04/06/2025
๐๐
๐ด SEDIKIT BINGKISAN ILMU MENYAMBUT HARI ARAFAH
โ
Mulai Takbir Muqoyyad Selepas Shalat 5 Waktu Sejak Ba'da Subuh Hari Arafah.
Mengucapkan Takbir: "Allaahu Akbar Allaahu Akbar Laa Ilaaha Illallah, Wallaahu akbar allaahu akbar wa lillaahil hamd" selepas shalat 5 waktu dari sejak ba'da Subuh Hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga selesai Ashar akhir hari tasyriq (13 Dzulhijjah)
Dari Ali (bin Abi Thalib) bahwasanya beliau bertakbir dari sejak (setelah shalat) Subuh hari Arafah hingga shalat Ashar di akhir hari tasyriq (riwayat Ibnu Abi Syaibah)
Dari Syarik beliau berkata: Aku berkata kepada Abu Ishaq: Bagaimana takbir Ali dan Abdullah (bin Masโud)? Beliau berkata: Keduanya mengucapkan: "Allaahu Akbar Allaahu Akbar Laa Ilaaha Illallah, Wallaahu akbar allaahu akbar wa lillaahil hamd." (riwayat Ibnu Abi Syaibah).
โ
Berpuasa di Hari Arafah Bagi Kaum Muslimin yang Tidak Berada di Arafah (Selain Jamaah Haji)
Dan Nabi ditanya tentang puasa pada hari Arafah, beliau menyatakan: Itu menghapus (dosa) setahun lalu dan setahun yang akan datang (H.R Muslim dari Abu Qotadah)
Apakah maksud menghapus dosa setahun yang akan datang? Maksudnya adalah ada 2 kemungkinan makna:
โซ๏ธ Pertama: Ia diberi taufiq untuk tidak mengerjakan dosa.
โซ๏ธ Kedua: Jika ia terjatuh dalam suatu dosa, ia diberi taufiq untuk melakukan hal-hal yang bisa menghapus dosa itu. (Penjelasan al-Imam as-Shonaaniy dalam Subulus Salam syarh Bulughil Maram (2/166)).
๐ซ Sedangkan bagi para Jamaah Haji yang sedang wukuf di Arafah, tidak disunnahkan bagi mereka berpuasa, karena Nabi saat wukuf di Arafah tidak berpuasa.
Doa yang terbaik adalah doa pada hari Arafah dan sebaik-baik ucapanku dan ucapan para Nabi sebelumku adalah: Laa Ilaaha Illallah wahdahu laa syariika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa โalaa kulli syai-in qodiir (H.R atTirmidzi, dihasankan Syaikh al-Albaniy)
โ
Memperbanyak doa terutama di akhir siang hari Arafah (sejak Dzhuhur hingga terbenam matahari), karena itu adalah saat-saat mustajabahnya doa.