05/03/2026
Campak sering dianggap penyakit biasa karena hanya menimbulkan demam dan ruam merah. Padahal, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, radang otak (ensefalitis), bahkan kematian pada anak.
Faktanya, satu anak yang terkena campak dapat menularkan virus ini hingga sekitar 18 anak lainnya di sekitarnya. Saat ini, kasus campak di Indonesia juga kembali meningkat dengan lebih dari 11.000 kasus suspek campak yang dilaporkan.
Kabar baiknya, campak dapat dicegah dengan vaksinasi.
Imunisasi campak diberikan dalam beberapa tahap:
• Usia 9 bulan – dosis pertama
• Usia 18 bulan – dosis kedua (MR/MMR)
• Usia 5–7 tahun / kelas 1 SD – booster
Vaksin memang tidak selalu mencegah infeksi 100%, tetapi dapat membantu tubuh anak melawan virus sehingga risiko sakit berat dan komplikasi menjadi jauh lebih rendah. Selain itu, vaksin juga membantu membentuk herd immunity, sehingga penyebaran penyakit dapat ditekan.
Yuk Ayah Bunda, cek kembali buku imunisasi anak dan pastikan imunisasi campaknya lengkap serta tepat waktu.
Perlindungan terbaik untuk anak dimulai dari langkah sederhana hari ini. 👶💉
EdukasiKesehatan