SEHAT ITU INDAH

SEHAT ITU INDAH Sehat itu mahal dan belum tentu mahal itu sehat...sehat itu indah Indah itu belum tentu sehat...sehat itu penting belum tentu kepentingan itu menyehatkan..

25/02/2026
25/02/2026

Tips Memilih Telur ‼️

24/02/2026

Kornea adalah bagian bening di depan mata. Jaringan ini tidak mendapat oksigen dari pembuluh darah seperti organ lain. Ia bernapas langsung dari udara melalui air mata. Karena itu, suplai oksigen sangat penting agar kornea tetap jernih dan sehat.

Saat kamu tidur memakai lensa kontak, apalagi dengan mata tertutup semalaman, aliran oksigen ke kornea berkurang drastis. Lensa menjadi penghalang antara udara dan permukaan mata. Akibatnya, kornea bisa mengalami hipoksia, yaitu kondisi kekurangan oksigen. Sel-selnya membengkak (edema), dan kejernihan alaminya bisa terganggu.

Kalau kondisi ini sering terjadi, tubuh mencoba menolong dengan cara menumbuhkan pembuluh darah baru dari bagian putih mata menuju kornea. Proses ini disebut neovaskularisasi. Masalahnya, kornea seharusnya tidak memiliki pembuluh darah. Jika pembuluh ini tumbuh sampai ke area tengah penglihatan, penglihatan bisa menjadi buram dan kerusakan bisa bersifat permanen.

Belum lagi risiko infeksi. Saat tidur dengan softlens, bakteri, kotoran, dan sel mati bisa terperangkap di bawah lensa. Lingkungan yang hangat dan minim oksigen membuat pertahanan alami kornea melemah. Kuman berbahaya seperti Pseudomonas atau Acanthamoeba bisa masuk dan menyebabkan ulkus kornea, luka serius pada mata yang dalam kondisi berat bisa berkembang cepat dan mengancam penglihatan.

Penelitian menunjukkan risiko infeksi mata berat meningkat berkali-kali lipat pada orang yang tidur dengan lensa kontak dibandingkan yang tidak.

Jadi, meskipun terasa praktis, tidur dengan softlens bukan kebiasaan sepele. Kalau pernah bangun tidur dengan mata merah, nyeri, atau penglihatan buram setelah memakai lensa kontak, segera lepaskan dan periksakan ke dokter mata.

Mata tidak punya cadangan penglihatan. Sekali rusak, belum tentu bisa kembali seperti semula.

_________
Now I Know

24/02/2026

Pertanyaan ini bisa bikin orang diam-diam ngangkat tangan ke hidung. Ngecek sendiri, memastikan, “Hah? Serius cuma satu lubang yang aktif? Masa iya?”, terus coba napas, satu sisi terasa plong, sisi satunya ngambek, walau tetap ada sedikit udara keluar tapi tidak se-plong satunya.

Well, tubuh manusia itu diatur sistematis tapi nggak kelihatan. Fenomena ini namanya nasal cycle, sebuah siklus alami di mana lubang hidung kita bergiliran jadi primadona. Setiap 2-6 jam, tubuh secara otomatis bikin salah satu saluran hidung agak bengkak (karena pembuluh darahnya melebar), sementara sisi lainnya dibikin lega. Ini terjadi tanpa kita sadari (kecuali kamu iseng ngetes kayak tadi).

Kenapa? Karena tubuh itu cerdas.
Siklus ini membantu menjaga kelembapan, suhu, dan efisiensi penyaringan udara. Bayangin kalau dua lubang hidung kamu kerja rodi 24/7 nonstop. Lama-lama kering kerontang dan iritasi. Dengan sistem shift begini, keduanya dapet jatah istirahat. Keren gak tuh? Tuhan gak asal saat menciptakan hidungmu walau pesek.

Makanya, pas lagi pilek, biasanya lubang yang lagi cuti itu terasa makin mampet. Padahal dia cuma sedang off duty, tapi kebetulan flu datang tanpa appointment.

Dan buat kamu yang tadi iseng nyoba napas lewat hidung dan merasa yang kiri mampet. Tenang. Itu normal, bukan rusak.
Kita sadar tubuh ini bekerja luar biasa.

