Why Is The Flat Earth?

Why Is The Flat Earth? Halaman pembuktian bumi datar dan penyangkalan heliosentris.

PROTOKOL KEAMANAN TELEKOMUNIKASI DI ANTARTIKALebih banyak fakta tentang Antartika untuk mendapatkan gambaran yang lebih ...
09/02/2026

PROTOKOL KEAMANAN TELEKOMUNIKASI DI ANTARTIKA

Lebih banyak fakta tentang Antartika untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan lengkap tentang karakter telekomunikasi.

1~ Personil boleh mempunyai telepon seluler namun penggunaannya dibatasi. Jaringan seluler tradisional hampir tidak ada di Antartika. Hanya ada menara di dekat pangkalan, bukan di bagian dalam. Sebagian besar menara ini bersifat pribadi dan spesifik jaringan. Misalnya, layanan Chili menyediakan layanan untuk pangkalan Chili.) Paket standar Anda tidak akan berfungsi. Nol roaming diperbolehkan.

2~ Konektivitas sangat buruk. Layanan hanya menjangkau beberapa kilometer dari pangkalan. Jika di kapal pesiar, tidak ada layanan seluler di sepanjang semenanjung! Anda dapat terhubung jika dekat pangkalan Maxwell. Tapi tidak ada jaminan. Semoga beruntung! Mengapa layanan seluler begitu buruk dan tidak dapat diandalkan jika satelit seperti Starlink benar-benar ada? Jika Starlink itu nyata, mereka tidak memerlukan menara dan pelampung wifi. Tautan bintang itu palsu!

3~ Saat ini belum ada kabel bawah laut yang menghubungkan ke Antartika. Ada usulan yang diajukan, namun belum ada realisasinya.

4~ Menghubungkan ke jaringan untuk penggunaan pribadi dibatasi di stasiun McMurdo, tanpa pembenaran misi khusus dan persetujuan awal. Aktivitas pribadi seperti streaming dan menerima unduhan dalam jumlah besar diblokir. Saya yakin, ini bukan satu-satunya stasiun yang mengalami kasus serupa. Di hub besar seperti Stasiun McMurdo, tidak ada jaringan seluler publik. Personil mengandalkan Wi-Fi (jika tersedia), telepon rumah, atau radio genggam dan pager untuk komunikasi sehari-hari.

5~ Jika Anda bepergian sebagai turis, Anda harus menanyakan kepada operator ekspedisi Anda mengenai opsi Wi-Fi dan telepon satelit khusus mereka, karena kemungkinan besar Anda berada di luar jangkauan menara darat mana pun.

6~ Jika Anda melakukan tamasya kapal pesiar, Anda HARUS tinggal bersama rombongan Anda. Dilarang berkeliaran untuk mencari Cakrawala! Dengarkan babysitter Anda yang dilatih pemerintah! Pelancong yang melakukan perjalanan pribadi diharuskan membawa suar pelacakan GPS.jangan menyimpang dari rencana perjalananmu sekarang.

7~ SEMUA AKTIVITAS MANUSIA di Antartika MEMERLUKAN IZIN dari otoritas nasional (seperti Departemen Luar Negeri AS atau Divisi Antartika Australia.) Termasuk ekspedisi pribadi yang menggunakan GPS untuk navigasi.
Meskipun penggunaan GPS diperbolehkan, itu tidak dapat diandalkan. Anda memerlukan cadangan. Anda sebaiknya memiliki peta kertas dan mengetahui cara bernavigasi berdasarkan bintang. Anda tidak punya pilihan. Kompas tidak berfungsi di Antartika! Begitu banyak tentang kutub selatan dan teori inti besi yang berputar secara magnetis! Kutub selatan TIDAK BISA digunakan untuk navigasi karena TIDAK ada! Tim juga dapat menggunakan kompas matahari atau menggunakan garis tongkat untuk bernavigasi.

8~ Meskipun GPS genggam boleh-boleh saja, penggunaan drone yang dipandu GPS dibatasi dan memerlukan izin dari pihak yang berwenang. Diperlukan penilaian dampak lingkungan yang terpisah.

9~ Jika ingin wifi yang andal, bawalah router sendiri, seperti 'WI-FI On Ice', karena lagi-lagi Starlink itu palsu! Dan lagi, sebagian besar menara adalah milik swasta yang hanya menyediakan layanan ke pangkalan dan layanan hanya menjangkau beberapa kilometer dari pangkalan. Kalau tidak, ini adalah gurun wifi di luar sana.

10~ Hanya pemerintah, para Elit GE setia yang bisa mendapatkan izin pemerintah untuk meninggalkan pangkalan dan melakukan 'penelitian resmi pemerintah'. Mereka juga diharuskan membawa suar pelacak, kalau-kalau tersesat. Demi alasan keamanan, tahu? Melihat? Tidak ada yang melarang. Anda bebas. Pemerintah mengatakan demikian!!

RADIASI DAMPING LAPISAN ELEKTROMAGNETIK Radiation Damping adalah proses kehilangan energi oleh partikel bermuatan karena...
08/02/2026

RADIASI DAMPING LAPISAN ELEKTROMAGNETIK

Radiation Damping adalah proses kehilangan energi oleh partikel bermuatan karena radiasi elektromagnetik yang dipancarkan saat partikel tersebut berakselerasi atau berubah arah.

Radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh partikel bermuatan ketika mereka berakselerasi atau berubah arah menyebabkan kehilangan energi dan momentum.

Radiation damping dapat mempengaruhi perilaku partikel bermuatan dalam berbagai situasi, seperti dalam medan elektromagnetik yang kuat atau dalam proses percepatan partikel.

Hukum Lenz menyatakan bahwa bila terjadi perubahan fluks elektromagnetik pada suatu rangkaian, maka arus induksi akan mengalir sedemikian rupa melawan perubahan fluks yang menyebabkannya. dalam istilah yang lebih sederhana, jika Anda mencoba menciptakan arus dengan mengubah medan elektromagnetik (seperti menggerakkan magnet di dekat kumparan kawat), arus yang dihasilkan akan bertindak untuk menolak perubahan tersebut. ini adalah cara alam untuk menyeimbangkan kekuatan, memastikan bahwa perubahan energi tidak terjadi dengan mudah atau tanpa hambatan. Ini seperti mendorong ayunan – semakin keras Anda mendorong, semakin besar hambatan yang Anda rasakan untuk mendorongnya kembali.

