Jro Mangku Dalang Badra

Jro  Mangku Dalang Badra Pengobatan Niskala Dengan Cara dan Pola Pikir Moderen

17/01/2026
17/01/2026

TIANG HANYA " PENGAYAH "

Sueca Ida Bhatara, Druwenang Sareng
Tiada Salahnya Mencoba, Asal Jangan Meboye.

Ini BukanLah Anaku
Tapi Buah Hatiku
Terlahir Dari Sebuah Doa Ku
Yang Terhamat Dalam
Karena Dengan Hati Yang Tulus Ku Lantunkan Doa..

Berbuah Puluhan Teman2 Yang Merindukan Buah Hati, Kini Telah Bahagia Satu Demi Satu.

Mereka Pun Bahagia Menunjukan Momongannya Padaku, dan Ngaturan Suksema Ring Sesuwunan.

Ini Bukanlah Masalah Sakti, Karena Aku Juga Manusia Biasa. Namun, ini Masalah Hati dan Keyakinan.

Jika Kita Bisa Meyakini dengan Hati Yang Tulus Bahwa di Balik Kekosongan Itu Ada Tuhan, Maka Yang Tidak Mungkinpun Akan Jadi Mungkin.

Beberapa Foto, Dari Sekian Banyak Yang Dapat Nunas Pertisentana di Ged**g Suci Usadha Agung Bali Niskala.

Bagi Teman2 Yang Ingin Ngayah Online, Siapa tau Ada Keluarga/Teman Yang Berjodoh,.Silahkan di Shere Postingan ini.

Pengusada Niskala
Nama : Jro Mangku Dalang I Nyoman Badra, S.Sn
Alamat : Br Pengosekan, Ubud, Gianyar
Layanan Konsultasi Online Gratis wa.me/081339765505

BISA JUGA DATANG KONSULTASI SAAT JADWAL BUKA

SELASA : Pukul 19:00 – 21:00 Wita
KAMIS : Pukul 19:00 – 21:00 Wita
SABTU : Pukul 09:00 – 12:00 Wita
MINGGU: Pukul 09:00 – 12:00 Wita

Daftar/informasi Tlp wa.me/081231899594/081339765505

ALAMAT GEDONG SUCI USDHA AGUNG BALI NISKALA

Banjar Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan, Ubud, Kabupaten Gianyar. Selatan Pohon Beringin/ Pura Desa dan Puseh, LIHAT PAPAN NAMA GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA

Foto Dokumentasi Pribadi Jro Dalang Badra Dan Ged**g Suci

**gsuciusadhaagungbaliniskala

16/01/2026

APA SEBENARNYA MELIK APIT WANGKE ???

ORANG POSITIF MELIK APIT WANGKE “ Pembunuh Niskala” Pasangan Hidupnya

Segera Sadari & Antisipasi “ Bedikan Moboye “ Sebelum Jadi Penyesalan

LAYANAN GRATIS KONSULTASI MELIK wa.me/081339765505

Kami Kembali Menggelar Penebusan Melik Segala Jenis Melik, KAJANG KLIWON 28 JANUARI 2026.

Begitu banyak pesen di WA yang menanyakan tentang Melik Apit Wangke kepada kami. Berkait dengan itu saat ini kami akan persembahkan sebuah artikel dengan judul

“ Orang Positif Melik Apit Wangke Pembunuh Pasangan hidupnya”.

Sebenarnya apa itu Melik Apit Wangke? Apa yang harus dilakukan untuk menetralisirnya, ketika kita positif Melik Apit Wangke? Silahkan baca baik baik penjelasannya, segera lah sadar dan antisipasi sebelum ajal kematian itu datang.

Menurut sarinin sastra sastra Hindu dan tetuah orang tua terdahulu, Melik Apit wangke merupakan sebuah melik yang berawal dari sebuah kutukan wanita yang tersakiti hatinya. Diceritakan dalam sastra, dulu ada pasangan suami istri yang mengalami masalah dalam keluarganya.

Wanita ini sungguh malang nasibnya, mempunyai anak 12 orang dan tidak dinafkahi oleh suaminya. Hidup dengan status suami istri namun selama 20 tahun tidak dinafkahi & suaminya juga doyan selingkuh. Selalu gonta ganti pasangan sehinggu wanita ini sampai ke puncak kesabarannya.

Maka ketika itu, disaat malam yang sunyi dan diiringi suara jangkrik dan sesekali anjing desa terdengar mengaung dia mengutuk suaminya. Ini isi kutukanya ( kami tulis dalam bahasa Indonesia, biar gampang dimengerti ) : Hai..suamiku. aku adalah wanita malang yang telah kau sakiti bertahun tahun. Kau tidak pernah menghargai aku sebagai wanita. Padahal kau sendiri terlahir dari rahim seorang wanita.

Maka disaksikan oleh penguasa kegelapan malam ini. Saya mengutukmu tidak akan pernah bahagia jika menjalin cinta dengan siapapun. Dan jika sampai engkau menikah, dengan wanita lain maka pasanganmu akan segera binasa/mati.

Sebagai pertanda kutukan itu, dikelaminmu akan ada pertanda sebuah titik hitam, yang disebut Apit Wangke. Serta siapun kelak yang mempunyai tanda ini dikelaminnya baik wanita atau pun pria, jika mereka tidak ingat dengan kisah kesetian cinta ini. Maka ia akan mengalami kutukan yang sama. Sebelum ia melaksanakan penebusan di Ajeng Bhatari Ratu Niang Dasar Sarinin Gumi “.

Jadi teman2 pembaca yang cerdas, itulah sebuah kisah yang mendasari maut dan kematian pasangan hidup orang yang positif Melik Apit Wangke. Jika dicerna dengan logika, terasa kurang masuk akal kan??

Tapi urusan niskala memang bukan harus yang dicerna dengan logika. Karena kalau ada orang yang melogikan hal niskala, ia akan mengalami kehancuran bathin. Hal niskala harus dipahami dengan keyakinan dan rasa tulus menjalankan ajaran agama yang diisyaratkan oleh leluhur leluhur kita terdahulu.

Percaya tidak percaya, di Ged**g Suci Usadha Agung Bali Niskala, linggih Ida Bhatari Sakti Turun Kabeh sudah ratusan orang yang melaksanakan penebusan melik ,khususnya melik apit wangke.

Kenapa? Karena mereka tau tentang hal niskala yang patut mereka tempuh dan 70 % dari yang datang melaksanakan penebusan Melik Apit Wangke kebanyakan sudah menjanda dan menduda. Ada yang berpisah karena selisih paham, ada ada juga cerai mati.

Mungkin pembaca yang baik, bertanya dalam hatinya. Melik Apit Wangke itu seperti apa? Dimana tempatnya ? Apa berlaku bagi pria dan wanita? Bagaiman efeknya bagi kehidupan ? Bagaimana kalau kedua pasangan mempunyai Apit Wangke??

Kami jelaskan : Melik Apit Wangke itu berlaku bagi pria dan wanita. Melik Apit Wangke itu berupa kadengan ( titik hitam pada kelamin manusia baik hidup mati, berjumlah satu atau lebih dari satu ). Kadengan ini bisa muncul dari kecil atau sewaktu waktu ketika orang sudah dewasa.

Efeknya : Kebanyakan menurut sastra sastra & pengalaman nyata kami, Orang yang positif Melik Apit Wangke, emosinya tidak stabil, rejekinya mengalami kemorosotan di tengah umur, sulit jodohnya, kalaupun punya pasangan dan menikah, pasangan hidupnya akan meninggal. Jika yang lelaki berisi kadengan, sang istri yang akan umur pendek. Kalau wanita yang berisi kadengan, maka sang suami akan meninggal.

Nah, kalau keduanya berisi kadengan, bagaimana d**g ?? Jawabannya : biasanya siapa yang spiritual kurang baik, misalnya jarang sembahyang, kurang melukat, itulah yang pulang duluan ke alam prajapati yaitu alam roh roh yang sudah meninggal.

Pernah juga kasus Melik Apit Wangke di Ged**g Suci, keduanya berisi kadengan Apit Wangke, pertama meninggal yang lelaki, kemudian berselang 1 tahun yang wanita sakit dan juga meninggal. Namun yang paling menyedihkan, mereka meninggalkan anak yang baru masuk kelas 1 SD dan yang satunya masih 2 oton.

Duh…ingat hal ini, perasaan jadi sedih & takut. Amit…Amit Jik Ping…semoga tidak menimpa keluarga kami. Masih ingat wajah nenek itu mengantarkan cucunya metebusan melik ke Ged**g Suci, karena kedua orang tuanya sudah meninggal karena melik.

Ap yang harus dilakukan ketika kita Melik Apit Wangke ??

1. Harus Segera Melaksanakan Penebusan Melik Apit Wangke, di Ajeng Ida Bhatari Ratu Niang Dasar Sarinin Gumi. Kebetulan Ida Kesungsung di Ged**g Suci Ged**g Usadha Agung Bali Niskala. Itu sebabnya umat dari seluruh Bali & Luar Bali datang untuk melaksanakan penebusan Melik Apit Wangke kesini.

2. Orang Melik Harus Manutin Sarinin Sastra Kala Tatwa, Rare Kumara Tatwa, Dharma Pewayangan, weneng dilaksanakan oleh Mangku Dalang Samirana. Ini merupakan Bisama Ida Bhatara Kala ( selengkapnya silahkan baca kisah Ida Bhatara Kala di lontar Kala Tatwa ).

Secara kebetulan juga yang menjadi pen*sepuh/Jan Banggu Ida Bhatara di Ged**g Suci, merupakan seorang Dalang Samirana yang sudah mempunyai jam terbang yang tinggi dan namanya sudah tidak asing lagi jika dikaitkan masalah hal hal niskala. Dari penebusan melik, pengobotan segala penyakit niskala, diteksi pekarangan, dan Beliau juga sudah mempunyai murid ratusan diseluruh Bali dan luar Bali. Beliau dikenal dengan nama : Panandita Nabe Jro Dalang Badra, S,Sn.

3.;Orang melaksanakan penebusan melik harus mutlak mempunyai Taksu yang sangat kuat. Karena taksu ini merupakan “SIM ( Surat Izin Melaksanakan Penebusan ) di Niskala”, untuk keberhasilan melaksanakan penebusan kematian akibat melik secara niskala.

Apakah orang lain bisa melaksanakan penebusan melik, walau ia bukan Dalang Samirana yang mempunyai Taksu yang kuat ?. Jawabanya BISA !. Namun yang berjalan hanya seremonialnya saja secara sekala, sedangkan di niskala, biasanya menurut pengalam kami akan tidak berlaku.

Karena banyak kasus terjadi di Ged**g Suci, sudah metebusan melik di tempat yang bukan diruwat seorang Dalang Samirana, masih sering sakit atau tabrakan, trus mepeluasan katanya meliknya belum mendapatkan “Supatan” dari Dalang Samirana. Akhirnya ulang lagi metebusan di ( Dalang Samirana ) Ida Pinandita Nabe, Jro Dalang Badra, S.Sn.

ANTINSIPASI SEGERA KASUS NISKALA PADA KEHIDUPAN, SEBELUM BEREFEK FATAL – SEBELUM JADI PENYESALAN

INI KATAGORI KELAHIRAN YANG PATUT DITEBUSIN :

1. NATAN NEMU URIP, penebusan/pebayuhan bagi yang tidak pernah meotonan, tidak tau otonan.

2. NEMU BAYA, penebusan bagi yang sering kesakitan sering kena tipu, sering di fitnah, selalu gagal dalam mencapai keiinginannya.

3. SENGGAMA KAON, penebusan mala leteh bagi sering berhubungan badan sebelum menikah, berhubungan badan dengan dalam status selingkuh, berhubungan badan sesama jenis

4. SEMARA DUDU, sulit mendapatkan jodoh, atau kawin cerai berkali kali dan mandul.

5. LUMBUNG KETIUP ANGIN, sulit rejeki, mengalami kebangkrutan, dan rejeki tak pernah mesari ( gali lobang tutup lobang )

6. MALA KAURIPAN, penebusan mala, karena menikah saat hamil dan potong gigi saat hamil, serta lelaki tidak bisa panjangan rambut saat istri hamil, karena tugas kerja dan keperluan dinas.

7. SATRU ATURU, sering mimpi buruk, mimpi mesiat, sering mendengarkan suara aneh, sering mimpi dapat paica, mimpi ada blabar agung/sunami dll

8. RARE NGAMBEK DETYA, penebusan untuk anak yang membandel, sulit dinasehati, tidak mau belajar/sekolah, ngelawan orang, selalu main hp, dll

9. MANGKU PUTUNG, Penebusan bagi yang keturan mangku, balian dan sejenisnya , yang tidak bisa mewariskan tugas leluhurnya.

10 . RARE KEPINGIT, Penebusan untuk anak hasil “ NUNAS”

11. LARE SALAH OTON ,& SALAH ARAN, Penebusan bagi yang salah menentukan oton dan nama terlalu berat/mendatangkan masalah.

12. PENEBUSAN KELAHIRAN RANGDA TIGA, Wuku yang kena Rangda Tiga, Wuku Menail, Prangbakat, Warigadian, Pujut, Wariga, Pahang

13. PENEBUSAN PETEMON ALA, pernikahan beda kasta, beda soroh, beda agama, petemon panes, Manutin Saptawara Pancawara.

14. PENEBUSAN MELIK : Menetralisir segala jenis melik dalam diri manusia, agar tidak salah pati ulah pati.

APA SEBENARNYA ITU MELIK??

Melik itu sebenarnya merupakan sebuah anugrah yang luar biasa, Jika Orang Itu Sudah melaksanakan penebusan melik 3 Kali, Rajin2 Sembayang, Melukat dan melaksanakan Pewintenan Saraswati. Biasanya orang seperti ini akan jadi orang yang sukses, bermatabat dan “Kesihin Widhi”.

Kalau tidak penebusan biasanya rejeki akan sret, sering bertengkar dirumah tangga tanpa henti, sakit sakitan, Salah paham dikeluarga berujung percerain, tak bisa punya keturunan, bahkan berumur pendek dan lain sebagainya.

Ada orang yang baru bisa bertiori belum menjadi Praktisi, mengatakan Melik itu tidak apa, cukup berdoa saja, dan berpikir positif. Mereka itu tidak mengalami bisa saja mereka berkata seperti itu, tapi bagi yang mengalami mereka akan sulit menerima itu karena hidupnya dalam penderitaan hidup, rejeki sret dan kesakitan atau ada salah satu kelurganya sudah meninggal karena melik.

Sama seperti melihat orang sakit dirumah sakit, pasien tidak hanya cukup dengan berpikir postif dan berdoa TAPI MEMERLUKAN TIDAKAN MEDIS UNTUK KESEHATANYA.

Sama juga seperti penyakit niskala dan melik, tidak cukup hanya berdoa dan berpikir positif, semua perlu TINDAKAN SESUAI PETUNJUK SASTRA/LONTAR YANG ADA.

INILAH ORANG MELIK YANG PATUT DITEBUSIN.

Ada Beberapa Jenis Melik, Melik Adnyana, Melik Ceciren, Melik Kelahiran.

MELIK ADNYANA/WIDHI, Orang melik adnyana, biasanya diawali dengan mimpi mimpi ke Pura, Ketemu orang Pakain Putih, Ketemu Petapakan Bhatara ( Rangda atau Barong ), Mimpi bersenggama dengan orang tak dikenal/keluarga, Mimpi Mesiat dengan Leak.

Celakanya kalau dia ( orang melik ) kalah dalam mesiat lawan LIak, besok ia akan sakit dan bahkan meninggal saat tidur. Orang melik adnyana biasanya berpotensi jadi Balian atau mangku kalau dia punya keturuan/waris mangku/balian dan senang belajar spiritual. Kalau meliknya sudah keras, lama ditebusin orang melik adnayana ini akan bisa merasakan, atau bisa melihat Roh Halus, dan bahkan bisa berkominikasi dengannya.

MELIK CECIREN, orang melik ceciren ada tanda dalam tubuhnya, terkadang di dunia niskala atau di sekala kelihatan nya.

TANDA TANDA MELIK CECIREN

1.MELIK CAKRA, Artinya Ada berupa salah satu sanjata dewata nawa sanga dalam tubuhnya, kadang hanya bisa dilihat tokoh spiritual atau kelihatan nyata di kulit.

2. Kadengan Apit Wangke, ada kadengan di kelamin/disekitaranya. Kadengan Celedung Nginyah ada di tengah tengah alis.

3.Sujenan Di Bokong, 4. Rambut Putih Hanya Beberapa Helai Tak Bisa Hilang, 5. Rambut Gimbal, 6 Jari Tangan/Kaki Lebih, 7. Lidah Poleng, 8.Isuan Lebih dari satu dll.

MELIK KELAHIRAN:

1. Orang yang lahir di Wuku Wayang
2. Anak Tunggal ( tak bersaudara )
3. Tiba sampir ( anak yang lahir berkalungfkan tali pusar )
4. Tiba Angker ( anak yang lahir berbelit tali pusar/tidak menangis )
5. Jempina ( anak lahir premature )
6. Margana ( anak lahir ditengah perjalanan )
7. Wahana ( anak lahir ditengah keramaian )
8. Julungwangi ( anak lahir tatkala matahari terbit )
9. Julungsungsang ( anak lahir tatkala tepat tengah matahari )
10. Julung sarab / julung macan / julung caplok ( anak lahir menjelang matahari terbenam )
11. Walika ( orang kerdil )
12. Wujil ( orang cebol )
13. Kembar ( dua anak lahir bersamaan dalam sehari )
14. Buncing / Dampit ( dua anak beda jenis kelamin lahir bersamaan dalm sehari )
15. Tawang Gantungan ( anak kembar selisih satu hari )
16. Pancoran Apit Telaga ( tiga bersaurdara – perempuan – laki – perempuan )
17. Telaga Apit Pancoran ( laki – perempuan – laki )
18. Sanan Empeg ( anak lahir diapit saudaranya meninggal )
19. Pipilan ( Lima bersaurdara empat perempuan satu laki )
20. Padangon ( Lima bersaudara empat laki satu perempuan)
21.Lulang ( Bersaudara 2, Keduanya Perempuan )
22. Luluta ( Bersaudara 3, Ketiganya Lelaki )
23. Kedukan ( Bersaudara 3, Ketiganya perempuan )
24. Melik Rangda Tiga, Lahir Wuku Wariga, Warigadian, Pujut, Pahang, Prangbakat
25. Melik Nemu Kala Pati, Wuku Tolu, Dunggulan, Menail, Dukut, Klawu
26. Lintang Bade, Wuku Ukir, Watugunung, & Kamis Pon
27. Melik Waspenganten, Wuku Tolu, Krulut, Dunggulan, Menail, Dukut

Selain kelahiran melik diatas ada juga beberapa kelahiran yang sangat memerlukan ruwatan khusus, untuk menetralisir efek negative kelahiran yang sangat lebih dominan mempengaruhi kelahiran seseorang.

KELAHIRAN MENURUT WUKU : Diantaranya Wuku Sinta, Ukir, Kulantir, Gumbreg, Wariga, Warigadian, Sungsang, Dunggulan, Kuningan, Langkir, Medangsia, Pujut, Pahang, Merakih, Tambir, Medangkungan, Uye, Perangbakat, Bala, Wayang, Dukut, dan Watugunung.

KELAHIRAN MENURUT SAPTAWARA PANCAWARA, Diantaranya : Redite Umanis, Redite Pon, Redite Kliwon, Coma Paing, Coma Pon, Coma Kliwon, Anggara Umanis, Anggara Wage, Anggara Kliwon, Buda Umanis, Buda Wage, Buda Kliwon, Wraspati Umanis, Wraspati Pahing, Wraspati Pon, Wraspati Kliwon, Sukra Umanis, Sukra Umanis, Sukra Paing, Sukra Pon, Sukra Kliwon, Saniscara Umanis, Sanicara Wage, Sanicara Kliwon.

Dari Kelahiran di atas, menurut Saptawara, Pancawa & Wuku, sebenarnya ada yang indikasi melik, ada yang Lintang Panes, Membuat Rejeki Merosot, Kesakitan, Mandul dll. Namun tidak bisa kami jelaskan satu persatu, karena terlalu panjang penjabarannya.
Untuk lebih jelasnya silahkan saja, datang ke Ged**g Suci Usadha Agung Untuk Mewacakan Kelahiran, sambil Ngelereh Sewitra, Nanti kita bahas bersama sama.

Informasi Kembali Kami Menggelar Penebusan Segala Jenis Melik KAJANG KLIWON 28 JANUARI 2026.

BAGI TEMAN2 YANG INGIN IKUT ACARA INI, BISA JUGA DATANG KONSULTASI SAAT JADWAL BUKA

Selasa : Pukul 19 :00 –21 : 00 Wita
Kamis : Pukul 19 :00 –21 : 00 Wita
Sabtu : Pukul 09:00 –12 : 00 Wita
Minggu: Pukul 09:00 –12 : 00 Wita

Informasi/Daftar Tlp WA 081325103688/ 081339765505

ALAMAT : GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA
Banjar Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan, Ubud, Kabupaten Gianyar. Selatan Pura Desa dan Puseh, LIHAT PAPAN NAMA.

**gsuciusadhaagungbaliniskala

15/01/2026

KARANG UMAH CELEPIN LIPI & SANDER KILAT ??
" KARANG PANES ? "

Pada kesempatan kali ini kembali kami akan menggali hal hal yang bernuansakan niskala, dari Jro Mangku Dalang I Nyoman Badra, S. Sn. Beliau merupakan seorang dalang tamatan SMKI Bali dan ISI Denpasar.

Jro Dalang Badra, merupakan seorang Tokoh spiritual muda yang berasal dari Banjar Pengosekan, Kecamatan Ubud, Gianyar ini juga merupakan Guru Besar Perguruan Siwa Budha Maha Sidhi dan Dharma Usadha di Ged**g Suci Usadha Agung Bali Niskala.

Beliau sudah sangat dikenal ketika ada umat yang kena penyakit berhubungan dengan niskala. Misalnya Kena Bebai, Guna Guna, Pepasangan Peleburan Karang Panes, Mengantisipasi Warung Kelihatan Ketutup, Penebusan Melik dan Orang yang belum punya momongan pun banyak berobat disini dan berhasil.

Kenapa Kami berani bilang seperti itu, karena melihat sendiri orang yang sembuh dari gangguan niskala dan memperoleh sentana disini. Serta pembaca pun dapat membuktikan sendiri nanti saat kesini, betapa banyak orang yang antre dari semua Kabupaten di Bali untuk berobat, Luar Bali dan Bule pun ikut meramal nasibnya disini.

Kali ini kami akan membahas salah satu kasus yang sering terjadi pada umat kita, dan rasa ingin tau itu selalu ada, untuk mendapatkan penjelasan yang sebenarnya. Topik yang ingin kami angkat saat ini, tentang "Karang Panes" sering ada ular masuk dalam rumah.

"Sebenarnya kalau bicara Karang Panes, tidak saja karena ada ular yang masuk pekarangan. Namun ada beberapa cirinya lagi menurut Lontar Rogha Sanghara Gumi.

Misalnya :
1 . Karang Tusuk Sate, yaitu ada bangunan yang pas nyaplok pertigaan, yang ini biasanya perlu dibuatkan pelinggih khusus.

2. Munculnya Lulut Mas, solusinya biasanya akan diadakan pecaruan di tempat tersebut dan Lulut itu dilarung dengan bungkak nyuh gading.

3. Rumah atau Pohon yang ada di pekarangan di sander kilat, atau ada air bah masuk ke pekarangan, maka pekarangan ini akan jadi leteh pekarangan, maka pekarangan ini akan jadi leteh dan cemerlang. Solusinya biasanya akan diadakan ritual penyucian sesuai kepercayaan ada setempat.

4. Ada ular masuk pekarangan rumah secara tiba-tiba, padahal disekelilingnya tidak ada tegal/hutan. Bisa juga ada kelelawar setiap sandikala masuk rumah, diiringi nyanyian d**gkang di pekarangan. Ini ciri karang panes, leteh dan bisa saja ada berniat tidak baik dengan mengirimkan pepasangan atau sejenisnya. Solusinya biasanya harus ditangani tokoh spiritual yang mempuni, bisa dengan mecaru atau mencari penyengker atau benteng niskala dari serangan tersebut.

PEMARISUDHA KARANG " SOLUSI NISKALA KARANG PANES, TENGET, LETEH & ANGKER

Jika Ingin Tenung Pekarangan Online Dengan Jro Mangku Dalang Badra, Clik: wa.me/+6281339765505 / 081246887662

Ini Ciri Cirinya.......

Pekarangan merupakan sebuah istana kecil, untuk menikmati hidup dan melepas lelah setelah seharian kita beraktifitas. Namun untuk menjaga keindahan tersebut kita perlu tau jenis jenis pekarangan yang patut kita netralisir aura panesnya secara niskala.

Agar tidak rumah indah yang kita miliki, indah secara sekala, kok malah seisi rumah sering sakit, rejeki gali lobang tutup lobang, bertengkar, perselingkuhan, kekerasan, anak malas belajar, Anak tidak berbakti pada orang tuanya dan masih banyak kasus yang sering diadukan ke Ged**g Suci Usadha Agung Bali Niskala.

Inilah karang yang patut Parisudha :

1) Karang Peumahan/Toko/ Warung/Kantor pada umunya yang tidak pernah diparisudha

2) Karang Karubuhan, pekarangan yang berhadap-hadapan atau berpapasan dengan perempatan atau pertigaan atau persimpangan jalan.

3) Karang Sandanglawe, pekarangan yang pintu masuknya berpapasan dengan pekarangan milik orang lain.

4) Karang Kuta Kabanda, pekarangan yang diapit oleh 2 (dua) ruas jalan.

5) Karang Sula Nyupi/Tusuk sate, pekarangan yang berpapasan dengan jalan raya atau numbak marga atau numbak rurung.

6) Karang Gerah, pekarangan yang terletak dihulu Pura/Parahyangan.

7) Karang Tenget, pekarangan bekas pekuburan, bekas Pura atau bekas pertapaan.

8) Karang Buta Salah Wetu, pekarangan dimana pernah terjadi kejadian aneh misal: kelahiran babi berkepala gajah, pohon kelapa bercabang, pisang berbuah melalui batangnya. dll

9) Karang Boros Wong, pekarangan yang memiliki 2(dua) pintu masuk sama tinggi dan sejajar.

10) Suduk Angga, pekarangan yang dibatasi oleh pagar hidup (tanaman) dimana akar-akarnya atau tunasnya masuk ke pekarangan orang lain.

11) Karang Kalingkuhan, Pekarangan yang dikelilingi tanah atau rumah milik satu orang.

12) Karang Nemu Baya, Pernah ada pembunuhan/petumpahan darah

13) Toya Baya ada darah tercecer tanpa diketahui sebabnya

14) Lulut Baya, Pernah ada lulut perak/emas/tembaga muncul dipekarang rumah

15) Bumi Sayogan/Panca Baya, Pernah ada kebakaran, pernah disambar petir, tiba tiba ada asap muncul di tanah, ada tawon tabuan sari diam sampe beranak.

16) Karang Leteh, terjadi perselingkuhan, kumpul kebo, hubungan sedarah, lesby dan homo

17) Karang Layonan, ada kematian berturut turut tiap tahun.

18) Karang Kirang, Karang yang tidak sesuai dengan karang sikut satak.

19 ) Warung Ketutup, Jika tempat usaha sudah dilihat tutup oleh orang lain.

20). Karang Desti, Penghuninya sering sakit silih berganti, dan dirumah itu ada yang belajar ugig/ilmu hitam.

Jika Ingin Tenung Pekarangan Online Dengan Jro Mangku Dalang Badra, Clik: wa.me/+6281339765505/081246887662

Untuk lebih jelasnya silahkan saja, datang ke Ged**g Suci Usadha Agung Bali Niskala untuk Konsultasi langsung dengan Jro Mangku Dalang Badra.

KONSULTASI SAAT JADWAL BUKA

Selasa : Pukul 19 :00 – 21 : 00 Wita
Kamis : Pukul 19 :00 – 21 : 00 Wita
Sabtu : Pukul 09:00 – 12 : 00 Wita
Minggu: Pukul 09:00 – 12 : 00 Wita

Banjar Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan, Ubud, Kabupaten Gianyar. Selatan Pura Desa dan Puseh, LIHAT PAPAN NAMA.

Video Dokumentasi Pribadi Jro Dalang Badra, Ged**g Suci & Penjelasan.

**gsuciusadhaagungbaliniskala

15/01/2026

KETIGA MELIK INI JANGAN SAMPAI MENGHAMPIRI HIDUP SEMETON.

LINTANG BADE “ DIJEMPUT MAUT”
LINTANG BUBU BOLONG “ CELEPAN BEDUWUR PESU BETEN ?”
KADENGAN APIT WANGKE “ BIKIN DUDA DAN JANDA?”

Kisah Nyata ini terkuat dalam sebuah dialog penangkilan, yang sudah jenuh dengan hidupnya seolah ia merasa “ TAK PUNYA TUHAN “

Seorang lelaki setengah baya datang ke Ged**g Suci, untuk menanyakan prihal hidupnya dari pengaruh pengaruh niskala.

“ OM Swastiastu Jro” salamnya sebelum duduk di utama mandala Ged**g Suci.

“ Om Swastiastu..punapi niki? Napi sane jagi pacang tiang tunasan Ring Sesuwunan ?”” tiang menjawab salamnya.

Dia sangat serius bertanya, kayak mahasiswa dengan dosen saja

” Begini…Jro. Titiang sering membaca artikel Jro di Facebook. Pertama tiang mengucapkan terimakasi…karena Jro tidak saja Ngayah di Ged**g Suci, tpi juga memberikan pencerahan lewat media online, yang dengan cepat dan gampang tiang pahami bersama keluarga”

TIANG JAWAB DENGAN SENYUM “ Dunia sekarang sudah maju. Kita juga sebagai pengayah harus bisa berinovasi. Berhentilah dengan paham “ anak mule keto” mari kita belajar sama sama agar bisa saling mengerti. Tentunya tiang juga menulis di Fb, ada etika dan aturannya, karena tiang sendiri insan PERS. Tidak semua bisa ditulis, kecuali pemahaman pemaham umum yang patut diketahui oleh umat”

Dia bertanya lagi “ Tiang ingin tau, kenapa orang yang Lintang Bade Itu, banyak dibilang melik ? “”

JAWABAN : LINTANG BADE, kehidupan orang sama kayak bade. Susah buatnya, perlu waktu yang sangat lama, namun setelah dia menjadi indah dan megah pasti akan terbakar. Begitu dalam kehidupannya, orang lintang bade susah hidupnya, namun setelah ia berhasil dalam hidupnya kemudian maut itu akan datang. Bisa saja masalah keluarga, atau pun kesakitan dan bahkan kematian.

Untuk menetralisir ini, orang lintang bade sebaiknya ditebusin. Setelah dibayuh astungkara, hidupnya akan baik dan menjadi manusia utama. Dihormati banyak orang, mapan, dan berlimpah rejeki yang melimpah. Orang lintang bade ( Lahir Kamis Pon atau Wuku Watugunung dan UKIR )

“ Ohh begitu ngih? Trus kalau Lintang Bubu Bolong, kenapa ngih? Karena tiang sendiri lintang bubu bolong. Tiang merasa susah sekali dibidang rejeki” tanya ia lagi.

JAWABAN : Orang yang Lintang Bubu Bolong. ( Lahir Jumat Paing ). Konon Efek Niskalanya, Rejeki Morat Marit, Kesakitan Tengah Umur, Emosi Naik Turun, dan Keluarga Kurang Harmonis. Kehidupanya kayak bubu bolong, “ celepan beduwur pesu beten”. Artinya rejekinya tak pernah “teteg” tidak bisa menyimpan uang. Ada saja pengeluaran tak terduga yang membuat orang itu kesusahan bahkan melarat.

DIA JAWAB “ Pas.. pass…sajan Jro. Tiang ampun kenten.Bagimana caranya menetralisir ?”

JAWABAN : Itu tetua kita yang bilang seperti itu, yang diintisariakan dari sastra sastra. Dalam sastra disebukan, orang lintang bubu bolong sebaiknya ditebusin untuk menetralisir kelahiran tersebut.

DIA BERTANYA LAGI “ Ampuraa jro….tiang banyak bertanya. Niki kebetulan anak tiang, ada kadengan dikelaminnya. Tiang lupa kadengan apa itu namanya? Tiang pernah baca kisahnya di FB”.

JAWABAN : Itu namanya kadengan APIT WANGKE. KADENGAN YANG BERADA DI KELAMIN, BAIK DIUJUNGNYA, DITENGAH TENGAHNYA ATAU DISAMPINGNYA. Itu biasanya bikin hidup orang “panes”. Misalnya rejekinya sret, pertengkeran di rumah tangga dan bahkan pasangannya akan meninggal muda. Itu ada dalam sastra zaman dulu, dan tiang coba buktinya pada penangkilan yang mempunyai kadengan sperti itu. Ternyata banyak memang kejadian, sperti kisah kisah nyata yang pernah tulis di FB terkait KADENGAN APIT WANGKE "

“ TRUS SOLUSINYA DITEBUSIN NGIH JRO? “ Tanya ia lagi.

JAWABAN : Ngih semuanya itu patut ditebusin agar hilang efek Ala Patinya, Diruwat atau Dibayuh Melik Nyane mendapatkan Penglukatan Asta Pungku & Sudamala dari Dalang Samirana.

Kelahiran jumat paing (Lintang Bubu Bolong) memang rentan menyisakan air mata terhadap kehidupan terutama masalah rejeki dan pengasilan. Orang lahir jumat sering mengalami kebanggrutan di tengah jalan dari segala usaha yang digelutinya. Namun tidak banyak yang tau tentang hal ini, dan kalau pun ada yang tau, ia akan pura pura tak percaya, biar gak kelihatan kuno.

Namun setelah kejadian, dan merasa itu benar, ia langsung kesana kemari ngaturan banten, memohon agar semua kembali pulih seperti semula. Tetapi terkadang itu sudah terlambat, ibarat nasi telah menjadi bubur.

Mencegah lebih baik dari mengobati, itu sangat berlaku pada kasus kelahiran Bubu Bolong. Maka dari itu bagi teman2/keluarga teman2 pembaca yang mempunya lintang Bubu Bolong, untuk segera mengadakan Penebusan, Agar efeknya tidak menjadi penyesalan di kemudian hari.

Bagi yang sudah mengalami, efek dari Lintang Bubu Bolong, tiada kata terlmbat bagi yang memang mau berubah.

Apa ini kelahiran anda?
Anak anda?
Segeralah Melaksanakan Penebusan Melik Bubu Bolong, Lintang Bade dan Melik Apit Wangke.

Kami Gelar Kembali Penebusan Segala Jenis Melik, Lintang Panes, Salah Aran, Salah Oton, Petemon Ala, Dll. Kajang Kliwon RABU, 28 JANUARI 2026

UPACARA ATMA PRATISTA, Pebayuhan Semara Rekha & Warak Keruron. Bagi yang pernah keguguran, mekuret usia 1 hari & seterusnya. MINGGU 25 JANUARI 2026.

Informasi/Daftar Tlp wa.me/081339765505 / 081325103688

Spesial Konsultasi MELIK, WA 081339765505

Katagori - Penebusan Segala Jenis Melik , Petemon Ala, Lintang Kaon, Salah Aran, Lara Kebebutan, Atma Pratista ( Keguguran Secara Tidak Sengaja, atau karena alasan medis dikuret janin tidak berkembang, cacat dan lain sebagainya Mulai Umur 1 Minggu & Seterusnya ).

APA SEBENARNYA ITU MELIK??

MELIK ITU SEBENARNYA MERUPAKAN SEBUAH ANUGRAH YANG LUAR BIASA, Jika Orang Itu Sudah Metebusin/Mebayuh Melik 3 Kali, Rajin2 Melukat dan Melaksanakan Pewintenan Saraswati. Biasanya Orang Seperti Ini Akan Jadi Orang Yang Sukses, Bermatabat dan Kesihan Widhi. Kalau tidak mebayuh biasanya rejeki akan sret, sering bertengkar dirumah tangga tanpa henti, sakit sakitan, Salah paham dikeluarga berujung percerain, tak bisa punya keturunan dan bahkan berumur pendek.

INILAH ORANG MELIK YANG PATUT DITEBUSIN.

Ada Beberapa Jenis Melik, MELIK ADNYANA, MELIK CECIREN, MELIK KELAHIRAN.

MELIK ADNYANA, orang ini akan bisa merasakan, atau bisa melihat Roh Halus, dan bahkan bisa berkominikasi dengannya. Orang melik adnyana, biasanya diawali dengan mimpi mimpi ke Pura, Ketemu orang Pakain Putih, Ketemu Petapakan Bhatara ( Rangda atau Barong ), Mimpi Mesiat dengan Leak. Celakanya kalau dia ( orang melik ) kalah dalam mesiat lawan Leak, besok ia akan sakit dan bahkan mati mendadak. Orang melik Adnyana biasanya jadi Balian atau mangku.

MELIK CECIREN, orang melik ceciren ada tanda dalam tubuhnya, terkadang di dunia niskala atau di sekala kelihatan nya.

TANDA TANDA MELIK CECIREN

1. MELIK CAKRA, Ada berupa salah satu sanjata dewata nawa sanga dalam tubuhnya, kadang hanya bisa dilihat tokoh spiritual atau kelihatan nyata di kulit.

2. KADENGAN APIT WANGKE, kadengan ADA UJUNG kelamin/DISEKITARNYA. KADENGAN CELEDU NGIYAH Ada di Tengah Tengah Alis, Baik Kanan Atau Kiri.

3.Sujenan Di Bokong, 4. Rambut Putih Hanya Beberapa Helai Tak Bisa Hilang, 5. Rambut Gimbal, 6 Tangan Jari Lebih, 7. Lidah Poleng 8.Isuan Lebih Dari Satu Dan Masih Banyak Lagi.

MELIK KELAHIRAN, melik ini disebabkan oleh kelahiran manusia itu sendiri.
Diantaranya :

1. Orang yang lahir di Wuku Wayang
2. Anak Tunggal ( tak bersaudara )
4. Tiba sampir ( anak yang lahir berkalungkan tali pusar )
5. Tiba Angker ( anak yang lahir berbelit tali pusar/tidak menangis )
6. Jempina ( anak lahir premature )
7. Margana ( anak lahir ditengah perjalanan )
8. Wahana ( anak lahir ditengah keramaian )
9. Julungwangi ( anak lahir tatkala matahari terbit )
10. Julungsungsang ( anak lahir tatkala tepat tengah matahari )
11. Julung sarab / julung macan / julung caplok ( anak lahir menjelang matahari terbenam )
12. Walika ( orang kerdil )
13. Wujil ( orang cebol )
14. Kembar ( dua anak lahir bersamaan dalam sehari )
15. Buncing / Dampit ( dua anak beda jenis kelamin lahir bersamaan dalm sehari )
16. Tawang Gantungan ( anak kembar selisih satu hari )
17. Pancoran Apit Telaga ( tiga bersaurdara – perempuan – laki – perempuan )
18. Telaga Apit Pancoran ( laki – perempuan – laki )
19. Sanan Empeg ( anak lahir diapit saudaranya meninggal )
20. Pipilan ( Lima bersaurdara empat perempuan satu laki )
21. Padangon ( Lima bersaudara empat laki satu perempuan)
22. Lulang ( Bersaudara 2, keduanya perempuan)
23. Luluta ( Bersaudara 3, Ketiganya Lelaki)
24. Melik Rangda Tiga, Lahir Wuku Wariga, Warigadian, Pujut, Pahang, Orang bakat
25. Melik Nemu Kala Pati, Wuku Tolu, Dungulan, Menaik, Dukut, Klau
26. Lintang Bade, Wuku Ukir, Watugunung & Kamis Pon
27. Melik Was Penganten, Wuku Tolu Krukut, Dungulan, Menaik Dukut.

Selain kelahiran melik diatas ada juga beberapa kelahiran yang sangat memerlukan ruwatan khusus, untuk menetralisir efek negative kelahiran yang sangat lebih dominan mempengaruhi kelahiran seseorang.

KELAHIRAN MENURUT WUKU : Diantaranya Wuku Sinta, Ukir, Kulantir, Gumbreg, Wariga, Warigadian, Sungsang, Dunggulan, Kuningan, Langkir, Medangsia, Pujut, Pahang, Merakih, Tambir, Medangkungan, Uye, Perangbakat, Bala, Wayang, Dukut, dan Watugunung.

KELAHIRAN MENURUT SAPTAWARA PANCAWARA, Diantaranya : Redite Umanis, Redite Pon, Redite Kliwon, Coma Paing, Coma Pon, Coma Kliwon, Anggara Umanis, Anggara Wage, Anggara Kliwon, Buda Umanis, Buda Wage, Buda Kliwon, Wraspati Umanis, Wraspati Pahing, Wraspati Pon, Wraspati Kliwon, Sukra Umanis, Sukra Umanis, Sukra Paing, Sukra Pon, Sukra Kliwon, Saniscara Umanis, Sanicara Wage, Sanicara Kliwon.

Dari Kelahiran di atas, menurut Saptawara, Pancawa & Wuku, sebenarnya ada yang indikasi melik, ada yang Lintang Panes, Membuat Rejeki Merosot, Kesakitan, Mandul dll. Namun tidak bisa kami jelaskan satu persatu, karena terlalu panjang penjabarannya.

ADAPUN LINTANG DAN KELAHIRAN YANG WAJIB DIBAYUH, KARENA “ PANAS “

1. Orang yang Lintangan Bade ( Lahir Kamis Pon atau Wuku Watugunung dan Wuku Ukir )
2. Orang yang Lintangan Bubu Bolong. ( Lahir Jumat Paing )
3. Orang yang Lahir saat Tumpek, Tumpek Landep, Tumpek Kandang, dll
4. Lintang Salah Ukur ( Lahir Kamis Paing )
5. Lintang Prahu Pegat.( Kelahiran Jumat Pon )
6. Lintang Kala Sungsang ( Lahir Minggu Umanis )
7. Lintang Tangis ( Kelahiran Rabo Umanis )
8. Lintang Prahu Pegat ( Kelahiran Jumat Pon )

ADAPUN PETEMON/PERKAWINAN YANG SEBAIKNYA DIBAYUH, KALAU HASILNYA KURANG BAIK, MENURUT SAPTAWARA .

Diantarnya :
• Minggu - Minggu berakibat sering sakit-sakitan
• Senin-Senin berakibat buruk
• Selasa-Selasa berakibat buruk
• Rabu-Rabu berakibat buruk
• Kamis-Kamis berakibat yuana (awet), senang
• Jumat-Jumat berakibat melarat
• Sabtu-Sabtu berakibat yuana, senang
• Minggu-Senin berakibat banyak penyakit
• Minggu - Selasa berakibat melarat
• Minggu- Rabu berakibat yuana, senang
• Minggu-Kamis berakibat konflik
• Minggu-Jumat berakibat yuana, senang
• Minggu-Sabtu berakibat melarat
• Jumat-Sabtu berakibat celaka
• Senen-Selasa berakibat yuana (rupawan), senang
• Senen-Rabu berakibat beranak wadon (perempuan)
• Senen Kamis berakibat disukai orang
• Senen-Jumat berakibat yuana, senang
• Senen-Sabtu berakibat rezekian
• Selasa-Rabu berakibat kaya
• Selasa-Kamis berakibat kaya
• Selasa-Jumat berakibat pisah/cerai
• Selasa-Sabtu berakibat sering konflik
• Rabu-Kamis berakibat yuana, senang
• Rabu-Jumat berakibat yuana, senang
• Rabu-Sabtu berakibat baik
• Kamis-Jumat berakibat yuana, senang
• Kamis-Sabtu berakibat pisah/cerai

PERKAWINAN BEDA KASTA/BEDA SOROH “ Panes” Juga Sebaiknya Dibayuh Karena “Panes”
PERKAWINAN DUDU “ artinya telah terjadi pengianatan/selingkuh juga sebaiknya dibayuh.
PERKAWINAN SEDARAH ”panes” juga sebaiknya dibayuh.

PENEBUSAN LARE KEBEBUTAN DAN SALAH ARAN
Pebayuhan ini untuk anak anak yang membandel,tidak mau menurut kata orang, tidak mau masuk sekolah dll. Salah aran yang dimaksud disini ketika nama seseorang memada mada dewa, contoh misalnya namanya Dewa Acinta Putra atau Kadek Dewi Prabawati. Nama ini terkadang kurang baik bisa mendatangkan kebingungan, kesakitan, dan lain lain.

PENEBUSAN SALAH WETON

Menimnya pengetahuan orang tua di zaman serba moderen ini, membuat beberapa orang Tua Salah menentukan Oton anaknya.

Misalnya ketika ibu hamil masuk rumah sakit hari senin jam 11 malam, dan anaknya lahir jam 2 malam dihitung lahir hari selasa. Ini salah! Anak otonan nya hari Senin!!

Kenapa?

Perhitungan waktu bali untuk menentukan kelahiran "kedas lemahe" artinya jam 6 pagi. Bukan jam 12 malam.Kalau secara nasional pergantian waktu memang jam 12 malam, makanya tahun baru berganti jam 12 malam.Tapi secara Hindu, pergantian waktu/tahun baru mulai jam 6 pagi. Makanya nyepi dan pergantian tahun baru caka itu mulai jam 6 pagi selesai jam 6 pagi.

Namun tidak bisa kami jelaskan satu persatu, karena terlalu panjang penjabarannya.
Untuk lebih jelasnya silahkan saja, datang ke Ged**g Suci Usadha Agung Untuk Mewacakan Kelahiran, sambil Ngelereh Sewitra, Nanti kita bahas bersama sama.

BISA JUGA DATANG KONSULTASI SAAT JADWAL BUKA

SELASA : Pukul 19:00 – 21:00 Wita
KAMIS : Pukul 19:00 – 21:00 Wita
SABTU : Pukul 09:00 – 12:00 Wita
MINGGU: Pukul 09:00 – 12:00 Wita

Informasi/Daftar Tlp WA 081325103688 / 081339765505

ALAMAT GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA

Banjar Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan, Ubud, Kabupaten Gianyar. Selatan Pura Desa dan Puseh, LIHAT PAPAN NAMA GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA

SUKSEMA BAGI YANG TELAH NGESHER POSTINGAN INI, SEMOGA SEMAKIN BANYAK YANG DISELAMATKAN, & SEHAT SELALU, SERTA SEJEKI MENGALIR DARI SEGALA ARAH.

**gsuciusadhaagungbaliniskala

Address

Gianyar

Opening Hours

Tuesday 19:00 - 21:00
Thursday 19:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 00:00
Sunday 09:00 - 00:00

Telephone

+628133976555

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jro Mangku Dalang Badra posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Jro Mangku Dalang Badra:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram