CORC- MMC Hospital

CORC- MMC Hospital Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from CORC- MMC Hospital, Hospital, Jalan HR. Rasuna Said Kav C/21, Jakarta.

   with ・・・Dengan rutin melakukan peregangan achilles secara teratur akan meningkatkan fleksibilitas otot achilles. Berd...
30/06/2018

with
・・・
Dengan rutin melakukan peregangan achilles secara teratur akan meningkatkan fleksibilitas otot achilles. Berdirilah tegak, dan melangkah mundur dengan salah satu kaki. Kemudian dorong pinggul ke depan sambil menekuk satu kaki depan sekitar 45 derajat. Tahan selama 15 sampai 30 detik dan beralih kaki. Ulangi 2-4 set pada setiap kaki.

Sumber 1health.id

   with ・・・Bagian leher memiliki struktur anatomi yang kompleks, areanya sempit, dan fungsinya vital. Menurut penjelasan...
30/06/2018

with
・・・
Bagian leher memiliki struktur anatomi yang kompleks, areanya sempit, dan fungsinya vital. Menurut penjelasan Dr.Wawan Mulyawan, spesialis bedah saraf, Sp.KP, di dalam leher terdapat beragam organ yang penting fungsinya. "Misalnya di bagian depan ada kelenjar tiroid yang menyimpan hormon tiroid yang penting dalam metabolisme tubuh. Masih ada lagi esofagus atau trakea yang merupakan saluran masuk udara untuk pernapasan," kata Wawan.

Selain itu, di leher juga terdapat pembuluh darah utama ke otak. Makin ke belakang, terdapat struktur tulang belakang yang di dalamnya ada sumsum tulang belakang dan pembuluh darah ke otak.

Semua organ-organ itu punya fungsi yang demikian penting. Tak salah kalau ada yang menyebut leher adalah jembatan kehidupan antara kepala dan tubuh bagian bawah," ujarnya.

Mengingat pentingnya organ-organ yang ada di leher, Wawan menyebutkan manipulasi atau menggerakkan leher secara berlebihan dapat berakibat fatal.

Ia menjelaskan, jika tulang leher patah, retak, atau dislokasi, maka tulang leher menjadi tidak stabil dan mebuat sumsum tulang di dalamnya tercederai. "Yang tersering bukan patah, tetapi dislokasi atau melejitnya sendi yang menghubungkan antar tulang leher," papar dokter yang memiliki kompetensi di bidang tulang belakang ini.

Mulai sekarang jangan dibiasakan lagi ya guys... Mau tau info menarik lainnya? Jangan lupa Follow ya guys..

CORC merupakan unit khusus yang dibentuk oleh RS. MMC, Kuningan untuk menangani masalah sehubungan dengan tulang dan sen...
30/06/2018

CORC merupakan unit khusus yang dibentuk oleh RS. MMC, Kuningan untuk menangani masalah sehubungan dengan tulang dan sendi. Ditangani oleh 7 dokter sub-spesialis tulang dan 2 dokter Rheumatologi berpengalaman.
Kunjungi kami di lantai 5, RS. Metropolitan Medical Centre (MMC), Kuningan 💜💛💚💙

CORC merupakan unit khusus yang dibentuk oleh RS. MMC, Kuningan untuk menangani masalah sehubungan dengan tulang dan sen...
28/11/2017

CORC merupakan unit khusus yang dibentuk oleh RS. MMC, Kuningan untuk menangani masalah sehubungan dengan tulang dan sendi. Ditangani oleh 7 dokter sub-spesialis tulang dan 2 dokter Rheumatologi berpengalaman.
Kunjungi kami di lantai 5, RS. Metropolitan Medical Centre (MMC), Kuningan 💜💛💚💙
dan

Penyebab nyeri otot dari kebiasaan sehari-hari.1. Terlalu sering main HPBanyaknya aplikasi seru di ponsel yang Anda mili...
13/11/2017

Penyebab nyeri otot dari kebiasaan sehari-hari.

1. Terlalu sering main HP

Banyaknya aplikasi seru di ponsel yang Anda miliki tidak jarang membuat Anda lupa waktu saat menggunakannya. Beberapa keluhan nyeri yang dirasakan di antaranya adalah radang sendi pada jari tangan. Untuk menghindarinya, ketika rasa nyeri mulai muncul, Anda perlu berhenti sejenak dan melakukan relaksasi pada jari tangan Anda.

2. Posisi tidur yang salah

Posisi tidur tidak jarang memicu terjadinya nyeri, salah satunya adalah salah bantal. Salah bantal biasanya disebabkan karena menggunakan bantal yang terlalu tinggi, sehingga otot leher menjadi tegang. Untuk mencegahnya, sebaiknya jangan gunakan bantal yang terlalu tinggi. Selain itu, bantal juga diharuskan dapat menyangga bagian bahu.

3. Posisi duduk yang salah

Posisi duduk yang salah dapat menyebabkan Anda membungkuk ke depan, sehingga dapat menarik punggung dan leher dan menimbulkan nyeri. Untuk mencegahnya, Anda perlu memperhatikan posisi duduk Anda. Posisi duduk yang benar adalah duduk tegak dengan punggung lurus dan bahu ke belakang, tekuk lutut pada sudut yang benar, hindari menyilangkan kaki, letakkan kursi dekat dengan meja, istirahatkan lengan dan siku, serta hindari mengambil barang dalam posisi duduk dengan melintir punggung.

4. Salah posisi saat mengangkat barang yang berat

Mengangkat barang yang berat perlu teknik yang benar, karena jika tidak, Anda harus bersiap untuk mengalami nyeri pada punggung. Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah membuat tubuh melengkung ke depan untuk meraih benda, lalu meluruskan punggung saat Anda mengangkatnya. Hal tersebut dapat memaksa otot punggung Anda seketika menanggung beban dari benda tersebut.

Untuk menghindarinya, Anda perlu mengambil barang berat bukan dengan cara melengkungkan punggung, tapi dengan cara menekuk lutut dan pinggul sambil posisi jongkok. Jaga punggung Anda tetap tegak. Lalu ambil benda tersebut dan angkat dengan otot kaki dengan meluruskan lutut dan pinggul.

1. MerokokMenurut studi, orang-orang yang mengonsumsi tembakau memiliki tingkat kepadatan tulang yang lebih rendah. Hal ...
13/11/2017

1. Merokok

Menurut studi, orang-orang yang mengonsumsi tembakau memiliki tingkat kepadatan tulang yang lebih rendah. Hal ini disebabkan oleh radikal bebas yang membunuh sel-sel yang berfungsi membangun tulang. Di samping itu, merokok juga meningkatkan produksi hormon kortisol (dikenal sebagai hormon stres) yang dapat melemahkan tulang.

Sementara itu, jika Anda mengalami patah tulang, merokok dapat memperlambat proses penyembuhan dengan merusak pembuluh darah sehingga membatasi kemampuan untuk memindahkan oksigen.

2. Tidak aktif bergerak

Menurut Laila S. Tabatabai, MD, asisten profesor di Houston Methodist dan Weill Cornell Medical College, seseorang yang tubuhnya jarang digerakkan berisiko mengalami keropos tulang lebih cepat.

Seperti halnya otot, tulang menjadi lebih padat dan tumbuh lebih kuat saat berolahraga--terutama saat melakukan aktivitas menahan beban, berjalan kaki, dan memanjat tangga. Selain itu, olahraga juga dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas tubuh.

3. Konsumsi makanan asin secara berlebih

Menurut direktur endokrinologi dan program penyakit tulang di John Wayne Cancer Institute, Frederik Singer, MD, konsumsi asupan garam yang tinggi berkorelasi dengan kepadatan tulang yang lebih rendah.

Faktanya, wanita dewasa lebih mungkin kehilangan satu persen kepadatan tulang dengan makan satu gram sodium per harinya. American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi kurang dari 2.300 miligram sodium setiap hari.

4. Terlalu banyak minum alkohol

Seperti merokok, alkohol meningkatkan produksi kortisol di dalam tubuh. Alkohol juga menurunkan kadar hormon testosteron dan estrogen. Menurunnya kadar kedua hormon ini berdampak pada menurunnya kekuatan tulang.

5. Kurang terpapar sinar matahari

Tanpa vitamin D, tulang bisa menjadi tipis dan rapuh. Masalahnya, salah satu sumber utama vitamin D diproduksi oleh tubuh setelah Anda terkena sinar matahari. Jadi, jika Anda tidak menghabiskan cukup waktu di luar rumah, Anda mungkin kekurangan vitamin D. (Source: Klikdokter.com)

1. Jarang olahragaMenurut pakar, tidak berolahraga secara rutin dapat mengakibatkan otot yang kaku, dan postur tubuh yan...
09/11/2017

1. Jarang olahraga

Menurut pakar, tidak berolahraga secara rutin dapat mengakibatkan otot yang kaku, dan postur tubuh yang buruk. Hal ini kerap berujung pada keluhan nyeri otot yang berkepanjangan.

Jika Anda ingin terhindar dari keluhan nyeri otot, lakukanlah olahraga pilates. Olahraga jenis ini bermanfaat mengurangi keluhan nyeri otot.

2. Salah posisi saat mengangkat beban

Ini adalah kebiasaan buruk yang sering kali dilakukan tanpa sadar oleh banyak orang. Saat mengangkat beban, terutama beban yang berat, hindari membungkukkan tubuh dan mengangkat dengan mengandalkan sendi pinggul atau tulang punggung.

Sebaliknya, berjongkoklah dan dekatkan beban ke arah tubuh, lalu gunakan kekuatan otot kaki untuk mengangkat beban bersama tubuh Anda. Jaga punggung tetap lurus dan hindari memutar tubuh saat mengangkat beban

3. Kelebihan berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas memang sedikit melenceng dari konteks kebiasaan. Namun perlu diperhatikan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk.

Saat Anda memiliki berat badan berlebih, maka titik pusat gravitasi di tubuh akan tergeser ke depan. Dengan ini, otot-otot terutama otot punggung akan memiliki tekanan ekstra, dimana ini meningkatkan risiko Anda terkena nyeri otot.

4. Kurang kalsium dan vitamin D

Kalsium dan vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang yang kuat. Ini berarti Anda juga turut mencegah kejadian nyeri otot.

Jika asupan kalsium dan vitamin D tidak cukup didapatkan dari pola makan harian, Anda dapat mengonsumsi suplemen.

Mengubah kebiasaan memang bukan perkara mudah. Tapi dengan niat, usaha dan komitmen yang kuat, Anda tentu dapat melakukannya. Ingatlah bahwa segala perubahan baik yang dilakukan akan mencegah diri Anda dari nyeri otot atau penyakit berbahaya lainnya. (Source: Klikdokter.com)

  .id ・・・duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Apa sajakah?1>> Terlalu lama duduk dap...
20/10/2017

.id
・・・
duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Apa sajakah?

1>> Terlalu lama duduk dapat memicu nyeri pada punggung bawah, yang dapat menjalar ke kaki kiri atau kanan. Nyeri juga bisa terasa saat perubahan posisi.

Kondisi tersebut dapat ditangani dengan melakukan peregangan secara berkala. Saat punggung terasa pegal, berdirilah dan gerakkan tubuh Anda memutar ke kiri dan ke kanan. Anda juga bisa berjalan sebentar untuk mengurangi rasa pegal pada punggung.

2>> Perubahan bentuk bokong

Ternyata, jika Anda sering duduk terlalu lama, bentuk bokong juga dapat mengalami perubahan. Tonus otot dapat berkurang dan membuat bentuk bokong menjadi tidak berisi.

Karena itu, tetaplah aktif agar bentuk bokong tidak berubah. Anda juga disarankan untuk melakukan berbagai gerakan olahraga yang memperkuat bagian bokong, misalnya squat.

3>> Peningkatan risiko berbagai penyakit
Selain gangguan postur dan bentuk bokong, duduk terlalu lama juga dapat meningkatkan risiko kegemukan. Jika seseorang memiliki berat badan berlebih, risiko untuk terkena penyakit jantung juga meningkat. Di samping itu, duduk terlalu lama juga memicu penurunan kekuatan tulang.[klikdokter.com]
Sumber :

Address

Jalan HR. Rasuna Said Kav C/21
Jakarta

Telephone

+6287855020168

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when CORC- MMC Hospital posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to CORC- MMC Hospital:

Share

Category