12/01/2026
Rasulullah SAW melalui sabdanya:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنّ اللَّهَ تَعَالى يُحِبّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلاً أَنْ يُتْقِنَهُ (رواه الطبرني والبيهقي)
Artinya: Dari Aisyah r.a., sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang apabila bekerja, mengerjakannya secara itqan (professional)”. (HR. Thabrani, No: 891, Baihaqi, No: 334).
Dalam hadis ini, Rasulullah SAW menyatakan bahwa Allah SWT mencintai seseorang yang mengerjakan pekerjaannya dengan itqan. Kata “itqan” dalam hadis ini merujuk pada kualitas bekerja dengan sungguh-sungguh, tekun, dan berusaha sebaik mungkin atau dapat disebut profesional. Orang yang bekerja dengan itqan adalah seseorang yang tidak hanya menyelesaikan tugasnya, tetapi juga berusaha memberikan hasil terbaik dan memenuhi standar kualitas yang diharapkan.
Hadis ini menunjukkan pentingnya bekerja dengan itqan dalam Islam. Seorang muslim diwajibkan untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik dalam setiap pekerjaannya sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Dalam konteks bekerja, itqan mencakup komitmen untuk melakukan pekerjaan dengan baik, memenuhi kualitas yang diharapkan, mematuhi standar etika, serta bertanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukan. Dalam Islam, seseorang yang berusaha keras dan memberikan manfaat bagi orang lain akan dihargai dan diakui nilai-nilai kebaikannya oleh Allah SWT.
Sumber web: Suara Muhammadiyah