Ruqyah QHI Klaten

Ruqyah QHI Klaten Media informasi Ruqyah Syar'iyyah, Konsultasi kesehatan, Pengobatan Tradisional Holistik. Pengobatan penyakit Medis&Non Medis. Qur'anic Healing International.

*KEBANYAKAN UMAT YANG MATI KARENA 'AIN*Hadits yang menyatakan bahwa "kebanyakan umatku meninggal disebabkan 'ain (mata j...
04/01/2026

*KEBANYAKAN UMAT YANG MATI KARENA 'AIN*

Hadits yang menyatakan bahwa "kebanyakan umatku meninggal disebabkan 'ain (mata jahat)" adalah shahih dan memiliki penjelasan mendalam yang relevan dengan kondisi zaman sekarang, terutama di era media sosial.

*Penjelasan Hadits*
Hadits tersebut, diriwayatkan oleh Imam Muslim dan lainnya, berbunyi:
*_"Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda: 'Ain itu benar-benar ada (nyata). Seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, maka ‘ainlah yang bisa mendahuluinya'." (HR. Muslim no. 2188)_*

Hadits lain yang relevan (meskipun redaksi pastinya sedikit bervariasi) menyampaikan makna serupa bahwa banyak kematian terjadi akibat 'ain. Makna dari hadits-hadits ini adalah:

*'Ain adalah nyata:* Islam mengakui adanya 'ain, yaitu penyakit hati atau gangguan fisik/mental yang disebabkan oleh pandangan mata seseorang yang disertai rasa iri, dengki, atau bahkan kekaguman berlebihan terhadap nikmat orang lain, tanpa menyebut nama Allah.

*Melalui Takdir Allah:* 'Ain dapat menyebabkan sakit, celaka, hingga kematian, namun semua itu terjadi atas izin dan takdir Allah SWT. 'Ain menjadi salah satu sebab yang kasat mata (atau non-medis) dari suatu kejadian.

*Relevansi dengan Kondisi Zaman Sekarang:*
Di zaman sekarang, penyakit 'ain menjadi sangat relevan, terutama dengan merebaknya penggunaan media sosial.

*Era Pamer Nikmat:* Media sosial seringkali menjadi tempat orang-orang memamerkan kenikmatan hidup mereka, seperti kesuksesan, harta benda, penampilan, atau kebahagiaan keluarga. Hal ini secara tidak langsung membuka "pintu" bagi pandangan hasad (iri dan dengki) dari orang lain, bahkan dari orang yang tidak dikenal.

*Kekaguman Berlebihan Tanpa Zikir:* Banyak orang melihat konten yang mengagumkan di media sosial dan mungkin tanpa sadar memendam rasa iri atau sekadar kagum tanpa mengucap "Masya Allah" atau "Allahumma Baarik" (Ya Allah, berkahilah). Pandangan inilah yang berpotensi menjadi 'ain.

*Gejala Sulit Dideteksi Medis:* Dampak 'ain seringkali sulit dijelaskan secara medis, seperti sakit tanpa sebab yang jelas, kemunduran bisnis mendadak, atau masalah dalam rumah tangga, yang dalam pandangan Islam dapat dikaitkan dengan 'ain.

*Pencegahan dan Solusi:*
Untuk menghindarinya di zaman sekarang, beberapa langkah yang dianjurkan dalam Islam meliputi:

*Menjaga Privasi:* Tidak berlebihan dalam mengekspos seluruh aspek kehidupan dan kenikmatan di ruang publik atau media sosial.

*Berzikir:* Mengucapkan "Masya Allah" atau "Allahumma Baarik" saat melihat sesuatu yang mengagumkan, baik milik sendiri maupun orang lain.

*Membaca Doa Perlindungan:* Memohon perlindungan kepada Allah dari 'ain dengan membaca doa-doa ma'tsur (dari Nabi SAW), seperti Al-Falaq, An-Nas, dan doa khusus perlindungan dari 'ain.

*Ruqyah Syar'iyyah:* Jika terindikasi terkena 'ain, pengobatan yang diajarkan adalah dengan ruqyah syar'iyyah, dan jika diketahui pelakunya, ia diminta untuk berwudhu dan air bekas wudhunya digunakan untuk mandi orang yang terkena 'ain.

