27/04/2026
Transfusi darah berperan penting dalam menyelamatkan nyawa, terutama pada pasien yang membutuhkan transfusi berulang seperti talasemia. Komponen darah dipilih secara spesifik agar sesuai dengan kebutuhan klinis resipien, mulai dari Packed Red Cell hingga plasma.
Namun, di balik manfaatnya, transfusi juga menyimpan potensi risiko. Salah satu yang paling sering terjadi adalah reaksi demam non hemolitik atau Febrile Non Haemolytic Transfusion Reaction (FNHTR). Kondisi ini berkaitan erat dengan keberadaan leukosit alogenik, yaitu sel darah putih yang berasal dari donor.
Leukosit sejatinya adalah garda depan sistem imun. Sel ini melindungi tubuh dari bakteri, virus, dan patogen lain melalui mekanisme pertahanan yang kompleks, termasuk pengenalan Human Leucocyte Antigen (HLA) yang unik pada setiap individu. Saat leukosit donor masuk ke tubuh resipien, sistem imun dapat mengenalinya sebagai sel asing dan memicu respons imun yang tidak diinginkan.
Dalam proses penyimpanan darah, leukosit juga dapat melepaskan sitokin proinflamasi serta membawa mikroorganisme tertentu, seperti Cytomegalovirus (CMV). Akumulasi faktor-faktor ini berkontribusi pada meningkatnya risiko reaksi transfusi, terutama pada pasien dengan kondisi klinis rentan.
Karena itu, pencegahan menjadi kunci. Selain uji golongan darah, skrining infeksi menular, dan uji antibodi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2015, upaya reduksi leukosit (leukoreduksi) memiliki peran strategis dalam meningkatkan keamanan transfusi dan melindungi sistem imun pasien.
Pendekatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan transfusi yang lebih aman, presisi, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
โโโ
๐ฌ Menurut Anda, seberapa penting leukoreduksi diterapkan secara konsisten dalam praktik transfusi darah di Indonesia? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar!
โโโ
Sumber: medquest.co.id (โLeukosit dalam transfusi darah: kawan atau lawan?โ).
Baca bahasan selengkapnya melalui:
๐ medquest.co.id/blog โก atau klik link yang ada di bio!
๐พ Simpan postingan ini dan follow untuk update kesehatan berikutnya!