FENOMENA RADIASI DAMPING DI BUMI

1~ AURORA

Aurora terjadi akibat adanya retensi radiasi elektromagnetik, atau istilah globers disebut Radiation Damping. Ini adalah semacam melemahnya tingkat energi elektron setelah hilangnya radiasi.

Radiation damping (redaman radiasi) memang merupakan fenomena yang terjadi ketika partikel bermuatan, seperti elektron, kehilangan energi karena memancarkan radiasi elektromagnetik. Ketika elektron berakselerasi atau berubah arah, mereka dapat memancarkan radiasi elektromagnetik, seperti foton. Proses ini menyebabkan elektron kehilangan energi dan momentum, yang kemudian dikenal sebagai redaman radiasi.

Kita tahu bahwa matahari dan bulan beredar di Bumi karena adanya energi elektromagnetik bumi. Akibat perputaran tersebut menghasilkan daya elektromagnetik yang menyebabkan terjadinya radiasi elektromagnetik.

Karena daya elektromagnetik yang dipancarkan oleh muatan yang mengalami percepatan sebanding dengan kuadrat percepatannya. Artinya, perubahan kecepatan partikel bermuatan yang lebih cepat menghasilkan emisi radiasi elektromagnetik yang lebih besar.

Untuk menjaga keseimbangan elektromagnetik pada sistem tertutup di Bumi kita ini, maka kutub elektromagnetik akan melepaskan daya fotonnya dan memancarkan plasma lemah. Akibat pancaran plasma dari kutub bumi ini yang mengenai udara maka terlihatlah sinar Aurora. Warna hijau sinar Aurora menunjukan bahwa kadar oksigen bersih yang tinggi (Unsur O3), sedangkan warna merah muda adalah warna kadar Helium dari plasma itu sendiri.

Fenomena Aurora tidak hanya terjadi di Utara atau selatan, tapi juga terjadi di semua sisi luar medan toroida yang bersinggungan dengan udara super dingin es,

Penyebaran radiasi elektromagnetik layer ini biasanya ditemukan dibelakang awan yang jelas terbias cahaya matahari putih.

2~ANGIN

Angin berasal dari induksi elektromagnetik layer dengan partikel gas di udara yang menghasilkan elektron bebas yang bergerak karena energi kinetiknya untuk menjaga keseimbangan alam. angin adalah energi yang terlepas, proses terbentuknya angin hampir mirip seperti proses terbentuknya EMP, yang membedakan adalah angin terjadi karena gesekan antara Gas-Gas (Gas Mulia, Nitrogen, Oksigen) disekitar lapisan EM yang menghasilkan energi kinetik fluks magnetik.

Salah satu cara untuk menciptakan elektron bebas adalah dengan menginduksi elektromagnetik yang dapat mempercepat elektron bebas secara memadai untuk melepaskan lebih banyak elektron dari kulit terluar atom atau molekul gas netral saat mereka bertabrakan. Proses ini kemudian dapat menyebabkan pertumbuhan elektron baru secara eksponensial dalam proses yang tidak terkendali yang disebut kerusakan longsor.

Angin berasal dari energi kinetik unsur gas di udara karena adanya gejala magnetik dari elektromagnetik layer yang menyeimbangkan tekanan magnetik nya di bumi, besarnya tekanan angin disebabkan pergerakan oksigen yang sangat aktif, dimana oksigen bersifat para magnetik.

3~PETIR

Benjamin Franklin (1706–1790)
Pada 1752, Franklin terkenal dengan eksperimen layang-layangnya. Ia menunjukkan bahwa petir adalah bentuk listrik. Ia menggunakan kunci logam yang diikatkan pada benang layang-layang untuk menarik muatan listrik dari awan selama badai petir.

Petir berupa aliran arus awal yang mungkin mencapai jutaan ampere , diikuti oleh serangkaian pulsa dengan energi yang menurun (LEMP). LEMP (lightning electromagnetic pulse) dapat secara fisik merusak objek seperti makhluk hidup, tanaman, bangunan dan pesawat terbang.

Petir yang dihasilkan dari Tesla Coil menunjukkan bahwa petir terjadi karena adanya radiasi "Damping", sistem toroida elektromagnetik didalam Tesla Coil menunjuk bahwa konsep pembentukan Petir hanya bisa terjadi di Bumi Datar.

Keberhasilan Quasi Eksperimen Tesla Coil di Dunia ini membuktikan bahwa diatas Ruang Udara ada Radiasi Damping yang disebabkan Pelepasan Energi Besar dari Lapisan Elektromagnetik berbentuk Toroida. Ini juga membuktikan adanya zat di duga Aether yang menghantar energi pelepasan elektron dari lapisan Elektromagnetik dan ditangkap oleh Tesla Coil yang berbentuk plasma. Ini hanya terjadi di Bumi Datar.

Pada hujan salju tidak sampai muncul petir dan tidak terjadi mendung karena rendahnya suhu yang menyebabkan membekunya elektron seperti fenomena superkonduktor sehingga salju turun sesuai butiran es asli dari kubah.

Petir adalah plasma hasil dari fenomena elektromagnetik Bumi akibat adanya gesekan awan dan udara yang menghasilkan listrik statis, maka rumus yang relevan adalah rumus untuk listrik statis yang dihasilkan oleh gesekan, yaitu:

E = k × Q / r

Namun, karena petir melibatkan fenomena elektromagnetik, maka rumus yang lebih relevan adalah rumus untuk medan listrik yang dihasilkan oleh muatan listrik, yaitu:

E = k × Q / r²

Dimana:

- E = medan listrik (dalam volt per meter)
- k = konstanta Coulomb (sekitar 8,99 x 10^9 N m² C^-2)
- Q = muatan listrik (dalam coulomb)
- r = jarak dari muatan listrik (dalam meter)

Rumus ini menunjukkan bahwa medan listrik yang dihasilkan oleh petir adalah hasil dari interaksi antara muatan listrik yang dihasilkan oleh gesekan awan dan lapisan elektromagnetik, dan jarak dari muatan listrik tersebut.

