21/04/2026
HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
21 April bukan sekadar tanggal merah. Ini pengingat bahwa dulu, perempuan bahkan dilarang bermimpi setinggi langit.
RA Kartini melawan dengan pena. Membuka jalan agar kita bisa sekolah, bekerja, bersuara.
Ada Bu Bidan yang dengan sabar mendampingi ibu melahirkan jam 3 pagi.
Ada Suster yang tangannya lembut mengganti infus, tapi tegas saat edukasi pasien.
Ada Dokter Perempuan yang memimpin operasi SC darurat dengan kepala dingin.
Ada Analis Lab, Apoteker, Ahli Gizi, Radiografer perempuan yang teliti menjaga akurasi demi keselamatan pasien.
Mereka Kartini masa kini.
Tapi perjuangan belum selesai. Masih ada "gelap" berupa beban ganda, stigma, risiko kerja, dan lelah yang tak terlihat. Tugas kita: memastikan setiap Kartini di RS ini aman, didengar, dan dihargai. Karena bidan yang terlindungi = ibu yang selamat. Perawat yang sejahtera = pasien yang terawat.
Selamat Hari Kartini untuk semua perempuan hebat.
Teruslah terang. Karena dari tanganmu, lahir kehidupan. Dari suaramu, lahir keberanian.