06/10/2016
RUMPUT KEBAR UNTUK YANG MENDAMBAKAN BUAH HATI
Nama lokalnya adalah "banondit" yang berarti banyak anak. Rumput kebar dapat mengatasi masalah kesuburan bagi pasangan suami isteri.
Seperti kita ketahui, salah satu faktor yang mungkin menghambat terjadinya kehamilan antara lain masalah kesuburan. Baik kesuburan di pihak isteri maupun suami. Salah satu upaya alternatif untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengonsumsi herbal rumput kebar (Biophytum petersianum Klotzsch).
Rumput kebar di Indonesia banyak terdapat di daerah Distrik Kebar Manokwari Propinsi Papua Barat. Nama lokal dari rumput ini adalah “banondit” yang artinya banyak anak. Menurut pengalaman orang Papua terutama para ibu-ibu, rumput kebar yang diolah menjadi simplisia kemudian digodok dan airnya diminum dapat digunakan sebagai penyubur kandungan dan ini sudah dipraktikkan cukup lama.
Manfaat rumput kebar
Rumput kebar banyak manfaatnya, yaitu sebagai obat kumur, sariawan, penawar racun bekas gigitan ular dan obat cuci perut untuk anak-anak, meningkatkan stamina, mengatasi demam, nyeri pada tulang, dan malaria. Terkait kesuburan, inilah manfaat dari mengonsumsi air rebusan simplisia rumput kebar:
menormalkan siklus haid dari 14 hari menjadi 28-30 hari;
pemberian ekstrak rumput kebar dapat meningkatkan perkembangan folikel karena mengandung saponin yang merupakan bahan dasar untuk sintesis hormon steroid yang dapat memperbaiki kinerja sistem reproduksi.
Resep sebagai penyubur kandungan:
15 pohon simplisia rumput kebar yang telah dicuci bersih, direbus dengan 500 ml air,
setelah kira-kira tinggal ¾ bagian airnya angkat dan disaring;
setelah dingin, diminum 3 kali sehari yaitu pagi, siang dan malam dengan dosis satu cangkir sekali minum.
Senyawa "penyubur" dalam rumput kebar
Di dalam rumput kebar terdapat senyawa golongan alkaloid, steroid, saponin, flavonoid, triterpenoid, glikosida dan vitamin E;
Selain itu juga terdapat vitamin, unsur mineral dan asam amino. Asam amino yang dikandung rumput kebar yaitu asam aspartat, glutamat, serin, glisin, histidin, arginin, tirosin, valin, fenil alanin, leusin dan lysin;
Rumput kebar mempunyai kandungan kimia steroid dan saponin;
Vitamin E dan senyawa golongan flavonoid dalam rumput kebar berfungsi sebagai antioksidan, memacu pertumbuhan sekaligus kesuburan;
Vitamin E juga berfungsi untuk mencegah keguguran, menjaga kesehatan dinding rahim, plasenta, meningkatkan kemampuan sperma membuahi sel telur dan berperan dalam pembentukan hormon testosteron;
Menurut hasil penelitian, di dalam rumput kebar juga terdapat vitamin B6, B12, asam folat, dan vitamin C (Vitamin B12 bermanfaat sebagai penambah dan peningkat kualitas sperma; dan vitamin B6 peningkat kesuburan wanita.)
Vitamin A yang terdapat dalam rumput kebar memiliki peran dalam pembentukan sel telur serta melindunginya dari serangan radikal bebas yang juga merupakan sumber antioksidan.
Sofiana B. Sembiring
Balai Penelitian Tanaman Obat dan Rempah
Sumber : Kementerian Pertanian RI