Klinik Saraf Dan Otak Jakarta

Klinik Saraf Dan Otak Jakarta Menangani Penyakit Saraf Dan Otak seperti stroke,cedera kepala,nyeri kepala,pusing berputar/vertigo,nyeri leher,nyeri punggung,epilepsi dan parkinson

5 Cara Menjaga Kesehatan Otak KitaKita semua senantiasa ingin memiliki otak yang kuat dan sehat. Dengan kesehatan otak y...
27/06/2016

5 Cara Menjaga Kesehatan Otak Kita
Kita semua senantiasa ingin memiliki otak yang kuat dan sehat. Dengan kesehatan otak yang baik, tentu segala aktivitas dapat kita lakukan dengan lancar. Penyakit yang berkaitan dengan otak seperti demensia pun akan menjauh. Lalu bagaimana caranya? Berikut ini adalah lima hal untuk menjaga kesehatan otak kita:

1.Olahraga
Pengamatan studi secara konsisten telah menemukan, seiring bertambah nya usia pada orang dewasa dan orang lanjut usia, olahraga secara rutin dapat menurunkan risiko demensia. Olahraga aerobik khususnya bersepeda atau berjalan, tampaknya sangat bermanfaat bagi kesehatan otak.
Scan otak menujukkan bahwa latihan aerobik dapat meningkatkan aktivitas otak. Selain itu juga menghasilkan sel-sel otak yang baru dan koneksi yang bagus diantara mereka. Sebenarnya tidak hanya aerobik saja, olahraga lain juga dapat membantu untuk menjaga kesehatan otak kita. Contoh seperti latihan kekuatan.

2. Merangsang kesehatan mental
Jika otak tidak dilatih, tentu ia akan kehilangan kemampuannya. Cobalah untuk membaca, mengambil sebuah kursus, mengisi sebuah teka-teki, atau mengejar hobi yang membuat kita berpikir. Hal itu tak lain bermanfaat untuk kekuatan pikiran dan kesehatan otak kita. Melatih otak dapat ‘memperkaya’ kehidupan kita, membuang kebosanan, dan membantu mengobati depresi.

3. Menjalin hubungan sosial
Aktif secara sosial membantu menjaga kemampuan kognitif. Menurut banyak penelitian, ia juga dapat mengurangi risiko demensia pada orang lanjut usia. Termasuk studi tahun 2011 Rush University Medical Center di Chicago. Studi itu mengatakan, kegiatan sosial dapat membantu ingatan seseorang menjadi lebih tajam. Selain itu, hubungan sosial juga dapat bermanfaat pada fungsi otak lainnya.

4. Menjaga tekanan darah
Jangan pernah anggap remeh tekanan darah kita. Hipertensi yang tidak diobati dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif. Hipertensi juga dapat meningkatkan demensi pada orang lanjut usia. Studi dari Women’s Health Initiative, wanita di atas 65 tahun yang memiliki tekanan darah tinggi, akan berisiko untuk terserang demensia.
Bahkan melukai pembuluh darah kecil di otak hinga menyebabkan stroke. Cobalah untuk menurunkan tekanan darah kita degan melakukan diet sehat dan olahraga.

5. Menjaga berat badan
Ternyata obesitas tidak hanya berkaitan dengan kesehatan kardiovaskular saja. Obesitas terutama di bagian perut, telah dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia. Contohnya, sebuah studi neurologi di Swedia yang diikuti 1.500 wanita paruh baya selama 30 tahun.
Mereka yang memiliki rasio pinggang ke pinggul di atas rata-rata, dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan demensia setelah usia 70 tahun, dibandingkan perempuan langsing. Hal itu disebabkan oleh faktor-faktor yang sering berjalan berbarengan dengan obesitas. Seperti hipertensi, diabetes, hingga kurangnya aktivitas fisik.
http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/02/5-cara-menjaga-kesehatan-otak-kita-2

Kita semua senantiasa ingin memiliki otak yang kuat dan sehat. Dengan kesehatan otak yang baik, tentu segala aktivitas dapat kita lakukan dengan lancar.

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark sereb...
19/04/2016

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Untuk mengatasi masalah penyakit stroke, diperlukan strategi penanggulangan stroke yang mencakup aspek preventif, terapi rahabilitasi, dan promotif.
Di Indonesia, stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker.
Orang tidak akan pernah mengetahui kapan stroke datang.
Untuk mencegah stroke, maka langkah-langkah yang perlu diketahui dan dilakukan adalah sebagai berikut:
1.Rutin memeriksa tekanan darah
Tingkat tekanan darah adalah faktor paling dominan pada semua jenis stroke. Makin tinggi tekanan darah makin besar risiko terkena stroke. Jika tekanan darah meningkat,segera konsultasi ke dokter.
2. Waspadai gangguan irama jantung
Detak jantung yang tidak wajar menunjukkan ada perubahan fungsi jantung yang mengakibatkan darah terkumpul dan menggumpal di dalam jantung. Detak jantung ini
3. Berhenti merokok dan mengkonsumsi alkohol
Rokok dapat meningkatkan risiko stroke dua kali lipat. Dan sama seperti rokok, alkohol meningkatkan risiko stroke dan penyakit lain seperti liver.
4. Periksa kadar kolesterol dalam tubuh
Mengetahui tingkat kolesterol dapat meningkatkan kewaspadaan stroke. Kolesterol tinggi mengarah pada risiko stroke. Jika kolesterol sudah tinggi, segeralah menurunkannya dengan memilih makanan rendah kolesterol.
5. Kontrol kadar gula darah
Diabetes juga meningkatkan risiko stroke. Jika Anda penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter, makanan dan minuman apa yang bisa di konsumsi untuk menurunkan gula darah.
6. Olah raga teratur.
Jalan cepat minimal 30 menit bisa menurunkan resiko stroke. Anda juga bisa melakukan olah raga renang, sepeda dll. Pilih olahraga yang memang anda sukai dan lakukan senang hati dan teratur tiga kali seminggu
7. Konsumsi garam rendah sodium dan diet lemak
Kurangi konsumsi garam bersodium tinggi, mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang mengakibatkan stroke. Selain itu, konsumsi buah, sayuran dan gandum sangat bermanfaat mencegah stroke.
8. Waspadai gangguan sirkulasi darah .
Stroke berkaitan dengan jantung, pembuluh arteri dan vena. Tiga bagian ini penting bagi sirkulasi darah ke seluruh tubuh, termasuk dari jantung ke otak. Ketika ada tumpukan lemak yang menghambat aliran, maka risiko stroke meningkat.
Macam-macam stroke
Stroke di bagi dua jenis yaitu:
a. Stroke iskemik
Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien mengalami stroke jenis ini.
b. Stroke hemorragik. Pada stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir sebagian besar kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi
Di lihat dari gejalanya stroke di bagi tiga:
1.stroke sementara, sembuh dalam beberapa menit atau jam.
2.stroke ringan ,sembuh dalam beberapa minggu.
3 stroke berat,sembuh dengan meninggalkan cacat, tidak bisa sembuh total, bahkan dalam beberapa bulan atau tahun kemudian bisa mengakibatkan kematian.
Baik stroke sementara, stroke ringan maupun berat, mempunyai lima gejala utama, yaitu :
-Pusing atau sakit kepala tiba-tiba tanpa tahu sebabnya
-Tiba-tiba kehilangan keseimbangan, koordinasi dan kontrol tubuh.
-Kehilangan penglihatan pada salah satu atau kedua mata.
-Kehilangan kesadaran dan bicara tidak jelas.
-Kelemahan dan kelumpuhan pada wajah, lengan, tangan, terutama pada salah satu sisi tubuh.
Info lebih lanjut dapat menghubungi SMS 081228570099

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Untuk mengatasi masalah penyakit stroke, diperlukan strategi penanggulangan stroke yang mencakup aspek preventif, terapi rahabilitasi, dan promotif.
Di Indonesia, stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker.
Orang tidak akan pernah mengetahui kapan stroke datang.

Untuk mencegah stroke, maka langkah-langkah yang perlu diketahui dan dilakukan adalah sebagai berikut:
1.Rutin memeriksa tekanan darah
Tingkat tekanan darah adalah faktor paling dominan pada semua jenis stroke. Makin tinggi tekanan darah makin besar risiko terkena stroke. Jika tekanan darah meningkat,segera konsultasi ke dokter.

2. Waspadai gangguan irama jantung
Detak jantung yang tidak wajar menunjukkan ada perubahan fungsi jantung yang mengakibatkan darah terkumpul dan menggumpal di dalam jantung. Detak jantung ini

3. Berhenti merokok dan mengkonsumsi alkohol
Rokok dapat meningkatkan risiko stroke dua kali lipat. Dan sama seperti rokok, alkohol meningkatkan risiko stroke dan penyakit lain seperti liver.

4. Periksa kadar kolesterol dalam tubuh
Mengetahui tingkat kolesterol dapat meningkatkan kewaspadaan stroke. Kolesterol tinggi mengarah pada risiko stroke. Jika kolesterol sudah tinggi, segeralah menurunkannya dengan memilih makanan rendah kolesterol.

5. Kontrol kadar gula darah
Diabetes juga meningkatkan risiko stroke. Jika Anda penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter, makanan dan minuman apa yang bisa di konsumsi untuk menurunkan gula darah.

6. Olah raga teratur.
Jalan cepat minimal 30 menit bisa menurunkan resiko stroke. Anda juga bisa melakukan olah raga renang, sepeda dll. Pilih olahraga yang memang anda sukai dan lakukan senang hati dan teratur tiga kali seminggu

7. Konsumsi garam rendah sodium dan diet lemak
Kurangi konsumsi garam bersodium tinggi, mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang mengakibatkan stroke. Selain itu, konsumsi buah, sayuran dan gandum sangat bermanfaat mencegah stroke.

8. Waspadai gangguan sirkulasi darah .
Stroke berkaitan dengan jantung, pembuluh arteri dan vena. Tiga bagian ini penting bagi sirkulasi darah ke seluruh tubuh, termasuk dari jantung ke otak. Ketika ada tumpukan lemak yang menghambat aliran, maka risiko stroke meningkat.

Macam-macam stroke

Stroke di bagi dua jenis yaitu:

a. Stroke iskemik

Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien mengalami stroke jenis ini.

b. Stroke hemorragik.
Pada stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir sebagian besar kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi

Di lihat dari gejalanya stroke di bagi tiga:

1.stroke sementara, sembuh dalam beberapa menit atau jam.
2.stroke ringan ,sembuh dalam beberapa minggu.
3 stroke berat,sembuh dengan meninggalkan cacat, tidak bisa sembuh total, bahkan dalam beberapa bulan atau tahun kemudian bisa mengakibatkan kematian.

Baik stroke sementara, stroke ringan maupun berat, mempunyai lima gejala utama, yaitu :

-Pusing atau sakit kepala tiba-tiba tanpa tahu sebabnya
-Tiba-tiba kehilangan keseimbangan, koordinasi dan kontrol tubuh.
-Kehilangan penglihatan pada salah satu atau kedua mata.
-Kehilangan kesadaran dan bicara tidak jelas.
-Kelemahan dan kelumpuhan pada wajah, lengan, tangan, terutama pada salah satu sisi tubuh.
Info lebih lanjut dapat menghubungi SMS 081228570099

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark sereb...
19/04/2016

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Untuk mengatasi masalah penyakit stroke, diperlukan strategi penanggulangan stroke yang mencakup aspek preventif, terapi rahabilitasi, dan promotif.
Di Indonesia, stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker.
Orang tidak akan pernah mengetahui kapan stroke datang.

Untuk mencegah stroke, maka langkah-langkah yang perlu diketahui dan dilakukan adalah sebagai berikut:
1.Rutin memeriksa tekanan darah
Tingkat tekanan darah adalah faktor paling dominan pada semua jenis stroke. Makin tinggi tekanan darah makin besar risiko terkena stroke. Jika tekanan darah meningkat,segera konsultasi ke dokter.

2. Waspadai gangguan irama jantung
Detak jantung yang tidak wajar menunjukkan ada perubahan fungsi jantung yang mengakibatkan darah terkumpul dan menggumpal di dalam jantung. Detak jantung ini

3. Berhenti merokok dan mengkonsumsi alkohol
Rokok dapat meningkatkan risiko stroke dua kali lipat. Dan sama seperti rokok, alkohol meningkatkan risiko stroke dan penyakit lain seperti liver.

4. Periksa kadar kolesterol dalam tubuh
Mengetahui tingkat kolesterol dapat meningkatkan kewaspadaan stroke. Kolesterol tinggi mengarah pada risiko stroke. Jika kolesterol sudah tinggi, segeralah menurunkannya dengan memilih makanan rendah kolesterol.

5. Kontrol kadar gula darah
Diabetes juga meningkatkan risiko stroke. Jika Anda penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter, makanan dan minuman apa yang bisa di konsumsi untuk menurunkan gula darah.

6. Olah raga teratur.
Jalan cepat minimal 30 menit bisa menurunkan resiko stroke. Anda juga bisa melakukan olah raga renang, sepeda dll. Pilih olahraga yang memang anda sukai dan lakukan senang hati dan teratur tiga kali seminggu

7. Konsumsi garam rendah sodium dan diet lemak
Kurangi konsumsi garam bersodium tinggi, mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang mengakibatkan stroke. Selain itu, konsumsi buah, sayuran dan gandum sangat bermanfaat mencegah stroke.

8. Waspadai gangguan sirkulasi darah .
Stroke berkaitan dengan jantung, pembuluh arteri dan vena. Tiga bagian ini penting bagi sirkulasi darah ke seluruh tubuh, termasuk dari jantung ke otak. Ketika ada tumpukan lemak yang menghambat aliran, maka risiko stroke meningkat.

Macam-macam stroke

Stroke di bagi dua jenis yaitu:

a. Stroke iskemik

Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien mengalami stroke jenis ini.

b. Stroke hemorragik.
Pada stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir sebagian besar kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi

Di lihat dari gejalanya stroke di bagi tiga:

1.stroke sementara, sembuh dalam beberapa menit atau jam.
2.stroke ringan ,sembuh dalam beberapa minggu.
3 stroke berat,sembuh dengan meninggalkan cacat, tidak bisa sembuh total, bahkan dalam beberapa bulan atau tahun kemudian bisa mengakibatkan kematian.

Baik stroke sementara, stroke ringan maupun berat, mempunyai lima gejala utama, yaitu :

-Pusing atau sakit kepala tiba-tiba tanpa tahu sebabnya
-Tiba-tiba kehilangan keseimbangan, koordinasi dan kontrol tubuh.
-Kehilangan penglihatan pada salah satu atau kedua mata.
-Kehilangan kesadaran dan bicara tidak jelas.
-Kelemahan dan kelumpuhan pada wajah, lengan, tangan, terutama pada salah satu sisi tubuh.
Info lebih lanjut dapat menghubungi SMS 081228570099

Cepat menangani gejala stroke dapat mencegah dampak terburuk seperti kelumpuhan akibat stroke. Stroke dapat mengintai si...
23/01/2016

Cepat menangani gejala stroke dapat mencegah dampak terburuk seperti kelumpuhan akibat stroke. Stroke dapat mengintai siapapun di manapun pada saat apapun. Karena itu, penting sekali bagi orang awam sekalipun untuk mampu mengidentifikasi gejala stroke yang terlihat, baik itu dialami oleh orang lain maupun ketika dialami oleh diri sendiri.

Gejala utama dari stroke adalah sebagai berikut:

1. Mati rasa yang tiba-tiba terjadi, rasa menggelitik, lemah, atau hilangnya pergerakan di wajah, lengan, atau kaki, terutama jika hanya terjadi di salah satu sisi tubuh.
2. Perubahan mendadak pada penglihatan.
3. Tiba-tiba sulit berbicara.
4. Kebingungan atau sulit memahami perkataan sederhana yang dilontarkan orang lain secara tiba-tiba.
5. Tiba-tiba sulit berjalan atau menyeimbangkan tubuh.
6. Sakit kepala parah yang mendadak dan berbeda dari sakit kepala sebelumnya.
Info lebih lanjut dapat menghubungi SMS 081228570099

Gejala Stroke, Penyebab dan Cara PencegahanMengenal penyakit stroke, mulai dari gejala, penyebab dan cara pencegahan. Ap...
09/01/2016

Gejala Stroke, Penyebab dan Cara Pencegahan
Mengenal penyakit stroke, mulai dari gejala, penyebab dan cara pencegahan. Apa itu stroke? Stroke adalah serangan otak yang timbulnya mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Dengan kata lain penyakit stroke ini merupakan penyakit pembuluh darah otak (serebrovaskuler) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) hal ini disebabkan karenakan adanya penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah menuju otak sehingga pasokan darah dan oksigen ke otak berkurang dan menimbulkan serangkaian reaksi biokimia yang akan merusakkan atau mematikan sel-sel saraf otak.

Jumlah penderita stroke di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Pada akhir tahun 2012 lalu, sebuah lembaga mencatat telah terjadi sekitar 500.000 kasus penderita stroke dengan angka 12.500 orang meninggal akibat penyakit tersebut. Sementara sisanya mengalami cacat, baik ringan maupun berat. Karena itu pengobatan awal serta pencegahan menjadi perang penting dalam memerangi stroke.

Penyebab Penyakit Stroke

Ada dua faktor yang merupakan penyebab stroke yaitu resiko medis dan resiko perilaku

1. Faktor risiko medis
Faktor resiko medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturnan) dan migren (sakit kepelah sebelah). Menurut data statistik 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis.

2. Faktor risiko perilaku
Faktor resiko perilaku disebakan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, menkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Faktor resiko perilaku lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan obesitas. Salah satu pemicunya juga adalah susasana hati yang tidak nyaman seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.

Gejala Serangan Stroke

Pada tingkat awal, masyarakat, keluarga dan setiap orang harus memperoleh informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa stroke adalah serangan otak yang secara sederhana mempunyai lima tanda-tanda utama yang harus dimengerti dan sangat difahami. Hal ini penting agar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya serangan stroke.

Tanda-tanda utama serangan stroke :
Rasa bebal atau mati mendadak atau kehilangan rasa dan lemas pada muka, tangan atau kaki, terutama pada satu bagian tubuh saja
Rasa bingung yang mendadak, sulit bicara atau sulit mengerti
Satu mata atau kedua matamendadak kabur
Mendadak sukar berjalan, terhuyung dan kehilangan keseimbangan
Mendadak merasa pusing dan sakit kepala tanpa diketahui sebab musababnya

Selain itu harus dijelaskan p**a kemungkinan munculnya tanda-tanda ikutan lain yang bisa timbul dan atau harus diwaspadai, yaitu;
Rasa mual, panas dan sangat sering muntah-muntah
Rasa pingsan mendadak, atau merasa hilang kesadaran secara mendadak

Cara Mencegah Penyakit Stroke

Adapun, untuk menghindari stroke seseorang bisa melakukan tindakan pencegahan termasuk membiasakan diri menjalani gaya hidup sehat. Berikut adalah 10 langkah yang dapat Anda lakukan guna menghindarkan diri dari serangan stroke.

1. Hindari dan hentikan kebiasaan merokok
Kebiasaan ini dapat menyebabkan atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dan membuat darah Anda menjadi mudah menggumpal.

2. Periksakan tensi darah secara rutin
Tekanan darah yang tinggi bisa membuat pembuluh darah Anda mengalami tekanan ekstra. Walaupun tidak menunjukkan gejala, ceklah tensi darah secara teratur.

3. Kendalikan penyakit jantung
Kalau Anda memiliki gejala atau gangguan jantung seperti detak yang tidak teratur atau kadar kolesterol tinggi, berhati-hatilah karena hal itu akan meningkatkan risiko terjadinya stroke. Mintalah saran dokter untuk langkah terbaik.

4. Atasi dan kendalikan stres dan depresi
Stres dan depresi dapat menggangu bahkan menimbulkan korban fisik. Jika tidak teratasi, dua hal ini pun dapat menimbulkan problem jangka panjang.

5. Makanlah dengan sehat
Anda mungkin sudah mendengarnya ribuan kali, namun penting artinya bila Anda disiplin memakan sedikitnya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Hindari makan daging merah terlalu banyak karena lemak jenuhnya bisa membuat pembuluh darah mengeras. Konsumsi makanan berserat dapat mengendalikan lemak dalam darah.

Dengan mengenali tentang gejala dan penyebab serta resiko stroke, diharapkan kita semua lebih waspada dan hati-hati dengan selalu menjaga kesehatan. Semoga bermanfaat.

6. Kurangi garam
Karena garam akan mengikatkan tekanan darah.

7. Pantau berat badan Anda
Memiliki badan gemuk atau obes akan meningkatkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, dan semuanya dapat memicu terjadinya stroke.

8. Berolahraga dan aktif
Melakukan aktivitas fisik secara teratur membantu Anda menurunkan tensi darah dan menciptakan keseimbangan lemak yang sehat dalam darah.

9. Kurangi alkohol
Meminum alkohol dapat menaikkan tensi darah, oleh karena itu menguranginya berarti menghindarkan Anda dari tekanan darah tinggi.

10. Mencari Informasi
Dengan mengikuti perkembangan informasi tentang kesehatan, banyak hal penting yang diperoleh guna menghindari kemungkinan atau menekan risiko stroke. Berhati-hatilah, beragam hormon termasuk pil dan terapi penggantian hormon HRT diduga dapat membuat darah menjadi kental dan cendrung mudah menggumpal
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi/SMS 081228570099

BENAR ATAU TIDAK ?inilah sekilas info tentang stroke..Pada dasarnya, stroke merupakan penyakit akibat terganggunya alira...
09/01/2016

BENAR ATAU TIDAK ?
inilah sekilas info tentang stroke..
Pada dasarnya, stroke merupakan penyakit akibat terganggunya aliran darah menuju otak karena sumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Pada kondisi tersebut, otak kekurangan oksigen dan nutrisi sehingga mengalami kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, serta penurunan kesadaran secara mendadak.
Bahaya akibat serangan penyakit ini menjadikan banyak orang sadar untuk menghindarinya. Sayangnya, gejala yang dikenali oleh sebagian masyarakat masih berupa mitos. Agar tidak terjebak dengan pengertian keliru tentang stroke, simak mitos dan fakta di bawah ini:
• Mitos : Stroke menyerang orang tua
Sampai saat ini, stroke identik sebagai penyakit yang dialami oleh orang yang berusia lanjut, padahal pernyataan itu adalah mitos
• Fakta : Belakangan, beberapa penderita bahkan masih berusia cukup muda. Biasanya, hal ini dipengaruhi dengan gaya hidup yang tidak sehat sehingga menyebabkan seseorang memiliki kadar gula darah danKolesterol tinggi, serta kekentalan darah yang menjadi faktor risiko stroke meski usianya muda.
• Mitos : Stroke hanya menyerang penderita hipertensi
Lagi-lagi pernyataan ini merupakan mitos. Stroke bersifat multifaktorial, bukan hanya pengaruh penyakit hipertensi semata. Risiko stroke terbagi menjadi dua, dapat dikendalikan dan yang tidak dapat diubah.
• Fakta : Beberapa faktor yang dapat dikendalikan ialah pengaruh penyakithipertensi, diabetes, kadar Kolesterol dan merokok. Sedangkan faktor yang tidak dapat diubah adalah usia tua dan riwayat keluarga.
• Mitos : Stroke tidak dapat dicegah
Masih seputar mitos, beberapa orang beranggapan bahwa stroke tidak dapat dicegah. Padahal, faktanya penyakit ini dapat dicegah. Beberapa caranya ialah dengan mengontrol berat badan, tekanan darah dan kadar Kolesterol dalam tubuh.
• Fakta : Pencegahan dengan pendekatan gaya hidup juga dapat dilakukan dengan rutin berolahraga danmengonsumsi makanan yang sehat serta menghindari konsumsi alkohol dan rokok.
• Mitos : Stroke hanya menyerang laki-laki
• Fakta : stroke tidak pandang bulu dalam menyerang seseorang, baik laki-laki ataupun wanita. Bahkan sebuah penelitian besar di tahun 2007 oleh Seshadri menunjukkan bahwa stroke sering terjadi pada wanita. Stroke bisa meningkat dua kali lipat pada wanita yang mempunyai tekanan darah lebih dari 140/90mmHg. Selain itu, kejadian stroke pada wanita biasanya meningkat signifikan saat mereka memasuki usia menopause.

Address

Jakarta

Telephone

+6281228570099

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Klinik Saraf Dan Otak Jakarta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category