26/06/2019
Setelah menjalani food prep, saya mulai mempelajari pola penyimpanan bahan makanan.
Ketika awal-awal, hampir semua bahan saya potong. Semakin kesini, saya jadi tahu ada bahan makanan yang sebaiknya tidak dipotong. Dibiarkan utuh saja, atau dimasak segera. Agar tidak mengalami browning akibat reaksi oksidasi.
Ex : Buncis, Kacang Panjang, Terong, Kentang. Bahan makanan tersebut akan tetap awet kok tanpa dipotong. Meski kalaupun dipotong dan mengalami browning, tidak akan mengubah rasa.
Sedangkan sayuran hijau yang awet disimpan meski sudah dipetiki adalah : Bayam, dan Kangkung. Biasanya satu minggu.
Caisim, Baby Kailan, dan Brokoli akan cepat menguning setelah hari ketiga.
Untuk menyimpan sea food dan daging ayam, semuanya saya simpan dalam freezer per porsi. Sebab, jika disimpan dalam satu wadah, akan membuat daging sering keluar masuk kulkas, lalu dicairkan, setelah itu yang tidak dimasak akan dikembalikan lagi ke freezer. Hal ini tidak tepat, karena meningkatkan resiko mikroba. Selain itu, akan membuat daging lebih juicy ketika diolah.
Seafood adalah bahan yang saya masak terlebih dahulu di awal minggu. Karena, Seafood lebih cepat mengalami kerusakan dibanding daging.
Ketika menyimpan Seafood, saya tidak melumuri dengan jeruk nipis. Memang, menghilangkan bau amis. Tapi, jika terlalu lama direndam jeruk nipis justru membuat ikan jadi sangat lembek ketika digoreng (karena teksturnya rusak akibat reaksi dari asam). Warna daging akan berubah menjadi putih, rasanya akan samar, dan kandungan asam pada jeruk nipis akan mematikan bakteri baik. *CMIIW
Saya lebih s**a menyimpan Seafood yang sudah diberi bumbu kuning, yang terdiri dari kunyit, jahe, merica, ketumbar. Atau jika tidak sempat membuat bumbu, cukup dilumuri kunyit bubuk saja. Kecuali, Seafood yang akan dimasak sup. Tidak saya beri apa-apa.
Daging sapi, seringnya langsung saya olah jadi rendang.
Daging ayam, saya bagi menjadi beberapa. Sebagian saya ungkep untuk dibuat Ayam Goreng atau Bakar. Sisanya, jika mau dibuat Ayam Krispi, hanya saya lumuri dengan merica, bawang putih, dan garam saja.
Ternyata, jadi emak-emak juga kudu banyak berguru pada pengalaman ya? 😂
Semoga bermanfaat! Tyas Ummu Hassfi @ Special Region of Yogyakarta