27/09/2021
EJAKULASI DINI :
Senam Kegel - Sederhana tapi Multiguna
“Apakah bisa diobati?”
“Bisa diresepkan obat?”
“Apakah ada suplemen?”
Semenjak saya bergabung ke sebuah aplikasi telemedicine, banyak sekali konsultasi mengenai seksologi. Sejauh ini kasus terbanyak adalah ejakulasi dini, disusul gangguan ereksi. Ujung konsultasi selalu sama: menanyakan obat-obatan atau suplemen yang harus dikonsumsi.
Alih2 langsung memberikan terapi obat, pertama saya selalu mengajak melakukan latihan (exercise/olahraga) yang dikenal sebagai Senam Kegel untuk memperbaiki otot dasar panggul sebagai salah satu solusi.
---------------------------
Senam Kegel pertama kami dikenalkan oleh dr. Arnold Kegel, seorang ahli kebidanan pada tahun 1945. Senam ini adalah latihan untuk menguatkan otot dasar panggul (puboccocygeus) dan pada awalnya dipergunakan untuk terapi pasien yang tidak mampu mengontrol urine (inkontinensia/ngompol). Dalam perkembangan selanjutnya diketahui latihan ini juga bermanfaat untuk memperbaiki gangguan ejakulasi dini pada pria.
Saya sebut sederhana karena sangat mudah dilakukan siapapun bisa, murah tanpa alat bantu dan bisa dilakukan kapan saja, saat kerja maupun saat santai. Multiguna karena dua manfaat di atas : memperbaiki gangguan inkontinensi urin dan kualitas kemampuan seksual. Fungsi terakhir ini yang akan kita kupas kesempatan ini.
Pada latian ini, ada 3 posisi yang bisa dipakai : berbaring terlentang, tidur miring dengan bantal dikedua lutut atau duduk di kursi. Untuk posisi satu dan dua tidak akan saya bahas, nanti bisa googling sendiri. Secara prinsip ketiganya sama caranya, hanya berbeda posisi saja. Saya pilih posisi yang ketiga karena relatif cocok dengan jaman now yang banyak menuntut aktifitas/duduk di kantoran atau aktifitas kreatif di depan laptop/PC.
Langkah selengkapnya sebagai berikutnya :
1. Duduk dengan nyaman di kursi.
2. Cari dan kencangkan otot-otot seolah-olah sedang menahan kencing
3. Cari dan kencangkan otot-otot seolah-olah sedang menahan BAB
jika keduanya sudah ketemu,
4. Lakukan langkah dua dan tiga bersamaan, tahan 5 detik
5. Ulangi langkah empat 10 kali, dengan jeda istirahat 5 detik
6. Ulangi langkah 5 set/hari
Salah satu cara untuk menguji apakah kita melakukan latian dengan benar adalah dengan mencoba dan menghentikan aliran urin selama beberapa detik. Jika kita mampu melakukannya, kita sudah melakukannya dengan benar. Saat sudah terbiasa dengan latihan-latihan ini, kita bisa meningkatkan durasi latihan (misal 15-20 detik) dan meningkatkan jumlah pengulangan atau set latihan. Hasil latihan dapat dilihat sekitar satu bulan setelah rutin. Pada akhir bulan Anda targetnya bisa mengencangkan otot dasar panggul selama 10 detik, dan bisa melakukan delapan hingga 10 set.
Bisa dibayangkan ya, nanti sambil tanda tangan kontrak di kantor, atau pas ngopi2 ganteng, atau mungkin sedang santai nonton drakor (fakta terbaru : cowok juga ternyata banyak yang seneng drakor), bisa sambil berlatih. Jadi aktifitas harian dan latihan bisa berjalan beriringan. Ahh betapa indahnya …
-------------------------------------------
Saya tidak sedang berbual. Penelitian ilmiah pendahuluan sudah dilakukan pada tahun 2014 oleh Antonio L Pastore dkk. dalam Life Long Premature Ej*******on be treated by pelvic floor exercises. Bisa dibaca di tautan berikut https://dx.doi.org/10.1177%2F1756287214523329
Perlu saya tegaskan, meski sama-sama bermarga Anton, tp kami tidak ada hubungan saudara. Jadi saya jamin tidak ada konflik kepentingan. Suerrrr ….yang tidak percaya boleh chat, nanti saya kirim Kartu Keluarga.
Oke sekarang saatnya siap-siap … karena setelah ini adalah waktu untuk kehidupan (seksual) yang menggelora!
Trust me … it works !!!
NB : Minggu depan saya cerita teknik squeze sebagai langkah kedua untuk pengendalian ejakulasi dini. Sekira bermanfaat sila stay tuned.
Don't try this at home ! Ngilu !!!
Ini salah satu scene Tibet Training dalam film J***y English Reborn (gambar hasil googling)