26/02/2026
Bagaimana Anda menjaga aktivitas fisik & gaya hidup yang sehat selama Ramadan?
Ramadan bukan hanya tentang puasa, melainkan juga tentang pengendalian diri, minimalisme, & kesempatan untuk mengatur ulang.
Ini adalah waktu yang tepat untuk merenungkan & mengevaluasi perilaku atau kebiasaan tidak sehat seperti makan berlebihan, kemarahan berlebihan, stres berlebihan, hingga kurangnya aktivitas fisik; sekaligus mengatasi dorongan yang berpotensi merusak dalam hidup.
Ramadan adalah tentang “less is more”.
Karenanya, agar tubuh selalu dalam keadaan sehat & fit sehingga aktivitas sehari-hari & ibadah tetap lancar, kita harus berpegang pada prinsip “less is more” tersebut. Salah satunya adalah dengan bernapas lebih sedikit.
Kenapa demikian?
Bernapas lebih sedikit memungkinkan paru-paru kita menyerap lebih banyak O2; memberikan waktu bagi tubuh untuk pertukaran O2 & CO2. Tak hanya itu, penyerapan O2 dalam sel kita juga meningkat, yang meningkatkan level energi hinggal 18 kali lipat.
Lebih jauh lagi, bernapas lebih sedikit akan mengaktifkan saraf parasimpatik, yang tidak hanya membuat pikiran kita rileks, tetapi juga mengkondisikan tubuh kita agar bisa mencerna & membuang dengan lebih baik.
Dan ketika tubuh bisa mencerna dengan baik, penyerapan nutrisi pun bisa berjalan dengan baik. Hal ini akan membuat Anda kenyang lebih lama & mengendalikan keinginan makan makanan manis atau berlemak.
Jadi, jika Anda ingin berpuasa dengan nyaman, mulailah membiasakan diri bernapas lebih sedikit sepanjang hari; yakni bernapas hanya melalui hidung (saat menghirup & mengembuskan) & gunakan diafragma Anda sepenuhnya.
Bagi yang belum terbiasa bernapas dengan perlahan melalui hidung, mungkin akan muncul rasa tidak nyaman. Namun, dengan sedikit usaha & latihan, Anda akan semakin terbiasa untuk melakukannya.
Anda juga bisa berlatih bersama instruktur kami di Seminar Napas L*D atau Buteyko Online Workshop. Silakan DM atau hubungi kami untuk info & pendaftaran kelas berikutnya.