Solusi Atasi Kista

  • Home
  • Solusi Atasi Kista

Solusi Atasi Kista Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Solusi Atasi Kista, Medical and health, .

Sudah banyak yg membuktiikannya... sehat bersama Varash
04/07/2021

Sudah banyak yg membuktiikannya... sehat bersama Varash

10 Hal Ini Bisa Menyebabkan Kista Ovarium1. Siklus Haid Tidak LancarMenstruasi yang tidak lancar berakibat buruk bagi tu...
08/06/2021

10 Hal Ini Bisa Menyebabkan Kista Ovarium

1. Siklus Haid Tidak Lancar

Menstruasi yang tidak lancar berakibat buruk bagi tubuh, salah satunya bisa menyebabkan kista pada indung telur. Penyebabnya adalah penumpukan darah kotor di dalam tubuh yang seharusnya dikeluarkan.

2. Gangguan Hormon

Hormon yang terganggu juga bisa menyebabkan kista menyerang tubuh. Pola hidup yang sehat bisa membantu menjaga keseimbangan hormon tubuh tersebut, lho.

3. Belum Memiliki Keturunan

Mengandung dan melahirkan membuat rahim wanita menjadi lebih sehat dan menurunkan risiko terserang kista. Namun, jika kamu belum (atau tidak berencana) mengandung dan melahirkan, pencegahan bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan. Antioksidan akan melindungi tubuh dari virus, parasit, bakteri, dan berbagai radikal bebas.

4. Haid Dini

Terlalu dini menstruasi ternyata juga bisa meningkatkan risiko terserang kista. Untuk itu, jika kamu memiliki adik atau anak perempuan yang akan mendapatkan menstruasi, ajari mereka untuk menjaga pola makan sehat. Sebab, makanan sehat dapat mengurangi risiko terkena kista.

5. Kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Salah satunya, kolesterol bisa menyerang organ reproduksi seperti rahim dan menyebabkan kista ovarium. Oleh karena itu, demi kesehatan organ reproduksi, seorang wanita sebaiknya mengurangi konsumsi lemak jenuh.

6. Stres

Tidak hanya menyerang pikiran, stres berlebihan juga dapat menghasilkan hormon tertentu yang memicu penyakit. Ketidakmampuan mengelola stres bisa menjadi pemicu kista ovarium. Oleh karena itu, sebaiknya hindari stres dengan gaya hidup sehat dan berolahraga, supaya bisa terhindar dari berbagai penyakit termasuk kista ovarium.

7.Obat Subur

Memiliki keturunan merupakan impian bagi kebanyakan pasangan. Bahkan, sebagian pasangan rela melakukan apa pun demi mewujudkan impian tersebut. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi obat penyubur kandungan. Namun ternyata, mengonsumsi obat penyubur kandungan secara berlebihan mempunyai berbabagi efek samping. Salah satu efek sampingnya adalah kista ovarium. Oleh karena itu, untuk menghindari efek ini sebaiknya konsumsilah penyubur kandungan dari bahan alami seperti kacang hijau dan taoge.

8. Rokok

Selama ini, kita mengetahui bahwa rokok tidak baik untuk kesehatan, terutama kesehatan paru-paru. Selain itu, ternyata zat adiktif di dalam rokok bisa mengganggu rahim dan menjadi pemicu kista pada indung telur. Berhenti merokok dan mengurangi interaksi dengan lingkungan penuh asap rokok dapat mengurangi risiko terkena kista ovarium.

9. Minuman Beralkohol

Konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan bisa merusak organ tubuh seperti hati. Selain itu, mengonsumsi alkohol berlebihan juga dapat menyebabkan kista ovarium. Tidak hanya minuman beralkohol, ternyata mengonsumsi minuman bersoda secara berlebihan pun dapat meningkatkan risiko terkena kista ovarium. Agar lebih sehat, sebaiknya ganti minuman beralkohol dan bersoda dengan air putih, susu, atau jus buah dan sayur.

10. Infeksi Akibat Parasit, Kuman, dan Bakteri

Infeksi parasit, kuman, dan bakteri pada organ intim menjadi penyebab utama kista ovarium. Untuk mencegahnya, sebaiknya kamu menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan kamu ya.

Info lebih lengkap terapi penyakit kista dgn minyak varash bis klik link wa dibawah ini
Wa.me//6281803635438

Kista Sembuh dengan Terapi Varash Classic Nama : DiahUsia    : 37 tahun Asal    : Batu raja Saya menderita kista ovarium...
06/05/2021

Kista Sembuh dengan Terapi Varash Classic

Nama : Diah
Usia : 37 tahun
Asal : Batu raja

Saya menderita kista ovarium sudah sejak lama dimulai tahun 2011 waktu itu ke dokter rencana program hamil tapi nyatanya ditemukan kista. Sejak tau saya rutin periksa ke dokter setiap 1 bulan sekali, karena menyakitkan kista tersebut diangkat tanggal 5 Juni 2011. Setelah saya dioperasi kistanya tumbuh kembali.

Singkat cerita dari 2011 sampai ke tahun 2021 ini saya masih tetap kontrol ke beberapa dokter dan dokter tetap menyarankan harus dioperasi lagi, tapi saya tidak mau. Setiap datang bulan perut saya sakit sekali sampai tidak bisa bangun, ga nafsu makan, mual muntah, urine merah, hingga sembelit.

Segala macam obat sudah saya coba tapi masih belum sembuh juga. Suatu hari saya melihat difacebook ada jual minyak varash saya baca baca testimoninya lalu saya pesan 1 botol pertama kali dengan mb desinita ristanti tanggal 6 Agustus 2020.

Saya balurkan sesuai petunjuk disepanjang tulang leher punggung sampai tulang ekor, diselangkangan paha, telapak kaki dan ditempat yg sakit(perut). Serta sebelum dan sesudah dibalur minyak varash minum air hangat 1gelas. Setelah 3 hari pakai mulai ada perubahan perut kembung mulai berkurang waktu pertama pakai memang terasa hangat diperut tapi jadi lebih nyaman ditambah dengan VR79.

Kalau lagi sakit mens dibalur 1 jam sekali sambil dipijat ringan. Setiap habis varash saya pesan lagi sampai saya dibantu mb desinita untuk jadi member akhirnya seiring berjalan dengan waktu tetap kontrol lagi ke dokter beriringan obat dokter dan minyak varash classic.

Alhamdulilah sakit tiap bulan tidak terlalu menyakitkan lagi. Kista ovarium saya hilang dicek tanggal 6 Maret 2021 kista ovarium yang tadinya 3 biji dan miom, tinggal 1 biji kista ovarium dan miom. Saya kembali melakukan periksaan lagi tanggal 2 April 2021 semua kista ovarium sudah hilang sekarang tinggal miom saja. Saya sudah habis 8 botol minyak varash classic.

Tinggal 1 botol setengah lagi minyak varashnya dirumah, kalau habis mau pesan lagi. Semoga Allah angkat juga penyakit(miom) saya. Terima kasih Allah, minyak varash, Pak putu yang meracik minyak varash dan Mbk Desinita sudah bersedia mendengarkan keluhan dan membantu 🙏😊

Info lebih lengkap bisa klik.link wa berikut
Wa.me//6281803635438

KISTA OVARIUM Berbahayakah ?Kista ovarium sering kali dikaitkan dengan kanker ovarium. Padahal, tidak semua kista ovariu...
26/04/2021

KISTA OVARIUM Berbahayakah ?
Kista ovarium sering kali dikaitkan dengan kanker ovarium. Padahal, tidak semua kista ovarium berpotensi menjadi ganas atau kanker. Dengan penanganan yang tepat, kista ovarium bisa diatasi dan dicegah agar tidak semakin parah.

Kista ovarium tergolong umum dialami oleh wanita. Kista ini biasanya tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Hal yang membuat kista ovarium berbahaya adalah ketika pecah, berukuran sangat besar, atau menghalangi suplai darah ke ovarium.

Selain itu, kista ovarium yang tidak terdeteksi dan diobati sejak dini juga berpotensi berkembang menjadi ganas atau kanker.

Faktor Risiko Kista Ovarium

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seorang wanita untuk menderita kista ovarium, di antaranya: Efek samping obat-obatan, misalnya pil KB atau terapi pengganti hormon

Penyakit tertentu, seperti endometriosis dan infeksi atau radang panggul

Riwayat kista ovarium sebelumnya

Riwayat operasi pada ovarium

Pada kasus tertentu, kista ovarium jinak bisa berpotensi menjadi kanker ovarium. Hal ini lebih berisiko terjadi pada wanita yang memiliki faktor risiko tertentu, seperti:

Berusia di atas 50 tahun atau telah menopause

Memiliki gen mutasi BRCA1 dan BRCA2

Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker ovarium, kanker payudara, atau kanker usus besar

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas

Menjalani terapi hormon setelah menopause

Memiliki kebiasaan merokok

Menderita kanker payudara

Mengonsumsi obat untuk meningkatkan kesuburan, misalnya terapi hormon

Kenali Beragam Gejala Kista Ovarium

Kista ovarium biasanya sulit terdeteksi atau terdiagnosis karena umumnya tidak bergejala. Kista ini baru menyebabkan gejala ketika telah berukuran besar, pecah, atau menganggu fungsi ovarium.
Meski demikian, sebagian kista ovarium dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti:

Sering buang air kecil

Nyeri saat buang air besar dan melakukan hubungan seksual

Pusing

Sakit perut

Mual dan muntah

Perut kembung

Perubahan siklus menstruasi

Nyeri payudara

Mudah kenyang padahal hanya makan sedikit

Nyeri panggul sebelum atau selama menstruasi dan menyebar sampai ke punggung bawah dan paha

Jika Anda mengalami gejala di atas, terlebih jika memiliki faktor risiko untuk mengalami kista ovarium, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Cara Mendeteksi Kista Ovarium

Kista ovarium bisa dideteksi melalui pemeriksaan oleh dokter. Untuk mendeteksi dan mendiagnosis kista ovarium, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang berupa:

Ultrasonografi (USG)

Pemeriksaan USG merupakan salah satu langkah utama dalam mendiagnosis kista ovarium. Dengan USG, dokter dapat melihat ukuran, bentuk, lokasi, dan meninjau apakah kista berisi jaringan padat atau cairan.
Pemeriksaan ini juga dilakukan untuk memantau perkembangan kista ovarium dan memandu dokter ketika hendak melakukan pemeriksaan biopsi pada ovarium.

Biopsi

Biopsi adalan prosedur pengambilan sampel jaringan ovarium untuk kemudian diperiksa di laboratorium guna menentukan apakah kista bersifat jinak atau berpotensi menjadi ganas.

Tes darah

Dokter juga akan melakukan tes darah, jika hasil USG atau biopsi menunjukkan bahwa kista berpotensi menjadi ganas atau memiliki ciri kanker ovarium.
Salah satu metode pemeriksaan yang bisa dilakukan melalui tes ini adalah pemeriksaan protein CA-125. Zat ini biasanya meningkat atau terdeteksi pada wanita yang memiliki penyakit tertentu, seperti kanker ovarium, penyakit radang panggul, endometriosis, atau fibroid rahim.

Laparoskopi

MEfek samping obat-obatan, misalnya pil KB atau terapi pengganti hormon

Penyakit tertentu, seperti endometriosis dan infeksi atau radang panggul

Riwayat kista ovarium sebelumnya

Riwayat operasi pada ovarium

Pada kasus tertentu, kista ovarium jinak bisa berpotensi menjadi kanker ovarium. Hal ini lebih berisiko terjadi pada wanita yang memiliki faktor risiko tertentu, seperti:

Berusia di atas 50 tahun atau telah menopause

Memiliki gen mutasi BRCA1 dan BRCA2

Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker ovarium, kanker payudara, atau kanker usus besar

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas

Menjalani terapi hormon setelah menopause

Memiliki kebiasaan merokok

Menderita kanker payudara

Mengonsumsi obat untuk meningkatkan kesuburan, misalnya terapi hormon

Kenali Beragam Gejala Kista Ovarium

Kista ovarium biasanya sulit terdeteksi atau terdiagnosis karena umumnya tidak bergejala. Kista ini baru menyebabkan gejala ketika telah berukuran besar, pecah, atau menganggu fungsi ovarium.
Meski demikian, sebagian kista ovarium dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti:

Sering buang air kecil

Nyeri saat buang air besar dan melakukan hubungan seksual

Pusing

Sakit perut

Mual dan muntah

Perut kembung

Perubahan siklus menstruasi

Nyeri payudara

Mudah kenyang padahal hanya makan sedikit

Nyeri panggul sebelum atau selama menstruasi dan menyebar sampai ke punggung bawah dan paha

Jika Anda mengalami gejala di atas, terlebih jika memiliki faktor risiko untuk mengalami kista ovarium, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Cara Mendeteksi Kista Ovarium

Kista ovarium bisa dideteksi melalui pemeriksaan oleh dokter. Untuk mendeteksi dan mendiagnosis kista ovarium, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang berupa:

Ultrasonografi (USG)

Pemeriksaan USG merupakan salah satu langkah utama dalam mendiagnosis kista ovarium. Dengan USG, dokter dapat melihat ukuran, bentuk, lokasi, dan meninjau apakah kista berisi jaringan padat atau cairan.
Pemeriksaan ini juga dilakukan untuk memantau perkembangan kista ovarium dan memandu dokter ketika hendak melakukan pemeriksaan biopsi pada ovarium.

Biopsi

Biopsi adalan prosedur pengambilan sampel jaringan ovarium untuk kemudian diperiksa di laboratorium guna menentukan apakah kista bersifat jinak atau berpotensi menjadi ganas.

Tes darah

Dokter juga akan melakukan tes darah, jika hasil USG atau biopsi menunjukkan bahwa kista berpotensi menjadi ganas atau memiliki ciri kanker ovarium.
Salah satu metode pemeriksaan yang bisa dilakukan melalui tes ini adalah pemeriksaan protein CA-125. Zat ini biasanya meningkat atau terdeteksi pada wanita yang memiliki penyakit tertentu, seperti kanker ovarium, penyakit radang panggul, endometriosis, atau fibroid rahim.

Laparoskopi

Melalui sebuah sayatan kecil, dokter akan memasukkan alat laparoskop, yaitu selang yang ujungnya dilengkapi lampu dan kamera. Dengan laparoskopi, dokter bisa melihat langsung rongga panggul dan organ-organ reproduksi untuk mendeteksi adanya kelainan.
Umumnya, kista ovarium akan ditangani secara medis jika ukurannya besar, menimbulkan nyeri, menyebabkan sering buang air kecil, atau membuat menstruasi terganggu.
Namun, tidak semua kista ovarium memerlukan penanganan medis. Jenis kista fungsional yang berkaitan dengan siklus menstruasi umumnya tidak berbahaya. Kista ini dapat hilang dengan sendirinya dalam 2–3 siklus menstruasi.
Bila Anda merasakan adanya gejala atau memiliki faktor risiko kista ovarium yang telah disebutkan di atas, segera periksakan diri ke dokter.
Melalui pemeriksaan dan penanganan dini, dokter dapat memastikan jenis kista yang Anda alami dan mengobatinya agar tidak berkembang menjadi kanker ovarium. Dengan demikian, kista ovarium bisa ditangani dengan baik dan risiko terjadinya komplikasi pun lebih rendah.

23/04/2021

Sudah banyak yang membuktikan khasiat Minyak Varash
Info lebih lengkap bisa klik link dibawah ini
Wa.me//6281339389346

Terapi Kista Dengan Minyak Varash Kista merupakan benjolan di bawah kulit yang berisi cairan, udara, atau zat padat yang...
23/04/2021

Terapi Kista Dengan Minyak Varash

Kista merupakan benjolan di bawah kulit yang berisi cairan, udara, atau zat padat yang dapat tumbuh di bagian tubuh manapun.

Kista diakibatkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi, radang, atau keturunan. Gejala utama kista adalah benjolan yang tumbuh pada bagian tubuh tertentu, yang letaknya tergantung kepada jenis kista yang dialami. Benjolan dapat tumbuh di wajah, leher, dada, punggung, kulit kepala, telapak tangan, dan telapak kaki.

Kista dapat hilang dengan sendirinya tanpa diobati. Pasien dapat mempercepat proses penyembuhan dengan mengompres kista menggunakan kompres hangat.

Pengobatan kista juga dapat dilakukan dengan terapi minyak varash. hangatkan minyak Varash. Kemudian balurkan minyak varash pada area wajib seperti telapak kaki, sepanjang tulang punggung.

Balurkan minyak varash dan lakukan pijatan ringan pada area perut bagian bawah, paha bagian dalam, dan area pinggang sampai pinggul. Lakukan terapi rutin setiap 1 jam sekali dan konsumsi air hangat setiap kali selesai terapi.

Varash Solusi Sehat

Address


80852

Opening Hours

Monday 07:00 - 19:00
Tuesday 07:00 - 19:00
Wednesday 07:00 - 19:00
Thursday 07:00 - 19:00
Friday 07:00 - 19:00
Saturday 07:00 - 19:00
Sunday 07:00 - 19:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Solusi Atasi Kista posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your practice to be the top-listed Clinic?

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram