Obat Herbal Terpercaya dan Aman

Obat Herbal Terpercaya dan Aman Tips agar lambung tetap sehat dari berbagai permasalahan lambung yang sering terjadi

23/03/2022

Apakah Penyakit GERD Bisa Disembuhkan Total? ❓❓
Sembuh total artinya menyembuhkan atau memulihkan kesehatan menjadi sedia kala. Pengobatan GERD dilakukan untuk mengelola atau menghilangkan gejala atau rasa sakit. Saat penyakit sembuh, gejala tidak kembali setelah pengobatan. Menyembuhkan penyakit bisa terjadi saat penyebabnya diatasi.
Hal ini tidak bisa terwujud pada obat untuk GERD. Ketika pengidap GERD berhenti minum obat atau tidak lagi menjalankan gaya hidup sehat, maka gejala dan rasa sakitnya pun akan kembali. Sering kali kondisi menjadi lebih buruk dibanding sebelum pengidap melakukan pengobatan.
Hingga saat ini belum diketahui bagaimana GERD bisa disembuhkan secara total. Untuk mengetahuinya, perlu memahami beberapa fakta tentang penyakit ini, yaitu:

Fakta 1: Kadar asam lambung umumnya menurun seiring bertambah usia.
Sekresi asam lambung menurun seiring bertambahnya usia. Lebih dari 30 persen pria dan wanita yang berusia di atas 60 tahun mengalami gastritis atrofi, kondisi yang ditandai dengan sedikit atau tidak adanya sekresi asam. Ada p**a studi yang menemukan bahwa 40 persen wanita di atas usia 80 tahun tidak menghasilkan asam lambung sama sekali.
Fakta 2: Gejala mulas dan GERD meningkat seiring bertambah usia.
GERD meningkat seiring bertambah usia. Jumlah asam di kerongkongan akan menyebabkan masalah GERD. Hal ini karena lapisannya yang halus tidak terlindungi dari asam seperti lapisan lambung. Seseorang tidak harus memiliki asam berlebih di perut untuk mengalami mulas.
Selain itu, pengurangan gejala bukan berarti penyebab utama masalah sedang ditangani. Terlalu sering obat pereduksi asam berfokus pada penekanan gejala tanpa memperhatikan apa yang menyebabkan gejala awalnya.
⚠️
Perubahan Pola Makan dan Gaya Hidup Saja Tidak Cukup❗❗
Jika perubahan pola makan dan gaya hidup tidak signifikan memperbaiki gejala GERD, maka diskusikan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Pada beberapa kasus, tergantung pada tingkat keparahan GERD, beberapa pengidap juga diresepkan obat untuk mengontrol episode refluks.

Ketika ada masalah struktural di kerongkongan, misalnya, prosedur pembedahan yang memperbaiki sfingter esofagus mungkin diperlukan. Prosedur ini mengatasi penyebab struktural penyakit GERD, sehingga membantu menyembuhkan penyakit. Siapapun yang mengidap GERD yang parah dianjurkan untuk berdiskusi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak.

Jadi Kesimp**annya, GERD adalah penyakit kompleks dengan banyak faktor yang terlibat dalam penyebabnya. Jika penyebabnya tidak diobati, penyembuhan untuk penyakit ini sangat tidak mungkin. Pendekatan medis arus utama untuk mengobati sakit maag dan GERD hanya dengan resep obat penghenti asam. Selama masalah ini terjadi, tanpa mengatasi penyebab yang mendasarinya, maka tidak akan menyembuhkan penyakit GERD dan justru bisa memperburuknya.

Kebanyakan orang yang mulai menggunakan obat antasida akhirnya mengonsumsinya selama sisa hidupnya. Diperlukan komitmen tingkat tinggi dari pengidap GERD untuk mempertahankan pola makan dan gaya hidup yang sehat untuk “mengalahkan” penyakit GERD yang kompleks ini.

01/03/2022

Gejala Asam Lambung Naik yang Perlu Diwaspadai

1. Sulit menelan

Salah satu gejala asam lambung naik yang perlu Anda perhatikan adalah kesulitan menelan (disfagia).
Begini, asam lambung yang naik secara teratur ke kerongkongan dapat menyebabkan iritasi dan luka di daerah tersebut.
Bekas luka di kerongkongan dapat membuat saluran pencernaan ini menyempit sehingga Anda kesulitan menelan.

2. Nyeri dada

Selain sulit menelan, ciri-ciri asam lambung naik lainnya adalah nyeri dada. Rasa nyeri di dada biasanya diawali dengan sensasi terbakar di perut bagian atas.
Kemudian, sensasi terbakar dari perut akan naik ke dada. Nyeri dada biasanya paling terasa ketika Anda berbaring, membungkuk, atau setelah makan.
Bila dibiarkan, Anda mungkin berisiko mengalami GERD (Gastroesophageal reflux disease).
3. Radang kerongkongan

Tak hanya menjadi gejala infeksi bakteri atau virus, radang kerongkongan ternyata bisa juga menjadi tanda asam lambung yang naik.

Bila Anda menderita penyakit GERD, asam dari lambung bisa naik dan menekan bagian belakang ke kerongkongan.

Jika dibiarkan, cairan asam tersebut bisa merusak kerongkongan yang dapat menyebabkan esofagitis.

4. Nyeri atau panas pada kerongkongan
Naiknya asam lambung bisa menyebabkan kerusakan pada lapisan kerongkongan (esofagus).

Kerusakan ini bisa menimbulkan rasa nyeri dan sensasi panas di bawah tenggorokan dan dada, bagian di mana kerongkongan terletak.

Seiring dengan berjalannya waktu, naiknya asam lambung ke lapisan esofagus dapat menyebabkan peradangan.

Kondisi ini membuat kerongkongan berisiko mengalami luka, seperti borok dan jaringan parut (keloid).

5. Bau mulut
Tahukah Anda bahwa bau mulut bisa menjadi gejala asam lambung naik?
Penyebab utama refluks asam pada kebanyakan orang yaitu sfingter esofagus bagian bawah (LES), yaitu kondisi di mana otot kerongkongan rusak atau mengendur.
Bila otot kerongkongan bekerja dengan baik, otot ini akan terbuka saat menelan untuk membiarkan masuk ke perut, kemudian menutup dengan rapat.
Namun, otot kerongkongan yang rusak akan tetap terbuka dan memungkinkan asam mengalir kembali ke tenggorokan sehingga menimbulkan bau mulut.

6. Sendawa

Sendawa merupakan cara tubuh mengeluarkan udara berlebih dari saluran pencernaan bagian atas. Berdasarkan penjelasan Mayo Clinic, sendawa normal terjadi ketika Anda menelan udara berlebih.
Namun, sendawa yang terjadi terus-menerus, lebih dari satu sampai dua kali dalam waktu yang berdekatan, bisa menjadi gejala asam lambung naik.
Kondisi ini berkaitan dengan naiknya asam lambung yang membuat kerongkongan menyempit sehingga sulit menelan.
Saat kesulitan menelan, udara berlebih tidak bisa dikeluarkan dengan lancar dari dalam tubuh.

7. Mulut terasa asam

home

Alergi

Kesehatan Jantung

Kesehatan Pernapasan

Kanker

Urologi

Penyakit Diabetes

Kesehatan Kulit

Kesehatan Muskuloskeletal

Penyakit Kelainan Darah

Kesehatan Mata

Kesehatan THT

Kesehatan Otak dan Saraf

Penyakit Infeksi

Kesehatan Pencernaan

Kesehatan Seksual

Apakah Anda mengalami gangguan pencernaan?

2
Home
Kesehatan Pencernaan
Gastritis dan Maag
Mengulik Berbagai Gejala Asam Lambung Naik yang Perlu Diwaspadai
Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Winona Katyusha Diperbarui Sep 09, 2021Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
Mengulik Berbagai Gejala Asam Lambung Naik yang Perlu Diwaspadai
Naiknya asam lambung merupakan masalah pada organ pencernaan yang kerap terjadi di masyarakat. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan gejala asam lambung naik yang muncul dan bisa menandakan penyakit pencernaan tertentu. Agar bisa segera diatasi, waspadai ciri-ciri asam lambung naik yang perlu diketahui.

Gejala asam lambung naik
Asam lambung merupakan cairan tidak berwarna, encer, dan bersifat asam yang dihasilkan lambung.

Cairan ini berfungsi untuk membantu mencerna protein, mencegah infeksi, dan keracunan makanan, serta memastikan penyerapan vitamin B-12.

Namun, kadar asam lambung yang naik bisa menyebabkan pH (kadar keasaman) lambung terlalu tinggi. Akibatnya, tubuh mengalami gangguan di pencernaan, kerongkongan, dan mulut.

Berikut beberapa gejala asam lambung yang perlu diwaspadai untuk mencegah komplikasi.

1. Sulit menelan
Disfagia susah menelan

Salah satu gejala asam lambung naik yang perlu Anda perhatikan adalah kesulitan menelan (disfagia).

Begini, asam lambung yang naik secara teratur ke kerongkongan dapat menyebabkan iritasi dan luka di daerah tersebut.

Bekas luka di kerongkongan dapat membuat saluran pencernaan ini menyempit sehingga Anda kesulitan menelan.

2. Nyeri dada
Selain sulit menelan, ciri-ciri asam lambung naik lainnya adalah nyeri dada. Rasa nyeri di dada biasanya diawali dengan sensasi terbakar di perut bagian atas.

Kemudian, sensasi terbakar dari perut akan naik ke dada. Nyeri dada biasanya paling terasa ketika Anda berbaring, membungkuk, atau setelah makan.

Bila dibiarkan, Anda mungkin berisiko mengalami GERD (Gastroesophageal reflux disease).

3. Radang kerongkongan
penyakit esofagitis adalah

Tak hanya menjadi gejala infeksi bakteri atau virus, radang kerongkongan ternyata bisa juga menjadi tanda asam lambung yang naik.

Bila Anda menderita penyakit GERD, asam dari lambung bisa naik dan menekan bagian belakang ke kerongkongan.

Jika dibiarkan, cairan asam tersebut bisa merusak kerongkongan yang dapat menyebabkan esofagitis.

4. Nyeri atau panas pada kerongkongan
Naiknya asam lambung bisa menyebabkan kerusakan pada lapisan kerongkongan (esofagus).

Kerusakan ini bisa menimbulkan rasa nyeri dan sensasi panas di bawah tenggorokan dan dada, bagian di mana kerongkongan terletak.

Seiring dengan berjalannya waktu, naiknya asam lambung ke lapisan esofagus dapat menyebabkan peradangan.

Kondisi ini membuat kerongkongan berisiko mengalami luka, seperti borok dan jaringan parut (keloid).

5. Bau mulut
Bau mulut pada penderita diabetes

Tahukah Anda bahwa bau mulut bisa menjadi gejala asam lambung naik?

Penyebab utama refluks asam pada kebanyakan orang yaitu sfingter esofagus bagian bawah (LES), yaitu kondisi di mana otot kerongkongan rusak atau mengendur.

Bila otot kerongkongan bekerja dengan baik, otot ini akan terbuka saat menelan untuk membiarkan masuk ke perut, kemudian menutup dengan rapat.

Namun, otot kerongkongan yang rusak akan tetap terbuka dan memungkinkan asam mengalir kembali ke tenggorokan sehingga menimbulkan bau mulut.

6. Sendawa
Sendawa merupakan cara tubuh mengeluarkan udara berlebih dari saluran pencernaan bagian atas. Berdasarkan penjelasan Mayo Clinic, sendawa normal terjadi ketika Anda menelan udara berlebih.

Namun, sendawa yang terjadi terus-menerus, lebih dari satu sampai dua kali dalam waktu yang berdekatan, bisa menjadi gejala asam lambung naik.

Kondisi ini berkaitan dengan naiknya asam lambung yang membuat kerongkongan menyempit sehingga sulit menelan.

Saat kesulitan menelan, udara berlebih tidak bisa dikeluarkan dengan lancar dari dalam tubuh.

7. Mulut terasa asam

Bau mulut yang disertai mulut terasa asam biasanya menjadi salah satu ciri-ciri dari asam lambung naik.

Bila otot bukaan antara kerongkongan dan perut tidak menutup sepenuhnya setelah makan, makanan dan asam lambung dapat naik kembali ke kerongkongan. Ini yang menyebabkan munculnya rasa asam di mulut.
Untungnya, Anda bisa mengatasi hal ini dengan mengubah pola makan lebih sehat.

Ini Ciri-ciri Asam Lambung Naik ke Paru-Paru1. Sensasi terbakar di dadaCiri-ciri asam lambung naik ke paru-paru yang per...
24/02/2022

Ini Ciri-ciri Asam Lambung Naik ke Paru-Paru

1. Sensasi terbakar di dada

Ciri-ciri asam lambung naik ke paru-paru yang pertama adalah sensasi terbakar di sekitar dada atau disebut heartburn. Biasanya, ciri-ciri pertama ini disertai rasa seperti ditusuk-tusuk benda tajam.
Kondisi ini awalnya akan dimulai dari perut yang kemudian menjalar ke area dada, leher, dan bahkan punggung. Selain itu, kondisi ini juga akan muncul setelah makan, berbaring, atau membungkuk.

2. Regurgitasi

Regurgitasi adalah cairan asam lambung yang naik ke kerongkongan dan mulut. Umumnya, orang yang menderita kondisi ini akan merasakan sensasi pahit dan asam di sekitar mulut.
Selain itu, ciri-ciri asam lambung naik ke paru-paru yang satu ini mirip seperti bersendawa, dimana udara yang keluar akan disertai muntah cairan pahit.

3. Kesulitan menelan

Saat asam lambung naik ke paru-paru dan kerongkongan, biasanya jaringan di sepanjang dinding kerongkongan akan mengalami iritasi. Kondisi ini dapat menyebabkan orang yang menderita kesulitan menelan.
Itu mengapa orang yang menderita memerlukan waktu yang lebih lama untuk menelan makanan. Jika seperti ini, ada baiknya kita memperhatikan waktu makan yang tepat dan tidak terlambat.
4. Dispepsia

Ciri-ciri asam lambung naik ke paru-paru berikutnya adalah dispepsia atau perut yang tidak nyaman. Gejala-gejala yang ditimbulkan dapat berupa sakit perut bagian atas, mual, kembung, dan bersendawa.
Dikutip dari MedicalNewsToday, kondisi ini biasanya terjadi setelah makan atau minum.

5. Batuk kronis

Selain bikin dada sesak, asam lambung yang naik ke paru-paru, dapat membuat penderitanya mengalami batuk kronis. Pasalnya, batuk adalah respon otomatis dari tubuh ketika ada sesuatu yang masuk ke jalur pernapasan.
Hal inilah yang menjadi hubungan antara batuk dengan ciri-ciri asam lambung naik ke paru-paru
6. Bau mulut

Bau mulut ini biasanya dialami saat penderita mengalami regurgitasi. Hal ini karena adanya rasa asam yang tertinggal di kerongkongan dan mulut yang membuat mulut akan berbau busuk.
Perlu diingat juga, bahwa makanan yang tidak dikunyah dengan sempurna akan mengalami pembusukan di dalam lambung yang menimbulkan aroma mulut yang tidak sedap.

7. Asma

Ciri-ciri asam lambung naik ke paru-paru selanjutnya adalah asma. Asam yang naik ke paru-paru akan membatasi jalur pernapasan yang dapat menyebabkan penumpukan di paru-paru.
8. Sakit tenggorokan

Saat asam lambung naik ke tenggorokan, hal ini biasanya menyebabkan iritasi pada pita suara. Dari kondisi tersebut, dapat memicu suara serak dan bahkan, tenggorokan yang sakit.
Selain itu, kondisi ini umumnya terjadi pada waktu pagi hari saat bangun tidur.

Sembuhkan Asam Lambung dengan 5 Makanan IniDengan mengetahui makanan yang bisa dikonsumsi bagi pengidap asam lambung dan...
23/02/2022

Sembuhkan Asam Lambung dengan 5 Makanan Ini

Dengan mengetahui makanan yang bisa dikonsumsi bagi pengidap asam lambung dan hal-hal yang bisa memicu naiknya asam lambung, tentu kamu akan terhindar dari serangan penyakit asam lambung.

1. Oatmeal
Bagi pengidap penyakit asam lambung, disarankan memakan oatmeal. Karena makanan ini mengandung serat yang baik untuk mengatasi gejala penyakit asam lambung. Oatmeal dipercaya bisa menyerap asam lambung sehingga menurunkan gejala reflux. Tidak hanya kaya akan serat, tapi bisa membuat kamu kenyang lebih lama.

2. Pisang
Pisang juga baik menjadi makanan untuk asam lambung. Karena kandungan pH sekitar 5,6 di dalam buah ini sangat baik untuk pengidap penyakit asam lambung. Bukan cuma pisang saja, buah lain yang baik untuk dijadikan makanan untuk asam lambung adalah apel, melon, dan pir.

3. Jahe
Jahe juga dipercaya aman sebagai makanan untuk asam lambung. Karena rempah ini bukan cuma memberikan rasa hangat tapi juga bisa mengurangi risiko naiknya asam lambung. Jahe memiliki kandungan anti-inflamasi yang bisa mengatasi masalah pencernaan, dan bermanfaat sebagai pengobatan alami penyakit asam lambung atau maag. Cara mengonsumsinya, jahe dipotong atau diparut, lalu dijadikan minuman jahe hangat.

4. Sayuran Hijau
Makanan untuk asam lambung lainnya yakni sayuran hijau. Kentang, brokoli, selada, timun, buncis, kembang kol, dan asparagus dipercaya bisa membantu menurunkan asam lambung berkat kandungan di dalamnya.

5. Roti
Roti yang memiliki kandungan gandum atau aneka biji-bijian di dalamnya bagus menjadi makanan untuk asam lambung. Hal ini karena roti jenis ini memiliki kandungan vitamin, serat, dan nutrisi yang banyak dan baik untuk tubuh dan kesehatan lambung.

Kenali 4 Jenis Gangguan Lambung Ini1. Gastroesophageal Reflux (GERD)GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkonga...
23/02/2022

Kenali 4 Jenis Gangguan Lambung Ini

1. Gastroesophageal Reflux (GERD)

GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan atau yang biasa disebut acid reflux. Ketika hal ini terjadi, rasa sakit akan terasa hingga membakar bagian tengah dada. GERD umumnya terjadi setelah makan siang atau makan malam. Gejala yang timbul adalah mengalami mulas yang terus-menerus, bau mulut, mual, nyeri di dada, hingga sulit untuk menelan.
Cara untuk mengatasi penyakit ini adalah tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang memicu gejalanya. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi antasida yang berguna untuk mengurangi produksi asam lambung dan radang tenggorokan.

2. Gastritis

Gastritis adalah sebuah kondisi ketika lambung mengalami peradangan karena asam lambung yang terlalu kuat sehingga merusak lapisan pelindung tersebut. Umumnya, gastritis disebabkan oleh beberapa hal, seperti alkohol, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), hingga infeksi dari bakteri H. pylori. Selain rasa sakit pada perut bagian atas, gejala lainnya yang dapat terjadi adalah perasaan kembung, nafsu makan yang berkurang, mual dan muntah, hingga lebih cepat kenyang.

3. Gastroparesis

Gastroparesis adalah sebuah gangguan lambung yang terjadi karena lambung mengalami perlambatan ketika mencerna makanan. Hal tersebut mengakibatkan gangguan pada fungsi lambung yang disebabkan karena otot-otot pada dinding lambung tidak bekerja secara maksimal. Dampaknya, fungsi lambung untuk mencerna makanan pun terganggu. Gangguan ini umumnya terjadi pada pengidap diabetes.
Gejala yang muncul pada seseorang yang mengidap gastroparesis adalah perut mengalami kram, selalu merasa kenyang, hingga muntah setelah makan. Apabila sudah parah, pengidap dapat mengalami penurunan berat badan.

4. Dispepsia
Dispepsia adalah gejala-gejala yang muncul karena terdapat penyakit pada bagian perut atas. Gejalanya berupa perut terasa tidak nyaman, mudah kenyang, terasa nyeri pada ulu hati sehabis makan, kembung, dan mual hingga muntah. Hal ini umumnya berhubungan dengan gastritis, tukak lambung, hingga kanker lambung. Gangguan ini dapat diatasi dengan pola makan yang sehat dan menghindari gejala yang dapat menyebabkannya.

Tips gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan lambung 1. Cukupi Cairan Tubuh Memenuhi kebutuhan cairan tubuh merupakan s...
23/02/2022

Tips gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan lambung

1. Cukupi Cairan Tubuh
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh merupakan salah satu cara tersimpel untuk menjaga kesehatan lambung. Menurut National Health Service (NHS), konsumsi air dapat mendorong lewatnya limbah melalui sistem pencernaan dan membantu melunakkan kotoran.

2. Makan Tepat Waktu
Makanlah tepat waktu agar lambung senantiasa sehat. Makan dengan jadwal yang tidak teratur, bisa meningkatkan refluks asam lambung, hingga memicu gejala maag pada pengidapnya.

3. Hindari Asupan Alkohol dan Rokok
Kedua kebiasaan ini bisa mengganggu fungsi lambung dan sistem pencernaan secara keseluruhan. Tak hanya itu saja, kedua kebiasaan ini juga bisa memicu masalah kesehatan yang lebih serius, contohnya seperti kanker lambung.

4. Batasi Makanan Berlemak
Makanan kaya lemak tak baik bagi fungsi lambung karena cenderung memperlambat proses pencernaan. Nah, kalau sudah begini jangan heran bila kamu mengalami sembelit.
Alternatifnya, coba batasi konsumsi makanan berlemak. Lalu, kombinasikan makanan ini dengan makanan berserat tinggi agar mudah dicerna tubuh.

5. Manajemen stres
Gangguan lambung dan sistem pencernaan juga bisa disebabkan oleh stres. Oleh sebab itu, menghindari stres sangat penting dilakukan agar sistem pencernaan dapat bekerja dengan baik. Temukan kegiatan menyenangkan yang bisa menghindarkan Anda dari stres setiap harinya.

6. Pentingnya Asupan Serat
Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan, termasuk kesehatan lambung. Kamu bisa memperoleh asupan serat dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

7. Jangan Lupakan Olahraga
Olahraga tidak hanya dapat memperkuat tulang dan otot-otot tubuh saja. Aktivitas fisik yang teratur juga bisa menjaga makanan tetap bergerak melalui sistem pencernaan, sehingga dapat mencegah sembelit serta masalah pencernaan lainnya. Di samping itu, olahraga juga bisa mempertahankan berat badan yang ideal yang baik untuk sistem pencernaan.

8. Batasi Makanan Pedas
Mengasup makanan pedas memang sulit dihindari oleh sebagian orang. Namun, dalam beberapa kasus ternyata kebiasaan ini memicu masalah pada lambung dan sistem pencernaan.

9. Meninggikan posisi tubuh
Saat tidur, tinggikan posisi tubuh Anda sekitar 15 – 20 cm dengan meletakkan bantal di bawah punggung. Sebisa mungkin, gunakanlah penyangga khusus yang lebih padat dibandingkan tumpukan bantal.
Meninggikan posisi tubuh ketika tidur akan mencegah aliran balik asam lambung ke kerongkongan. Ingatlah bahwa Anda sebaiknya juga menghindari kebiasaan makan sebelum tidur dan berbaring setelah makan.

Obat aman terpercaya dan Aman sudah mendapat izin edar dan BPOM. 😉
11/05/2020

Obat aman terpercaya dan Aman sudah mendapat izin edar dan BPOM. 😉

Address

Garut Kota, Garut
Karangpawitan
44112

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Obat Herbal Terpercaya dan Aman posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram