Selain memiliki sifat preventif, obat tradisional yang berasal dari tumbuhan itu juga terbukti punya kemampuan mengobati penyakit. Indonesia kaya akan sumber daya alam, khususnya tanaman berkhasiat obat. Temu lawak, pasak bumi, buah mengkudu, dan kunyit adalah sebagian kecil tanaman yang bisa dijadikan ekstrak obat herbal. Berbagai macam penyakit seperti malaria, batuk, atau bahkan jantung dapat disembuhkan dengan menggunakan obat tradisional ini. Profesor Sumali Wiryowidagdo dari Pusat Studi Obat Bahan Alam Departemen Farmasi, Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI) berpendapat, penggunaan obat-obatan herbal di Indonesia kini sudah berkembang sangat bagus, baik dari segi khasiat, bentuk yang semakin modern, maupun proses pembuatan yang menggunakan teknologi mutakhir. Sumali mengatakan, data penelitian tahun lalu menunjukkan 87 persen pengguna obat-obatan herbal mengakui bahwa jenis obat tersebut berkhasiat. Sementara, hasil riset kesehatan dasar pada tahun yang sama juga membuktikan kalau 54 persen masyarakat Indonesia menggunakan jamu. Dari pengguna jamu itu, 95 persen mengakui ada manfaatnya.
”Secara sosiokultural, jamu dipakai masyarakat dan sudah turun-temurun terbukti ada manfaatnya. Selain itu, adanya fenomena back to nature ikut mendorong masyarakat untuk memilih jamu. Di samping masyarakat juga merasakan semakin mahalnya harga obat, ditambah perilaku over medikalisasi dokter,” ungkap Ketua Confederation Medical Association in Asia and Oceania Fachmi Idris MD Dr (PH). Di antaranya, tidak menimbulkan efek samping dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Satu hal lagi,obat herbal juga dipastikan bebas zat kimia karena bahan dasarnya adalah tanaman dan diolah dengan cara-cara yang ”baik”. (SINDO//nsa)Jum'at, 6 Mei 2011 - 09:43 wib
Akan tetapi harus diingat bahwa obat hanya sebagai perantara kesembuhan sedangkan penyembuh yang sesungguhnya adalah Allah Azzawajalla yg memberikan penyakit dan yang mengambil penyaki