Pusat Perawatan Ibu dan Anak

Pusat Perawatan Ibu dan Anak Membantu memberikan Bimbingan dan Konsultasi supaya Ibu dan Anak menjadi lebih sehat baik secara fis Natural Nusantara

Mencoba memberikan solusi dan pencerahan kepada masalah masalah yg terjadi kepada Ibu dan Anak. Info resmi 0857 260 45599 / 59dbec9f
Rini Laksmi SE Akt C Herb
Herbalis Resmi dan Konsultan Wanita Pt.

Sejuta Manfaat Buah Mangga Bagi Si Kecil Manfaat buah mangga. Siapa sih yang tidak s**a dengan salah satu jenis buah yan...
08/11/2018

Sejuta Manfaat Buah Mangga Bagi Si Kecil

Manfaat buah mangga. Siapa sih yang tidak s**a dengan salah satu jenis buah yang segar ini. Bukan hanya rasanya yang manis dan memberikan kesegaran, buah yang memiliki warna daging kuning ini ternyata sangat kaya akan kandungan nutrisi di dalamnya.

Sama halnya dengan buah serta sayuran lainnya yang memiliki warna kuning, buah mangga ini juga memiliki kandungan beta-karoten yang jelas sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Bukan hanya bagi orang dewasa, kandungan nutrisi yang dimiliki oleh buah mangga ini juga sangat baik dan memberikan manfaat yang sangat menakjubkan bagi si kecil.

Nah, di bawah ini ada beberapa manfaat buah mangga yang sangat baik untuk buah hati Anda, yaitu sebagai berikut:

1. Jika di bandingkan dengan beberapa jenis buah lainnya, buah mangga ini memiliki kandungan beta-karoten dalam jumlah yang cukup banyak. Beta-karoten ini merupakan salah stau jenis karotenoid yang mana merupakan zat antioksidan yang sangat kuat. Kandungan antioksidan ini mampu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas yang bisa menyebabkan penuaan dini, bahkan kandungan ini dipercaya mampu menangkan berbagai jenis penyakit, salah satunya kanker. Semakin gelap warna dari daging mangga, maka semakin tinggi p**a kandungan beta-karoten yang ada di dalamnya.

2. Di dalam tubuh, kandungan beta-karoten nantinya akan di olah menjadi vitamin A. Vitamin jenis ini nantinya mampu memberikan beberapa manfaat yang baik untuk tubuh Anda, diantaranya seperti menjaga kesehatan mata, mendukung sistem imunitas, serta menjaga kesehatan kulit. Di samping peranannya yang baik untuk mendukung pertumbuhan tulang si kecil, kandungan yang dimiliki buah mangga ini jelas sangat baik juga untuk menjaga kesehatan si kecil.

3. Buah mangga juga sangat kaya akan kandungan vitamin C. kandungan vitamin C yang ada di dalam buah mangga pastinya sangat di butuhkan oleh tubuh, dan vitamin C yang terdapat dalam 100 gram buah mangga nyatanya sudah mampu mencukupi kebutuhan harian vitamin C si kecil. Kandungan zat antioxidant ini sangat dibutuhkan oleh tubuh guna mempercepat penyembuhan luka, memelihara kesehatan sistem imun tubuh si kecil, serta mendukung dalam menjaga kesehatan fungsi otak si kecil.

4. Buah mangga juga memiliki kandungan Glycaemix Index (GI) dalam jumlah yang rendah. Dan bahan makanan yang memiliki kandungan Glycaemix Index (GI) dalam jumlah yang rendah nantinya akan terurai dengan baik di dalam tubuh setelah beberapa jam. Oleh karena itu, jenis makanan ini hanya akan menimbulkan sedikit peningkatan glukosa yang ada di dalam darah.

Dan hal ini pastinya bisa memberikan keuntungan yang sangat luar biasa untuk kesehatan tubuh si kecil, diantaranya yaitu mampu menyediakan energi yang jauh lebih lama bagi tubuh serta mampu menurunkan resiko terserang diabetes serta penyakit liver ketika mereka beranjak menjadi orang dewasa.

Semoga Bermanfaat 😊😊

Manfaat Ikan Salmon Untuk Bayi Ikan merupakan salah satu makanan yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tub...
02/11/2018

Manfaat Ikan Salmon Untuk Bayi

Ikan merupakan salah satu makanan yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh, khususnya bagi bayi. Selain rasanya yang memang nikmat, nyatanya ikan memiliki banyak sekali kandungan yang dibutuhkan oleh bayi untuk perkembangannya. Ikan salmon sendiri memiliki kandungan protein yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Mineral dan vitamin yang terkandung dalam ikan salmon bisa dikatakan yang paling lengkap. Jadi, ikan salmon bisa menjadi pilihan makanan yang baik untuk bayi saat memasuki usia 6 bulan pada masa MPASI.Banyak kandungan yang terdapat dalam ikan salmon, seperti kalium, selenium, dan vitamin B12. Tidak hanya itu saja, asam lemak omega-3 dan asam lemak esensial alami lainnya yang terkandung dalam salmon nyatanya dapat membantu menjaga kesehatan bayi. Berikut adalah manfaat lain dari ikan salmon untuk bayi:

1. Mencegah Penyakit

Kandungan nutrisi yang ada pada ikan salmon nyatanya mampu membuat tubuh bayi lebih kuat melawan berbagai macam penyakit. Asam amino yang terkandung dalam ikan salmon nyatanya dapat menjaga kesehatan dari saluran pencernaan. Tidak hanya itu, memberikan ikan salmon kepada bayi nyatanya juga dapat menjaga kesehatan jantung bayi agar terhindar dari beberapa penyakit, seperti radang sendi, kardiovaskular, dan juga diabetes.

2. Meningkatkan Kecerdasan Otak Bayi

Tentu pada masa tumbuh kembang, bayi membutuhkan asupan makanan yang baik. Asupan makanan akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak, termasuk kesehatan otak anak. Ikan salmon adalah salah satu makanan yang bisa ibu jadikan sumber zat gizi yang baik bagi perkembangan otak anak. Kandungan omega-3, mineral, dan vitamin B yang cukup tinggi nyatanya sangat baik untuk menjaga kesehatan otak. Ikan salmon bisa menjadi pilihan MPASI bagi ibu karena pengolahannya yang terbilang mudah. Rasanya yang sudah gurih dan lezat juga akan menambah cita rasa dalam menu MPASI anak.

3. Mengoptimalkan Penglihatan Bayi

Tidak hanya baik untuk perkembangan otak bayi saja, nyatanya kandungan DHA dan AHA dalam ikan salmon juga memiliki manfaat untuk mengoptimalkan penglihatan dan saraf lainnya pada bayi. Berikan ikan salmon saat bayi memasuki usia MPASI. Perhatikan cara pembuatan ikan salmon agar manfaatnya tidak berkurang ketika dimasak. Cara yang terbaik adalah dengan mengukus daging ikan salmon. Kemudian, campurkan dengan menu MPASI yang lainnya. Ibu tidak perlu khawatir dengan pencernaan anak. Ikan salmon merupakan salah satu ikan yang sangat aman dikonsumsi oleh bayi.

4. Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

Memberikan bayi ikan salmon dalam menu MPASI nyatanya dapat membuat kesehatan kulit bayi terjaga. Bayi akan terhindar dari beberapa penyakit kulit. Kandungan asam lemak esensial yang ada dalam salmon dapat mendorong kulit untuk menahan air dan membuat kulit bayi menjadi halus dan lebih lembap.

Semoga Bermanfaat 😊😊

Manfaat Stroberi untuk Anak Stroberi bisa dikatakan sebagai buah yang memiliki banyak penggemar! Jelas saja, karena buah...
26/09/2018

Manfaat Stroberi untuk Anak

Stroberi bisa dikatakan sebagai buah yang memiliki banyak penggemar! Jelas saja, karena buah ini memiliki bentuk yang cantik, warna merah manyala, lengkap dengan aksen daun hijau pada bagian atasnya.

Bukan hanya tampilan yang manis, kandungan baik yang terdapat di dalam stroberi juga berperan untuk kesehatan anak. Dirangkum kumparanMOM (kumparan.com) dari berbagai sumber, berikut beberapa manfaat kesehatan untuk anak, jika rajin mengonsumsi stroberi:

1. Merawat Kulit Anak

Stroberi kaya akan vitamin c yang baik untuk kulit anak. Selain mencerahkan, stroberi juga bisa melembabkan kulit. Jadi jika sekarang anak Anda seru-serunya bermain di luar rumah, stroberi bisa menjadi camilan paling tepat untuk anak, Moms.

2. Menghidrasi Tubuh

Kandungan air yang terdapat dalam buah stroberi tak kalah banyak dengan buah semangka. Tiga sampai lima buah stroberi ukuran besar setiap hari bisa membantu melembabkan dan meningkatkan kadar air dalam tubuh anak.
Jika anak kesulitan memakan buah potongan, Anda bisa mengubah buah stroberi menjadi jus atau memotong dadu buah stroberi.

3. Memperbaiki Mood Anak

Seiring bertambahnya usia, hormon dalam tubuh anak juga akan berubah-ubah, dan bisa mengubah mood anak kapan saja dan di mana saja. Stroberi diketahui mampu merangsang pelepasan serotonin atau hormon yang memengaruhi suasana hati.

4. Menambah Daya Ingat

Banyak ahli yang mengatakan bahwa kandungan folat yang terdapat dalam buah stroberi bisa meningkatkan daya ingat manusia. Jika rutin dikonsumsi, buah ini juga bisa membuat lebih konsentrasi di sekolah.
Tapi jangan jadikan buah stroberi saja sebagai menu utama bekal untuk anak ke sekolah, Moms. Buah stroberi lebih baik dimakan saat masih segar atau yang baru saja dikeluarkan dari kulkas.

5. Menjaga Sistem Pencernaan

Sembelit dan diare merupakan penyakit yang paling sering di derita oleh anak. Maka dari itu penting untuk Anda memenuhi kebutuhan serat hariannya. Stroberi mengandung serat tinggi, tapi rendah kalori sehingga membantu menjaga sistem pencernaan dan menurunkan kadar gula darah.

Semoga Bermanfaat 😊😊

Porsi Garam untuk Makanan Bayi Sejak lahir hingga menginjak usia 6 bulan, bayi tidak membutuhkan makanan atau minuman ap...
24/09/2018

Porsi Garam untuk Makanan Bayi

Sejak lahir hingga menginjak usia 6 bulan, bayi tidak membutuhkan makanan atau minuman apapun selain ASI. Kandungan sempurna ASI, dapat memenuhi semua kebutuhan nutrisi bayi bahkan memberi bayi tambahan antibodi yang tidak ada duanya. Bila sudah berusia 6 bulan, bayi boleh diberi makanan padat atau yang biasa disebut Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Tentu saja, orang tua juga dianjurkan memberikan MPASI yang bervariasi agar bayi dapat mengenal dan mengeksplorasi berbagai jenis rasa. Anda juga boleh memberi rempah dan bumbu pada MPASI, lho. Bumbu tidak hanya memberikan tambahan rasa tapi dapat bermanfaat bagi kesehatan bayi Anda.

Bagaimana dengan garam? Bolehkah diberikan dan bila boleh berapa banyak porsinya? Boleh bila sesuai dengan kebutuhannya, Moms. Sampai berusia 12 bulan, bayi membutuhkan kurang dari 1 gram garam (atau 0,4g sodium) setiap hari. Sangat sedikit!

Tetapi ini pun dengan catatan bayi belum mendapat garam dari makanan atau minuman lain yang dikonsumsinya. Apa maksudnya? Tanpa Anda beri tambahan garam pada MPASI-nya pun, bayi umumnya sudah mendapatkan kebutuhan garam yang hanya 1 gram itu dari ASI atau susu formula yang ia minum. Bila Anda tambahkan lagi, artinya bayi justru akan mengkonsumsi garam berlebihan.

Inilah kenapa American Academy of Pediatrics (AAP) tidak merekomendasikan menambahkan garam ke makanan bayi bahkan anak-anak. Konsumsi garam yang berlebih, akan memperberat kerja ginjal mungil mereka dan dapat menyebabkan tekanan darahnya melonjak tinggi.

Tidak hanya itu, jika ada terlalu banyak garam dalam tubuh, cairan akan ditarik keluar dari sel dan membuat sel-sel menjadi mengerut. Tentu saja ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan bahkan dapat menyebabkan kerusakan otak pada bayi.

Karena itu, hindari memberi garam pada makanan bayi, Moms. Usahakan memberi bayi makanan atau MPASI buatan rumah yang Anda ketahui pasti kandungannya dan perhatikanlah informasi nilai gizi pada kemasan bila Anda memberi si kecil makanan bayi instan.

Pada kemasan makanan, carilah kata natrium untiuk mengetahui angka kandungan garam di dalamnya. Ada juga makanan kemasan yang menggunakan nama sodium. Ini sama saja artinya dengan natrium. Natrium adalah bahasa Latin dari sodium. Jadi, selalu teliti ya, Moms.

Semoga Bermanfaat 😊😊

Manfaat Buah Jeruk Untuk Bayi Selama enam bulan pertama dalam hidup bayi Anda, ASI menyediakan semua nutrisi penting unt...
25/07/2018

Manfaat Buah Jeruk Untuk Bayi

Selama enam bulan pertama dalam hidup bayi Anda, ASI menyediakan semua nutrisi penting untuk bayi Anda. Tapi setelah melewati usia tersebut, maka sekarang saatnya Anda mulai memperkenalkan dia untuk makanan pendamping seperti jus dan buah-buahan secara bertahap. Meskipun Anda memiliki banyak pilihan tapi pasti Anda terus mencari tahu makanan pendamping apa yang baik untuk bayi.

Jeruk adalah salah satu pilihan yang tepat, karena jeruk mengandung nutrisi dan mineral yang membantu untuk membuat bayi Anda menjadi lebih sehat.

Bayi Anda siap untuk mulai makan jeruk pada usia 1 tahun, hal ini karena sifat asam dari buah jeruk ini yang dapat menyebabkan intoleransi bila dikenalkan terlalu awal bahkan bisa memicu ruam di tahap awal dan bisa sangat sensitif terhadap perut kecil bayi Anda. Namun, tidak semua bayi sensitif terhadap jeruk. Bahkan bila dokter mengijinkan Anda bisa mulai memberikan jeruk mulai dari usia delapan bulan.

Berikut Adalah Manfaat Hebat Dari Jeruk Untuk Bayi Anda:

Sarat dengan vitamin dan mineral. Selain Vitamin C, jeruk adalah pilihan yang sehat untuk bayi kecil Anda. Kandungan serat juga bahwa sangat baik untuk bayi kecil Anda.

1. Obat Yang Sangat Baik Untuk Flu dan Batuk

Jeruk yang dikemas dengan vitamin C dan bermanfaat untuk batuk dan flu yang terjadi pada si kecil. Jeruk akan memberikan dorongan yang sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh. Sehingga membantu melindungi si kecil dari segala bentuk infeksi sekunder

2. Menghindari Sembelit

Masalah sembelit sering kali dialami oleh bayi, hal ini bisa disebabkan karena saluran pencernaan bayi yang belum bekerja sempura dan tidak mendapatkan jumlah serat yang dibutuhkan. Jeruk adalah solusi yang bagus untuk masalah ini karena jeruk memiliki kandungan tinggi serat di dalamnya.

3. Sarat dengan Kalsium

Kalsium merupakan mineral penting yang dibutuhkan bayi kecil Anda untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Oleh karena itu sangat baik bagi bayi kecil Anda bila Anda ingin memberikan jeruk.

4. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Jeruk sangat baik dalam meningkatkan fungsi pencernaan si kecil. Jadi jeruk membantu mencegah dispepsia dan gangguan pencernaan pada bayi kecil Anda.

5. Kaya Nutrisi

Seperti disebutkan di atas jeruk dikemas dengan semua nutrisi yang baik dan mineral penting untuk pertumbuhan yang sehat dari bayi Anda. Jeruk membantu untuk memastikan si kecil mendapat semua suplemen yang diperlukan secara khusus untuk tahun pertama pertumbuhan dan perkembangan. Jeruk juga kaya akan zat besi juga

Hal yang perlu diperhatikan saat memberi makan jeruk untuk si kecil:

~ Serat, kulit dan biji: Jeruk perlu dicuci dan dikupas dengan baik. Juga pastikan Anda membuang biji dan serat yang ada di sekitar daging jeruk karena hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman untuk si kecil dan bayi bisa tersedak biji kecil yang ada dalam jeruk

~ Manisnya: Pastikan jeruk yang Anda berikan manis. Bayi tidak s**a rasa asam dan dapat menolak untuk makan jeruk yang memiliki rasa asam meski ringan sekalipun.

~ Kesegaran: Pastikan memberikan jeruk segar dan berair, jangan pernah memberikan jeruk yang basi karena dapat memicu masalah pencernaan

~ Hindari Pemberian Jus Jeruk Dalam Kemasan: Bila Anda ingin memberikan air perasan jeruk maka hindari memberi jus jeruk dalam kemasan. Sebaiknya Anda peras sendiri dari jeruk segar.

Cara Menyajikan Jeruk:

~ Anda bisa memotong kecil-kecil jeruk yang diberikan agar bisa dimakan secara langsung

~ Anda bisa menumbuk buah jeruk, cara ini lebih mudah untuk pertama kali pemberian

~ Anda bisa memeras jeruk dan memberi air perasannya.

~ Anda juga bisa mencampurkannya dengan blueberry, alpukat, cranberry, buah persik, ubi jalar, yogurt dan ayam. Selamat Mencoba..

Semoga Bermanfaat 😊😊

KONSULTASI
HUB WA 08587733598

Manfaat Daun Cincau Untuk Mengobati Sakit Panas Pada AnakBunda, orang tua mana yang tak panik dan bingung jika mendapati...
21/06/2018

Manfaat Daun Cincau Untuk Mengobati Sakit Panas Pada Anak

Bunda, orang tua mana yang tak panik dan bingung jika mendapati buah hatinya sakit. Anak-anak pada usia tumbuh kembang kerap kali menjadi santapan virus. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus ialah sakit panas. Jika anak sakit panas, Anda jangan terburu-buru memberikan obat-obatan kimia. Cobalah dengan ramuan herbal dulu untuk menurunkan suhu tubuhnya, salah satunya dengan daun cincau.

Siapa sangka cincau yang biasa dibuat untuk minuman ini ternyata berkhasiat untuk menurunkan anak sakit panas lho. Perlu Anda ketahui, dijelaskan pada situs triducfood.com.vn bahwa daun cincau ini banyak sekali khasiatnya diantaranya dapat mengobati beberapa penyakit seperti obat panas, demam, panas dalam, sakit perut (mual), dan saluran pencernaan.

Nah, berikut ini adalah resep obat herbal dari daun cincau untuk menurunkan panas si kecil, di antaranya:

πŸƒ Siapkan daun cincau sebanyak 2 lembar dan basahi dengan dengan 5 sendok air matang.

πŸƒ Daun cincau yang sudah diberi air matang lalu diremas-remas sampai airnya mengental dan warnanya menjadi hijau.

πŸƒ Air remasan daun cincau tersebut lalu disaring, hasilnya kira-kira menjadi 3 sendok makan air cincau.

πŸƒ Air cincau yang sudah disaring tadi sebaiknya segera diminumkan pada anak yang sakit karena jika terlalu lama dibiarkan maka air cincau akan makin kental sehingga agak susah untuk ditelan, terlebih bagi anak yang sedang sakit. Bisa juga Anda menambahkan madu.

πŸƒ Air cincau ini bisa diminumkan setiap 4 jam sekali atau bisa juga 3 kali sehari tergantung seberapa tinggi panas tubuh yang diderita anak tersebut.

Semoga Bermanfaat 😊😊

KONSULTASI
HUB WA 085877733598

Bunda, Kenali Tanda Bayimu Sedang Mengalami Growth Spurt Pertumbuhan fisik yang paling signifikan umumnya terjadi selama...
06/06/2018

Bunda, Kenali Tanda Bayimu Sedang Mengalami Growth Spurt

Pertumbuhan fisik yang paling signifikan umumnya terjadi selama tahun pertama kehidupan Si Kecil. Saat bayi mengalami growth spurt, tubuh bayi akan bertambah berat dan panjang serta lingkar kepalanya bertambah besar, lebih cepat dari biasanya.

Lonjakan pertumbuhan ini cenderung terjadi pada waktu tertentu seperti ketika bayi berusia 2 minggu, 3 minggu dan 6 minggu. Kemudian growth spurt bisa lagi terjadi saat bayi berumur 3 bulan dan 6 bulan. Growth spurt bisa berlangsung selama 1-2 hari pada bayi baru lahir, hingga seminggu pada bayi yang lebih besar.

Agar Bunda tidak panik saat growth spurt berlangsung, kenali tanda-tandanya berikut ini.

1. Si Kecil Menyusu Terus

Ketika tubuhnya sedang tumbuh dengan cepat, wajar bila buah hati butuh menyusu lebih banyak. Jika biasanya porsi bayi menyusu ASI sekitar 8 kali sehari, saat growth spurt bisa menjadi 12-14 kali sehari. Rutinitas jadwal menyusu juga bisa berubah. Ini merupakan tanda growth spurt yang paling mencolok.

Untuk menopang tumbuh kembangnya, bunda perlu menyusui kapanpun dan sebanyak apapun yang bayi butuhkan. Produksi Air Susu Ibu (ASI) biasanya akan menyesuaikan dengan kebutuhan Si Kecil. Sedangkan untuk bayi yang menyusu susu formula, pemberian botol ekstra selama beberapa hari dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

2. Rewel dan Minta Perhatian Lebih

Bayi mungkin menjadi lebih gelisah dan ingin menempel terus pada bunda. Dia ingin dipeluk dan digendong sepanjang waktu, dan menangis saat ditaruh. Si Kecil juga jadi heboh di hadapan payudara, sehingga terlihat sangat lapar.

Belum diketahui secara pasti penyebab berubahnya perilaku Si Kecil. Kemungkinan bayi merasa lelah dan kewalahan karena energinya terkuras untuk pertumbuhan yang sangat cepat. Kemungkinan lainnya adalah Si Kecil akan mencapai tahap perkembangan tertentu, seperti berguling atau merangkak.

3. Pola Tidur Berubah

Beberapa hari sebelum dan selama lonjakan pertumbuhan, Si Kecil mungkin terlihat lebih mengantuk dan tidur lebih lama dari kesehariannya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa selama growth spurt, bayi dapat tidur hingga 4,5 jam lebih lama dari biasanya. Hal ini bagus untuk pertumbuhannya karena saat tidur nyenyak, otak memproduksi hormon pertumbuhan atau human growth hormone (HGH).

Namun, ada juga tipe bayi yang jadi lebih sedikit tidur saat growth spurt. Dia mungkin terjaga lebih lama di siang hari atau sering terbangun di malam hari. Misalnya, dia bangun untuk minta menyusu. Ini juga hal yang normal.

Penuhi Kebutuhan Si Kecil

Ikuti saja semua kebutuhan Si Kecil yang sedang tumbuh besar. Dia memberitahukan bunda semua kebutuhannya melalui isyarat, apakah ingin lebih banyak menyusu, lebih banyak dipeluk atau digendong, waktu yang tenang untuk tidur siang, baju yang lebih besar dan sebagainya.

Menghadapi kondisi ini mungkin sangat menyita energi bunda. Oleh karena itu, tidurlah kapan pun Si Kecil tidur, banyak minum air putih, dan konsumsi makanan bergizi. Hal ini memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Namun, bersabarlah karena growth spurt hanya berlangsung sementara dan nantinya dia akan tenang kembali.

Namun, bila bayimu mengalami tanda-tanda growth spurt di atas, namun disertai demam, lesu, atau sangat rewel, bisa jadi dia sedang tidak sehat. Penting diingat, growth spurt bukanlah satu-satunya penyebab bayi menjadi rewel.

Berpergian, tumbuh gigi, sakit ringan, maupun perubahan rutinitas juga dapat memengaruhi pola makan, tidur, dan tingkah laku bayi. Sebaiknya segera periksakan ke dokter anak, bila bayimu demam dan rewel atau menunjukkan gejala tidak sehat.

Semoga Bermanfaat 😊😊

KONSULTASI
HUB WA 085877733598

TIPS BUMIL dan BUSUI PUASAYang bukan bumil atau busui juga boleh ikut bikin...Sekedar sharing buat bumil dan busui ya......
19/05/2018

TIPS BUMIL dan BUSUI PUASA
Yang bukan bumil atau busui juga boleh ikut bikin...

Sekedar sharing buat bumil dan busui ya... yang pengen tetap menjalankan puasa tapi khawatir lemes, bisa dicoba nih bun jus kurma susu. Istri saya sudah membuktikan,dan sampai sore asi masih deras, baby tidur nyenyak, emaknya pun nggak lemes... caranya gampang kok

1. Siapkan 7 butir kurma buang biji nya (jenis apa aja,yg ajwa lebih bagus)
2. Rendam dalam air selama 7 jam (Bisa dari isya' sampai sahur)
3. Simpan dalam kulkas (suhu ruang pun bisa)
4. Siapkan susu beruang,UHT,pasteurisasi atau susu segar (tdk disarankan SKM atau susu bubuk) »»jangan tanya kenapa ya,dari sono nya begitu :D
5. Campur air rendaman kurma (nabeez) plus kurma nya dengan susu (saya pakai setengah kaleng susu beruang),bisa ditambah sedikit madu jika s**a manis kemudian blender semua bahan sampai tercampur
6. Siap diminum setelah makan sahur (beri sedikit jeda dengan makan sahur ya.. agar tidak terlalu penuh perutnya)

Insyaa Allah nggak lemes
Hak bayi terpenuhi, kewajiban nggak ditinggalkan.. ibu senang, bayi riang..

Selamat mencoba bunda 😊😊

Serbuk Beras Nasa 1 gelas lebih josss..
Jd pas puasa itu tetep ga kerasa lemessss yaaa..
Walaupun menyusui..

KONSULTASI
HUB WA 085877733598

Bolehkah Balita Minum Teh? Minum teh sudah jadi kebiasaan tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita sebagai oran...
14/05/2018

Bolehkah Balita Minum Teh?

Minum teh sudah jadi kebiasaan tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita sebagai orang dewasa bisa saja meminumnya setiap hari. Tapi bagaimana dengan balita, boleh nggak ya balita diberi minum teh?

Teh memang memiliki sejumlah manfaat ketika diminum. Mulai dari membantu melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko terkena berbagai jenis penyakit. Tapi cara tubuh orang dewasa dan balita menyerap dan merespon teh ternyata berbeda.

Dhvani Shah, seorang ahli naturopati dan gizi menyatakan bahwa teh bukan minuman yang menyehatkan untuk balita. Pada tubuh balita atau anak, teh yang dikonsumsi bisa mengganggu proses penyerapan kalsium, sehingga bisa mengakibatkan malcalcificationdan defisiensi kalsium. Konsumsi teh yang terus menerus pada balita bisa mempengaruhi otak, otot, sistem saraf, dan pertumbuhan strukturnya.

Balita yang mengonsumsi teh bisa mengalami sejumlah efek samping, seperti:
1. Kepadatan tulang yang makin rapuh.
2. Kekuatan otot yang melemah.
3. Susah konsentrasi yang membuatnya rewel dan mengalami gangguan perilaku.
4. Badan sakit semua, khususnya anggota badan bagian bawah.

Menambahkan susu atau biskuit pada teh untuk dikonsumsi balita juga kurang disarankan. Kenapa? Karena kandungan protein casein pada susu bisa bercampur dengan protein katekin yang ada di teh. Efek sampingnya bisa menyebabkan kecanduan teh dan kecanduan di umur berapa pun, termasuk di bawah umur lima tahun itu sama sekali tidak sehat.

Memilihkan dan membuatkan makanan serta minuman yang sehat untuk anak memang agak rumit. Dan aturan pertama yang perlu dipatuhi adalah memilihkan makanan serta minuman yang berbahan alami tanpa tambahan pengawet atau zat-zat kimia berbahaya.

Semoga Bermanfaat 😊😊

KONSULTASI
HUB WA 085877733598

Amankah Puasa Bagi Ibu Menyusui?Bulan suci Ramadhan segera tiba, semua umat muslim bersiap-siap untuk menyambut datangny...
12/05/2018

Amankah Puasa Bagi Ibu Menyusui?

Bulan suci Ramadhan segera tiba, semua umat muslim bersiap-siap untuk menyambut datangnya momen ini dan menjalani ibadah puasa. Begitu juga dengan ibu menyusui. Meski diperbolehkan untuk tidak berpuasa saat menyusui, sebagian ibu menyusui tetap saja merasa rindu untuk ikut serta berpuasa di bulan suci ini. Tapi kenyataannya, amankah puasa bagi ibu menyusui?

Bagi Anda yang masih dalam masa menyusui, mungkin bertanya-tanya apakah ikut berpuasa di bulan Ramadhan ini aman bagi ibu maupun bayi yang disusui? Pasalnya, pada saat berpuasa, tubuh lebih banyak kehilangan cairan karena perubahan pola makan dan tidur.

Selain masalah keamanan, Anda mungkin juga penasaran dengan dampak puasa terhadap produksi ASI serta kesehatan ibu dan bayi. Kenyataannya, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Pada dasarnya, puasa atau pun penurunan asupan kalori tidak akan memengaruhi produksi ASI. Jika terjadi penurunan berat badan saat berpuasa, kondisi ini hanya akan memengaruhi kandungan lemak dalam ASI, bukan jumlahnya.

Tips Bila Ibu Tetap Menyusui Saat Berpuasa

Jika Anda semakin tertarik untuk ikut menjalani ibadah puasa sembari menyusui Si Kecil, simak beberapa tips puasa bagi ibu menyusui di bawah ini.

1. Perhatikan Asupan Saat Sahur

Sebelum menjalani ibadah puasa hingga adzan magrib berkumandang, umumnya umat muslim akan menjalani sahur. Pada saat ini, penting bagi Anda memerhatikan apa saja yang baik untuk Anda konsumsi. Karena makanan dan cairan yang Anda konsumsi saat sahur merupakan cadangan nutrisi dan kalori selama menjalankan ibadah puasa. Untuk itu, sahur sangatlah penting. Adapun pilihan makanan yang baik untuk ibu menyusui antara lain adalah brokoli, bayam, katuk, telur, ikan salmon, daging tanpa lemak, dan kacang merah. Ibu menyusui juga bisa menambahkan suplemen vitamin D saat sahur yang dikenal bagus untuk ibu menyusui.

2. Cegah Dehidrasi

Puasa bagi ibu menyusui memang tidak berbahaya. Tapi, dehidrasi saat menyusui bisa berbahaya. Jika ibu menyusui mengalami gejala dehidrasi, seperti merasa haus, pusing, lemas, lelah, mulut kering dan lainnya, disarankan segera membatalkan puasa dengan mengonsumsi air atau cairan yang mengandung elektrolit untuk merehidrasi tubuh. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi cairan secukupnya ketika sahur dan juga berbuka puasa untuk menggantikan cairan yang hilang saat berpuasa. Ibu menyusui juga disarankan minum lebih banyak pada saat sahur, meski nutrisi dan kalori juga tidak kalah penting.

3. Persiapan dan menjalani puasa selagi menyusui

Sebagai ibu menyusui, Anda pasti tetap menjalankan tugas di rumah dan mungkin bekerja di kantor. Usahakan untuk melakukan tugas berat ketika sudah berbuka puasa. Dan pastikan Anda berada di tempat teduh serta beristirahat yang cukup selama menjalani puasa dan menyusui. Jika diperlukan, catat makanan dan minuman yang Anda konsumsi selama berpuasa. Ini akan membantu mengukur nutrisi dan cairan yang Anda konsumsi. Studi menunjukkan bahwa selama berpuasa kandungan potasium, magnesium, dan zinc yang terkandung di dalam ASI dapat berkurang. Siasatilah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung ketiga nutrisi tersebut, atau Anda bisa menambahkan suplemen. Pahami apa yang dirasakan oleh tubuh, jika merasa tidak enak badan, segera konsultasikan dengan dokter.

Selain memerhatikan beberapa tips puasa bagi ibu menyusui di atas, perlu juga Anda ingat bahwa jika Anda benar-benar ingin menjalankan puasa, perhatikanlah cairan yang Anda konsumsi. Karena menyusui dapat membuat Anda mengalami dehidrasi akibat dari kehilangan cairan tubuh. Ketika dehidrasi menyerang, tubuh tidak hanya merasa haus tapi juga merasa lapar, cepat lelah, mengantuk, dan emosional. Pastikan untuk minum air secukupnya dan jika perlu tambahkan cairan yang mengandung elektrolit dan ion untuk mempercepat penggantian cairan tubuh yang hilang. Jadi, sebelum memutuskan untuk berpuasa sambil menyusui, pertimbangkan p**a apakah Si Kecil masih di bawah 6 bulan atau sedang membutuhkan ASI eksklusif. Anda juga bisa bertanya pada dokter sebelum memutuskan ikut berpuasa.

Semoga Bermanfaat 😊😊

KONSULTASI
HUB WA 085877733598

Manfaat Timun Untuk Bayi Bayi yang sudah diberi makanan padat atau Makanan Pendamping ASI (MPASI), sebaiknya diperkenalk...
09/05/2018

Manfaat Timun Untuk Bayi

Bayi yang sudah diberi makanan padat atau Makanan Pendamping ASI (MPASI), sebaiknya diperkenalkan dengan berbagai makanan. Timun salah satunya.
Meski murah, manfaat timun tak kalah seperti buah lainnya yang memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh bayi.

Berikut manfaat timun untuk kesehatan bayi:

1. Mencegah Dehidrasi

Hampir 96 persen timun mengandung air, sehingga mencegah bayi Anda dari risiko dehidrasi. Selain itu, timun bisa melindungi sistem pencernaan dan membantu membuang racun dari dalam tubuh bayi.

2. Mencegah Kanker

Mengonsumsi timun sejak dini, dapat melindungi bayi terkena kanker saat dia tumbuh dewasa. Hal ini dikarenakan timun mengandung lignan seperti pinoresional, lariciresinoal, dan secoisolariciresinol.
Lignan adalah zat yang sangat dikenal bisa mencegah dan mengurangi risiko berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker rahim, dan kanker ovarium.

3. Kaya Mineral

Timun kaya akan mineral seperti kalsium, sodium, kalium, magnesium, natrium, potassium, dan mineral lainya.
Kalsium adalah suatu zat yang diperlukan untuk kepadatan dan kekuatan tulang bayi. Magnesium dapat membantu menjaga fungsi saraf dan otot bayi, serta menjaga kadar glukosa darah yang dapat membantu menghasilkan energi. Kalium sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung bayi.

4. Sumber Silika

Silika pada buah timun bisa membantu memperkuat tulang dan mencegah bayi terkena osteoporosis. Silika juga sangat diperlukan untuk memperkuat ligamen, sendi dan otot bayi Anda. Selain itu, silika juga bisa memperkuat sistem kekebalah tubuh bayi Anda.

5. Mencegah Diabetes

Kandungan hormon dalam timun dapat membantu sel pankreas untuk memproduksi insulin, yang bisa mencegah dan melawan bayi terkena diabates. Tak hanya itu, timun juga bisa menjaga kadar kolesterol pada tubuh.

Semoga Bermanfaat 😊😊

KONSULTASI
HUB WA 085877733598

Apakah Aman Memberikan Bayi Es Krim Sesekali?Tidak dianjurkan untuk memperkenalkan bayi pada es krim sebelum ulang tahun...
07/05/2018

Apakah Aman Memberikan Bayi Es Krim Sesekali?

Tidak dianjurkan untuk memperkenalkan bayi pada es krim sebelum ulang tahunnya yang pertama. Tapi Ibu tidak perlu cemas jika si kecil menjilat dari corong es krim abangnya. Namun, sebaiknya peringatkan si abang agar jangan memberi adiknya es krim meskipun sedikit. Karena begitu si kecil merasakan dan membaui desert ini, ia akan menuntut kapan pun orang dewasa menikmati es krim di dekatnya. Jangan pernah meremehkannya.

Mengapa Es Krim Tidak Aman untuk Anak di Bawah Satu Tahun?

Ada beberapa alasan yang membuat es krim tidak aman bagi anak-anak yang belum merayakan ulang tahun pertamanya, di antaranya:

~ Es krim mengandung gula dan lemak: Gula dan lemak tidak dianjurkan untuk bayi terutama sebelum berusia 1 tahun. Hasrat besar untuk mencicipi makanan manis berkembang pesat pada usia dini jika ia diperkenalkan dengan es krim.

~ Es krim rendah nutrisi: Es krim mengandung rendah nutrisi dan umumnya memiliki kadar energi tinggi, sehingga mengkonsumsinya akan mempengaruhi napsu makan anak dan anak akan menolak asupan kaya gizi lainnya.

~ Aditif: Aditif dan zat pewarna yang terkandung dalam es krim dapat mengundang reaksi alergi dan masalah kesehatan pada bayi.

~ Beberapa es krim mengandung kacang-kacangan atau bahan yang terbuat dari kacang-kacangan: Jika bayi memiliki kondisi alergi seperti eksim atau anggota keluarga (saudara kandung, ayah, ibu, kakek-nenek, paman atau bibi) memiliki alergi kacang-kacangan. Bukan keputusan yang bijak jika memberinya es krim yang mengandung kacang atau bahan yang terbuat dari kacang.

~ Kandungan telur: Beberapa es krim mengandung telur sebagai bahan utama. Putih telur mengandung empat protein yang dapat menyebabkan rentang alergi mulai dari yang ringan hingga berat pada bayi di bawah usia 12 bulan.

~ Es krim adalah produk susu harian: Es krim biasanya terbuat dari krim atau susu secara keseluruhan. Bahkan jika dipasteurisasi untuk menghilangkan bakteri, kelalaian dalam menyimpan es krim bisa menimbulkan reaksi pada bayi. Ini bisa jadi karena:

1. Pemberian produk susu utuh untuk bayi di bawah 12 bulan tidak disarankan, karena seluruh produk susu tidak dapat sepenuhnya dicerna oleh bayi di bawah 12 bulan.
2. Ginjal bayi yang belum matang tidak dapat menangani konsentrasi tinggi protein dan mineral yang ada dalam susu.
3. Pada beberapa bayi, protein yang ada di dalam keseluruhan produk susu ditemukan mengiritasi lapisan sistem pencernaan yang menyebabkan darah pada tinja.

~ Es krim yang dijual keliling: Es krim yang dibuat dan dijual keliling di pinggir jalan sama sekali tidak dianjurkan meski anak sudah cukup umur untuk makan es krim. Ibu juga tidak bisa memastikan tingkat keamanan dan keselamatan bayi jika coba-coba memberinya es krim ini, beberapa alasan di antaranya:

1. Hindari memberikan anak es krim dari mesin. Es krim yang diolah dari mesin bisa terkontaminasi oleh Listeria, sejenis bakteri yang ada di dalam makanan yang terkontaminasi yang memproduksi racun makanan jika tabung pada mesin tidak dijaga kebersihannya dengan sempurna.
2. Es krim yang dibuat dan dijual keliling mungkin mengandung bakteri karena kondisinya tidak higienis, di mana mereka membuat es krim atau kualitas air dan bahan yang buruk, terutama pewarna dan pengawet kelas rendah yang digunakan. Hal ini bisa menyebabkan infeksi pada sistem pencernaan bayi dan bisa berbahaya.
3. Es krim yang disimpan ke dalam truk berjalan mungkin tidak memiliki fasilitas penyimpanan yang tepat. Ini akan menghasilkan bakteri berbahaya dalam es krim.

Apa Alternatif Es Krim Untuk Bayi Ibu?

Sebagai Ibu yang cerdas pasti selalu dapat menemukan alternatif yang sehat untuk sebagian besar makanan anak yang tidak sehat. Berikut makanan pengganti es krim:

~ Berikan buah-buahan, seperti pisang, mangga, apel atau buah apa pun yang matang, tetapi perlu berkonsultasi pada dokter dahulu terkait kemungkinan alergi bayi pada beberapa buah. Simpan di dalam freezer sampai membeku, lalu hancurkan dengan blender. Pengganti es krim yang sehat sudah siap. Blueberry bisa menawarkan warna yang menarik saat ditambahkan ke pisang beku ketika dihancurkan.

~ Smoothies buah segar juga bagus, karena tidak perlu didinginkan. Ibu bisa memberikan anak ini meski cuaca sedang dingin. Selalu gunakan buah segar dan hindari buah kalengan.

~ Yoghurt beku adalah pengganti es krim yang mudah dan sehat.

Semoga Bermanfaat 😊😊

KONSULTASI
HUB WA 085877733598

Address

Jalan RE Martadinata No, 97
Cilacap Regency
53213

Telephone

0857 260 45599

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pusat Perawatan Ibu dan Anak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Pusat Perawatan Ibu dan Anak:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Category