07/01/2026
Efek Malas Gerak (Gaya Hidup Sedentari)
Ketika tubuh kurang bergerak, terutama duduk dalam waktu lama (di kantor, menonton TV, mengemudi), terjadi hal-hal berikut:
· Melemahnya Otot Inti (Core Muscles): Otot perut, punggung, pinggul, dan panggul yang berfungsi sebagai "korset alami" untuk menstabilkan tulang belakang akan melemah. Otot yang lemah tidak mampu menopang beban tubuh dengan baik, sehingga beban berlebih diterima oleh struktur pasif seperti tulang belakang, cakram (discus), dan ligamen.
· Peningkatan Beban dan Tekanan pada Tulang Belakang: Posisi duduk statis, terutama jika salah, memberikan tekanan hingga 1,5 - 2 kali lebih besar pada cakram tulang belakang lumbar (pinggang) dibandingkan posisi berdiri. Tekanan ini menyebabkan kompresi dan dapat memicu degenerasi dini.
· Sirkulasi Darah dan Nutrisi Terganggu: Cakram tulang belakang bersifat avaskular, artinya mereka mendapat nutrisi dan membuang sisa metabolisme melalui proses difusi saat terjadi gerakan. Kurang gerak berarti pasokan nutrisi dan oksigen ke cakram berkurang, memperlambat proses perbaikan alami.
· Pemendekan dan Kekakuan Otot Panggul (Hip Flexors): Duduk lama menyebabkan otot paha depan dan pinggul (seperti iliopsoas) terus dalam posisi memendek dan mengencang. Otot yang kencang ini menarik tulang panggul (pelvis) ke posisi miring ke depan (anterior pelvic tilt), yang mengubah lengkung alami tulang belakang dan menambah tekanan di daerah pinggang.
Tidak heran kalau kamu sakit pinggang dan perlahan mengakibatkan kamu tidak bisa bergerak bebas. Sudah kapok belum?
_________
Sampoerna Therapy Jakarta
Terapi relaksasi otot, aktivasi otot & reposisi tulang.
Jakarta Selatan:
Sampoerna Strategic Square
Selasa, Rabu, Kamis, Jumat 10.30 - 19.00
Minggu 10:00 - 19:00
Pendaftaran klik link di profile
Jakarta Utara
Pantai Indah Kapuk
Registrasi melalui chat WhatsApp text
Setiap hari 11:00 - 19:00
081288998004 (tidak menerima telp)