Jadi, yuk kasih apresiasi ke lubang hidung, kerja lembur, jarang dipuji, sering dibersihkan pakai cara brutal.
Terima kasih, wahai lubang hidung.
Engkau tak pernah minta balas jasa… cuma minta jangan dicolok pakai jempol aja.

------
Now I Know

24/02/2026
24/02/2026

Tanaman padi itu ibarat anak emas di Indonesia, semua orang bergantung padanya, tapi dia sendiri sering jadi korban. Salah satu musuh bebuyutannya? Si penggerek batang padi. Hama ini datang gak tahu diri, nyerang dari awal tanaman masih lucu-lucunya (fase vegetatif), sampai menjelang panen (fase generatif).
Pas masih kecil, dia bikin pucuk batang jadi kering dan kriting kayak rambut habis rebonding gagal, dikenal dengan istilah sundep. Pas udah gede, dia bikin malai padi jadi putih dan hampa, kayak janji-janji mantan yang gak ditepati. Dan ujung-ujungnya, petani yang nangis, panen berkurang, dompet pun menipis.

Nah, daripada main semprot sana-sini pakai pestisida yang baunya bisa ngusir tetangga satu RT, sekarang banyak petani mulai pakai cara yang lebih elegan dan ramah lingkungan: tanam refugia. Apa itu? Refugia itu tanaman-tanaman kece yang ditanam di pinggir sawah, bukan buat gaya-gayaan, tapi jadi markas para jagoan kecil, kayak laba-laba, kumbang predator, dan parasitoid, yang siap bantu ngusir hama secara alami. Bayangin kayak punya pas**an bodyguard, tapi dari kalangan serangga, dan mereka gak minta gaji.

Tanaman refugia ini multi-talenta. Bisa jadi tempat ngumpet musuh alami, jadi rumah sementara, jadi tempat ngedate sambil makan nektar dan serbuk sari, sampai jadi spot nongkrong favorit makhluk-makhluk kecil yang kerja keras jaga sawah kamu tetap aman. Mereka nyamperin bukan karena disuruh, tapi karena tanaman refugia ini nyediain semua yang mereka butuhkan. Jadi, makin banyak refugia, makin ramai juga pas**an pelindungnya.
Jenis refugia pun gak susah dicari. Cukup ambil tanaman berbunga yang biasa ada di sekitar sawah. Kayak kenikir, bunga matahari, adas, wortel, atau kacang-kacangan. Bahkan tanaman sayur dan gulma pun bisa ikut nyumbang jasa asal dipelihara dengan cinta. Yang penting, mereka bisa narik perhatian si predator dan bukan si penggerek.

Dengan sistem ini, pertanian gak cuma jadi tempat cari makan, tapi juga ekosistem yang sehat dan seimbang. Gak perlu boros pestisida, gak bikin tanah rusak, dan lingkungan pun tetap adem. Refugia itu kayak tameng alami, sekaligus taman bunga. Cantik, berguna, dan gak nyusahin.

Jadi buat para petani, yuk kenalan lebih dekat sama refugia. Ini bukan tren sesaat, tapi strategi cerdas buat panen yang sehat dan masa depan pertanian yang gak ketergantungan sama semprotan kimia. Lagian, siapa yang gak mau sawahnya dijaga makhluk kecil keren yang kerja 24 jam tanpa komplain?

----
Now I Know

24/02/2026

Hewan yang s**a datang tanpa permisi, nyedot darah, lalu ninggalin gatal plus suara ngiiiiing di telinga. Nyamuk tuh bukan sekedar pelengkap penderitaan umat manusia. Ternyata mereka ada fungsi ekologisnya juga.

Pertama-tama, tidak semua nyamuk itu penghisap darah. Yang s**a nyedot darah itu nyamuk betina, dan itu pun cuma saat mereka butuh protein buat ngebikin telur. Sedangkan si jantan? Lebih kalem. Makanannya cuma nektar bunga. Bahkan secara teknis, nyamuk jantan adalah vegan. Gak nyangka, kan?

Walaupun mereka kecil dan nyebelin, nyamuk adalah bagian penting dari rantai makanan. Larva nyamuk di air dimakan oleh ikan, berudu, dan serangga air lainnya. Saat dewasa, mereka jadi camilan favorit burung, kelelawar, laba-laba, sampai capung.

Selain itu, beberapa spesies nyamuk membantu penyerbukan. Yup, mereka juga mampir ke bunga dan bantu nyebarin serbuk sari, walaupun bukan seproduktif lebah. Jadi kalau kamu lihat nyamuk di taman, belum tentu dia lagi cari darah... bisa jadi dia lagi bantu taman kamu mekar.

Mereka juga nyebarin penyakit, dan ini bagian tragisnya. Seperti manusia, nyamuk juga ada yang baik dan ada yang... bikin resah masyarakat. Yang nyebarin penyakit (seperti malaria, demam berdarah, zika, chikungunya) itu hanya sebagian kecil dari total 3.500+ spesies nyamuk yang ada di dunia. Sisanya hidup damai tanpa niat mencelakai.

Dia diciptakan Tuhan mungkin biar kita ingat kalau hidup itu gak selalu nyaman. Biar kita belajar sabar, belajar tutup jendela, jaga kebersihan, dan bersyukur setiap kali tidur tanpa nging-nging di kuping.
Dan mungkin juga, nyamuk itu kayak ujian kecil didalam hidupmu.

Jadi kalau ada yang nanya, Apa fungsi nyamuk diciptakan?
Kamu bisa jawab:
Untuk menjaga keseimbangan alam, dan mungkin... untuk nguji kesabaran umat manusia.

------
Now I Know

24/02/2026
24/02/2026

Banyak orang tahu bahwa hanya perempuan lah yang memiliki siklus bulanan. Betul. Hormon seperti estrogen dan progesteron naik turun selama siklus menstruasi. Akibatnya? Ada hari ketika energi tinggi, fokus tajam, mood stabil. Ada juga hari ketika badan terasa berat dan emosi lebih sensitif. Secara biologi ini normal.

Lalu pria? Jangan merasa paling stabil. Pria juga punya siklus hormon. Bedanya bukan bulanan seperti perempuan, tapi lebih ke harian. Testosteron biasanya paling tinggi di pagi hari, lalu perlahan turun sepanjang hari. Kurang tidur, stres, atau pola hidup buruk juga bisa bikin kadarnya ikut turun. Dampaknya? Energi, semangat, dan motivasi bisa ikut berubah.

Jadi kalau ada hari kamu merasa ‘on fire’ dan hari lain terasa biasa saja, itu bukan selalu soal malas atau kurang niat. Tubuh memang bekerja dengan ritme. Hormon itu bukan robot. Ia naik dan turun.

Memahami ritme ini membantu kita lebih realistis terhadap performa diri sendiri, bahwa produktivitas dan suasana hati memang dipengaruhi oleh faktor biologis, bukan semata-mata soal kemauan.

________
Now I Know

Referensi:
✅Hall, J.E. (2021). Guyton & Hall Textbook of Medical Physiology, 14th ed.
✅Dabbs, J.M. (1990). Salivary testosterone measurements in behavioral studies. Annals of the New York Academy of Sciences.
✅Toufexis et al. (2014). Stress and the female reproductive system. Annals of the New York Academy of Sciences.

14/09/2025

TERNYATA BEGINI CARANYA TOH!

Untuk membedakan gula merah kelapa asli dan campuran, perhatikan warna dan teksturnya.

Gula merah kelapa asli biasanya berwarna cokelat tua agak kusam dengan aroma khas kelapa yang kuat. Teksturnya padat tetapi mudah dipotong atau diserut.

Sementara itu, gula merah campuran cenderung lebih terang, mengilap, dan terlalu keras karena ada tambahan gula pasir atau bahan lain.

Saat dilarutkan dalam air panas, gula merah asli akan larut perlahan dengan warna cokelat keruh, sedangkan yang campuran cepat larut dan warnanya lebih bening.

Dengan melihat ciri ini, kita bisa lebih mudah memilih gula merah yang benar-benar asli.

MANTAP 🫰

Address

Denpasar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SEHAT ITU INDAH posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to SEHAT ITU INDAH:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram