Derma Wound Care

Derma Wound Care Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Derma Wound Care, Home Health Care Service, Jalan Kaswari, Denpasar.

27/01/2019

Merawat luka tidak sekedar cocol2 luka dengan cairan infus dan kasa, teknik perawatan luka modern jauh lebih dari itu, dengan mempertimbangkan kondisi luka, teknik dan pemilihan balutan yang tepat, dan evident base sehingga penyembuhan luka lebih cepat, meminimalkan penyebaran infeksi, mengurangi bau, dan meningkatkan kepercayaan diri pasien.
Butuh perawatan luka dirumah, bisa hubungi Derma Wound Care 081236999855
Perawat luka tersertifikasi CWCCA


Banyak penderita diabetes yang masih ragu untuk memilih perawatan luka diabetes yang sesuai. Memiliki penyakit diabetes ...
09/01/2019

Banyak penderita diabetes yang masih ragu untuk memilih perawatan luka diabetes yang sesuai. Memiliki penyakit diabetes berarti rentan terhadap luka. Jika penderita diabetes memiliki luka ditubuhnya maka luka tersebut akan lama untuk sembuh dan kalau dibiarkan luka yang kecil dapat berubah menjadi luka yang serius. Berikut perbandingan balutan yang digunakan untuk perawatan luka diabetes yang harus kamu ketahui.

Teknik Perawatan Luka Diabetes

Sekarang sudah banyak berbagai macam alternatif pengobatan untuk luka untuk penderita diabetes. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka adalah teknik perawatan luka yang diberikan. Tekniknya sendiri ada 2 yaitu, Balutan Luka Modern dan Balutan Luka Konvensional. Teknik balutan luka modern adalah teknik perawatan luka yang menggunakan teknik oklusif dan tertutup dengan cara memperhatikan kelembapan luka (moist wound healing). Kemudian, Teknik balutan luka konvensional merupakan teknik perawatan luka yang menggunakan kasa untuk menutup luka diabetes (ulkus diabetic).

Perbandingan Balutan Luka Modern atau Konvensional

Para penderita diabetes harus mengetahui teknik mana yang lebih baik dan efektif untuk proses penyembuhan luka. Kondisi luka harus diperhatikan setiap kali mengganti balutan. Pada perawatan luka konvensional balutan kasa NaCl lebih sering digunakan. Sedangkan pada perawatan luka modern lebih banyak menggunakan Hydrocoloid. Hydrocoloid terbukti jauh lebih efektif dibandingkan kasa dalam hal penurunan luas luka dan mempercepat proses penyembuhan. Perawatan luka modern juga lebih murah (cost effective) dan frekuensi penggantian balutan menjadi berkurang bila dibandingkan dengan kasa NaCl.

Salah satu aspek yang penting dalam perawatan luka adalah pemilihan jenis balutan yang akan digunakan. Teknik modern menggunakan balutan sintetik seperti balutan alginat, balutan foam, balutan hidropolimer, balutan hidrofiber, balutan hidrokoloid, balutan hidrogel, balutan transparanfilm, dan balutan absorben. Sedangkan teknik konvensional masih menggunakan kasa, antibiotik, dan antiseptic.

Balutan Luka Modern Lebih Baik.

28/12/2018

Luka Diabetes Sulit Sembuh? Ini Penyebabnya

Diabetes tipe dua atau juga dikenal sebagai kencing manis adalah kondisi tingginya kadar gula dalam darah. Jika tidak ditangani dengan baik, diabetes tipe dua bisa memicu berbagai komplikasi atau bahkan penyakit kronis yang fatal.
Salah satu keluhan yang paling banyak dilaporkan pengidap kencing manis yaitu luka di kaki atau di bagian tubuh lain yang susah sembuh. Nah, Anda bisa menyimak ulasan lengkap soal luka diabetes di bawah ini.
Masalah borok kaki pada penderita diabetes
Menurut seorang pakar bedah kaki dari Amerika Serikat, dr. Daniel Cohen, luka sekecil dan seremeh apapun pada pengidap diabetes harus segera ditangani dengan benar. Terutama luka yang muncul di bagian kaki.
Pasalnya, luka diabetes yang tak diatasi sangat mungkin berubah menjadi borok kaki. Borok atau infeksi kaki serius akan semakin sulit diobati. Dalam beberapa kasus, borok yang sudah terlalu parah menyebabkan kaki pengidap diabetes harus diamputasi.
Mengapa luka diabetes susah hilang?
Ada beberapa faktor yang menyebabkan luka diabetes susah hilang dan malah akan bertambah parah kalau dibiarkan begitu saja. Simak faktor-faktornya di bawah ini.
1. Sirkulasi darah terhambat
Naiknya kadar gula dalam darah bisa mengakibatkan berbagai komplikasi. Salah satunya adalah dinding pembuluh darah arteri mengeras dan menyempit. Karena itu, aliran darah dari jantung menuju seluruh bagian tubuh Anda jadi terhambat. Padahal, bagian tubuh Anda yang luka sangat memerlukan oksigen dan nutrisi yang terkandung dalam darah agar sembuh.
Karena bagian yang luka tak mendapat asupan oksigen dan nutrisi yang cukup, sel-sel tubuh pun semakin sulit memperbaiki kerusakan jaringan dan saraf. Maka, luka diabetes Anda jadi tak kunjung sembuh atau malah tambah parah.
2. Neuropati (kerusakan saraf)
Salah satu komplikasi diabetes yaitu neuropati. Neuropati adalah kondisi di mana Anda sudah tak bisa merasakan sakit, perih, atau nyeri di bagian yang luka. Ini karena saraf-saraf di tubuh Anda sudah rusak oleh tingginya kadar gula darah. Akibatnya, saraf-saraf Anda tak mampu mengirimkan sinyal rasa sakit menuju otak.
Karena tak merasakan sakit atau sensasi apapun di daerah yang luka, Anda mungkin tak sadar bila lukanya jadi tambah parah. Maka, Anda bisa saja terlambat menangani luka sebelum jadi borok dan terinfeksi.
3. Kekebalan tubuh lemah
Menurut seorang dokter penyakit dalam asal Amerika Serikat, dr. Asquel Getaneh, tingginya kadar gula dalam darah pengidap kencing manis membuat sel-sel yang bertugas untuk menjaga kekebalan tubuh (imun) melemah. Karena itu, luka sedikit saja bisa jadi infeksi parah yang sulit diobati. Ketika sudah luka atau jadi borok pun sel-sel imun tak bisa memperbaiki kerusakannya dengan cepat.
Tips merawat luka diabetes
Buat Anda atau orang terdekat yang mengidap diabetes, silakan catat baik-baik beragam tips merawat luka diabetes berikut ini supaya terhindar dari borok atau amputasi karena luka.

Jangan meremehkan luka. Sekecil apapun lukanya, segera bersihkan dan obati sebelum jadi tambah parah.
Langsung bersihkan luka. Untuk mencegah infeksi, segera basuh luka Anda dengan air yang mengalir. Kemudian oleskan salep antibiotik khusus luka. Terakhir, tutup dengan kasa atau perban steril.
Rajin ganti perban dan cek lukanya. Setiap hari, bersihkan luka dengan air dan sabun. Kemudian oleskan lagi dengan salep antibiotik dan tutup dengan kasa atau perban. Sambil melakukan hal ini, selalu periksa apakah lukanya sudah membaik atau justru tambah parah.
Kontrol gula darah Anda. Gula darah yang tinggi hanya akan memperlambat proses penyembuhan Anda dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang merugikan.
Periksa ke dokter. Segera hubungi dokter kalau luka Anda semakin parah dan muncul gejala infeksi seperti bengkak, bernanah, atau Anda demam. Anda juga harus langsung ke dokter kalau saat ini ada luka borok di kulit Anda.

sumber: https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/perawatan-luka-trashed/penyebab-luka-diabetes-susah-sembuh/

Address

Jalan Kaswari
Denpasar

Telephone

081236999855

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Derma Wound Care posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram