06/02/2024
MENGAPA SAYA HARUS MENGAMATI KEADAAN KAMAR MANDI?
1. Yudha J Sukabumi,
Selamat pagi teman-teman semuanya, pagi bang indi, mau sedikit berbagi mengenai pelatihan tadi malam, saat bergeser menjadi pengamat ada peralihan situasi dan rasa...yang tadinya rasa gorengan dan pedas nya begitu nyata, saat bergeser menjadi pengamat...rasa nya seperti berkurang baik asin dan pedas nya....mungkin otak saya masih dominan bang indi...🙏...dan masih awam tentang apa itu kesadaran dan definisi nya
2. Teguh Darmakesuma Purwokerto,
Selamat pagi Bang..selamat pagi teman-teman...
Testimoni pelatihan tadi malam:
penjabaran materinya simple, jelas dan mudah dipahami
ada penegasan dan penyadaran terhadap diri yang selama
ini kurang disadari..
setelah mengenal diri yang sejati serasa segala pengetahuan
dan pemahaman yg ada di pikiran dan perasaan rontok berjatuhan
bagaikan daun kering yang lepas dari ranting pohon..
Mantap Bang, Trimakasih Bang
3. Samsul Hakim Tulungagung,
Pagi bang indi..pagi semua teman2...mengenai pelatihan online td malam, pelatihanya simple sekali tdk bertele2, menggunakan hal2 disekitar kita sbg alat bantu tp hasilnya sangat mengena, mudah sekali sy memahami apa itu suwung, apa itu diri sejati, mudah sekali membedakan diri yg terhanyut dg pikiran dan perasaan dan diri sbg pengamat, trmksh bang indi jd paham sekarang...
4. Abdul Latif Bekasi,
Pagi Bang Indi dan Teman-teman semua
Setelah mengikuti pelatihan suwung bersama Bang Indi tadi malam dan paginya saya mulai berlatih saya baru ngeh dengan sebuah tulisan Seorang Master Ch'an Tiongkok, Qingyuan Weixin: “Sebelum saya mempelajari Ch'an selama tiga puluh tahun
Saya melihat gunung sebagai gunung, dan sungai sebagai sungai. Ketika saya sampai pada pengetahuan yang lebih mendalam, saya sampai pada titik di mana saya melihat bahwa gunung bukanlah gunung, dan sungai bukanlah sungai. Namun kini setelah aku mendapatkan hakikatnya, aku merasa tenang. Hanya saja aku melihat gunung sekali lagi sebagai gunung, dan sungai sekali lagi sebagai sungai.” Pertama ada gunung, lalu tidak ada gunung, lalu ada..
Terima kasih Guruku Bang Indi yang telah mengantarkan saya pada kepahaman ini sehingga saya menjadi bisa berjarak dengan pikiran yang selama ini selalu menyeret saya ke dalam emosi emosi rasa-rasa yang silih berganti tanpa kesadaran.. Alhamdulillaah malam yang luar biasa🙏😇
5. Ade Sofyan Tebet
Yaaa saya jadi lebih ngerti sekarang suwung itu ternyata dapat dicapai dengan cara tidak menilai objek yang terlintas dan melintas dalam pikiran kita netral saja ada berada ditengah tidak plus maupun minus
Hanya sebagai pengamat saja
Dan pertanyaan saya mengapa saya harus mengamati keadaan kamar mandi sebelum saya mandi
*********
SUWUNG sajalah!!