Yayasan Myasthenia Gravis Indonesia

Yayasan Myasthenia Gravis Indonesia Sebuah yayasan nirlaba, terbuka bagi semua, untuk bertanya dan berbagi informasi seputar penyakit myasthenia gravis, khususnya bagi penderita di Indonesia.

untuk pendaftaran keanggotaan :

https://forms.gle/Qg5j26MW7NUtxs2D9 Myasthenia Gravis(MG) adalah sebuah penyakit autoimun, yang memblokir penghubung antara otot dengan syaraf (acethylcholine receptor). MG menyebabkan kelemahan pada otot. Akibat yang paling sering terlihat adalah turunnya kelopak mata, sedangkan hal lain yang dirasakan penderita adalah kelemahan pada kaki/tangan, ekspresi muka sul

it dikontrol, pengelihatan ganda, dan yang paling berbahaya adalah jika menyerang otot nafas. Yayasan Myasthenia Gravis Indonesia, adalah yayasan yang dibentuk oleh MGers sendiri, sebagai wadah tempat berkumpul berbagai informasi. Selain itu, yayasan ini memiliki tujuan untuk mengedukasi tidak hanya MGers, namun juga masyarakat umum mengenai MG. Diharapkan dengan adanya yayasan ini, MGers dapat meningkat kualitas hidupnya, dan berbagai hambatan lain yang pernah dirasakan MGers tidak lagi terjadi. Pendaftaran:
https://tinyurl.com/formPendaftaranYMGI

24/04/2026

Hal sederhana seperti berjalan atau makan…
bisa jadi sulit bagi penderita MG.
Dan saat harus bergantung pada orang lain,
itu bisa menimbulkan stres yang besar.”
Tidak semua orang nyaman bergantung 😔

23/04/2026

Kadang, MGers memilih menjauh…
bukan karena tidak mau bersosialisasi,
tapi karena tubuhnya tidak selalu bisa diajak kerja sama.
Bukan menjauh… tapi berusaha bertahan 🙏

Hai Mgers !Yuk ikutan acara seru & bermanfaat dari YMGI 💙“Kenali dan Tanggap Kondisi Darurat Myasthenia Gravis”🗓 Minggu,...
21/04/2026

Hai Mgers !
Yuk ikutan acara seru & bermanfaat dari YMGI 💙

“Kenali dan Tanggap Kondisi Darurat Myasthenia Gravis”
🗓 Minggu, 10 Mei 2026
⏰ 09.00 – 12.00 WIB
📍 NUU JII Resto, Bandung
Bareng narasumber dokter spesialis yang akan bahas penting banget soal kondisi darurat pada MG 👩‍⚕️
✨ Biar kita lebih paham & siap kalau terjadi hal yang tidak diinginkan
📲 Daftar di sini:

https://forms.gle/GRTP3fHvLZ856G669

📞 Info: 0812-8902-6813

19/04/2026

“Tau nggak? Penderita Myasthenia Gravis itu sering merasa lelah… bukan cuma fisik, tapi juga mental.
Bayangin, setiap hari harus berjuang dengan energi yang terbatas.
Akibatnya? Jadi lebih mudah marah, sedih, bahkan kehilangan semangat.
Ini bukan drama… ini realita yang jarang orang lihat.”
Kelelahan bukan cuma soal tubuh, tapi juga hati 💔

19/04/2026

Perubahan fisik kecil… bisa berdampak besar.
Seperti mata turun atau wajah terlihat lemah pada penderita MG.
Hal ini bisa bikin mereka kehilangan rasa percaya diri.
Percaya diri bisa runtuh karena hal yang tidak kita pilih 😞

18/04/2026

Banyak pasien Myasthenia Gravis terlihat ‘baik-baik saja’…
tapi di dalam, mereka berjuang dengan rasa putus asa.
Karena tubuh mereka membatasi hal-hal yang dulu mudah dilakukan.
Tidak semua luka terlihat 💭

18/04/2026

Yang bikin berat dari Myasthenia Gravis itu bukan cuma penyakitnya…
tapi ketidakpastiannya.
Hari ini bisa baik-baik saja, besok bisa drop.
Dan itu bikin penderita hidup dalam rasa cemas terus-menerus.
Hidup dengan ‘ketidakpastian’ itu melelahkan 😔

Di hari kemenangan yang Fitri ini,Kami dari YMGI mengirimkan doa dan dukungan terbaik Kepada Seluruh Mgers di Indonesia....
20/03/2026

Di hari kemenangan yang Fitri ini,Kami dari YMGI mengirimkan doa dan dukungan terbaik Kepada Seluruh Mgers di Indonesia.
Tetaplah kuat dan bersemangat .

Idul Fitri adalah simbol harapan baru.semoga Allah memberikan kesehatan,Kesembuhan,dan kekuatan yang berlimpah bagi setiap langkah kalian.Yakinlah kalian tidak berjuang sendirian.
Kami selalu ada bersama kalian.Mohon maaf Lahir dan batin 🙏
Yayasan Myasthenia Gravis Indonesia

Address

Depok

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Myasthenia Gravis Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Yayasan Myasthenia Gravis Indonesia:

Share