Jaringan Nakes Indonesia

Jaringan Nakes Indonesia Kolektif Tenaga Kesehatan yang bergerak untuk sistem kesehatan yang berkeadilan

13/12/2025

Hai teman teman kami dari Yayasan Hohidiai Maluku Utara mengutus nakes Klinik Hohidiai ke bencana Sumatra. Bila ada yang berkenan untuk memberikan donasi untuk beli obat obat kami mohon bisa inbox Hohidiai/Klinik Hohidiai untuk minta norek YHMU. Terimakasih atas bantuannya untuk saudara kami di bencana ini.

💡 *Kenapa tenaga kesehatan harus bicara politik?*Karena setiap aturan, setiap kebijakan, bahkan setiap keputusan anggara...
01/10/2025

💡 *Kenapa tenaga kesehatan harus bicara politik?*

Karena setiap aturan, setiap kebijakan, bahkan setiap keputusan anggaran langsung menentukan apakah pasien mendapat layanan layak atau justru terpinggirkan.

Tenaga kesehatan bukan sekadar “pelaksana”, kita juga aktor perubahan. Kalau kita diam, sistem kesehatan akan terus dikuasai oleh kepentingan yang tidak berpihak pada rakyat.

✨ Inilah saatnya kita belajar, bersuara, dan bergerak bersama.

🚨 Pendidikan Politik Tenaga Kesehatan 🚨
Tema: *"Pendidikan Politik untuk Sistem Kesehatan yang Berkeadilan"*

📚 Materi utama:
✅ Politik Kesehatan & Analisis Sistem Kesehatan Indonesia
✅ Kapitalisme dalam Layanan Kesehatan: Teori & Praktik
✅ Kesetaraan Gender dalam Layanan Kesehatan
✅ Hak & Kewajiban Pekerja Kesehatan
✅ Strategi Advokasi Kebijakan Kesehatan

📆 31 Oktober – 2 November 2025
📍 Offline: Kantor JARNAKES, Jakarta Selatan
💻 Online: tersedia untuk peserta luar Jabodetabek

🔗 Daftar sekarang
📞 Info & CP: 0821-9934-6425

*Gratis*

Surat Kepada: TNI–POLRISalam Kami, Jaringan tenaga kesehatan yang tergabung dalam tim medis lapangan, dengan ini menyamp...
31/08/2025

Surat Kepada: TNI–POLRI

Salam

Kami, Jaringan tenaga kesehatan yang tergabung dalam tim medis lapangan, dengan ini menyampaikan bahwa kami sedang menjalankan tugas kemanusiaan dalam situasi darurat di tengah aksi masyarakat.

Kami menegaskan:
1. Tim medis kami akan tersebar di sejumlah titik aksi dengan tujuan semata-mata memberikan pertolongan pertama dan layanan medis darurat.
2. Kami bekerja sesuai SOP, berkoordinasi dengan AGD 118, serta sedang menyiapkan posko darurat yang akan diinformasikan secara resmi.
3. Identitas kami jelas sebagai *tenaga kesehatan*, bukan bagian dari massa aksi maupun penyusup.

Sehubungan dengan itu, kami meminta kepada aparat TNI dan POLRI untuk:
• Menghentikan tindakan represif tanpa pandang bulu yang dapat membahayakan tenaga kesehatan maupun warga sipil.
• Menghormati tugas kemanusiaan tenaga kesehatan sesuai prinsip universal yang berlaku, di mana keselamatan nakes harus dijamin dalam kondisi apapun.

Kami hadir untuk merawat. Serangan terhadap tenaga kesehatan adalah serangan terhadap kemanusiaan itu sendiri.

Hormat kami,
*Jaringan Nakes Indonesia*
0821-9934-6425 (Narahubung)

*PERNYATAAN SIKAP*Jaringan Nakes IndonesiaKami, Jaringan Nakes Indonesia, dengan ini menyatakan sikap tegas atas tindaka...
28/08/2025

*PERNYATAAN SIKAP*

Jaringan Nakes Indonesia

Kami, Jaringan Nakes Indonesia, dengan ini menyatakan sikap tegas atas tindakan brutal aparat terhadap rakyat pada demonstrasi kemarin dan hari ini. Kekerasan aparat bukan hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa, merusak martabat warga, dan menimbulkan trauma yang mendalam.

Sebagai tenaga kesehatan, kami berkomitmen untuk melindungi kehidupan, bukan merenggutnya. Kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan, terlebih ketika dilakukan oleh aparat negara yang seharusnya bertugas melindungi rakyat.

Untuk itu, kami menyatakan:
1. Mengecam keras segala bentuk brutalitas aparat terhadap rakyat.
2. Menuntut negara untuk menghentikan tindakan represif dan menjamin perlindungan hak-hak sipil.
3. Mendesak penegakan hukum yang transparan terhadap aparat yang terbukti melakukan kekerasan.
4. Mengajak seluruh elemen masyarakat dan komunitas kesehatan untuk bersolidaritas menolak normalisasi kekerasan.
5. Menegaskan bahwa kesehatan rakyat, baik fisik maupun mental, tidak boleh dikorbankan atas nama kekuasaan.

Kami percaya, negara yang sehat hanya dapat terwujud ketika rakyat hidup aman, bebas dari intimidasi dan kekerasan.

*Hentikan brutalitas aparat terhadap rakyat!*

Jakarta, 28 Agustus 2025
Jaringan Nakes Indonesia
Narahubung- 082199346425

Penasaran gimana strategi kita sebagai tenaga kesehatan untuk memperkuat gerakan pekerja di sektor kesehatan?Yuk, gabung...
27/07/2025

Penasaran gimana strategi kita sebagai tenaga kesehatan untuk memperkuat gerakan pekerja di sektor kesehatan?

Yuk, gabung di diskusi ini!
Kita bakal ngobrol bareng soal tantangan, strategi, dan langkah konkret yang bisa kita ambil bersama.

Berikut detail acaranya:

🎙 *Strategi Memperkuat Gerakan Pekerja Kesehatan di Indonesia*

📅 Minggu, 3 Agustus 2025
🕔 Pukul 16.00 WIB – Selesai
📍 Better World Cafe, Tebet, Jakarta Selatan (Dekat stasiun Tebet)

💬 Narasumber:
*Alifiah Nur (Belajar Jadi Bidan)*
⤷ Ambiguitas Relasi Kuasa dan Hirarki Tenaga Kesehatan
*Fentia Budiman (Perawat, Jaringan Nakes Indonesia)*
⤷ Memahami Eksploitasi Terhadap Pekerja Kesehatan di Indonesia
*Indrayani Abdul Razak (Mantan Ketua Umum LMND)*
⤷ Strategi Gerakan Sosial dari Masa ke Masa
*dr. Dilla Anindita (Kawan Medis)*
⤷ Sejarah Pergerakan Dokter & Strategi Membangun Gerakan Pekerja Kesehatan

🎤 Moderator:
*Fitri Nilam Sari (Jaringan Nakes Indonesia)*

📚 Kami juga buka lapak buku buat kamu yang s**a koleksi bacaan bermutu, sekaligus jadi ruang buat memperkuat jejaring dan solidaritas sesama nakes!

daftar di bit.ly/jarnakes-vol-1
CP: 081216169094

Media Partner: .id & .id

Penasaran gimana strategi kita sebagai tenaga kesehatan untuk memperkuat gerakan pekerja di sektor kesehatan?Yuk, gabung...
27/07/2025

Penasaran gimana strategi kita sebagai tenaga kesehatan untuk memperkuat gerakan pekerja di sektor kesehatan?

Yuk, gabung di diskusi ini!
Kita bakal ngobrol bareng soal tantangan, strategi, dan langkah konkret yang bisa kita ambil bersama.

Berikut detail acaranya:

🎙 *Strategi Memperkuat Gerakan Pekerja Kesehatan di Indonesia*

📅 Minggu, 3 Agustus 2025
🕔 Pukul 16.00 WIB – Selesai
📍 Better World Cafe, Tebet, Jakarta Selatan (Dekat stasiun Tebet)

💬 Narasumber:
*Alifiah Nur (Belajar Jadi Bidan)*
⤷ Ambiguitas Relasi Kuasa dan Hirarki Tenaga Kesehatan
*Fentia Budiman (Perawat, Jaringan Nakes Indonesia)*
⤷ Memahami Eksploitasi Terhadap Pekerja Kesehatan di Indonesia
*Indrayani Abdul Razak (Mantan Ketua Umum LMND)*
⤷ Strategi Gerakan Sosial dari Masa ke Masa
*dr. Dilla Anindita (Kawan Medis)*
⤷ Sejarah Pergerakan Dokter & Strategi Membangun Gerakan Pekerja Kesehatan

🎤 Moderator:
*Fitri Nilam Sari (Jaringan Nakes Indonesia)*

📚 Kami juga buka lapak buku buat kamu yang s**a koleksi bacaan bermutu, sekaligus jadi ruang buat memperkuat jejaring dan solidaritas sesama nakes!

daftar di bit.ly/jarnakes-vol-1
CP: 081216169094

Media Partner: .id & .id

📅 Minggu, 3 Agustus 2025 🕔 Pukul 16.00 WIB – Selesai 📍 Better World Cafe, Jakarta Selatan CP: 081216169094 Catatan: Data ini akan digunakan untuk kebutuhan registrasi ulang dan database Jaringan Nakes Indonesia. Datamu akan kami jaga sebaik-baiknya.

Hai para nakes, pekerja kesehatan 🫶🏻❤️‍🔥Jaringan Nakes Indonesia ingin  mengajak kamu bergabung ke organisasi Jaringan N...
19/07/2025

Hai para nakes, pekerja kesehatan 🫶🏻❤️‍🔥

Jaringan Nakes Indonesia ingin mengajak kamu bergabung ke organisasi Jaringan Nakes Indonesia. Ini adalah ruang bersama tenaga kesehatan lintas profesi dan daerah untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperjuangkan perlindungan serta perbaikan sistem kerja kita sebagai nakes, juga mendorong sistem kesehatan yang berkeadilan

Kita juga mendorong suara nakes lebih didengar di ruang-ruang kebijakan. Diskusinya terbuka dan berbasis solidaritas.

Kalau kamu tertarik, kami bisa bantu fasilitasi kamu masuk ke jaringan. 🙌

informasi selanjutnya bisa chat ke nomor 081216169094 atau email motivation letter dan CV kamu ke suaranakesindonesia@gmail.com

Ayo sama-sama mendukung sistem kerja nakes yang lebih manusiawi dan berkeadilan.

16/07/2025

Pernyataan Solidaritas terhadap Pemecatan Tenaga Kesehatan RSUD Tobelo

Kami menyatakan solidaritas penuh kepada para tenaga kesehatan RSUD Tobelo Halmahera Utara, Maluku Utara yang dipecat sepihak. Tindakan ini tidak hanya mencerminkan praktik ketenagakerjaan yang melanggar prinsip due process dan keadilan sosial, tetapi juga menandakan krisis struktural dalam tata kelola pelayanan publik yang semestinya berorientasi pada perlindungan hak-hak pekerja dan pemenuhan hak atas kesehatan masyarakat.

Dalam konteks demokrasi yang menjunjung tinggi HAM dan etika pelayanan publik, pemecatan tanpa dasar yang akuntabel merupakan bentuk kekerasan struktural yang menormalisasi relasi kuasa yang timpang antara otoritas rumah sakit dan pekerja kesehatan. Para nakes bukan sekadar tenaga kerja, mereka adalah aktor penting dalam sistem kesehatan nasional yang seharusnya dilindungi, dihargai, dan dilibatkan secara bermakna dalam pengambilan keputusan yang menyangkut profesi dan masa depan sistem kesehatan

Kami mendesak dilakukannya audit independen terhadap proses pemecatan ini, pemulihan hak-hak para nakes, serta pembentukan mekanisme partisipatif dan transparan dalam kebijakan ketenagakerjaan sektor kesehatan. Advokasi terhadap kasus ini adalah bagian dari perjuangan lebih luas untuk membangun sistem kesehatan yang adil, demokratis, dan berpihak pada pekerja kesehatan

kami Organisasi yang bersolidaritas:

1. Jaringan Nakes Indonesia
2. ⁠Belajar jadi Bidan
3. ⁠Kawan Medis
4. ⁠ReproduTalk
5. ⁠Yayasan Philia
6. ⁠Komunitas Dokter Tanpa Stigma
7. ⁠Kesatuan Serikat Pekerja Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Indonesia (KSPTMKI)
8. ⁠ Yayasan Bantuan Hukum Maluku Utara
9. GERAK Perempuan Indonesia

Dst..

Narahubung: 081216169094

15/07/2025
15/07/2025
15/07/2025

Kami mempertanyakan kebijakan “merumahkan” 35 tenaga kesehatan di RSUD Tobelo yang dilakukan tanpa kejelasan status hukum, prosedur administratif, maupun perlindungan hak normatif tenaga kerja. Istilah “dirumahkan” yang digunakan oleh pihak rumah sakit seolah menjadi tameng dari praktik pemutusan hubungan kerja (PHK) terselubung tanpa surat keputusan resmi, tanpa alasan tertulis, tanpa kompensasi, dan tanpa prosedur hukum yang layak.

Pertanyaan mendasar:

1. Apa dasar hukum dan administratif dari kebijakan “merumahkan” 35 tenaga kesehatan ini? Jika tidak ada SK atau dokumen resmi, maka ini merupakan pemberhentian tidak sah secara hukum.

2.Apakah para nakes tersebut masih tercatat sebagai pegawai aktif (kontrak atau honorer)? Jika tidak, mana bukti resmi pemutusan hubungan kerja? Jika masih aktif, mengapa mereka tidak diberi tugas dan tidak menerima hak-hak normatifnya?

3. Apakah selama “dirumahkan” mereka masih mendapatkan hak atas upah, jaminan sosial, dan perlindungan kerja lainnya? Jika tidak, maka hal ini adalah bentuk pelanggaran hak ketenagakerjaan yang serius.

4. Apakah proses ini didahului oleh mediasi, sosialisasi, atau mekanisme penyelesaian yang adil dan transparan? Jika tidak, ini mencederai prinsip due process of law dalam tata kelola ketenagakerjaan.

5. Apa rencana pemerintah daerah terhadap masa depan para tenaga kesehatan ini, yang jelas-jelas masih dibutuhkan oleh sistem layanan publik, terutama di daerah-daerah terpencil?

Jaringan Nakes Indonesia menegaskan bahwa penghilangan pekerjaan secara diam-diam dengan istilah “dirumahkan” tidak bisa dibenarkan. Ini bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga persoalan keadilan, transparansi, dan keberpihakan pada hak-hak dasar para tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan publik.

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jaringan Nakes Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram