaik,” kata Mi Youn Cha.

Baca juga: Pasangan Humoris dan Resep Awet Menjalin Hubungan
Mereka yang takut ditertawakan
Secara klinis, perkara tertawa tidak berhenti pada hal-hal euforia semata. Terdapat sejumlah kondisi yang membuat otak menjadi tidak nyaman dengan proses tertawa ini. Dalam hal ini, pembahasan tertawa akan melibatkan dua kelompok subjek: mereka yang tertawa dan mereka yang ditertawakan.

Ketidaknyamanan ini dikenal dalam dua istilah, gelatophilia dan gelatophobia. Gelatophilia sendiri merupakan kesenangan menjadi orang yang ditertawakan, sedangkan gelatophobiia adalah perasaan sangat takut ditertawakan.

Kemarahan, atau pengaduan, karena orang lain menertawakan kita boleh jadi merupakan bentuk kecemasan ekstrem akibat gelatophobia. Proyer RT dalam International Journal of Psychology menerangkan gelatophobia hadir karena ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan hingga depresi berat, sehingga ia sangat berhati-hati dengan potensi ejekan untuknya.

Baca juga: Mati karena Tertawa

“Ketakutan yang tidak normal karena diejek timbul dari pengalaman hidup di masa lalu yang pernah diejek atau ditertawakan,” kata Proyer.

Bagi mereka, tawa bisa menjadi hal yang sangat mengganggu, mencemaskan, bahkan menggentarkan. Tawa, lebih tepatnya lagi ditertawakan, bagi mereka sungguh-sungguh situasi yang bukan hanya tak dikehendaki melainkan bahkan bisa memicu fobia.

Proyer menjelaskan gelotophobia juga dikaitkan dengan konektivitas yang buruk antara area otak temporal frontal dan medial. Dua buah organ itulah yang bertanggung jawab untuk memantau dan memproses rangsangan emosional.

5 Pelajaran tentang Pubertas yang Ibu Harus Jelaskan ke PutrinyaAnak-anak akan menghadapi pubertas saat memasuki remaja....
30/04/2017

5 Pelajaran tentang Pubertas yang Ibu Harus Jelaskan ke Putrinya

Anak-anak akan menghadapi pubertas saat memasuki remaja. Sebelum waktu itu tiba, ada beberapa hal yang orangtua perlu ajarkan ke putrinya agar anak tak kaget dengan perubahan di tubuhnya.

Anda tak perlu canggung. Pengalaman orangtua saat menghadapi pubertas bisa menjadi bahan untuk diberitahukan ke anak.

Anda juga bisa memberikan pemahaman tentang apa yang terjadi seperti panduan dari Peneliti Ilmu Pengetahuan di aplikasi kesehatan wanita, Clue, Anna Druet, seperti dilansir Netdoctor.uk, Selasa (25/4/2017):

1. Payudara

Area dada biasanya menjadi tempat pertama yang menunjukkan perubahan pada anak perempuan saat pubertas, termasuk perubahan puting susu dan payudara.

"Pada awalnya, benjolan kecil pada puting susu membesar. Daerah puting susu mungkin menggelap. Hal ini pada awalnya dapat terjadi hanya pada satu sisi- dan bisa memakan waktu hingga enam bulan untuk sisi lain, ini disebut tunas payudara. "

Biasanya tunas payudara tumbuh sekitar dua tahun sebelum menstruasi anak gadis dimulai. Ini juga bisa tiga tahun tumbuh jika tumbuh pada usia dini sekitar delapan atau sembilan tahun. Sebaliknya, apabila payudara berkembang nanti (sekitar usia 13 tahun), kadang memerlukan waktu kurang dari satu tahun untuk mulai menstruasi.

"Bentuk dan tinggi badan anak perempuan Anda juga akan berubah saat ini--saat dia menunjukkan tunas payudara, pertumbuhan keseluruhan menjadi lebih cepat."

2. Rambut kemaluan

Tak lama setelah tunas maka muncul tanda-tanda tumbuhnya rambut kemaluan. Terkadang tanda ini disertai dengan lebih banyak rambut di kaki dan lengan.

"Diperkirakan sekitar sembilan dari 10 orang mengalami urutan ini, meskipun diperkirakan sekitar satu dari 10 orang melihat rambut kemaluan sebelum perubahan payudara. Perubahan lain yang mungkin diperhatikannya saat ini adalah bau badan, minyak di kulit, dan jerawat. Rambut sering tidak mulai tumbuh sampai mulianya atau setelah menstruasi."

3. Bentuk tubuh

Tinggi badan, bentuk tubuh, distribusi lemak, dan komposisi tubuh juga berubah cepat saat pubertas. Sekitar sepertiga anak perempuan berusia tujuh sampai 10 tahun percaya mereka dinilai berdasarkan penampilan dan seperempatnya merasakan ingin tampil sempurna. Dukungan orangtua sangat penting pada tahap ini.

"Yakinkan anak perempuan Anda normal apabila ukuran pakaiannya bertambah saat pinggulnya membesar dan pinggulnya melebar. Haid biasanya dimulai tepat setelah periode pertumbuhan tercepat melambat (setelah puncak pertumbuhan tinggi) .

Apabila putri Anda mengecek tinggi badannya, ia mungkin menyadari pertumbuhannya mulai melambat.

4. Keputihan

Sekitar enam sampai 12 bulan sebelum menstruasi mulai, anak gadis mungkin melihat meningkatnya cairan yang menempel di celana dalamnya. Ini normal.

"Cairan va**na berubah saat tubuh memproduksi lebih banyak estrogen dan bakteri sehat di va**na tumbuh. Dalam minggu-minggu sebelum periode pertama, dia mungkin akan melihat perubahan cairannya, menjadi lebih berwarna susu selama beberapa hari, atau melar mirip seperti putih telur."

5. Menstruasi

Menstruasi pertama bisa sangat menarik dan menakutkan. Selain itu, anak-anak bisa bingung memilih produk saniter.

"Pad (pembalut) seringkali menjadi produk yang paling sederhana udigunakan pada pertama kali."

Apabila putri Anda sudah merasa lebih nyaman dengan siklus dan alirannya. Lebih konsisten (dan dia bisa mengukur apakah alirannya biasanya ringan atau berat), Anda juga bisa mengenalkan tampon, dan membiarkannya membuat keputusan mana yang membuatnya merasa paling nyaman saat menggunakannya.

Biasanya siklus menjadi tidak teratur selama dua tahun setelah periode pertama.

"Siklus pertama harus berkisar antara 21-45 hari. Setelah beberapa tahun, siklus menjadi lebih teratur, namun mungkin masih akan terus bervariasi. Secara umum, menstruasi harus mulai mengikuti kisaran orang dewasa 21-35 hari.

Namun, apabila putri Anda menunjukkan tanda berikut, sebaiknya membawanya ke dokter.

- Siklus yang secara konsisten berada di luar kisaran 21-45 hari.
- Periode menjadi sangat tidak teratur setelah siklus reguler minimal 6 bulan.
- Tidak ada periode selama lebih dari 90 hari.
- Tidak ada periode pertama pada usia 15 tahun.
- Rasa sakit atau kram yang hebat, atau rasa sakit yang tidak berhentj meski menggunakan obat resep.
- Selain perubahan fisik, anak-anak juga mengalami 'rollercoaster emosional' selama masa pubertas dan usia remaja, dan ini seringkali dapat memberikan efek samping psikologis, termasuk perubahan suasana hati yang tidak dapat dijelaskan, harga diri dan depresi. Jika Anda merasa kesejahteraan emosional anak Anda terganggu di masa pubertas, bicarakan dengan dokter.

Mau Jadi Orang yang Kreatif, Rajin-Rajin Jalan KakiBerjalan kaki, baik di atas treadmill maupun di alam terbuka, tak sek...
29/04/2017

Mau Jadi Orang yang Kreatif, Rajin-Rajin Jalan Kaki

Berjalan kaki, baik di atas treadmill maupun di alam terbuka, tak sekadar menyehatkan jantung dan tulang tapi juga fungsi otak kita. Sehingga orang yang gemar jalan kaki mampu berpikir baik dan kreatif.

Menurut Pakar dari Stanford University yang sempat melakukan sebuah studi terkait jalan kaki pada 2014, Michelangelo, semua ini berkaitan dengan jantung dan kelenjar keringat yang bekerja optimal selama seseorang melakukan latihan--apa pun jenisnya--yang efeknya dapat meningkatkan ukuran hippocampus.

Hippocampus adalah area di otak yang terlibat dalam memori verbal dan pembelajaran. Hal ini untuk menguatkan bukti bahwa berjalan kaki dapat mengurangi penurunan kognitif yang terkait dengan usia seiring otak yang terus menyusut.

Satu tahun kemudian, sebuah penelitian diterbitkan oleh peneliti dari Australia menemukan berjalan kaki mengurangi risiko kematian dini.

Orang-orang yang diminta melakukan 1.000 langkah sehari dan 10.000 langkah dalam tujuh hari, risiko mengalami kematian dini berkurang sebesar 12 persen.

Bahkan, seperti dikutip dari situs Daily Mail, Selasa (25/4/2017), seorang perokok dan obesitas yang rutin berjalan kaki secara perlahan dapat mengurangi kebiasaan buruknya tersebut.

Dikarenakan tidak semua orang mampu berjalan kaki 10.000 dalam seminggu, 3.000 langkah saja sudah cukup baik daripada tidak bergerak sama sekali.

4 Hal yang Terjadi Saat Anda Rajin Bersihkan RumahSaat rumah bersih dan rapi, pastinya hal ini akan membuat Anda bahagia...
28/04/2017

4 Hal yang Terjadi Saat Anda Rajin Bersihkan Rumah

Saat rumah bersih dan rapi, pastinya hal ini akan membuat Anda bahagia. Namun, tahukah Anda, bahwa ada hal-hal lain yang dapat terjadi pada pikiran dan tubuh jika rajin membersihkan rumah?

Jika belum mengetahuinya, berikut ini adalah empat hal tersebut, seperti yang dilansir dari Purewow, Jumat (31/3/2017):

1. Anda akan mendapatkan tidur yang berkualitas

Sebuah studi yang dilakukan oleh National Sleep Foundation, menemukan bahwa 75 persen subjek penelitiannya tidur berkualitas karena tempat tidurnya bersih dan rapi.

“Tidur di tempat tidur yang rapi dan bersih akan meningkatkan kenyamanan dan mempromosikan relaksasi. Rasa nyaman tersebut nantinya akan membuat tubuh Anda melepaskan serotonin yang akan membuat tidur menjadi nyenyak dan berkualitas,” ujar seorang ahli kebersihan, Michael Meadows.

2. Stres dan depresi berkurang

Menurut studi dalam Personality and Social Psychology Bulletin, wanita yang tinggal dalam rumah yang berantakan, dilaporkan secara signifikan mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dalam kehidupan sehari-harinya. Mengapa bisa? Diduga karena tampilan rumah yang berantakan akan membuat tubuh tidak mampu mengimbangi hormon kortisol (hormon stres primer).

“Jadi, rumah yang bersih sebenarnya dapat mengurangi risiko depresi Anda," ujar Meadows.

3. Anda lebih termotivasi untuk berolahraga

“Jika Anda rajin membersihkan rumah setiap hari, tanpa harus menunggu lantai atau perabotan berdebu dan berantakan dulu, maka secara alami Anda akan menemukan lebih banyak waktu untuk berolahraga," kata Meadows.

4. Kesehatan fisik Anda akan meningkat

Jika Anda memiliki alergi atau sering pilek, mungkin rumah Anda yang berantakan bisa menjadi sumbernya. “Rutin membersihkan rumah dapat membantu menghilangkan bakteri, virus, debu, bulu, dan serbuk sari yang memiliki dampak negatif pada kesehatan dan dapat memperparah alergi Anda,” pungkas Meadows.

Hindari Gunakan Tisu di Dudukan ToiletUntuk mencegah kuman atau bakteri menempel di kulit, tak jarang kita menempatkan t...
27/04/2017

Hindari Gunakan Tisu di Dudukan Toilet

Untuk mencegah kuman atau bakteri menempel di kulit, tak jarang kita menempatkan tisu di dudukan toilet. Tapi tunggu, para ahli ternyata mengklaim hal tersebut tak perlu dilakukan.

Seperti dilansir Boldsky, Rabu (19/4/2017), ada beberapa alasan yang membuat para ahli beranggapan demikian.

1. Dudukan toilet sudah dirancang anti kuman

Tahukah Anda, kursi toilet telah dirancang sedemikian rupa untuk mengusir kuman. Itu sebabnya, bila Anda amati kursinya itu berbentuk melengkung bulat dengan tekstur yang halus. Itu untuk mencegah kuman tinggal di sana.

2. Sebagian besar kuman di toilet tak dapat berkembang biak

Sebagian besar kuman yang ada di dalam toilet mungkin tidak dapat berkembang biak atau hanya menempel pada kulit Anda. Jadi tetap menjaga kebersihan setelah buang air kecil atau besar.

3. Kita tidak akan langsung sakit saat menggunakan toilet kotor

Manusia tidak akan langsung sakit setelah menggunakan toilet. Namun jika yang Anda gunakan toilet umum yang terlalu kotor, sebaiknya hindari menggunakannya. Bahkan tisu saja tidak bisa menyelamatkan Anda dari kuman yang masuk ke dalam tubuh.

4. Kulit itu pelindung

Ya, kulit merupakan penghalang pertama yang bertindak langsung menyangkal banyak kuman.

5. Ada tempat lain yang lebih banyak kuman

Meskipun kita menganggap toilet sebagai tempat paling kotor yang membawa kuman, studi mengatakan bahwa wastafel dapur dan spons yang Anda gunakan untuk mencuci piring memiliki lebih banyak kuman. Begitu pun dengan dispenser nya, gagang pintu dan pengering tangan.

6. Permukaan tisu toilet beda

Permukaan tisu toilet bisa memungkinkan bakteri untuk tinggal. Itulah mengapa Anda tidak harus menggunakannya untuk menyeka wajah Anda, hidung atau bagian lain karena kuman bisa masuk ke tubuh Anda.

7. Cuci tangan paling penting

Untuk menghindari kuman, mencuci tangan dengan air hangat dan sabun dan gosok selama setengah menit jauh lebih penting.

8. Lebih baik toilet jongkok

Alasan lain kenapa kita tidak perlu tisu di dudukan toilet karena sebaiknya kita disarankan untuk jongkok saat membuang air kecil dan besar. Hal ini akan membuat bagian tubuh tidak bersentuhan dengan dudukan toilet.

Cara Sehat dan Bahagia hingga TuaUntuk hidup sehat dan bahagia, butuh beberapa faktor yang mendukung. Tak hanya diet dan...
26/04/2017

Cara Sehat dan Bahagia hingga Tua

Untuk hidup sehat dan bahagia, butuh beberapa faktor yang mendukung. Tak hanya diet dan olahraga, studi menemukan ada lima hal yang bisa membuat Anda senantiasa bahagia.

Seperti dilansir WebMD, Jumat (21/4/2017) studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini menemukan bahwa kestabilan emosi, determinasi (memantapkan tujuan hidup), mengontrol diri, optimis dan memiliki keterampilan hidup itu bisa membuat manusia lebih sehat dan bahagia.

Studi ini melibatkan 8.000 orang berusia 52 tahun di Inggris. Peneliti mengatakan, lima hal tersebut ternyata berkaitan dengan peningkatan kesehatan, risiko penyakit kronis berkurang, termasuk kurangnya depresi dan stabilitas keuangan yang lebih baik.

"Tidak yang lebih penting daripada hal tersebut. Sebaliknya, efeknya bergantung pada akumulasi keterampilan hidup," kata pemimpin studi yang juga seorang profesor epidemiologi dan kesehatan masyarakat di University College London, Andrew Steptoe.

Menurut Andrew, orang yang memiliki banyak keahlian atau kemampuan khusus jarang mengalami depresi dan kesepian. Di sisi lain, 11 persen dari peserta merasa mereka tidak memiliki keterampilan khusus sehingga cenderung mudah sakit.

"Kami terkejut dengan berbagai proses kehidupan. Karena mengembangkan dan memelihara keterampilan ternyata berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan di usia tua," Steptoe menyimpulkan.

Yoga 8 Menit Ini Permudah Anda TerlelapSelain untuk relaksasi, melakukan gerakan yoga juga mempermudah tubuh untuk terle...
25/04/2017

Yoga 8 Menit Ini Permudah Anda Terlelap

Selain untuk relaksasi, melakukan gerakan yoga juga mempermudah tubuh untuk terlelap. Tak hanya mempercepat tubuh untuk istirahat, gerakan yoga berikut ini juga membantu Anda mendapatkan tidur yang berkualitas.

Mengutip Fitness Magazine, Selasa (25/4/2017) berikut gerakan yoga yang mempermudah tidur, bahkan yoga ini hanya membutuhkan waktu selama delapan menit untuk merasakan relaksasi tubuh dan pikiran yang akhirnya membuat Anda terlelap.

1. Upside-Down Relaxation

Ambil posisi terlentang dan hadapkan kedua kaki menempel pada dinding. Rentangkan kedua tangan dan bernapaslah berlahan. Lakukan gerakan ini selama dua menit

2. Winding Down Twist

Duduk bersila di atas tempat tidur dan buang napas saat Anda meletakkan tangan kanan di lutut kiri dan tangan kiri di lutut kanan. Putar badan perlahan dan ulangi selama dua hingga tiga menit.

3. Nighttime Goddess Stretch

Berbaring di atas tempat tidur lalu posisikan kedua telapak kaki saling menyatu. Istirahatkan kedua tangan di atas tempat tidur bernapaslah tenang. Untuk menghindari kaki yang medadak tegang, Anda bisa meletakkan satu bantal di bawah lutut.

4. Roll Rock-a-Bye

Berbaring di atas tempa tidur lalu peluk lutut Anda hingga menyentuh dada. Goyangkan tubuh ke kiri dan ke kanan sambil mengatur napas sampai membuat Anda terlelap. Lakukan gerakan yoga ini selama tujuh hingga delapan menit.

INGIN CITA CITAMU TERCAPAI?TAPI TINGGI BADAN KURANG?tenang, kami ada Solusinya!PENINGGI BADAN SUPER!sudah banyak ratusan...
19/04/2017

INGIN CITA CITAMU TERCAPAI?

TAPI TINGGI BADAN KURANG?

tenang, kami ada Solusinya!

PENINGGI BADAN SUPER!
sudah banyak ratusan ribu testimoni loh!

Order Now! Produk sangat TERBATAS!

https://lifebloomstore.wordpress.com/2017/02/06/peninggi-badan-super/

PAKET PENINGGI BADAN SUDAH TERBUKTI OLEH RIBUAN ORANG!!! PRODUK PENINGGI BADAN SUPER! Masih s**a minder di banding bandingin tinggi badanmu sama temenmu? Ga PD dengan tinggi badanmu yang sekarang? …

13/04/2017

MASKER SPIRULINA

PAKET PERAWATAN WAJAH (masker)

» Utk Kulit WAJAH NORMAL
» Cara pakai dimaskerkan

Spirulina adalah ganggang biru langka yg telah hidup 3,5juta tahun lalu. nutrisi sangat tinggi.1Kg spirulina = 1Ton sayuran.

Tahukah kamu?
1 kali maskeran dengan spirulina sama dengan memasukkan nutrisi 0,5 Kg sayuran dan buah-buahan segar kedalam kulitmu.

-Memberikan Nutirsi dan Gizi bagi wajah
-Mengencangkan kulit wajah.
-Memperhalus tekstur kulit wajah.
-Mencerahkan kulit wajah.
-Mempertahankan kekenyalan kulit.
-Memutihkan kulit wajah.
-Menghilangkan flek hitam.
-Mengangkat sel kulit mati.
-Mengatasi Masalah Kulit : jerawat, bekas jerawat, bekas cacar, komedo, bekas luka dll.

SUDAH RATUSAN RIBU TESTIMONI!
ORDER NOW! PRODUK TERBATAS!
Pin. : D6418DDD
Wa : 085721719777
Line :

informasi lebih lengkap, cek:
https://lifebloomstore.wordpress.com/2017/02/10/masker-spiruli/

09/04/2017

MASKER SPIRULINA SUDAH ADA RIBUAN TESTIMONI LOH!!! SPIRULINA Kemasan : Botol 0,5 g x 100 kapsul POM : TR.032.326.321 » Utk Kulit WAJAH NORMAL » Cara pakai dimaskerkan Spirulina adalah ga…

08/04/2017

tinggi badanmu menentukan masadepanmu

12 Cara Redakan Sakit Kepala Tanpa ObatHampir semua orang mungkin pernah menderita sakit kepala. Untuk mengatasinya, bia...
05/04/2017

12 Cara Redakan Sakit Kepala Tanpa Obat

Hampir semua orang mungkin pernah menderita sakit kepala. Untuk mengatasinya, biasanya kita akan langsung minum obat untuk meredakan sakit kepala.

Namun tahukah Anda, survei yang dilakukan National Institute for Health and Clinical Excellence menunjukkan, 50 persen penderita sakit kepala terlalu banyak mengonsumsi obat. Hal ini tentu tidak baik mengingat obat memiliki efek samping.

Sebelum Anda mengonsumsi obat, ada beberapa cara sebenarnya yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit kepala, seperti dilansir Mirror, Selasa (4/4/2017) berikut ini:

1. Tekan ibu jari kaki

Dalam refleksologi, jempol kaki berkaitan dengan saraf kepala. Memberikan sedikit tekanan pada ibu jari biasanya akan meredakan sakit kepala.

2. Gunakan bola tenis

Ambil dua bola tenis, sejajarkan. Setelah itu, berbaringlah dan posisikan bola di belakang leher. Perlahan-lahan, berikan sedikit tekanan seolah bola memijat leher. Hal ini akan membantu menenangkan otot-otot suboksipital yang merupakan penyebab utama nyeri ketegangan sakit kepala.

3. Minum air putih

Sakit kepala mungkin merupakan tanda bahwa tubuh Anda mengalami dehidrasi. Beberapa ahli mengatakan, dehidrasi bisa menyebabkan pembuluh darah di otak kesulitan mengatur kadar cairan tubuh sehingga memicu sakit kepala.

4. Makanlah sesuatu

Ahli gizi, Alexis Poole mengatakan, otak Anda membutuhkan energi untuk berfungsi. Jika kadar glukosa turun terlalu rendah, maka salah satu dampaknya adalah sakit kepala.

5. Gigit cabai rawit

Ahli gizi Lily Soutter dari Nuffield Health ( nuffieldhealth.com ) mengatakan, bahan aktif dalam cabai, capsaicin telah terbukti dapat meredakan sakit kepala untuk penderita migrain.

6. Menundukkan kepala

Banyak sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan di otot leher. Menundukkan atau mendongakkan kepala akan membantu meredakan sakit kepala.

"Tundukkan kepala, selipkan dagu di dada bagian atas," kata penulis The Stretching Bible, Lexie Williamson. Selanjutnya, angkat kepala hingga beberapa waktu.

7. Matikan komputer Anda

Terlalu banyak berada di depan layar dapat menyebabkan computer vision syndrome, dengan gejala termasuk mata kering dan sakit kepala.

Dokter mata Bhavin Shah menyarankan untuk mengistirahatkan mata 15-20 menit setiap 50 menit. Hal ini akan meredakan sakit kepala dan ketegangan mata. Dan ingat aturan 20-20-20, setiap 20 menit bekerja di depan komputer, sempatkan untuk memalingkan pandangan dari layar monitor selama 20 detik ke titik lain yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter).

8. Gunakan kacamata hitam

Silau matahari bisa memicu migrain dan sakit kepala pada beberapa orang, kata Bhavin. Untuk mencegahnya, cari kacamata terpolarisasi yang memiliki filter khusus.

9. Fokus pada anggota tubuh lainnya

Seringkali ketika sakit kepala, Anda hanya terfokus pada ketidaknyamanan mata dan melupakan bagian tubuh lain. Ahli kesehatan intergratif, David James Lees mengatakan, sebuah teknik meditasi Tao sederhana yang disebut "becoming the observer" bisa mengatasi sakit kepala.

“Duduk atau berbaring. Tutup mata Anda. Bernapas secara perlahan dan dalam. Sekarang pindahkan perhatian Anda dari sakit kepala Anda dan fokus pada seluruh tubuh Anda. Perhatikan bagaimana bagian-bagian lain dari tubuh Anda. Lalu alihkan perhatian Anda terhadap lingkungan di sekitar Anda. Perhatikan dan menikmati semua sensasi yang Anda dapat rasakan, dengar dan cium. Lanjutkan bersantai dan kembali menarik napas dalam-dalam," katanya.

10. Tekan

Metode akupunktur juga efektif mencegah dan mengatasi sakit kepala. Menurut David James Lees, ada beberapa titik akupresur yang membantu meringankan sakit kepala, salah satunya He Gu atau Union Valley.

"Ini adalah titik kuat terletak di antara ibu jari dan jari telunjuk. Berikan tekanan di tempat tersebut dan tahan selama tiga detik dan lepaskan. Ulangi tiga kali pada kedua tangan. Hal ini akan membantu meredakan sakit kepala.”

11. Pilih rosemary

Herbalis Dee Atkinson menyarankan penggunaan setangkai segar rosemary untuk meredakan sakit kepala. Menurutnya, dengan menghirup aromanya menenangkan Anda.

12. Tenangkan diri

Sebagian besar dari kita sering bernapas terlalu pendek sehingga suplai oksigen ke pembuluh darah di otak sedikit dan mengakibatkan sakit kepala.

Cobalah fokus dan tenangkan diri. Tarik napas dalam-dalam dan bayangkan paru-paru penuh dengan udara, kemudian membiarkannya semua keluar perlahan-lahan dengan napas panjang.

Address

Jalan Lengkong Kecil
Bandung
40514

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Life Bloom posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Category