10/01/2026
π Hai Sahabat Excelta,
Pernah nggak sih merasa ingin tampil βsempurnaβ saat mengikuti asesmen psikologi?
Padahal, ketika jawaban terlalu dipelajari atau dihafalkan, hasil asesmen justru bisa menjauh dari gambaran diri yang sebenarnya. Alhasil, meskipun kita lolos seleksi test, tetapi tidak menjamin kita akan nyaman dan enjoy dengan pekerjaan itu.
Asesmen psikologi bukanlah ujian akademik yang menuntut jawaban benar atau salah, melainkan proses untuk mencocokan kondisi diri dengan pekerjaan kita nanti. Apa jadinya jika report kondisi kita dimanip**asi?
π§ Jawablah dengan apa adanyaβtanpa perlu menjadi versi yang dibuat-buat.
Karena dari _apa adanya_ (sesuai kondisi sehari-hari ) itulah asesmen dapat memberikan gambaran yang tepat, relevan, dan bermanfaat untuk pengambilan keputusan ke depan.
β¨ Ingat, hasil terbaik bukan lahir dari hafalan,
melainkan dari keberanian untuk mengenal diri sendiri apa adanya.
Bersama psikolog profesional, biarkan asesmen bekerja sebagaimana mestinya.
Karena mengenal diri adalah langkah awal menuju perkembangan yang lebih bermakna.
π