10/01/2019
Bab: Al Hijamah
*Asyiknya Berbekam*
---------------------------------
Oleh: Abdi S.
Islam adalah agama yang sempurna. Dalam segala aspek kehidupan Islam memiliki tuntunannya, termasuk dalam pengobatan yang dikenal sebagai Tibbun Nabawi atau pengobatan nabi. Salah satu bentuk Tibbun Nabawi yang Rasulullah contohkan adalah bekam.
Istilah "bekam" diambil dari bahasa Melayu yang berarti "pelepasan darah kotor ". Jadi pengobatan dengan "bekam " adalah pengobatan dengan membuang darah kotor yang mengandung toksin ( racun ) atau sampah metabolisme dari tubuh seseorang melalui permukaan kulit. Sedangkan yang dimaksud darah kotor adalah darah yang mengandung toksin (racun ). Darah yang sudah tercemar toksin ini dapat menghambat peredaran darah dalam tubuh seseorang. Akibatnya tubuh terasa berat dan kekurangan tenaga. Dampak selanjutnya adalah naiknya tekanan darah, kerja jantung dalam memompa darah semakin berat . Jika jumlah toksin ( racun ) terlalu banyak maka hal itu dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu terjadinya stroke.
Toksin (racun ) dapat memasuki aliran darah manusia melalui:
a. Makanan yang ber- BTM (Bahan Makanan Tambahan) seperti vitsin, zat pewarna, hormon. dll atau makanan yang bahan mentahnya terkontaminasi pestisida dan insektisida.
b. Minuman terutama minuman yang ber - BTM. seperti zat pewarna, zat pengawet, zat perasa, logam - logam berat (Hg, Fe, Pb, Cu. dan lain - lain ) .
c. Udara ( pernafasan ) seperti asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok, partikel obat nyamuk, partikel zat pengharum ruangan, partikel debu di jalanan, partikel debu di rumah dari cat tembok, karpet dan lain - lain.
d. Obat - obatan, seperti antibiotik, analgesik, antipiretik dan lain - lain.
Pada zaman sekarang, tak seorang pun bisa menghindari toksin. Bahkan setiap hari toksin selalu mengelilingi hidup kita dan siap memasuki tubuh kita meskipun kita tak mengundangnya.
Agar toksin yang terlanjur menyelinap di tubuh tidak sampai membuat kita jatuh sakit parah maka kita harus membuangnya melalui "bekam ".
Sakitkah dibekam? Tidak. Hanya seperti digigit beberapa semut kecil secara bergantian selama sekian detik. Bahkan jika terapis memegang "lancing device" dg benar spt yg diajarkan pakar bekam ustad Wewe maka pasien tidak merasa sakit. (Kata fulanah- perawat RS yg jd langganan Bekam sy bilang seperti tak pakai jarum dan setelah dibekam badan terasa ringan )
Kadang- kadang toksin yang telah merasuki tubuh menyebabkan kerusakan sel- sel pada organ tubuh kita. Oleh karena itu, kita memerlukan terapi herba untuk mengatasinya, misalnya, minum Madu dicampur seduhan Temu lawak ketika hepar kita mengalami gangguan.
Tibbun Nabawi harus dilakukan dengan niat ibadah kepada Nya. Artinya hanya untuk meraih ridho Nya semata. Sehingga ketika diberi sembuh, kita mampu bersyukur. Ketika masih belum sembuh kita memiliki kesabaran yang indah. Dan ketika keputusan yang terbaik dari Nya adalah kematian, maka dengan rahmat-Nya kita akan tenang menghadapinya dan iInsha Allah husnul khotimah. Wallahu 'alam.
(Dr berbagai sumber )
Rumah Tahfifz Bws,