*_Berhati-hatilah, karena 'Ain itu nyata adanya, dan dampak terburuknya ..._*

Keutamaan Ayat Kursi Hadits  #1019ِوَعَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: “يَا أَب...
04/01/2026

Keutamaan Ayat Kursi

Hadits #1019
ِوَعَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: “يَا أَبَا الْمُنْذِرِ، أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللهِ مَعَكَ أَعْظَمُ؟” قُلْتُ: اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ. فَضَرَبَ فِي صَدْرِي وَقَالَ: “لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ”. (رَوَاهُ مُسْلِمٌ: ٨١٠، حَدِيثٌ صَحِيحٌ)

Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ’anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Abu Al-Mundzir, tahukah engkau ayat mana dari Kitab Allah yang ada bersamamu itu yang paling agung?” Aku menjawab, ‘Allāhu lā ilāha illā huwal hayyul qayyūm.’ Lalu beliau memukul dadaku dan berkata, ‘Semoga engkau mudah memperoleh ilmu, wahai Abu Al-Mundzir.’ (HR. Muslim: 810, hadits sahih)

Keutamaan dan Tafsir Ayat Kursi - Rumaysho.Com https://share.google/LLe6qjiCBeBmqkki2

Apa saja keutamaan dan tafsir ayat kursi? Yuk gali dan dalami dari kajian Riyadhus Sholihin dan tafsir berikut ini.

04/01/2026

Jangan biasakan anak-anak tiup makanan panas 🚫🍲

Mungkin terlihat sepele hanya meniup makanan panas, ini Bukan cuma soal adab makan, tapi juga larangan Nabi ﷺ dan efek kepada kesehatan.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ يُتَنَفَّسَ فِى الإِنَاءِ أَوْ يُنْفَخَ فِيهِ

“Nabi ﷺ melarang bernafas di dalam wadah air (bejana) atau meniupnya.”
(HR. Tirmidzi no. 1888).

✅Lebih aman, Tunggu dingin sendiri atau aduk secara perlahan...

Karena Sunnah itu bukan saja Bernilai ibadah, tapi juga sebagai perlindungan kesehatan manusia.

📌Save dan share reel ini, barangkali menjadi sebab hidayah bagi banyak orang untuk mengikuti Sunnah Nabi ﷺ.

#السنة #الطعام

Keluarga Terkena Gangguan Sihir? Jangan Salah Langkah! Sihir adalah ujian yang nyata dan sudah ada sejak zaman dahulu, b...
02/01/2026

Keluarga Terkena Gangguan Sihir? Jangan Salah Langkah!

Sihir adalah ujian yang nyata dan sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan Rasulullah ﷺ pun pernah mengalaminya. Namun, sebagai mukmin, kita telah diberikan tuntunan yang sempurna untuk menghadapinya tanpa harus merusak akidah.

Ingat, jangan pernah mengobati sihir dengan sihir (nusyrah) atau pergi ke dukun! Selain haram hukumnya, hal tersebut hanya akan merusak akidah, memperkuat posisi penyihir, dan menghabiskan harta secara batil.

Langkah penyembuhan sesuai sunnah yang bisa diamalkan:

1. Ruqyah Mandiri: Perbanyak doa, dzikir pagi-petang, dan wirid syar'i.
2. Ikhtiar Alami: Gunakan 7 helai daun bidara (sidr) sebagai obat alami yang diperbolehkan ulama.
3. Tauhid yang Kuat: Jauhi segala bentuk praktik kesyirikan dan kembalilah hanya kepada Allah Yang Maha Menyembuhkan.

📌 Simpan postingan ini agar mudah dicari saat dibutuhkan.

____

Sumber:

video youtube shahihfiqih berjudul :

Cara Menyembuhkan Sihir yang Menyerang Keluarga - Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri

🎙️Faidah dari Syaikh Khalid Al Hibsyi Hafidzahulllah:**Dampak ‘Ain dan Hasad – Orang yang Membunuh dengan Pandangan Mata...
02/01/2026

🎙️Faidah dari Syaikh Khalid Al Hibsyi Hafidzahulllah:

**Dampak ‘Ain dan Hasad – Orang yang Membunuh dengan Pandangan Matanya*

Pemilik kisah berkata:
“Usia saya saat itu 11 tahun. Saya sedang duduk bersama ayah saya di Wadi Fāṭimah, antara Jeddah dan Makkah, untuk menghadiri pernikahan salah seorang teman ayah saya. Jumlah yang hadir tidak lebih dari 16 orang laki-laki, serta beberapa anak kecil seusia saya ketika itu.

Mereka saling bercengkerama, menceritakan pengalaman perjalanan, truk-truk mereka yang mogok, apa saja yang mereka temui di perjalanan termasuk gangguan jin, serta menyebutkan beberapa syair yang sudah dikenal. Mereka juga membuat lomba teka-teki; seseorang menyebutkan teka-teki dan yang lain menjawab maksudnya.

Subḥānallāh, ada satu teka-teki yang diajukan dan mereka semua tidak mampu menjawabnya. Maka saya pun menjawabnya tanpa meminta izin ayah saya—semata-mata karena semangat dan spontanitas. Jawabannya adalah *telepon*. Saya mengucapkannya, lalu semua orang memandang saya dengan heran.

Tiba-tiba berdirilah salah seorang dari mereka—saat itu saya tidak tahu bahwa dia adalah orang yang sangat kuat ‘ain-nya—dan dia sedang duduk bersama mereka. Ketika saya menyebutkan jawaban yang benar, ia melompat dari tempat duduknya dan berkata, ‘Siapa anak itu? (Siapa bocah yang menjawab teka-teki ini?)’

Lalu salah seorang lelaki berkata kepadanya, ‘Lihatlah ke arah lampu-lampu itu, demi Allah lihatlah ke arah lampu-lampu itu.’ (Lampu-lampu yang dimaksud adalah lampu bohlam kuning sederhana yang berada di atas tempat duduk kami.)

Orang itu pun menoleh ke arah lampu-lampu tersebut, dan seketika itu juga semuanya meledak hanya dengan kedipan matanya.

Ayah saya sangat ketakutan atas diri saya. Ia langsung menggendong saya dan mendudukkan saya di dalam truk (lori), lalu memerintahkan saya untuk tidak bergerak. Setelah itu saya mendengar teriakan dan perkelahian tangan di antara para hadirin.

Barulah kemudian saya mengetahui bahwa ayah saya—karena sangat takut jika pandangan mata orang itu mengenai saya dan membinasakan saya—langsung bertindak. Sebab orang yang memiliki ‘ain itu pernah melakukan hal serupa terhadap salah seorang putrinya, sebagaimana ayah saya ceritakan kepada saya kemudian.

Ayah saya berkata bahwa orang tersebut, ketika melihat salah satu putrinya, berkata, ‘Anak perempuan ini akan menjadi pengantin dalam satu hari satu malam.’ Maka Allah menghendaki, setelah ucapannya itu, putrinya yang berusia 15 tahun meninggal dunia seketika. Semoga Allah merahmatinya.

Karena itu ayah saya memukulinya, mematahkan tulang rusuknya dan tangan kanannya, serta kedua matanya membengkak akibat pukulan yang bertubi-tubi. Ayah saya berkata kepadanya, ‘Demi Allah, jika anakku tertimpa sesuatu sebelum aku membunuhmu, akan kucabut matamu dan kuletakkan di mulutmu, wahai orang yang berhati dengki dan berwajah hitam!’

Sebagian orang yang hadir kemudian menenangkan ayah saya dan berkata, ‘Anakmu baik-baik saja. Berlindunglah kepada Allah dari setan dan biarkan orang itu, jangan sampai engkau menjadi sebab kematiannya.’

Akhirnya ayah saya melepaskannya, menaiki truknya, dan pergi tanpa salam maupun perpisahan karena sangat marah. Dan Allah menyelamatkan saya dari keburukan orang yang memiliki ‘ain tersebut.”

▪┈┈◈❂◉❖ ❁ ❖◉❂◈┈┈▪

🎙️Syaikh Khalid bin Ibrahim Al Hibsyi Hafidzahullah
⌨️ Rudi Abu Huna
Republish: Ruqyah QHI Klaten
WA 081578739566

DOA AGAR DI CUKUPKAN REZEKIاللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَYa Allah...
01/01/2026

DOA AGAR DI CUKUPKAN REZEKI

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Ya Allah, cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Jadikanlah aku kaya dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada elainMu."

H.R. Tirmidzi no. 3563



Ketika sakit yang diderita Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah semakin parah, para dokter melarang beliau untuk melanjutk...
31/12/2025

Ketika sakit yang diderita Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah semakin parah, para dokter melarang beliau untuk melanjutkan pengajian di Masjidil Haram. Namun beliau tidak bisa untuk berhenti mengajar. Meski berbagai alat medis masih terpasang di tubuhnya, beliau tetap bersikeras untuk berangkat ke Masjidil Haram.

Beliau berkata kepada anak-anaknya,
“Antarkan saya dengan semua alat medis ini. Jika pengajian sudah dimulai, lepaskan masker oksigen dari saya.”

Akhirnya beliau pun dibawa ke Masjidil Haram. Setelah shalat Tarawih, beliau menyampaikan pelajaran dalam keadaan terbaring di atas tempat tidur. Suaranya terdengar lemah dan terputus-putus, namun beliau tetap menunaikan amanah ilmu, meski dalam kondisi fisik yang sangat tidak ideal.
Kajian itulah yang menjadi kajian terakhir beliau, semoga Allah merahmatinya.

Di saat itu ada sebuah momen yang sarat dengan kesetiaan dan persaudaraan, terlihat Syaikh Ibnu Jibrin rahimahullah hadir dan berdiri di dekat salah satu pengeras suara Masjidil Haram, beliau mendengarkan kajian tersebut sambil menangis. Seakan-akan beliau sedang berpamitan kepada sahabat seperjuangannya dalam ilmu dan dakwah.

Semoga Allah merahmati para ulama kita. Mereka tidak hidup untuk diri mereka sendiri, tetapi hidup untuk ilmu dan agama, serta menapaki jalannya para nabi.

(sumber : fawaid al-'ulama')

𝗛𝗶𝗸𝗺𝗮𝗵 𝗣𝗮𝗴𝗶Sesungguhnya Allah Ta‘ala menguji hamba-Nya yang beriman dengan berbagai cobaan, kemudian Dia memberikan kese...
23/12/2025

𝗛𝗶𝗸𝗺𝗮𝗵 𝗣𝗮𝗴𝗶

Sesungguhnya Allah Ta‘ala menguji hamba-Nya yang beriman dengan berbagai cobaan, kemudian Dia memberikan kesembuhan dan keselamatan kepadanya. Maka cobaan itu menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu, sekaligus kesempatan untuk memperbaiki dan menebus kesalahan yang masih tersisa [Salman Al-Farisi radhiyallahu'anhu]

=========
إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَبْتَلِي عَبْدَهُ الْمُؤْمِنَ بِالْبَلَاءِ، ثُمَّ يُعَافِيهِ، فَيَكُونُ كَفَّارَةً لِمَا مَضَى، وَمُسْتَعْتَبًا لِمَا بَقِيَ (تنبيه الغافلين ٥٢٩)

22/12/2025

🎙️ *Mengapa Belum Sembuh? Koreksi Diri dan Kunci Kesembuhan dari Sihir, ‘Ain, dan Gangguan Jin*

Banyak orang bertanya: *“Apa obat sihir? Apa obat ‘ain dan gangguan setan?”*
Mereka berkata, *“Kami sudah lelah dengan berbagai program. Kami sudah berobat sejak lama, tetapi tidak ada perubahan sedikit pun.”*

Kami katakan kepada mereka: *“Dengarkan baik-baik apa yang saya sampaikan, meskipun ini terasa berulang-ulang dan mungkin membosankan.”*
Bagaimana seseorang bisa sembuh dari sihir?
Bagaimana seseorang bisa sembuh dari ‘ain?

Program semacam ini terasa melelahkan, karena saya telah berhadapan dengan persoalan ini sejak waktu yang lama.

**Bagaimana mungkin kita bisa berada di jalan yang benar**, jika kita **tidak memperbaiki hubungan kita dengan Allah سبحانه وتعالى**, tidak memperbaiki diri kita sendiri, dan tidak membenahi cara kita berinteraksi dengan Allah?
Maka kita akan **tetap berada dalam kondisi yang terus kita keluhkan**.

Siapa di antara kita yang tidak pernah berbuat salah?
Silakan angkat tangan.
Siapa yang berkata, *“Saya tidak pernah berbuat salah,”* silakan angkat tangannya.

**Alhamdulillah**, kita semua penuh dengan kesalahan.
Kita semua berbuat salah.
Setiap manusia melakukan kesalahan.

Namun ada yang berkata, *“Kesalahan saya hanya kecil.”*
Kita jawab dengan kisah **Nabi Adam ‘alaihis salam**.

Allah سبحانه وتعالى telah menempatkan Adam di dalam surga, lalu Allah berfirman kepadanya:

> **يَا آدَمُ إِنَّ هَٰذَا عَدُوٌّ لَكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ فَتَشْقَىٰ**
> (QS. Ṭāhā: 117)

*“Wahai Adam, sesungguhnya ini (Iblis) adalah musuh bagimu dan bagi istrimu, maka jangan sampai ia mengeluarkan kalian berdua dari surga sehingga engkau akan celaka.”*

Adam telah diperingatkan.
Namun ketika beliau melakukan **satu kesalahan saja**, kesalahan yang terlihat kecil, **ia dikeluarkan dari surga hingga Hari Kiamat**.

Sebagian orang berkata, *“Saya hanya punya kesalahan kecil, bukan dosa besar. Saya orang baik.”*
Padahal Allah telah menjelaskan kepada Adam bahwa Iblis adalah musuh bagi dirinya dan istrinya.

Kita tahu apa kesalahan Adam: **satu kesalahan saja**, kesalahan yang tampak ringan.
Namun akibatnya, beliau harus keluar dari surga dan menunggu hingga hari kiamat untuk kembali memasukinya.

Kemudian para malaikat datang kepadanya, dan Adam pun **memohon ampun kepada Allah**.

Lalu bagaimana dengan **kesalahan-kesalahan kita**?
Demi Allah, kesalahan kita **sangat banyak**.

Seandainya Allah menghukum kita hanya dengan **setengah dari kesalahan kita**, niscaya kita **tidak akan tersisa di muka bumi ini**.
Allah berfirman:

> **وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِمَا كَسَبُوا مَا تَرَكَ عَلَىٰ ظَهْرِهَا مِنْ دَابَّةٍ**
> (QS. Fāṭir: 45)

*“Seandainya Allah menghukum manusia karena apa yang mereka perbuat, niscaya Dia tidak akan meninggalkan satu makhluk melata pun di atas permukaan bumi.”*

Namun ini semua adalah **rahmat Allah kepada kita**.
Karena itu, **sebenarnya kita tidak pantas untuk terus-menerus mengeluh**.

Kesalahan kita banyak.
Langkah-langkah dosa kita juga banyak.
Seandainya Allah membalas **setiap langkah dosa dengan azab**, niscaya kita tidak akan hidup di dunia ini.

Allah tidak menghancurkan dunia ini karena **kasih sayang-Nya**, bahkan binatang pun masih diberi rezeki.

Rasulullah ﷺ meriwayatkan bahwa Allah berfirman:

> **يَا عِبَادِي، إِنَّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا، فَاسْتَغْفِرُونِي أَغْفِرْ لَكُمْ**
> (HR. Muslim)

*“Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di malam dan siang hari, dan Aku mengampuni seluruh dosa. Maka mohonlah ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni kalian.”*

Hadits ini **disampaikan kepada para sahabat**, dan juga **kepada umat Nabi Muhammad ﷺ setelah mereka**.

Padahal, kesalahan para sahabat tidak seperti kesalahan kita.
Namun Allah tetap berfirman, *“Kalian berbuat dosa di malam dan siang hari.”*

Allah Maha Mengetahui dosa-dosa yang kita lakukan:
Satu kata yang diucapkan seseorang bisa menyeretnya ke **neraka sejauh tujuh puluh tahun**, sementara kita tidak menyadarinya.

Lalu bagaimana dengan dosa-dosa kita dibandingkan dengan dosa para sahabat?
Bagaimana kesalahan mereka, dan bagaimana kesalahan kita?

▪┈┈◈❂◉❖ ❁ ❖◉❂◈┈┈▪

🎙️Syaikh Khalid bin Ibrahim Al Hibsyi Hafidzahullah
⌨️ Rudi Abu Huna
Republish: Ruqyah QHI Klaten

Fatwa Ulama Ruqyah Herbal
22/12/2025

Fatwa Ulama Ruqyah Herbal


🔊 *Halaqah 61-  *Kisah Gadis yang Membunuh Ular Kecil Ternyata Anak Jin*🎙️ *Syaikh Abū al-Barā’ Usāmah bin Yāsīn al-Ma‘ā...
20/12/2025

🔊 *Halaqah 61- *Kisah Gadis yang Membunuh Ular Kecil Ternyata Anak Jin*

🎙️ *Syaikh Abū al-Barā’ Usāmah bin Yāsīn al-Ma‘āni*

**Kisah: Gadis yang Membunuh Anak Jin Berwujud Ular Kecil, Lalu Diserang Ayah Jin Tersebut**

Sekitar **25 tahun yang lalu**, datang kepada saya seorang gadis di daerah **Ṭarīf**, Arab Saudi. Mereka membawa seorang gadis yang kondisinya sudah sangat lemah — hanya tinggal **kulit dan tulang**.

Ketika saya membacakan ruqyah, jin yang merasuk berbicara melalui lisannya.

Saya bertanya:
**"ما اسمُك؟"** – *"Siapa namamu?"*
Ia menjawab:
**"اسمي يَحْن."** – *"Namaku Yahn."*

Saya bertanya lagi:
**"لِمَ جِئْتَها؟"** – *"Mengapa kamu datang kepadanya?"*

Ia menjawab:
**"قَتَلَتْ وَلَدِي."** – *"Dia telah membunuh anakku."*

Saya bertanya:
**"كيف قتلت ولدك؟"** – *"Bagaimana dia membunuh anakmu?"*

Jin itu menjelaskan bahwa keluarga gadis ini pernah bepergian ke Suriah. Ketika itu, anak jin tersebut sedang berada di bawah ambang pintu. Gadis ini tanpa sengaja mengangkat ambang pintu itu, lalu mendapati **seekor anak ular kecil**, lalu membunuhnya. Ternyata ular kecil itu adalah **anak jin** tersebut.

Karena itulah jin itu berkata:
**"جِئْتُ لِآخُذَ بِثَأْرِي وَأَقْتُلَهَا."**
*"Aku datang untuk menuntut balas dan membunuhnya."*

**Memberi Nasihat dan Mengajak Jin kepada Allah**

Saya lalu mulai **mengajaknya dengan metode dakwah**. Saudara, Anda tidak harus menggunakan metode saya. Setiap peruqyah punya pendekatan masing-masing:
• yang lembut,
• yang menyentuh,
• yang mengingatkan tentang surga, neraka, kematian, dan kekuasaan Allah.

Saya hanya ingin memberi contoh metode saya.

Saya memberi nasihat dengan **targhīb wa tarhīb** — harapan dan ancaman, surga, neraka, alam kubur, dan akhirat.

Hingga akhirnya jin itu berkata:

**"أشهد أن الأنبياء ابن الله، وأشهد أن محمدًا رسول الله."**

Tentu kalimat itu salah. Maka saya luruskan:
Saya berkata: *“Keluarlah dari tubuhnya.”*

Ia menjawab: *“Tidak! Saya ingin membunuhnya.”*

Saya berkata:
*"Wahai makhluk, engkau telah masuk Islam. Allah Ta‘ālā berfirman dalam kitab-Nya:"*

**Ayat yang saya bacakan:**

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللّٰهِ ۗ وَالَّذِيْنَ مَعَهٗٓ اَشِدَّاۤءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاۤءُ بَيْنَهُمْ تَرٰىهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَّبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيْمَاهُمْ فِيْ وُجُوْهِهِمْ مِّنْ اَثَرِ السُّجُوْدِ ۗ ذٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرٰىةِ ۖوَمَثَلُهُمْ فِى الْاِنْجِيْلِۚ كَزَرْعٍ اَخْرَجَ شَطْـَٔهٗ فَاٰزَرَهٗ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوٰى عَلٰى سُوْقِهٖ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيْظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ مِنْهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا ࣖ

"Nabi Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengannya bersikap keras terhadap orang-orang kafir (yang bersikap memusuhi), tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud (bercahaya). Itu adalah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu makin kuat, lalu menjadi besar dan tumbuh di atas batangnya. Tanaman itu menyenangkan hati orang yang menanamnya. (Keadaan mereka diumpamakan seperti itu) karena Allah hendak membuat marah orang-orang kafir. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka ampunan dan pahala yang besar."
QS. Al-Fath[48]:29

Lalu saya juga mengingatkannya dengan hadis Rasulullah ﷺ:

**قال رسول الله ﷺ: «مَثَلُ المؤمنين في تَوَادِّهِمْ وتَرَاحُمِهِمْ وتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الجَسَدِ الواحِدِ، إذا اشتكَى منه عُضْوٌ تَدَاعَى له سائرُ الجسد بالسَّهَرِ والحُمَّى»**

*"Perumpamaan kaum mukmin dalam saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi adalah seperti satu tubuh. Bila satu anggota sakit, seluruh tubuh turut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan demam."*
(HR. Muslim)

Setelah saya membacakan ayat dan hadis ini, jin itu berkata:
*"Aku tidak ingin menyakitinya."*

Saya berkata:
*"Kalau begitu, engkau belum memahami makna iman. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak boleh menzhalimi atau menyerahkannya kepada kehancuran."*

Kemudian setelah kembali saya beri nasihat, jin itu berkata:
*"خلاص، أنا بخرج."*
*"Baik, aku akan keluar."*

Dan **ia pun keluar** dari tubuh gadis itu dengan izin Allah ﷻ.

**Peringatan Penting**

Wahai saudaraku,

**Jangan sekali-kali** — walaupun hanya seberat biji sawi — **merasa bahwa keluarnya jin itu adalah karena dirimu.**

Bukan.
Tidak.
Mustahil.

**Allah-lah yang menyembuhkan.**
**Allah-lah yang mengeluarkan.**

Engkau hanyalah *sebab*. Ruqyah hanyalah *wasilah*.

Jangan sampai sedikit pun masuk rasa bangga, sombong, atau ujub ke dalam hatimu.

**Kesimpulan dan Nasihat untuk Para Peruqyah**

Jika engkau menggunakan metode dakwah yang lembut, tegas, mengingatkan tentang iman dan akhirat, Allah akan membukakan jalan. Engkau tidak akan lagi berhadapan dengan jin yang keras dan berusaha memerangi dirimu.

Engkau telah menunjukkan jalan yang benar. Jika jin itu masuk Islam, **maka engkau mendapatkan pahalanya**.

-----------------------

🎙️ *Syaikh Abū al-Barā’ Usāmah bin Yāsīn al-Ma‘ānī*

Sumber:
📺 [Tonton di YouTube] ( https://youtu.be/1OAB0jhF82k?si=9_lTeFCmb9MNH7Jf )

⌨️ *Rudianto Abu Huna*
📮 *Ensiklopedi Ruqyah Official*
Republish: Ruqyah QHI Klaten
WA 081578739566

════ ❁✿❁ ════

✨ *Selamat Milad ke-11 Tahun* ✨Qur’anic Healing International*21 Desember 2025*11 tahun membersamai umat dengan Al-Qur’a...
19/12/2025

✨ *Selamat Milad ke-11 Tahun* ✨
Qur’anic Healing International

*21 Desember 2025*

11 tahun membersamai umat dengan Al-Qur’an,
menghadirkan ikhtiar kesembuhan,
menguatkan iman dan harapan.

Semoga Allah ﷻ senantiasa melimpahkan keberkahan,
menjaga keistiqamahan langkah dakwah,
serta menjadikan setiap pelayanan
sebagai amal jariyah yang terus mengalir 🤍

2014 – 2025

Barakallahu fiikum wa jazakumullahu khairan katsiran.

Address

Ruqyah QHI Klaten , Dusun 1 Manjungan , Dk/Ds Manjungan RT 07 RW 03 Kec Ngawen Kab Klaten Jawa Tengah , Https://maps. App. Goo. Gl/MzL9u3zpWciXYioK9?g_st=ac
Klaten

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ruqyah QHI Klaten posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram