28/08/2020
lanjutan..
Bismillah..
Yuk Kenalan dulu dengan suatu zat yang bernama Urea.
Bukan pupuk urea ya yang akan dibahas, tapi urea cream.
secara alami tubuh kita sebenernya sudah mempunyai zat urea. Fungsinya sebagai pelembab kulit.
Urea dikenal sebagai keratolitik atau penghancur zat keratin yang terdapat pada kulit. Keratin merupakan materi dasar penyusun lapisan kulit manusia.
Urea bisa meningkatkan kelembapan kulit dengan cara melembutkan lapisan atas kulit. Hal tersebut bisa membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati yang kering atau kasar.
Misalnya : eczema, psoriasis, corns, callus *silahkan gugling yaak dan beberapa masalah kuku misalnya kuku yang tak tumbuh.
untuk dosisnya kita haru sesuaikan dengan tujuan pemanfaatannya. Konultasikan kepada dokter ya..
Untuk dosis urea :
- Konsentrasi rendah antara 2-10% : kategori OTC (over the counter) alias bisa dibeli bebas biasanya sebagi skin moisturizer untuk orang dengan dry skin, psoriasis, and eczema (atopic dermatitis).
-Konentrasi yang lebih tinggi 10-40% : pada kadar ini juga dapat dibeli bebas, ini biasanya digunakan untuk orang yang struggle dengan masalah dry and rough skin, skin cracks and fissures (like heel fissures), psoriasis, eczema, corns, calluses, and nail fungus.
- Konsentrasi yang tinggi urea dapat bekerja sebagai emollient (moisturizer) atau “keratolytic action”
selain itu pada dosis tinggi urea juga dapat dikombinasikan dengan obat lain untuk terapi tertentu. Biasanya dikombinasi dengan antiinflamasi/steroid atau antifungi/ antijamur.
Efek samping : beberapa yang tidak cocok atau slah penggunaan akan menyebabkan kulit kemerahan, gatal, terasa terbakar
Untuk yang sedang hamil, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokternya ya.
Contoh produk urea yang ada di apotek :
- Carmed 10, 20, (angka 10 dan 20 menunjukkan kandungan prosentase urea)
- Moisderm 10, 20
- Sebamed Extreme Dry Skin Repair Foot Cream 10% Urea
- dll...
Selamat mencoba. ^^
Tanya Obat, Tanya Apoteker
Ur pharmacist, Siska Hermawati