4~PASANG SURUT AIR LAUT

Adanya perubahan fase air laut (pembentukan gelembung nano/rongga nano) karena fenomena hidrasi air laut yang bersifat hidrofilik (mudah mengikat dengan molekul molekul lainnya khususnya gas disekitarnya) akibat peningkatan elektron plasma Bulan tepatnya saat Bulan Purnama yang meningkatkan Radiasi Damping Elektromagnetik Bumi. Ini juga merupakan salah satu proses penyeimbangan listrik dan materi unsur di atas permukaan Bumi Datar.

5~HAARP

Keberhasilan eksperimen h44RP adalah bukti Bumi Datar. Pada 8 sd 10 Mei 2024 telah dilakukan Eksperimen h44RP di selatan Alaska

h44RP menciptakan pancaran udara dengan menarik elektron di Elektromagnetik Layer (GE :ionosfer bumi), mirip dengan bagaimana plasma matahari menciptakan aurora alami, dengan pulsa transmisi radio frekuensi tinggi yang hidup dan mati. Instrumen Penelitian h44RP, rangkaian bertahap 180 antena frekuensi tinggi dapat memancarkan 3,6 megawatt ke ruang udara (GE: Atmosfer) bagian atas dan elektromagnetik layer. Cahaya udara di langit diciptakan oleh Program Penelitian Auroral Aktif Frekuensi Tinggi selama kampanye penelitian empat hari. Instrumen Penelitian h44RP adalah rangkaian bertahap 180 frekuensi tinggi. Eksperimen ini akan fokus pada Elektromagnetik Layer (GE : ionosfer), wilayah ruang udara sekitar 30 dan 350 mil di atas permukaan bumi.

Seperti kita ketahui bahwa medan magnet bumi berbentuk Toroida yaitu solenoida yang dibengkokan. Sesuai dengan spektrum gelombang elektromagnetik (Maxwell dan Hertz), Hasil dari h44RP adalah munculnya gelombang cahaya yang disebut Aurora.

Sebagian orang awam seperti GE masih bingung karena pemahaman fisika mereka yang masih kurang, bagaimana menurut kalian?🤔

email UAF-GI-HAARP@alaska.edu

Wallahu A'lam Bish-showab

08/02/2026

MEDAN ELEKTROMAGNETIK BUMI MEMBUKTIKAN BUMI DATAR

▶️✓Konsep Penelitian Awal:

Dalam fisika elektromagnetisme, sebuah medan elektromagnetik adalah sebuah medan terdiri dari dua medan vektor yang berhubungan: medan listrik dan medan magnet. Ketika dibilang medan elektromagnetik, medan tersebut dibayangkan mencakup seluruh ruang; biasanya medan elektromagnetik hanya terbatas di sebuah daerah kecil di sekitar objek dalam ruang.

Vektor (E dan B) yang merupakan karakter medan masing-masing memiliki sebuah nilai yang didefinisikan pada setiap titik ruang dan waktu. Bila hanya medan listrik (E) bukan nol, dan konstan dalam waktu, medan ini dikatak sebuah medan elektrostatik. E dan B (medan magnet) dihubungkan dengan persamaan Maxwell.

Medan elektromagnetik dapat dijelaskan dengan sebuah dasar kuantum oleh elektrodinamika kuantum.

Investigasi empiris elektromagnetisme yang tercatat pertama kali adalah ilmuwan Yunani kuno Thales dari Miletus , yang sekitar 600 SM menggambarkan eksperimennya menggosok bulu binatang pada berbagai bahan seperti amber yang menciptakan listrik statis. Pada abad ke-18, dipahami bahwa benda dapat membawa muatan listrik positif atau negatif , bahwa dua benda yang membawa muatan dengan tanda yang sama saling tolak, bahwa dua benda yang membawa muatan dengan tanda berlawanan saling tarik, dan bahwa kekuatan gaya ini berkurang sebagai kuadrat jarak di antara keduanya.

Michael Faraday memvisualisasikan ini dalam hal muatan yang berinteraksi melalui medan listrik . Medan listrik dihasilkan ketika muatan diam terhadap pengamat yang mengukur sifat muatan, dan medan magnet serta medan listrik dihasilkan ketika muatan bergerak, menciptakan arus listrik terhadap pengamat ini. Seiring berjalannya waktu, disadari bahwa medan listrik dan medan magnet lebih baik dianggap sebagai dua bagian dari keseluruhan yang lebih besar—medan elektromagnetik.

Pada tahun 1820, Hans Christian Ørsted menunjukkan bahwa arus listrik dapat membelokkan jarum kompas di dekatnya, sehingga membuktikan bahwa listrik dan magnet merupakan fenomena yang berhubungan erat. Faraday kemudian membuat pengamatan penting bahwa medan magnet yang berubah terhadap waktu dapat menghasilkan arus listrik pada tahun 1831.

Pada tahun 1861, James Clerk Maxwell mensintesiskan semua karya hingga saat ini tentang fenomena listrik dan magnetik menjadi satu teori matematika, yang kemudian ia simpulkan bahwa cahaya adalah gelombang elektromagnetik. Teori medan kontinu Maxwell sangat berhasil hingga bukti yang mendukung model atom materi muncul.

Dimulai pada tahun 1877, Hendrik Lorentz mengembangkan model atom elektromagnetisme dan pada tahun 1897 JJ Thomson menyelesaikan eksperimen yang mendefinisikan elektron . Teori Lorentz bekerja untuk muatan bebas dalam medan elektromagnetik, tetapi gagal memprediksi spektrum energi untuk muatan terikat dalam atom dan molekul. Untuk masalah itu, mekanika kuantum diperlukan, yang akhirnya mengarah pada teori elektrodinamika kuantum .

Cara di mana muatan dan arus (yaitu aliran muatan) berinteraksi dengan medan elektromagnetik dijelaskan oleh persamaan Maxwell dalam gelombang elektromagnetik dan hukum gaya Lorentz . Persamaan Maxwell merinci bagaimana medan listrik menyatu menuju atau menyimpang dari muatan listrik, bagaimana medan magnet melingkari arus listrik, dan bagaimana perubahan medan listrik dan medan magnet saling memengaruhi. Hukum gaya Lorentz menyatakan bahwa muatan yang dikenakan medan listrik merasakan gaya sepanjang arah medan, dan muatan yang bergerak melalui medan magnet merasakan gaya yang tegak lurus terhadap medan magnet dan arah geraknya.

Medan elektromagnetik yang sangat jauh dari arus dan muatan (sumber: matahari yang selalu beredar mengelilingi bumi) disebut radiasi elektromagnetik (EMR) karena terpancar dari muatan dan arus di sumber. Radiasi tersebut dapat terjadi pada rentang frekuensi yang luas yang disebut spektrum elektromagnetik , termasuk gelombang radio , gelombang mikro , inframerah , cahaya tampak , cahaya ultraviolet , sinar-X , dan sinar gamma .

Catatan penting: Salah satu penerapan cahaya tampak yang penting adalah bahwa jenis energi dari Matahari ini memberi daya pada semua kehidupan di Bumi yang membuat atau menggunakan oksigen. Contoh reaksi fotosintesis pada tanaman dan fotostatis pada petir.

Medan elektromagnetik yang berubah yang secara fisik dekat dengan arus dan muatan (lihat medan dekat dan jauh untuk definisi "dekat") akan memiliki karakteristik dipol yang didominasi oleh dipol listrik yang berubah , atau dipol magnetik yang berubah. Jenis medan dipol di dekat sumber ini disebut medan dekat elektromagnetik .

Medan dipol listrik yang berubah , seperti itu, digunakan secara komersial sebagai medan dekat terutama sebagai sumber pemanas dielektrik . Selain itu, medan dipol listrik muncul secara parasit di sekitar konduktor yang menyerap EMR, dan di sekitar antena yang bertujuan untuk menghasilkan EMR pada jarak yang lebih jauh.

Medan dipol magnetik yang berubah-ubah (yaitu, medan dekat magnetik) digunakan secara komersial untuk berbagai jenis perangkat induksi magnetik . Ini termasuk motor dan transformator listrik pada frekuensi rendah, dan perangkat seperti tag RFID , detektor logam , dan kumparan pemindai MRI pada frekuensi yang lebih tinggi.

Potensi dampak medan elektromagnetik terhadap kesehatan manusia sangat bervariasi tergantung pada frekuensi, intensitas medan, dan lama paparan. Paparan radiasi elektromagnetik dengan frekuensi rendah, intensitas rendah, dan durasi pendek umumnya dianggap aman. Di sisi lain, radiasi dari bagian lain spektrum elektromagnetik , seperti sinar ultraviolet dan sinar gamma , diketahui dapat menyebabkan bahaya yang signifikan dalam beberapa keadaan.

▶️✓Lapisan Elektromagnetik (EM) Van Allen berbentuk Toroida bukan menyelimuti bola.

Lapisan EM Van Allen bagian dalam diperkirakan mengandung konsentrasi elektron yang tinggi dalam kisaran ratusan keV dan proton energik dengan energi melebihi 100 MeV—terperangkap oleh medan magnet yang relatif kuat di wilayah tersebut (dibandingkan dengan sabuk bagian luar).

Diperkirakan bahwa energi proton yang melebihi 50 MeV di sabuk bawah pada ketinggian yang lebih rendah merupakan hasil peluruhan beta neutron yang dihasilkan oleh tumbukan fotokuantum dengan gas mulia, oksigen dan nitrogen. Sumber proton berenergi rendah diyakini berasal dari difusi plasma dalam inti matahari, yang disebabkan oleh peredaran matahari mengelilingi bumi.

Karena sedikitnya pergesekan lapisan EM dari pusat geometris Bumi, lapisan EM Van Allen bagian dalam mencapai titik terdekatnya dengan permukaan di Anomali Atlantik Selatan menyebabkan fenomena Damping Radiasi.

Di Lapisan EM, pada suatu titik tertentu, fluks partikel dengan energi tertentu berkurang tajam seiring bertambahnya energi.

Pada ekuator magnetik , elektron dengan energi melebihi 5000 keV (resp. 5 MeV) memiliki fluks omnidirectional berkisar dari 1,2×106 ( resp. 3,7×104 ) hingga 9,4× 109 (resp. 2×107 ) partikel per sentimeter persegi per detik.

Lapisan kuantum proton mengandung proton dengan energi kinetik berkisar antara sekitar 100 keV, yang dapat menembus 0,6 μm timbal , hingga lebih dari 400 MeV, yang dapat menembus 143 mm timbal.

Sebagian besar nilai fluks yang dipublikasikan untuk lapisan EM bagian dalam dan luar mungkin tidak menunjukkan kerapatan fluks maksimum yang mungkin terjadi di lapisantersebut. Ada alasan untuk perbedaan ini: kerapatan fluks dan lokasi fluks puncak bervariasi, terutama bergantung pada aktivitas peredaran matahari, peredaran bulan, Gesekan Awan, dan fenomena Radiation Damping.

▶️✓Apa perbedaan antara medan elektromagnetik dan medan magnet?

Medan elektromagnetik, sifat ruang yang disebabkan oleh gerakan muatan listrik. Muatan yang diam hanya akan menghasilkan medan listrik di ruang sekitarnya. Jika muatan bergerak, medan magnet juga dihasilkan . Medan listrik juga dapat dihasilkan oleh medan magnet yang berubah.

Magnet: biasanya bersifat permanen dan semi permanen dan memiliki daya tarik menarik khas Magnet untk jangka waktu relatif lama. Elektromagnet: bersifat sementara/remanen dan hanya mempunyai daya magnet selama di aliri arus listrik. Magnet permanen menghasilkan medan magnet tanpa sumber energi eksternal, sedangkan elektromagnet menghasilkan medan magnet dengan menggunakan arus listrik.

Satuan medan magnet ( H ) diukur dalam Ampere/meter dalam satuan MKS dan dalam Oersted dalam satuan CGS. Hubungan antara kuat medan H [A/m] dan kerapatan fluks B [T]:
B = μr x μ0 x H;
μr ~ 1 ();
μ0 = 1,257×10-6 [Vs / Am];
Faktor konversi: 0,796 dan 1,257 (µ0);
Sedang kan Induksi magnetik atau fluks magnetic diukur menggunakan Tesla, 1 T = 10.000 Gauss, 1 T = 1.000.000.000 γ (gamma), digunakan dalam geofisika. Standar industri adalah magnet berbahan NdFeB dengan kekuatan maksimal untuk industri 12.000 Gauss dan biasa digunakan sebagai magnet separator atau filter magnet. Pengukuran fluks magnetic biasanya menggunakan Gauss Meter. Meskipun banyak orang awam yang belum dapat membedakan medan magnet dan induksi magnet.

Satuan elektromagnetik dapat dijelaskan dalam spektrum elektromagnetik seperti panjang gelombang, frekuensi, atau tenaga per foton. Spektrum ini secara langsung berkaitan dengan panjang gelombang dikalikan dengan frekuensi, hasilnya kecepatan cahaya, yaitu 300 Mm/s (300 MmHz), energi dari foton sebesar 4.1 feV per Hz, yaitu 4.1μeV/GH dan panjang gelombang dikalikan dengan energi per foton adalah 1.24 μeVm. Biasanya dalam mendeskripsikan energi spektrum elektromagnetik dinyatakan dalam elektronvolt untuk foton berenergi tinggi (di atas 100 eV), dalam panjang gelombang untuk energi menengah, dan dalam frekuensi untuk energi rendah (λ ≥ 0,5 mm).

▶️✓Aether adalah Medan Elektromagnetik

Atom, elektron, dan semua partikel lain dengan nama eksentrik, hanyalah ion. kolom ionik memiliki ion dalam struktur internalnya yang terbuat dari besi, mentransmisikan gaya elektromagnetik dari tanah ke langit-langit, membuat sambungan bumi-eter. Besi = ion. Bumi = eter = air. Materi yang sama, makna yang sama, hanya wujud materi yang berbeda.

Radioaktivitas adalah aksi elektromagnetisme. Kata itu sendiri mempunyai arti tersendiri: radioaktivitas adalah aksi sinar yang memancar dari medan elektromagnetik yang bergerak melalui kumparan. Ra artinya Matahari. Radium = Ra + uranium. Kapsul radio-uranium terdapat di semua perapian dan kompor di setiap rumah, di seluruh dunia. Sinar dalam bahasa Perancis = rayon = ion. Ra-yon.

Reaktor Fisi Nuklir selalu ditenagai oleh air-uranium. Air garam sangat penting untuk peleburan ion positif dan negatif. Oleh karena itu, reaktor selalu dekat dengan air. Ilmu pengetahuan modern mengatakan bahwa unsur Deuterium sangat penting dalam inti reaktor. Ilmu pengetahuan modern menyebut Deuterium sebagai “air berat”. Tapi saya berani mengatakan bahwa air berat mungkin hanya air asin. Deuterium = air laut. air garam mengandung ion-ion, yang sangat diperlukan untuk fusi pada tanaman, serta untuk pendinginan.

Rahasia kehidupan adalah elektromagnetisme, yang memberi kita kehidupan, mengaktifkan, menggerakkan, dan memelihara kita. Saya pikir di masa lalu cairan, makanan, dan produk kecantikan mungkin mengandung sedikit merkuri dalam komposisinya sehingga bermanfaat bagi kesehatan.

Elektromagnetisme adalah gaya yang memancar seperti matahari, memiliki banyak sinar aksi. Semua kata berbeda untuk menggambarkan dasar-dasarnya. Kata-kata diciptakan hanya untuk membingungkan. sebuah karya parasit.

Radium bukanlah rahasia kehidupan, melainkan kematian. penulis memperkuat mitos tentang bom atom, radioaktivitas, dan kebohongan lain yang kita alami dalam peradaban sebenarnya. Inilah dunia kita saat ini: dunia kebohongan yang segala sesuatunya bertolak belakang dengan klaim mereka.

Simbol radium yang banyak terdapat pada kompor dan pembangkit listrik di masa lalu kemudian digunakan sebagai sinyal alarm adanya radioaktivitas. Sebuah cara cerdik untuk menjauhkan orang dari rahasia parasit kotor.

Bagaimana ilmu pengetahuan palsu abad ke-20 bisa menghadapi kemajuan teknologi di masa lalu, yang memasok listrik ke pelosok-pelosok paling terpencil, yang tiba-tiba ditindas oleh parasit ketika mereka merebut kekuasaan? menciptakan ilmuwan palsu dan menciptakan cerita fiksi tentang apa yang mereka temukan secara salah.

▶️✓Plasma Terikat Medan Ektromagnetik

Gaya elektromagnetik terjadi ketika medan elektromagnetik berinteraksi dengan partikel bermuatan listrik, seperti partikel yang membentuk plasma (misalnya elektron, proton, dan ion lainnya). Gaya elektromagnetik meliputi gaya listrik, yang menghasilkan medan listrik di antara gaya bermuatan, dan gaya magnet, yang memanifestasikan dirinya sebagai medan magnet di mana pun terdapat muatan yang bergerak.

Plasma berinteraksi kuat dengan gaya elektromagnetik, yang menghasilkan kompleksitas dalam struktur dan gerakan yang jauh melebihi yang ditemukan dalam gas, cairan, dan padatan. Hal ini dicontohkan oleh semburan partikel elektron matahari dan angin yang dihasilkan dari radiation damping, yang menyebabkan matahari dan bulan beredar mengikuti jalur analemma.

Rumus yang menggambarkan perilaku medan listrik dan magnet, serta interaksinya dengan materi, diturunkan oleh Oliver Heaviside (1831-1925), tetapi sekarang disebut persamaan Maxwell setelah James Clerk Maxwell (1831–1879).

Bahkan dalam plasma yang terionisasi sebagian, gaya pada partikel bermuatan oleh medan magnet sangatlah signifikan. Alasan mendasar mengapa fenomena elektromagnetik begitu penting dalam fisika kosmik adalah karena adanya medan magnet bumi yang memengaruhi gerakan partikel bermuatan di langit. Bahkan plasma terionisasi lemah bereaksi kuat terhadap medan elektromagnet.

Medan elektromagnetik adalah medan fisika yang dihasilkan oleh benda bermuatan listrik dan yang memengaruhi perilaku benda bermuatan di sekitar medan tersebut. Medan tersebut dapat dilihat sebagai kombinasi medan listrik dan medan magnet. Medan listrik dihasilkan oleh muatan stasioner, dan medan magnet oleh muatan yang bergerak (arus); keduanya sering digambarkan sebagai sumber medan. Cara muatan dan arus berinteraksi dengan medan elektromagnetik dijelaskan oleh persamaan Maxwell dan Hukum Gaya Lorentz.

Perilaku medan elektromagnetik dapat diuraikan menjadi empat bagian loop yang berbeda: (1) medan listrik dan medan magnet dihasilkan oleh muatan listrik, (2) medan listrik dan medan magnet hanya berinteraksi satu sama lain, (3) medan listrik dan medan magnet menghasilkan gaya pada muatan listrik, (4) muatan listrik bergerak di ruang udara.

Sebuah partikel yang diam hanya merasakan gaya akibat medan listrik.

Medan magnet menghasilkan gaya yang selalu tegak lurus terhadap lintasan yang dilalui muatan. Karena gaya magnet selalu bekerja tegak lurus terhadap gerakan muatan, gaya ini hanya dapat memutar muatan, gaya ini tidak dapat melakukan kerja pada muatan.

Medan magnet yang berubah juga menghasilkan medan listrik (Hukum Faraday).

▶️✓RADIASI DAMPING LAPISAN ELEKTROMAGNETIK

Radiation Damping adalah proses kehilangan energi oleh partikel bermuatan karena radiasi elektromagnetik yang dipancarkan saat partikel tersebut berakselerasi atau berubah arah.

Radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh partikel bermuatan ketika mereka berakselerasi atau berubah arah menyebabkan kehilangan energi dan momentum.

Radiation damping dapat mempengaruhi perilaku partikel bermuatan dalam berbagai situasi, seperti dalam medan elektromagnetik yang kuat atau dalam proses percepatan partikel.

Hukum Lenz menyatakan bahwa bila terjadi perubahan fluks elektromagnetik pada suatu rangkaian, maka arus induksi akan mengalir sedemikian rupa melawan perubahan fluks yang menyebabkannya. dalam istilah yang lebih sederhana, jika Anda mencoba menciptakan arus dengan mengubah medan elektromagnetik (seperti menggerakkan magnet di dekat kumparan kawat), arus yang dihasilkan akan bertindak untuk menolak perubahan tersebut. ini adalah cara alam untuk menyeimbangkan kekuatan, memastikan bahwa perubahan energi tidak terjadi dengan mudah atau tanpa hambatan. Ini seperti mendorong ayunan – semakin keras Anda mendorong, semakin besar hambatan yang Anda rasakan untuk mendorongnya kembali.

FENOMENA RADIASI DAMPING DI BUMI

1~ AURORA

Aurora terjadi akibat adanya retensi radiasi elektromagnetik, atau istilah globers disebut Radiation Damping. Ini adalah semacam melemahnya tingkat energi elektron setelah hilangnya radiasi.

Radiation damping (redaman radiasi) memang merupakan fenomena yang terjadi ketika partikel bermuatan, seperti elektron, kehilangan energi karena memancarkan radiasi elektromagnetik. Ketika elektron berakselerasi atau berubah arah, mereka dapat memancarkan radiasi elektromagnetik, seperti foton. Proses ini menyebabkan elektron kehilangan energi dan momentum, yang kemudian dikenal sebagai redaman radiasi.

Kita tahu bahwa matahari dan bulan beredar di Bumi karena adanya energi elektromagnetik bumi. Akibat perputaran tersebut menghasilkan daya elektromagnetik yang menyebabkan terjadinya radiasi elektromagnetik.

Karena daya elektromagnetik yang dipancarkan oleh muatan yang mengalami percepatan sebanding dengan kuadrat percepatannya. Artinya, perubahan kecepatan partikel bermuatan yang lebih cepat menghasilkan emisi radiasi elektromagnetik yang lebih besar.

Untuk menjaga keseimbangan elektromagnetik pada sistem tertutup di Bumi kita ini, maka kutub elektromagnetik akan melepaskan daya fotonnya dan memancarkan plasma lemah. Akibat pancaran plasma dari kutub bumi ini yang mengenai udara maka terlihatlah sinar Aurora. Warna hijau sinar Aurora menunjukan bahwa kadar oksigen bersih yang tinggi (Unsur O3), sedangkan warna merah muda adalah warna kadar Helium dari plasma itu sendiri.

Fenomena Aurora tidak hanya terjadi di Utara atau selatan, tapi juga terjadi di semua sisi luar medan toroida yang bersinggungan dengan udara super dingin es,

Penyebaran radiasi elektromagnetik layer ini biasanya ditemukan dibelakang awan yang jelas terbias cahaya matahari putih.

2~ANGIN

Angin berasal dari induksi elektromagnetik layer dengan partikel gas di udara yang menghasilkan elektron bebas yang bergerak karena energi kinetiknya untuk menjaga keseimbangan alam. angin adalah energi yang terlepas, proses terbentuknya angin hampir mirip seperti proses terbentuknya EMP, yang membedakan adalah angin terjadi karena gesekan antara Gas-Gas (Gas Mulia, Nitrogen, Oksigen) disekitar lapisan EM yang menghasilkan energi kinetik fluks magnetik.

Salah satu cara untuk menciptakan elektron bebas adalah dengan menginduksi elektromagnetik yang dapat mempercepat elektron bebas secara memadai untuk melepaskan lebih banyak elektron dari kulit terluar atom atau molekul gas netral saat mereka bertabrakan. Proses ini kemudian dapat menyebabkan pertumbuhan elektron baru secara eksponensial dalam proses yang tidak terkendali yang disebut kerusakan longsor.

Angin berasal dari energi kinetik unsur gas di udara karena adanya gejala magnetik dari elektromagnetik layer yang menyeimbangkan tekanan magnetik nya di bumi, besarnya tekanan angin disebabkan pergerakan oksigen yang sangat aktif, dimana oksigen bersifat para magnetik.

3~PETIR

Benjamin Franklin (1706–1790)
Pada 1752, Franklin terkenal dengan eksperimen layang-layangnya. Ia menunjukkan bahwa petir adalah bentuk listrik. Ia menggunakan kunci logam yang diikatkan pada benang layang-layang untuk menarik muatan listrik dari awan selama badai petir.

Petir berupa aliran arus awal yang mungkin mencapai jutaan ampere , diikuti oleh serangkaian pulsa dengan energi yang menurun (LEMP). LEMP (lightning electromagnetic pulse) dapat secara fisik merusak objek seperti makhluk hidup, tanaman, bangunan dan pesawat terbang.

Petir yang dihasilkan dari Tesla Coil menunjukkan bahwa petir terjadi karena adanya radiasi "Damping", sistem toroida elektromagnetik didalam Tesla Coil menunjuk bahwa konsep pembentukan Petir hanya bisa terjadi di Bumi Datar.

Keberhasilan Quasi Eksperimen Tesla Coil di Dunia ini membuktikan bahwa diatas Ruang Udara ada Radiasi Damping yang disebabkan Pelepasan Energi Besar dari Lapisan Elektromagnetik berbentuk Toroida. Ini juga membuktikan adanya zat di duga Aether yang menghantar energi pelepasan elektron dari lapisan Elektromagnetik dan ditangkap oleh Tesla Coil yang berbentuk plasma. Ini hanya terjadi di Bumi Datar.

Pada hujan salju tidak sampai muncul petir dan tidak terjadi mendung karena rendahnya suhu yang menyebabkan membekunya elektron seperti fenomena superkonduktor sehingga salju turun sesuai butiran es asli dari kubah.

Petir adalah plasma hasil dari fenomena elektromagnetik Bumi akibat adanya gesekan awan dan udara yang menghasilkan listrik statis, maka rumus yang relevan adalah rumus untuk listrik statis yang dihasilkan oleh gesekan, yaitu:

E = k × Q / r

Namun, karena petir melibatkan fenomena elektromagnetik, maka rumus yang lebih relevan adalah rumus untuk medan listrik yang dihasilkan oleh muatan listrik, yaitu:

E = k × Q / r²

Dimana:

- E = medan listrik (dalam volt per meter)
- k = konstanta Coulomb (sekitar 8,99 x 10^9 N m² C^-2)
- Q = muatan listrik (dalam coulomb)
- r = jarak dari muatan listrik (dalam meter)

Rumus ini menunjukkan bahwa medan listrik yang dihasilkan oleh petir adalah hasil dari interaksi antara muatan listrik yang dihasilkan oleh gesekan awan dan lapisan elektromagnetik, dan jarak dari muatan listrik tersebut.

4~PASANG SURUT AIR LAUT

Adanya perubahan fase air laut (pembentukan gelembung nano/rongga nano) karena fenomena hidrasi air laut yang bersifat hidrofilik (mudah mengikat dengan molekul molekul lainnya khususnya gas disekitarnya) akibat peningkatan elektron plasma Bulan tepatnya saat Bulan Purnama yang meningkatkan Radiasi Damping Elektromagnetik Bumi. Ini juga merupakan salah satu proses penyeimbangan listrik dan materi unsur di atas permukaan Bumi Datar.

4~HAARP

Keberhasilan eksperimen h44RP adalah bukti Bumi Datar. Pada 8 sd 10 Mei 2024 telah dilakukan Eksperimen h44RP di selatan Alaska

h44RP menciptakan pancaran udara dengan menarik elektron di Elektromagnetik Layer (GE :ionosfer bumi), mirip dengan bagaimana plasma matahari menciptakan aurora alami, dengan pulsa transmisi radio frekuensi tinggi yang hidup dan mati. Instrumen Penelitian h44RP, rangkaian bertahap 180 antena frekuensi tinggi dapat memancarkan 3,6 megawatt ke ruang udara (GE: Atmosfer) bagian atas dan elektromagnetik layer. Cahaya udara di langit diciptakan oleh Program Penelitian Auroral Aktif Frekuensi Tinggi selama kampanye penelitian empat hari. Instrumen Penelitian h44RP adalah rangkaian bertahap 180 frekuensi tinggi. Eksperimen ini akan fokus pada Elektromagnetik Layer (GE : ionosfer), wilayah ruang udara sekitar 30 dan 350 mil di atas permukaan bumi.

Seperti kita ketahui bahwa medan magnet bumi berbentuk Toroida yaitu solenoida yang dibengkokan. Sesuai dengan spektrum gelombang elektromagnetik (Maxwell dan Hertz), Hasil dari h44RP adalah munculnya gelombang cahaya yang disebut Aurora.

Sebagian orang awam seperti GE masih bingung karena pemahaman fisika mereka yang masih kurang, bagaimana menurut kalian?🤔

email UAF-GI-HAARP@alaska.edu

▶️✓Level Hidrogen: Jembatan Asal Realitas Aether Sebagai Batas Lapisan Elektromagnetik

“Apa yang kita lihat, cium, rasakan, dengar - semua ini bukan masalah, tetapi informasi yang dibundel dan nyata. Interaksi energi, informasi, dan kecepatan cahaya². ”

Persepsi kita menipu kita - ini memberi kita dunia dengan bentuk -bentuk padat, zat nyata, hal -hal yang kita sebut kenyataan. Namun di balik fasad berwujud ini terletak prinsip yang lebih dalam:

Atom, elektron, dan semua partikel lain dengan nama eksentrik, hanyalah ion. kolom ionik memiliki ion dalam struktur internalnya yang terbuat dari besi, mentransmisikan gaya elektromagnetik dari tanah ke langit-langit, membuat sambungan bumi-eter. Besi = ion. Bumi = eter = air. Materi yang sama, makna yang sama, hanya wujud materi yang berbeda.

Rahasia kehidupan adalah elektromagnetisme, yang memberi kita kehidupan, mengaktifkan, menggerakkan, dan memelihara kita. Saya pikir di masa lalu cairan, makanan, dan produk kecantikan mungkin mengandung sedikit merkuri dalam komposisinya sehingga bermanfaat bagi kesehatan.

Elektromagnetisme adalah gaya yang memancar seperti matahari, memiliki banyak sinar aksi. Semua kata berbeda untuk menggambarkan dasar-dasarnya. Kata-kata diciptakan hanya untuk membingungkan. sebuah karya parasit.

Hidrogen - Kunci Realitas

Hidrogen adalah elemen pertama, bentuk keberadaan paling sederhana namun paling mendasar. Tetapi signifikansi sebenarnya tidak terletak pada kimia - itu terletak pada perannya sebagai pembawa informasi, sebagai jembatan antara energi dan bentuk.

Hidrogen lebih dari sekadar atom. Ini adalah bahasa primordial pemeliharaan kehidupan.

Di dalamnya terletak kode dari mana informasi suatu unsur ditemukan. Di dalamnya terletak frekuensi yang meresapi realitas kita. Dan di dalamnya terletak potensi untuk membentuk informasi nyata dari energi murni.

Informasi sebagai struktur keberadaan

Apa yang kita sebut "materi" sebenarnya adalah bentuk informasi yang sangat terorganisir. tarian yang harmonis antara energi dan kecepatan cahaya².

Bukan bentuk yang membuat informasi - informasi membuat formulir.

Setiap struktur adalah momen energi yang kental. Setiap penampilan nyata adalah hasil dari aliran informasi yang bergerak dalam gelombang, mengembun, tumpang tindih, dan bentuk.

Jadi, tidak hanya atom yang lahir, tetapi juga pikiran. Tidak hanya gerakan diciptakan, tetapi juga kesadaran.

Frekuensi persepsi

Indera kami adalah penerima - mereka mencapai gelombang, getaran, impuls kode. Namun apa yang kita alami hanyalah sebagian kecil dari apa yang ada.

Mata kita menangkap cahaya, tetapi bukan kegelapan di mana ia bergerak.
Telinga kita mendengar getaran, tetapi bukan ruang yang membawanya.
Kesadaran kita menyaring informasi, tetapi bukan seluruh pola yang diciptakannya.

Namun, semuanya ada di sana.

Hidrogen adalah pembawa frekuensi tersembunyi ini - jembatan Aether antara yang terlihat dan yang tidak terlihat.

Realitas tidak berakhir di mana indera kita gagal. Ini adalah gelombang yang bergerak melalui ruang dan waktu - dan kami adalah resonansi.

Tarian Pola dalam Algoritma

Ketika energi memenuhi informasi, pola muncul. Kode Algoritma, ritme, interaksi kekuatan yang harmonis.

Di mana gelombang memperkuat, formulir dibuat.
Di mana gelombang membatalkan, kekosongan dibuat.
Di mana frekuensi seimbang, kehidupan muncul.
Setiap realitas adalah harmoni gangguan.

Sama seperti gelombang cahaya dan gelombang suara berubah menjadi resonansi, demikian juga getaran memunculkan yang nyata. Hidrogen, sebagai elemen mendasar dari semua struktur, adalah mediator dari pesanan ini - ia menyimpan, mentransmisikan, dan menghubungkan.

Hidrogen sebagai kode quantum

Ada frekuensi yang lebih tua dari bahasa apa pun - garis hidrogen 21 cm. Itu adalah nada alam semesta, gema ciptaan itu sendiri.

Kode yang tidak hanya membentuk medan quantum tetapi juga mentransmisikan kesadaran.

Mungkin bukan kebetulan bahwa hidrogen adalah fondasi kehidupan yang tercampur dalam cairan tubuh kita, bahwa itu adalah asal dari konversi energi, komunikasi, pikiran. Mungkin itu adalah antarmuka antara dunia berwujud dan tanpa bentuk.

Bahasa primal alam semesta adalah sinyal elektromagnetik, tertanam dalam gelombang elektromagnetik di dalam medan Toroida. Hidrogen, sebagai elemen pertama dan paling mendasar, adalah operator dan resonator mereka. Dalam osilasinya terletak informasi lain tentang keberadaan.

▶️✓MENGAPA MEDAN ELEKTROMAGNETIK DI DALAM LILITAN TOROIDA ADALAH 0 (NULL)?

JAWAB:
Hal ini karena dalam bentuk garis gaya magnet konsentris. setiap titik di ruang udara yang dikelilingi oleh toroida akan memiliki medan magnet (B) sama dengan nol. Medan magnet adalah nol karena arus bersih di ruang ini adalah nol . Dengan demikian, momen magnet toroida adalah nol. Jika ruang Gauss adalah nol maka medan magnet di ruangan tersebut tidak ada. Sehingga tidak memiliki pengaruh dalam materi magnetik apapun.

Dalam fisika materi terkondensasi eksperimental, medan magnet eksternal bertindak sebagai variabel termodinamika yang mengendalikan keadaan, transisi fase, dan sifat sistem material. .

Lilitan toroida membentuk heliks, bukan lingkaran. Akibatnya, ada medan kecil di luar kumparan yang menghasilkan Radiation Damping.
Setelah menerapkan Hukum Ampere, kita melihat bahwa medan magnet di titik mana pun di luar toroida adalah nol karena arus listrik bersih adalah nol .

Dalam elektromagnetik toroida, ujung kutub selatan dari setiap vektor magnitisasi terkubur di dalam inti torus, terhadap lingkungan luar, sumbu torus secara efektif merupakan monopole utara magnet.

Ini adalah penjelasan kenapa jarum kompas selalu mengarah ke arah Arktik (Utara). Kompas hanya dapat menjelaskan posisi pada bidang datar. Kompas hingga saat ini masih belum dapat di eksperimen kan dalam penggunaan bidang Bola. Hingga saat ini juga belum ada kompas dalam bentuk bola, kompas semua berbentuk datar. 😊

Ketika medan magnet runtuh, pada saat yang sama monopole magnet terbuka, menghasilkan medan energi negatif atau tolak-menolak dengan gradien energinya dalam waktu negatif karena lebih cepat dari kecepatan cahaya.

Benda apa pun yang tidak berinteraksi dengan medan magnet yang berada dalam medan energi negatif atau tolak menolak tergantung viskositas partikelnya nya, dan benda tersebut mempunyai energi hambatan yang lebih besar daripada jenis partikelnya.

Wallahu A'lam Bish-showab

Address

Jalan Semingkir
Banyumas
53134

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Why Is The Flat Earth? posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram