25/03/2026
Sore ini saya kedatangan pasien dari Riau,
Adapun persoalannya adalah masalah Rumah tangga yang diambang kehancuran.
Semula kehidupan rumah tangga mereka terbilang bahagia, segala kebutuhan tercukupi, Bahkan
Fasilitas Mobil dan hp iphone mereka miliki.
Suami bekerja di salah satu perusahaan ternama di Riau dengan bekerja Shift, Seiring berjalannya waktu pencapaian karir suami semakin bagus, namun pada Akhirnya suami memutuskan untuk Resign keluar dari zona nyamannya.
Keputusannya untuk Resign karena gejolak batinnya terguncang sehingga tidak lagi dapat fokus dalam bekerja. Hal ini karena sebab terkuaknya ada orang ketiga yang hadir dalam rumah tangganya.
Usut punya usut ternyata orang ketiga ini merupakan seorang kurir ekspedisi yang sudah menjadi langganan rutin dalam setiap pengantaran paket.
Saya jadi teringat dengan pepatah jawa "𝙒𝙞𝙩𝙞𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙚𝙨𝙣𝙤 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙨𝙤𝙠𝙤 𝙠𝙪𝙡𝙞𝙣𝙤", Kalimat ini bermakna bahwa rasa cinta atau s**a dapat muncul akibat seringnya bertemu, berinteraksi, atau bersama, meskipun awalnya tidak ada rasa.
Semoga kisah mereka ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, hendaknya para suami mengupayakan sebagai penerima paket dari kurir lelaki, atau jika suami sedang tidak dirumah maka suruhlah anak yang menerima paket dari kurirnya.
Dan semoga kejadian ini juga dapat menjadi pengingat pada kaum hawa bahwa menundukkan pandangan itu bukanlah hanya teruntuk bagi lelaki saja. Sebagaimana yang Allah Subhanahu wata'ala Firmankan dalam surah An-Nur Ayat 31 :
وَقُلْ لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ اَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا
"Katakanlah kepada wanita yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya..."
---------------