17/03/2026
SANTAPAN ROHANI, YUUUK MUDIK KE KAMPUNG HALAMAN YANG ABADI
Terimakasih banyak ustadz, maaf tanya ustadz, kalau boleh tahu, ustadz mudik nya itu kemana ya. Masih dipulau yg sama, semoga selamat pulang pergi nya ustadz
Jawab: Saat ini saya belum mudik, baru persiapan alias packing packing dulu. Insya Allah rebo baru jalan ke Purworejo Jateng. Dan bisa jadi nanti klinik ruqyah pendekar langit saya dirikan di kampung saya porjo. Doain ya?
Apa yang kami persiapkan untuk mudik? Seperti biasa kendaraan, baju baju, sedikit oleh oleh, amplop amplop dll. Btw sahabat tahun ini mudik tidak? Mudik nggak mudik ke kampung halaman yang pasti saya dan anda wajib mudik ke kampung halaman yang sejati. Yaitu akherat. Bahasa lainnya saya dan anda kudu mudik ke Allah sekarang juga.
Artinya jangan nunggu m4ti baru ketemu Allah. Justru sahabat harus persiapan mudik ke kampung halaman sejati sekarang juga. Apakah ketika saya dan anda berkeinginan mudik lalu otw pasti sampai dikampung halaman? Dalam bahasa lainnya apakah kalau kita ingin mudik ke Allah pasti ketemu? Ya pasti sampai dan pasti ketemu. Apes apesnya m4ti sebelum sampai kampung halaman, maka Allah lah yang akan menjemputmu.
Ini sama saja dengan mudik tahun ini. Ketika saya sudah persiapkan semuanya buat mudik pasti sampai ke kampung? Ya pasti sampai. Yang penting terus saja berjalan. Ketika sudah sampai maka bahagialah hati karena bertemu dengan orang orang yang tercinta.
Bagaimana caranya mudik ke kampung akherat sebagai kampung halaman kita? Bagaimana caranya mudik ke Allah?
Caranya adalah jalani hidupmu apa adanya tapi rubahlah sudut pandang dalam hatimu. Yakni yang semula mata lahiriahmu memandang mahluk hingga sampai ke hati rubahlah. Ketika sampai di hati yang terpandang harus Allah dibalik mahluk. Sehingga perjalanan mudik ini bukan tentang jarak tapi tentang membuka kesadaran yang selama ini hilang sehingga membuatmu tersesat.
Apa buktinya saya dan anda sudah tersesat? Buktinya hidupmu kacau, ruwet, penuh cobaan dll. Buktinya dadamu bergejolak, berkecamuk, bergemuruh karena menahan panasnya api ujian. Buktinya hatimu kering kerontang penuh dengan kemarahan, dendam, kekecewaan dan kesedihan.
Mengapa saya dan anda bisa tersesat? Karena yang kau pandang selama ini adalah mahluk thok. Ketika kamu dihina maka kamu melihat ada fulan yang sudah menghinamu sehingga kamu marah. Ketika usahamu bangkrut yang terpandang adalah orang yang menyebabkan kebangkrutan. Ini tersesat namanya. Bahkan ketika bisnismu melejit lalu yang kamu pandang adalah kehebatanmu, ilmumu, hapalanmu, kecerdasanmu dll ini juga tersesat. Disebut dengan istidraj. Suatu saat kalau kamu nggak segera tobat maka kamu pasti akan dijungk4lkan oleh takdir.
Mengapa harus mudik ke kampung akherat? Jawabannya sudah jelas khan? Sebab rasanya tersesat itu luar biasa menyakitkan. Saya dan anda harus segera mudik, karena disitulah kampung kebahagiaan abadi.
"Oke ustadz saya mengerti, sekarang apa yang harus saya persiapkan untuk mudik ke kampung halaman yang sejati?"
Caranya ucapkan bismillah. Baik secara lafadz terlebih dalam hatimu. Bismillah itu atas nama Allah, bukan atas nama mahluk. Hatimu harus berucap Allah setiap detiknya. Dan dzikir Allah ini bukan dipikiranmu loh? Nanti malah capek sendiri sebab melafadzkan Allah dalam pikiranmu setiap detik. Akan tetapi cukup diyakini dalam hati bahwa semuanya adalah perbuatan Allah meskipun sebesar dzarah.
Bagaimana prakteknya? Nah inilah yang disebut dengan proses perjalanan yang terkadang lancar, kadang macet, kadang lelah, kadang senang. Nano nano rasanya. Mengapa nano nano? Sebab masih diperjalanan alias belum sampai ke kampung akherat.
Misalnya saat sendalmu ilang lalu kamu menggerutu. Tetapi segeralah hatimu klik dengan ucapan bismillah. Semua atas nama Allah. Maknanya adalah sendalmu ilang itu karena ijin Allah lalu hatimu mulai merasa lapang. Dilain waktu anakmu tambah bandel yang membuatmu membentaknya. Inilah yang saya maksud dengan perjalanan mudik ke Allah itu nano nano rasanya. Tapi segeralah ingat bismillah. Anak bandel juga karena ijin Allah sehingga hatimu lembut kembali. Lalu menasehati anakmu dengan lemah lembut.
Bagaimana ketika perjalanan kita sampai di kejadian kena sihir yang menghancurkan segala galanya? Nah inilah yang paling mengharu biru. Bisa dikatakan ini adalah kecelakaan yang tr4gis dan membuatmu terluka. Meskipun hatimu terluka sangat dalam segeralah ingat Allah. Bismillah, semua atas nama Allah. Ujian sihir juga terjadi karena Allah. Jika hatimu terus berucap bismillah niscaya DIA akan datang menjemputmu untuk mudik.
Apa tanda tanda Allah menjemputmu?
Saya sebenarnya lebih s**a mengatakan silahkan dialami saja sendiri. Percayalah ketika anda berjuang untuk meyakini semua atas ijin Allah, maka DIA akan datang sendiri menjemputmu. Ketemu akun pendekar langit juga tanda tanda Allah sedang menjemputmu. Ketika anda baca ayat ayat ruqyah (kalam Allah) lalu muntah muntah, ini juga tanda bahwa Allah sedang menjemputmu. Ketika baca Al Quran lalu menangis, ini juga tanda tanda Allah sedang menjemputmu pulang. Allah sedang menjemputmu, cuman kamunya nggak peka. Kamu nggak mampu melihat Allah yang sedang menjemputmu karena ketutup wajah mahluk dalam hatimu. Oleh karena itu pekalah, supaya segera sampai ke kampung abadimu.
Lalu apa tanda tandanya perjalananmu semakin dekat?
Saat anda mudik dan sekilo dua kilo lagi sampai kampung halaman apa yang anda rasakan? Sama saja dengan mudik ke akherat. Tandanya kamu hampir sampai adalah makin hari makin lapang dan makin bahagia. Semakin hari progres kesembuhanmu semakin signifikan, bahkan anda semakin yakin kesembuhan sempurna tidak akan lama lagi.
Terakhir apa tandanya perjalanamu sudah sampai?
Senang dan bahagia yang tidak bisa diungkapkan dengan kata kata. Bahagia tiada terperi karena melihat wajah Allah dengan nyata dibalik segalanya. Ketika itulah kamu akan memelukNya dan tidak ingin terpisahkan lagi.
Bentuk kongkretnya seperti apa? Banyak sekali tiada terhitung. Misalnya kamu sembuh sempurna setelah dari awal belajar hanya melihat Allah dibalik ujianmu. Saat itulah kamu melihat Allah. Bukankah nama lain dari Allah adalah Asy Syafii atau Yang Maha Penyembuh? Ketika rumah tanggamu utuh kembali dan harmonis lagi maka saat itu anda sudah ketemu Allah. Bukankah nama lain DIA adalah Al Jami' atau Yang Maha Mengumpulkan?
Atau ketika rezekimu lancar kembali bahkan mudah sekali mendapatkannya maka hakikatnya kamu sudah ketemu Allah. Bukankah nama lain Allah adalah Ar Rozaq atau Yang Maha Memberi Rezeki dan Al Wahhab atau Maha Luas KaruniaNya?. Ketika nama baikmu normal kembali bahkan kamu dimuliakan maka saat itu engkau sudah bertatap wajah dengan Allah. Bukankah nama lain DIA adalah Al Muizz yang artinya Maha Memuliakan?
Ketika engkau sudah sampai ke kampung halaman sejati/ kampung akherat maka fokusmu bukan lagi kepada kesembuhan, pada pasangan, harta benda, kemuliaan dll. Tapi fokusmu hanya kepada DIA yang berada dibaliknya. Sebab pasangan, harta benda dll hanyalah mahluk. Saat itu engkau akan nyaman dengan DIA yang mendatangkan semuanya. Dan DIA memang akan mendatangkan semua kebahagiaan, kenyamanan, keselamatan, kesejahteraan dll kepada HambaNya yang mau kembali mudik kepadaNya. Inilah gambaran surga yang akan anda alami dan rasakan sendiri sekarang dan selama lamanya.
Nah pertanyannya sekarang adalah, maukah anda mudik sekarang? Kalau mau yuuuk?
Syukron
Klinik Pendekar Langit