Toko 4Life Indonesia

Toko 4Life Indonesia 4life transfer factor plus indonesia bagas

Wa: 087774830280
BB: 268cabed

4life transfer factor plus indonesia bagas

Menjual obat transfer factor dengan harga terjangkau ke jakarta,bandung,medan,surabaya,yogyakarta,seluruh indonesia

Wa: 087774830280
BB: 268cabed

07/02/2016

Selamat weekend semua nya =)

New ProdukNutrastart VanillaRp 454.500
05/02/2016

New Produk

Nutrastart Vanilla

Rp 454.500

Olah raga dan Jantung1. SCUBA diving instruktur, Carlson Victor Lee adalah gambaran seseorang yang mempunyai kekuatan fi...
01/02/2016

Olah raga dan Jantung

1. SCUBA diving instruktur, Carlson Victor Lee adalah gambaran seseorang yang mempunyai kekuatan fisik yang sangat hebat, dimana dia mampu berenang melawan arus melaju, ketika penyelam lainnya berlindung di balik batu. Pada tanggal 10 Agustus 2002, ia meninggal saat menyelam, karena serangan jantung.
2. Master/guru lari, James Fixx adalah penulis The Complete Book of Running, yang membantu mempopulerkan jogging di Amerika. Dia meninggal karena serangan jantung saat jogging pada tanggal 20 Juli 1984.

Banyak sekali olah ragawan menderita serangan jantung atau kematian terkena serangan jantung mendadak saat bermain tenis, menyelam, berlari, sepakbola dll, Anda mungkin mendapatkan kesan bahwa olahraga berbahaya bagi kesehatan jantung....Benarkah itu?

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung berhenti, berkurang atau tersumbat,dan menyebabkan nyeri dada. Jika jaringan jantung tidak segera diobati, akan mengalami kematian. Sebelum serangan terjadi, sebagian besar korban telah mengalami nyeri dada karena ada penyumbatan aliran darah ke jantung.

Namun, 1/3 dari semua serangan jantung terjadi "tanpa ada tanda-tanda peringatan". Para korban menderita gangguan sporadic (tidak merata) aliran darah ke jantung yang untuk alasan yang tidak diketahui, mereka bebas dari rasa sakit pada dada (pain free), tapi secara perlahan telah merusak jaringan jantung meskipun individu kelihatan fit dan kuat.

Selama olahraga intens seperti jogging, Aerobik, lari dll, orang yang memiliki jantung yang sudah rusak atau pengidap penyakit jantung, mempunyai persentase lebih besar meninggal dibandingkan jika hanya berjalan atau beristirahat. Olahraga membuat jantung mengembangkan irama detak yang tidak teratur, dimana tekanan darah bisa naik ke tingkat yang berbahaya dan terlebih bila adanya plak yang mengakibatkan arteri tersumbat dan pecah sehingga menghentikan aliran darah. Seperti kita ketahui Darah mengalir melalui arteri membawa nutrisi dan oxygen ke otot-otot jantung.

Dalam kasus scuba diver Carlson Victor Lee, otopsi menunjukkan bahwa bagian depan jantungnya lebih pucat, ini menunjukkan suplai darah telah terputus, sehingga terjadi serangan jantung. Lemak juga ditemukan pada pembuluh koroner dan menyumbat di sekitar jantung. Ada penebalan signifikan pada ventrikel, mengindikasikan jantung bekerja lebih keras karena meningkatnya perlawanan di pembuluh koroner.

Dalam kasus James Fixx, dia memiliki riwayat keluarga berpenyakit jantung, ayahnya menderita serangan jantung pada umur 35 tahun dan meninggal pada umur 42. Dia sendiri mengalami gejala jantung dalam minggu-minggu sebelum kematiannya, gejala satu atau lebih kecil serangan jantung, dimana ia abaikan.

Fixx mengambil olaraga lari pada tahun 1967 pada usia 35 tahun. Dia ditimbang 214 pounds dan merokok dua bungkus rokok sehari. Sepuluh tahun kemudian, ia adalah 60 pounds lebih ringan dan bebas asap rokok. Dalam buku-bukunya dan televisi talk show, ia menceritakan bagaimana latihan fisik telah jauh meningkatkan harapan hidup ma**sia rata-rata. Fixx meninggal pada umur 52 dari serangan jantung, selagi berlari yang dilakukan sehari-harinya, di Hardwick, Vermont. Autopsi mengungkapkan bahwa kolesterol 95% telah memblokir salah satu arteri koroner, kedua 85 persen, dan ketiga 50 persen

Jantung adalah otot, dan sama seperti otot lain, latihan membuat kondisi jantung akan lebih kuat. Jantung dalam kondisi normal terpompa 50-60 kali permenit, selama istirahat detak jantung akan lebih lambat. Ini berarti jantung tidak harus bekerja keras untuk mendapatkan pekerjaan yang dilakukan, sehingga denyut jantung melambat.

Penyebab sebagian besar serangan jantung adalah tingginya tingkat kolesterol dalam darah, tekanan darah yg tinggi, obesitas, diabetes dan stress berlebihan. Regular latihan fisik mengurangi setiap satu dari faktor-faktor risiko dan latihan juga meningkatkan kadar kolesterol HDL, yang membantu untuk membersihkan arteri yang tersumbat

Faktor risiko utama dimana olahraga tidak dapat mengubah yaitu riwayat keluarga (turunan) dan usia. Kedua faktor dapat berfungsi sebagai peringatan. Jadi, jika Anda memiliki anggota keluarga yang mengalami serangan jantung sebelum usia 65 tahun, Anda harus melalui pemeriksaan fisik sebelum mengambil olah ragi berlari dan aktivitas fisik yang kuat lainnya dan anda memerlukan Nutrisi, Antioxidant, supplement yang powerfull yang dapat membantu menyehatkan jantung dan arteri anda untuk menghancurkan blok-blok pada arteri dan menyehatkan organ-organ lainnya terlebih bila virus, bakteri, peradangan sudah mulai menggerogoti.

Olah raga dan Imun sistem
Penelitian mengungkapkan hubungan antara olahraga moderat yang dilakukan teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imunitas). Terdapat bukti bahwa olahraga intens dan terlalu sering justru mengurangi atau melemahkan fungsi sistem kekebalan tubuh, yang akhirnya membuat seseorang jatuh sakit. seperti kita ketahui ketika Sistem kekebalan daya tahan tubuh melemah banyak sekali gangguan ke seluruhan organ-organ tubuh kita sehingga tidak berfungsi dengan semestinya. pertanyaannya seberapa optimalnya imun sistem anda dan seberapa baiknya nutrisi dan supplement yang dikomsumsi bila anda mempunyai hobby ber-olah raga baik moderat maupun intens.

Studi menemukan bahwa orang yang teratur berolahraga lebih jarang terserang flu, Oleh karena itu, olahraga moderat mempunyai kaitan erat dengan respon sistem kekebalan tubuh positif serta dapat meningkatkan produksi makrofag atau sel-sel yang menyerang bakteri.
Bukti menunjukkan bahwa terjadi perubahan fisiologis dalam sistem kekebalan tubuh sebagai respon saat berolahraga.
Selama melakukan olahraga moderat, sel kekebalan beredar ke seluruh tubuh lebih cepat sehingga lebih mampu membunuh bakteri dan virus. Setelah olahraga berakhir, sistem kekebalan tubuh umumnya kembali normal dalam beberapa jam, tetapi olahraga yang teratur tampaknya membuat perubahan ini bertahan semakin lama.

Terlalu Banyak Olahraga Justru Menurunkan Kekebalan Tubuh
Terdapat bukti bahwa olahraga intens dan terlalu sering justru mengurangi kekebalan tubuh. Penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari 90 menit olahraga intensitas tinggi membuat seorang atlet rentan terhadap penyakit hingga 72 jam setelah sesi latihan.

Bukti ini menjadi informasi penting bagi mereka yang menekuni olahraga yang membutuhkan waktu lama seperti maraton atau triathlon atau yang bersifat aerobic. Olahraga intens menyebabkan penurunan sementara dalam fungsi kekebalan tubuh.Penelitian menemukan bahwa selama aktivitas fisik intens, tubuh memproduksi hormon tertentu yang menurunkan sementara kemampuan imunitas. Kortisol dan adrenalin, yang dikenal sebagai hormon stres, yang akan meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta menekan sistem kekebalan tubuh.

Efek ini lantas dikaitkan dengan peningkatan kerentanan terhadap infeksi pada atlet setelah latihan yang ekstrim (over Trainning) Jika Anda melakukan olahraga intens dalam waktu lama, pastikan tubuh mendapatkan cukup istirahat, nutrisi dan supplemen yang baik sehingga memungkinkan tubuh (sistem kekebalan) melakukan pemulihan.
Jika Anda merasa amat lelah atau mengalami gejala sindrom overtraining, maka intensitas olahraga harus diturunkan.
Saat sakit, Anda juga harus berhati-hati untuk tidak berolahraga intens. Sistem kekebalan tubuh sudah bekerja keras memerangi infeksi sehingga tambahan stres fisik hanya akan membuat kondisi semakin memburuk.

Stres Psikologis Juga Mengurangi Imunitas
Tidak hanya stres fisik yang meningkatkan pelepasan kortisol dan adrenalin.
Stres psikologis juga dapat mengganggu kekebalan tubuh dan menyebabkan peningkatan terjadinya infeksi.
Penelitian terhadap orang yang harus merawat anggota keluarganya yang mengalami Alzheimer menunjukkan bahwa mereka mengalami dua kali lebih banyak flu dibandingkan orang biasa


4Life Transfer Factor CV dan 4Life Targeted Vitamin & Mineral Complex dikonsumsi bersamaan sebagai satu kesatuan untuk kesehatan jantung, arteri anda.
Bila anda seorang penggemar olah raga, Riovida adalah pelengkap yang sangat bagus sekali.
Bila anda sudah mengalami penyakit jantung bertahun atau ada riwayat jatung dari keluarga, saya sarankan dikombinasi dengan TF Plus dan Riovida

Bertindak bijak untuk melakukan pencegahan atau tidak melakukan pencegahan sekarang dan menderita belakangan. Jadikan Transfer Factor sebagai Dokter pribadi anda dan keluarga yang anda sayangi 24 jam penuh!

Untuk pemesanan Transfer Factor Hubungi :
Whatsapp / SMS : 087774830280

Transfer Factor Aman ? / Are Transfer Factor safe ? (English & Indonesian)MENGAPA SCIENTIS MENCARI SUMBER Transfer facto...
18/10/2015

Transfer Factor Aman ? / Are Transfer Factor safe ? (English & Indonesian)

MENGAPA SCIENTIS MENCARI SUMBER Transfer factor PADA TELUR DAN SUSU PERTAMA ?
Scientis mempelajari seekor bayi sapi yang baru lahir akan mudah mati bila tidak mendapatkan susu pertama/colustrum. Mengapa? karena bayi tersebut akan ter-infeksi. Colustrum itulah yang dibutuhkan untuk menolongnya. Ilmuwan menyadari rupanya ibu yang menyusui dengan susu pertama/colustrum telah menyalurkankan molekul imun informasi yang disebut transfer factor kepada anaknya setelah melahirkan untuk menangkal segala infeksi, bakteri dan lain-lain, begitu juga dengan jenis binatang yang bertelur seperti ayam.

APA MANFAAT DAN ALASAN MENGGUNAKAN TELUR AYAM DAN COLUSTRUM SUSU SAPI UNTUK MENDAPATKAN TRANSFER FACTOR?
Ayam dan sapi adalah binatang yang hidup di alam bebas yang memakan dari hasil tanah dan minum dari segala macam air bebas dimana sudah tercemar dari banyak bakteri, virus dan lainnya, tapi mereka tetap hidup ini di karenakan molekul / transfer factor mereka berperang terus setiap saat untuk melawan setiap bakteri, Virus dan element-jahat lainnya dan menstabilkan imun / daya tahan tubuh mereka kembali setelah melakukan tugasnya. Alasan lain karena molekul / transfer Factor dapat di transfer dengan aman, efectif dari ma**sia kema**sia, dari ayam ke ma**sia atau sapi ke ma**sia dan telah terbukti dapat membantu membooster imun / daya tahan tubuh disaat di perlukan dan menenangkan disaat tidak diperlukan.

TRANSFER FACTOR YANG DIGUNAKAN 4LIFE UNTUK PRODUKNYA.
4Life mengambil transfer factor dari susu pertama / colustrum sapi dan dari kuning telur dan diproses dengan teknologi tinggi dan bebas dari clostrum itu sendiri (LgG) sehingga hanya transfer factor yang diambil dan Transfer factor itu sendiri mempunyai kekuatan 19X lebih kuat dari colustrum itu sendiri (LgG) ) dan transfer factor bebas dari kandungan lain seperti fat, protein dll yang ada pada kuning telur maupun susu pertama karena hanya molekulnya saja yang di ambil.

4LIFE HANYA SATU-SATUNYA DIDUNIA YANG DIPERCAYA MENGHASILKAN TRANSFER FACTOR ?
4life adalah perusahaan satu-satunya didunia yang di percaya untuk membuat dan mengembangkan Transfer Factor dan ini merupakan sebuah revolusioner support sistem yang pernah ada. Penelitian scientic dan pengembangan yang dilakukan 4life diambil dari kekuatan telur ayam bebas yang sudah tentunya dapat membantu menolong metabolisme ma**sia dan telah di patenkan (US Patent 6,468,534).

APA ADA PERBEDAAN ANTARA KUNING TELUR DAN SUSU PERTAMA / COLUSTRUM SAPI DENGAN PRODUK 4LIFE TRANSFER FACTOR ??
Yes, tidak seperti kuning telur dan Colustrum, Transfer Factor E-XF diproses dan dipatentkan, dan hanya molekulnya / tranfer factor nya yang diambil tanpa colustrum dan kandungan lain pada kuningan telur sama sekali

APA TRANSFER FACTOR AMAN ?
Yes. Transfer Factor adalah Natural molekul dan sangat aman dan telah digunakan sebagai supplement bertahun-tahun, dan selama transfer faktor digunakan "tidak pernah ada" laporan masalah walaupun di komsumsi melebihi dosis pengunaan atau mengikuti dosis.

ADAKAH PEMBUKTIAN SCIENTIC BAHWA TRANSFER FACTOR ITU EFFECTIVE ?
Yes. selama 50 tahun penelitian yang dilakukan oleh penemunya yaitu DR. Lawrence dengan biaya $40milliar US, untuk melakukan research dan pembuktian yang telah diterbitkan dan didokumentasi ke-effectifannya dan di publikasikan.
Independent study juga membuktikan 4life Transfer Factor dapat meningkatkan immune sistem lebih efective. Hasil study dari Russian Academy of Medical Science bahwa 4life TF advance dapat meningkatkan kinerja imun sampai 283% dan 4life TF Plus 437%* Pembuktian yang lainnya bisa dilihat dari Physician Desk Reference ( PDR) / buku rujukan dokter amerika, russia dan dunia sebagai pengobatan natural non drug dan dietary supplements. dan 4life TF masuk dalam PDR ( Physician Desk Refeerence / buku rujukan kepara dokter ) selama 9 tahun ber turut-turut dan di buktikan dengan ke efektifannya dengan melawan kanker oleh Dr. Anatoli Vorobiev Kelevstiki, Head of Immunology of the Russian Academy of Medical Science.

SIAPA YANG DAPAT MENGKOMSUMSI 4LIFE TRANSFER FACTOR
Siapa saja yang memerlukan untuk meningkatkan dan menstabilkan immune sistemnya

APAKAH TRANSFER FACTOR AMAN DI PERUT ?
Yes. Tidak seperti antibody dan protein yang terdapat dalam kuning telur dan colustrum, transfer factor aman dan mudah sekali di cerna didalam perut. acids di perut dan enzim2 lainnya tidak akan mengurangi potensi Transfer Factor

**E N G L I S H**

WHAT PROMPTED SCIENTISTS TO LOOK FOR TRANSFER FACTORS IN EGGS AND COLOSTRUM?
It was first noticed that when newborn cows didn’t or couldn’t nurse, they quickly died. Infection, and not starvation, was usually the cause. Researchers realized that the mother was passing immunity information to the calf after birth and that the only means could be transfer factors in her first milk. It was then realized that birds must also pass on immune information to their own young.

WHAT ARE THE ADVANTAGES OF USING CHICKEN EGGS OR COW COLOSTRUM AS A SOURCE OF TRANSFER FACTORS?
Both chickens and cows live mainly outside, where they eat off the ground, drink from shared water sources, endure varying weather conditions and contend with the challenges of communal living. This leaves them exposed to a variety of germs, bacteria and viruses, which their immune systems must battle and then remember in order for them to stay healthy. It’s the heroic nature of their immune systems, needed for survival, that makes them ideal donors for transfer factors. Because transfer factors can be shared safely and effectively from human to human, chicken to human, or cow to human, either source alone offers excellent immune support. Combined, they offer one of the broadest ranges of immune support available!

WHICH SOURCE OF TRANSFER FACTORS DOES 4LIFE USE IN ITS PRODUCTS?
4life extracts transfer factors from cow colostrums (first milk), and egg yolks to provide a wide range of immune support. Using patented and patent-pending processes, 4Life has streamlined the extraction processes to concentrate the power of transfer factors in unique and innovative supplements that help strengthen the immune system.

4LIFE TARGETED TRANSFER FACTOR?Life’s line of Targeted Transfer Factor products is part of a revolutionary support system. Scientifically researched and developed by 4Life, they target the power of transfer factors extracted from eggs specially farmed to benefit specific body systems. 4Life holds the exclusive patent for this extract process (US Patent 6,468,534).

ARE THERE ANY DIFFERENCES BETWEEN DRIED EGG YOLK OR COW COLOSTRUM AND 4LIFE TRANSFER FACTOR PRODUCTS?
Yes. Unlike dried egg yolk or cow colostrums, 4Life’s Transfer Factor E-XF contains concentrated transfer factors. Through patented processes, 4Life separates transfer factors from the other components in egg yolks and cow colostrums to capture a broader range of immune-enhancing transfer factors. Dried eggs and cow colostrums alone contains only small amounts of actual transfer factors along with other compounds. In addition, Transfer Factor E-XF goes through a special stabilization process to protect its effectiveness.

ARE TRANSFER FACTORS SAFE?
Transfer factors are a natural molecule and have been safely used in supplement form for many years. Throughout the history of transfer factor use, there have been no reports of serious adverse reactions, even when clinically administered in excess or with normal doses given over many years.

TRANSFER FACTOR E-XF?Life Transfer Factor Advanced Formula products are made from 4Life’s proprietary and scientifically proven Transfer Factor E-XF blend. Developed exclusively by 4Life using patented and patent-pending technology, the blend combines the immune knowledge of two sources to deliver the benefits of transfer factors from both cow colostrums and chicken eggs to offer a broad range of immune knowledge.

IS THERE SCIENTIFIC PROOF THAT TRANSFER FACTORS ARE EFFECTIVE?
Yes. In the 50 years since Dr. Lawrence’s pioneering work on transfer factors, an estimated $40 million has been spent researching transfer factors and hundreds of scientific papers that document its effectiveness have been published.
Independent studies have also shown the ability of 4Life Transfer Factor products to increase immune system effectiveness. Studies by the Russian Academy of Medical Science show that 4Life Transfer Factor Advanced Formula boosts immune activity by 283 percent and 4Life Transfer Factor Plus Advanced Formula boosts it 437 percent!* Additional clinical studies and information are located in the 2004 and 2005 Physicians Desk Reference for Non-Prescription Drugs and Dietary Supplements.
*Test results obtained by a blind study conducted by Dr. Anatoli Vorobiev Kelevstiki, Head of Immunology of the Russian Academy of Medical Science. Cancer containing cells were subjected to cytotoxicity testing. Samples containing 4Life Transfer Factor from cow colostrums and egg yolk sources were tested individually and in blended forms for incubation periods of 24 and 48 hours to determine the most beneficial combination and activation time.

WHO BENEFITS FROM TAKING 4LIFE TRANSFER FACTOR PRODUCTS?
Anyone who needs to boost or balance their immune system.

WILL TRANSFER FACTORS SURVIVE IN MY STOMACH?
Yes. Unlike the antibodies and proteins found in egg yolks and colostrums alone, transfer factors readily survive the digestion process and are easily absorbed. Stomach acids and digestive enzymes won’t degrade their potency.

Hubungi :
Wa : 087774830280
BB : 268cabed

- FREE ONGKOS KIRIM SELURUH INDONESIA !!
- 100% Uang Kembali Jika Barang Cacat atau Rusak
- Melayani Pemesanan 26 Jam Non stop kecuali hari minggu dan hari raya
- Kami Distributor Terpercaya

Welcome Reseller or Dropshipper, Klik disini >>> http://goo.gl/EqpEfk

*KAMI MENJUAL PRODUK ASLI, Jika ada yang menjual di bawah harga kami, Kami TIDAK Menjamin ke ASLI an produk tersebut



Kesehatan adalah kebanggaan kami.JIKA anda berfikir untuk kesehatan itu sangatlah mahal, bayangkan bila kita sudah terke...
18/10/2015

Kesehatan adalah kebanggaan kami.

JIKA anda berfikir untuk kesehatan itu sangatlah mahal, bayangkan bila kita sudah terkena sakit !

Hubungi :
Wa : 087774830280
BB : 268cabed

- FREE ONGKOS KIRIM SELURUH INDONESIA !!
- 100% Uang Kembali Jika Barang Cacat atau Rusak
- Melayani Pemesanan 26 Jam Non stop kecuali hari minggu dan hari raya
- Kami Distributor Terpercaya

Welcome Reseller or Dropshipper, Klik disini >>> http://goo.gl/EqpEfk

*KAMI MENJUAL PRODUK ASLI, Jika ada yang menjual di bawah harga kami, Kami TIDAK Menjamin ke ASLI an produk tersebut



Company Profile (English & Indonesian)The ONE & Only' Transfer Factor !For our Muslim Brothers and Sisters 4life product...
18/10/2015

Company Profile (English & Indonesian)

The ONE & Only' Transfer Factor !

For our Muslim Brothers and Sisters 4life product are HALAL

IFANCA Certification For Products / WWW.IFANCA.org

All consumable transfer factor products sold by 4Life Research Sdn Bhd are certified Halal by IFANCA ( Islamic Food and Nutrition Council of America). IFANCA
is recognized by Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) as the Islamic body that issues Halal certification for meat and other products for export into Malaysia. also DINKES and BPOM Indonesia

Semua produk makanan yang dijual oleh 4Life Research Sdn Bhd disahkan Halal oleh IFANCA (Islamic Food and Nutrition Council of America).WWW.IFANCA.ORG

IFANCA adalah diakui oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) sebagai Badan Islam yang mengeluarkan sertifikat Halal bagi daging serta produk-produk lain yang dieksport ke dalam Malaysia. dan juga di akui oleh Dinas kesehatan dan POM Indonesia.

Hubungi :
Wa : 087774830280
BB : 268cabed

- FREE ONGKOS KIRIM SELURUH INDONESIA !!
- 100% Uang Kembali Jika Barang Cacat atau Rusak
- Melayani Pemesanan 26 Jam Non stop kecuali hari minggu dan hari raya
- Kami Distributor Terpercaya

Welcome Reseller or Dropshipper, Klik disini >>> http://goo.gl/EqpEfk

*KAMI MENJUAL PRODUK ASLI, Jika ada yang menjual di bawah harga kami, Kami TIDAK Menjamin ke ASLI an produk tersebut



Kanker Ovarium / Ovarian Cancer (English & Indonesian)4Life Transfer FactorBersama kita membangun Masyarakat !Kami selal...
18/10/2015

Kanker Ovarium / Ovarian Cancer (English & Indonesian)

4Life Transfer Factor
Bersama kita membangun Masyarakat !
Kami selalu membagi, menyebarkan karunia kesehatan dan kekayaan yang baik dan sejati ke seluruh dunia !

Adalah Kanker / Tumor ganas yang terjadi di ovarium atau indung telur. Ovarium adl Organ yg memproduksi telur pada perempuan usia reproduksi dan wanita memiliki 2 ovarium.

Penyebab
Belum di ketahui sampai saat ini. tapi mempunyai beberapa factor resiko akan terkena kanker ini spt:
1. Wanita yang tidak pernah hamil
2. Riwayat keluarga penderita Kanker Ovarium, kanker Payudara dan kanker kolokteral
3. Riwayat menderita kanker payudara
4. Menggunakan hormon estrogen

Gejala
Pada stadium awal tidak memberikan gejala yang khas pada umumnya penyakit kanker sehingga sering kali pasien datang pada stadium lanjut

Beberapa gejala yang perlu di waspadai:
1. Keluhan saluran pencernaan spt kembung, mual, tidak ada nafsu makan
2. Rasa tidak nyaman / Sakit di bagian perut / pinggang
3. Pendarahan per-Vaginal
4. Berat badan turun tanpa jelas
5. Sering merasa letih tanpa sebab jelas

Gejala pada stadium lanjut dapat berupa perut membuncit dengan adanya cairan di dalam rongga abdomen

Perlu diingat gejala tersebut bukan gejala spesifik / khas untuk kanker Ovarium. Namun bila mengalaminya sebaiknya periksakan diri

Pemeriksanaan dini
Sampai saat ini belum ada metode deteksi dini untuk kanker Ovarium, namun ada pemeriksaan yang dapat di gunakan untuk pemeriksaaan kanker Ovarium :
1. Pemeriksaan ginekologi
2. USG transvaginal / abdominal
3. CT Scan
4. MRI
5. Pemeriksaan tumor marker : CA 125, CEA, CA 27-4, beta HCG

Diagnosa pasti dari kanker Ovarium hanya bisa di tegakkan berdasarkan pemeriksaan histopatologi oleh patologi dari jaringan yang diambil pada saat operasi

Pencegahan
Tidak ada cara khusus untuk mencegah kanker, BUT 4life dapat melakukan dan membantu ini

Pengobatan
1. Operasi
2. Kemoterapi
3. Natural remedy dengan 4Life Transfer Factor plus,
Tiga keunggulan Transfer Factor ( Molekul Ajaib )
1.Mengenali
membuat Sistem Kekebalan tubuh lebih cepat mengenali (Recognize) ancaman kesehatan yang sedang menyerang tubuh maupun bahayanya.
2.Respon
menciptakan cara untuk menanggulanginya (Respond). Hal ini membuat proses pengenalan penyakit menjadi lebih cepat, sehingga masa penderitaan akibat penyakit tersebut akan menjadi lebih singkat.
3.Mengingat
Meningkatkan kemampuan Sistem Kekebalan tubuh untuk mengingat (Remember) berbagai jenis penyakit yang pernah menyerang, agar di kemudian hari dapat lebih cepat melawannya dan molekul in bisa mengingat lebih dari 200.000 bakteri, virus, jamur jahat yang tidak sesuai dengan DNA tubuh

Transfer Factor 100% natural dan Tuhan yang menciptakan

Jika anda berkeinginan menjadi bagian dari perusahaan ini ataupun berkeinginan mendapatkan produk discount pastikan menggunakan Sponsor ID di bawah ini ketika melakukan enrollment / pendaftaran maka saya dan Team akan menjadi perwakilan saudara dalam penggunaaan produk dan info-info penting lainnya

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

4Life Transfer Factor
TOGETHER, BUILDING PEOPLE.
We are sharing and spreading the gift of GOOD HEALTH and TRUE WEALTH around the WORLD .

Ovarium Cancer
is malignancy in the ovaries ( Women have 2 ovaries ), an Organ that produces eggs during reproductive period

Cause or Risk Factor
No body no yet exactly what causes Ovarian cancer but Several risk Factor related to Ovarian Cancer:
1. Women who have no children
2. Family history of Ovarian Cancer, breast cancer or colorectal cancer
3. Women who have had breast cancer
4. Women using estrogen treatment

Several warning signs and symptoms
1. Stomach Symtoms like bloating, nausea, no appetie
2. Abdoment or waist discomfort and pain
3. Unexplained Weight loss
4. Unexplained tiredness

these symptone are not specific for Ovarian cancer, it can be cause by other deseases. See Doctor when you have these symptoms to find out what's wrong

Early Diagnosis or test
1. Gynecology exams
2. Transvaginal or abdominal ultrasound
3. CT Scan
4. MRI
5. Tumor market test : CA 125. CEA, CA 27-4, beta HCG

Final diagnosis is based on the result of Histopathology from the specimen taken during an operation and reported by a pathologist.

Prevention
There is no specific way to prevent Ovarian cancer BUT 4life TF plus will help you out

Treatment
Depends on the stage of the cancer when diagnosed
1. Surgery
2. Chemotherapy
3. AGAIN Natural Remedy with 4Life Transfer Factor.
Transfer factors (Miracle molecul) provide intelligence to the immune system in three very important ways:

Recognize:
Transfer factors help immune cells identify invading germs and other problems more quickly.
Respond:
Transfer factors help speed up the immune system’s response to an invader after it’s been identified.
Remember:
Transfer factors lend a hand in remembering the specific makeup of each germ your immune system encounters, so the next time it comes around, your body knows exactly what it is, and what to do.

100% Natural and GOD-MADE !!

Hubungi :
Wa : 087774830280
BB : 268cabed

- FREE ONGKOS KIRIM SELURUH INDONESIA !!
- 100% Uang Kembali Jika Barang Cacat atau Rusak
- Melayani Pemesanan 26 Jam Non stop kecuali hari minggu dan hari raya
- Kami Distributor Terpercaya

Welcome Reseller or Dropshipper, Klik disini >>> http://www.kerjadarirumahpro.com/bagas

*KAMI MENJUAL PRODUK ASLI, Jika ada yang menjual di bawah harga kami, Kami TIDAK Menjamin ke ASLI an produk tersebut



Report to the Nation on the Status of CancerReport to the Nation shows U.S. cancer death rates continue to drop; Special...
18/10/2015

Report to the Nation on the Status of Cancer

Report to the Nation shows U.S. cancer death rates continue to drop; Special feature highlights trends in HPV-associated cancers and HPV vaccination coverage levels

The Annual Report to the Nation on the Status of Cancer, 1975–2009, shows that overall cancer death rates continued to decline in the United States among both men and women, among all major racial and ethnic groups, and for all of the most common cancer sites, including lung, colon and re**um, female breast, and prostate. However, the report also shows that death rates continued to increase during the latest time period (2000 through 2009) for melanoma of the skin (among men only) and for cancers of the liver, pancreas, and uterus. The special feature section on human papillomavirus (HPV)-associated cancers shows that incidence rates are increasing for HPV-associated oropharyngeal and a**l cancers and that vaccination coverage levels in the U.S. during 2008 and 2010 remained low among adolescent girls.

All Cancer Death Rates, 1975-2009
The report, produced since 1998, is co-authored by researchers from the American Cancer Society (ACS), the Centers for Disease Control and Prevention (CDC), the National Cancer Institute (NCI), and the North American Association of Central Cancer Registries (NAACCR). It appears early online in the Journal of the National Cancer Institute and will be published in print issue 3, volume 105.
The decline in overall cancer death rates continues a trend that began in the early 1990s. From 2000 through 2009, cancer death rates decreased by 1.8 percent per year among men and by 1.4 percent per year among women. Death rates among children up to 14 years of age also continued to decrease by 1.8 percent per year. During 2000 through 2009, death rates among men decreased for 10 of the 17 most common cancers (lung, prostate, colon and re**um, leukemia, non-Hodgkin lymphoma, kidney, stomach, myeloma, oral cavity and pharynx, and larynx) and increased for melanoma of the skin and cancers of the pancreas and liver. During the same 10-year period, death rates among women decreased for 15 of the 18 most common cancers (lung, breast, colon and re**um, o***y, leukemia, non-Hodgkin lymphoma, brain and other nervous system, myeloma, kidney, stomach, cervix, bladder, esophagus, oral cavity and pharynx, and gallbladder) and increased for cancers of the pancreas, liver, and uterus.

“The continuing drop in cancer mortality over the past two decades is reason to cheer,” said John R. Seffrin, Ph.D., chief executive officer of the American Cancer Society. “The challenge we now face is how to continue those gains in the face of new obstacles, like obesity and HPV infections. We must face these hurdles head on, without distraction, and without delay, by expanding access to proven strategies to prevent and control cancer.”
Between 2000 and 2009, overall cancer incidence rates decreased by 0.6 percent per year among men, were stable among women, and increased by 0.6 percent per year among children (ages 0 to 14 years). During that time period, incidence rates among men decreased for five of the 17 most common cancers (prostate, lung, colon and re**um, stomach, and larynx) and increased for six others (kidney, pancreas, liver, thyroid, melanoma of the skin, and myeloma). Among women, incidence rates decreased for seven of the 18 most common cancers (lung, colon and re**um, bladder, cervix, oral cavity and pharynx, o***y, and stomach), and increased for seven others (thyroid, melanoma of the skin, kidney, pancreas, leukemia, liver, and uterus). Incidence rates were stable for the other top 17 cancers, including breast cancer in women and non-Hodgkin lymphoma in men and women.
“While this report shows that we are making progress in the fight against cancer on some fronts, we still have much work to do, particularly when it comes to preventing cancer,” said CDC Director Thomas R. Frieden, M.D. “For example, vaccinating against HPV can prevent cervical cancer, but, tragically, far too many girls are growing into adulthood vulnerable to cervical cancer because they are not vaccinated.”

Percent of adolescent girls who received 3 doses of HPV vaccine.
The special feature section of the report includes an evaluation of the burden and trends in HPV-associated cancers as well as HPV vaccination coverage levels among adolescent girls. The report shows that from 2000 through 2009, incidence rates for HPV-associated oropharyngeal cancer increased among white men and women, as did rates for a**l cancer among white and black men and women. Incidence rates for cancer of the v***a increased among white and black women. Rates of cervical cancer declined among all women except American Indian/Alaska Natives. In addition, cervical cancer incidence rates were higher among women living in low versus high socioeconomic areas. Among men, rates for pe**le cancer were stable.
“This year’s Report correctly and usefully emphasizes the importance of HPV infection as a cause of the growing number of cancers of the mouth and throat, the a**s, and the v***a, as well as cancers of the uterine cervix, and the availability of vaccines against the major cancer-causing strains of HPV” said NCI Director Harold Varmus, M.D. “But the investments we have made in HPV research to establish these relationships and to develop effective and safe vaccines against HPV will have the expected payoffs only if vaccination rates for girls and boys improve markedly.”
The report also showed that in 2010, fewer than half (48.7 percent) of girls ages 13 through 17 had received at least one dose of the HPV vaccine, and only 32 percent had received all three recommended doses. Vaccination series completion rates were generally lower among certain sub-populations, including girls living in the South, those living below the poverty level, and among Hispanics. The national three-dose coverage estimate among girls ages 13 through17 in 2010 falls well short of the U.S. Government’s Healthy People 2020 target of 80 percent for three-dose coverage among girls ages 13 through15, and is much lower than vaccination rates reported in Canada (50-85 percent) and the United Kingdom and Australia combined (greater than 70 percent). The authors note that low overall vaccine uptake in the U.S. is likely due to a number of issues, including inadequate provider recommendations, provider reimbursement concerns, infrequent use of reminder/recall systems that would foster completion of the three-dose series, and other factors.
“As incidence rates for some HPV-associated cancers continue to rise,” noted NAACCR director Betsy Kohler, “these cases will contribute to the overall growing number of cancers associated with population aging and expansion, requiring additional resources for medical research and treatment, in addition to our careful tracking of these trends.”
# # #

Support your body with 4Life Transfer Factor to boost your Natural Killer in your body to 437% , 4Life TF Plus will also help your body to recognize all the bad Virus .

Reference: Jemal A, Simard EP, Dorell C, Noone AM, Markowitz LE, Kohler B, Eheman C, Saraiya M, Bandi P, Saslow D, Cronin KA, Watson M, Schiffman M, Henley SJ, Schymura MJ, Anderson RN, Yankey D, and Edwards BK. Annual Report to the Nation on the Status of Cancer, 1975–2009, Featuring the Burden and Trends in HPV-Associated Cancers and HPV Vaccination Coverage Levels. Journal of the National Cancer Institute; Published online Jan. 7, 2013; In print Vol. 105, Issue 3, Feb. 2013. DOI:10.1093/jnci/djs491.

Hubungi :
Wa : 087774830280
BB : 268cabed

- FREE ONGKOS KIRIM SELURUH INDONESIA !!
- 100% Uang Kembali Jika Barang Cacat atau Rusak
- Melayani Pemesanan 26 Jam Non stop kecuali hari minggu dan hari raya
- Kami Distributor Terpercaya

Welcome Reseller or Dropshipper, Klik disini >>> http://www.kerjadarirumahpro.com/bagas

*KAMI MENJUAL PRODUK ASLI, Jika ada yang menjual di bawah harga kami, Kami TIDAK Menjamin ke ASLI an produk tersebut



Address

Pamulang 2
15224

Telephone

087774830280

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Toko 4Life Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram