RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Bajenta dan Pamasi (Ramah dan S**a Menolong) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terletak di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah

Karyawan dan Karyawati Muslim RSUD Kapuas Laksanakan Tadarus Al-Qur’an Selama Ramadhan 1447 HKUALA KAPUAS – Dalam rangka...
25/02/2026

Karyawan dan Karyawati Muslim RSUD Kapuas Laksanakan Tadarus Al-Qur’an Selama Ramadhan 1447 H

KUALA KAPUAS – Dalam rangka menindaklanjuti himbauan yang tertuang dalam Surat Bupati Kapuas Nomor 800/020/P3I/BKPSDM/2026 tanggal 6 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Tadarus Al-Qur’an Selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, Manajemen RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melaksanakan Kegiatan Tadarus Al-Quran rutin selama bulan Ramadhan sebelum bekerja pagi sejak awal Ramadhan 1447 H, mulai 12 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan guna menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dimana dalam surat edaran tersebut, Bupati Kapuas M. Wiyatno menyampaikan bahwa kegiatan tadarus dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat tali silaturahim dan ukhuwah islamiyah di kalangan ASN.

Seperti diketahui Tadarus merupakan aktivitas membaca, mempelajari, menelaah, dan memahami Al-Qur'an secara bersama-sama atau bergantian. Berasal dari kata bahasa Arab darasa (belajar/mempelajari), kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman, meningkatkan keimanan, serta meraih keberkahan, terutama saat bulan Ramadhan.

Adapun Tadarus Alquran di RSUD Kapuas dikoordinasikan langsung oleh Direktur dr. Hj. Delianae, dan diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati di bagian manajemen rumah sakit yang beragama Islam, dan kegiatan dilaksanakan selama 1 (satu) jam sebelum mulai bekerja, dengan menyesuaikan jam kerja Ramadhan yang berlaku, dan dilaksanakan secara bersama-sama di Aula Manajemen RSUD Kapuas.

Selain itu ditempat terpisah, Majelis As Syifa RSUD Kapuas yang merupakan majelis perkump**an karyawan muslim RSUD Kapuas, melalui Darma Wanita Persatuan (DWP) RSUD Kapuas juga melaksanakan kegiatan Tadarus Al-quran yang bertempat di Mushola RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.

Perwakilan Manajemen RSUD Kapuas juga ikut serta dalam Kegiatan Safari Ramadhan ke Kecamatan Timpah, Pasak Telawang, Kapuas Tengah, dan Kecamatan Mandau Telawang serta Kecamatan Kapuas Hulu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan suasana Ramadhan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas terutama di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo semakin religius dan penuh semangat kebersamaan, tanpa mengurangi mutu dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Kapuas. (PromkesRSUDKps)

18/02/2026
Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapan Layanan, Digelar Seminar Askep Serumen Prop dan Rapat Persiapan Ramadhan–LebaranKuala...
13/02/2026

Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapan Layanan, Digelar Seminar Askep Serumen Prop dan Rapat Persiapan Ramadhan–Lebaran

Kuala Kapuas – Upaya peningkatan mutu pelayanan keperawatan terus dilakukan melalui kegiatan seminar ilmiah Asuhan Keperawatan (Askep) membahas kasus serumen prop yang disampaikan oleh Ners Sari Narulita selaku Kepala Klinik THT bersama tim, Ners Feriansyah. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ners Sayid dari Ruang Mawar dan diikuti oleh perawat dari berbagai unit pelayanan.

Dalam pemaparannya, Ners Sari Narulita menjelaskan pentingnya penatalaksanaan yang tepat pada kasus serumen prop guna mencegah komplikasi serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien. Seminar ini menjadi wadah penguatan kompetensi klinis perawat agar pelayanan yang diberikan semakin profesional dan sesuai standar praktik keperawatan.

Usai seminar ilmiah, kegiatan dilanjutkan dengan rapat pembahasan persiapan menghadapi Bulan Ramadhan dan libur Lebaran. Rapat dipimpin oleh Ibu Karolina Kamala selaku Kabid Keperawatan, didampingi Ners Lilik selaku Kasi Asuhan Keperawatan serta Ners Elvina selaku Kasi SDM dan Logistik.

Dalam rapat tersebut dibahas pengaturan jadwal dinas selama Ramadhan dan cuti bersama, kesiapan sumber daya manusia, serta ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pelayanan. Selain itu, ditekankan pentingnya koordinasi lintas unit guna mengantisipasi potensi peningkatan kunjungan pasien selama periode tersebut.

Melalui kegiatan ini diharapkan pelayanan keperawatan, baik di unit rawat jalan maupun rawat inap, dapat tetap berjalan optimal, terorganisir, dan berfokus pada keselamatan pasien. Komitmen bersama seluruh jajaran keperawatan menjadi kunci dalam menjaga mutu layanan rumah sakit, khususnya dalam menghadapi momentum Ramadhan dan libur Lebaran.

Edukasi Kesehatan Melalui Podcast Di Radio Membahas Tentang Mengenal Pelayanan Geriatri di RSUD KapuasKUALA KAPUAS – Rum...
12/02/2026

Edukasi Kesehatan Melalui Podcast Di Radio Membahas Tentang Mengenal Pelayanan Geriatri di RSUD Kapuas

KUALA KAPUAS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) kembali mengudara di frekuensi 98,1 FM yang beralamat di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, memberikan informasi dan edukasi kesehatan bersama narasumber Winda Meila, S.Kep, Ns, selaku Perawat Ahli Muda dan Karu. Klinik Geriatri RS, dan didampingi Popo Subroto, SKM, M.I.Kom, selaku Administrator Kesehatan Ahli Muda dan Koordinator Unit Promkes RS, serta ditemani Penyiar Radio Diskominfo Kab. Kapuas, Sneza Ayu Febriani, S.Sos, mengulas tentang Mengenal Pelayanan Geriatri di RSUD Kapuas yang dilaksanakan pada hari Kamis (12/02/2026).

Winda begitu beliau disapa, menjelaskan bahwa latar belakang tema edukasi kesehatan tentang Lanjut Usia merupakan suatu proses fase kehidupan manusia yang telah berusia tua / lanjut yaitu manusia yang telah mencapai usia 60 tahun keatas, demikian berdasarkan ketentuan Undang-Undang No.13 Th.1998, tentang Kesejahteraan Lansia yang berbunyi sebagai berikut Lansia adalah orang yang memilik usia 60 th keatas. Menurut WHO, usia lanjut dikelompokan menjadi Usia Pertengahan (Middle Age) usia 45 Th – 59 Th, Usia Lanjut (Elderly) usia 60 Th – 74 Th, Lanjut Usia Tua (Old) 75 Th – 90 Th, dan Usia Sangat Tua (Very Old) > 90 Th.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.79 Th.2014 tentang Penyelenggaraan Geriatri di Rumah Sakit. Geriatri merupakan cabang ilmu kedokteran yang mempelajari kesehatan dan kedokteran pada lansia. Pelayanan Geriatri di Rumah Sakit biasanya mencakup promosi kesehatan, pencegahan penyakit, diagnosis, pengobatan dan rehabilitasi. Adapun tujuan kebijakan pelayanan lansia secara umum yaitu meningkatkan kualitas hidup lansia agar sehat, mandiri, produktif berguna dan sejahtera. Sehubungan dengan itu Rumah Sakit perlu menyelenggarakan pelayanan geriatri sesuai dengan tingkat jenis pelayanan geriatri Tingkat sederhana, Tingkat lengkap, Tingkat sempurna, dan Tingkat paripurna

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan tentang penyelenggaraan pelayanan geriatri di Rumah Sakit pada bab III (jenis Pelayanan) pasal 5 RSUD Dr.H.Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, termasuk dalam jenis pelayanan geriatri tingkat sederhana paling sedikit terdiri atas rawat jalan dan kunjungan rumah (Homecare).

"Poliklinik Geriatri adalah Unit Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit yang memberikan Pelayanan Kesehatan Komprehensip bagi lanjut usia (Lansia), umumnya usia ≥ 60 tahun dengan pendekatan multi disiplin untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Pelayanan ini mencakup promosi, pencegahan, diagnosis, pengobatan, dan rehabilitasi untuk mengatasi masalah kesehatan yang komplek dan kronis," ujarnya.

Pelayanan Poliklinik Geriatri bertujuan untuk Meningkatkan kualitas hidup lansia, Mempertahankan kemandirian dan fungsi sehari-hari, Mencegah atau memperlambat penurunan fungsi fisik, mental dan social, Mengurangi angka rawat inap dan komplikasi, dan Memberikan perawatan yang holistic dan berkesinambungan.

Fasilitas Apa Saja Yang Ada di Pelayanan Geriatri, Poliklinik Geriatri, Ruang Rawat Inap Akut Geriatri, Ruang Rawat Inap Kronik, Klinik Asuhan siang, Home Care, dan Hospice. Jenis Layanan Apa Saja Yang Terkait Dengan Layanan Geriatri, antara lain Pelayanan tingkat sederhana seperti Rawat jalan dan kunjungan rumah (home care), Pelayanan tingkat lengkap yaitu Rawat jalan, rawat inap akut dan kunjungan rumah (home care), dan Pelayanan tingkat sempurna seperti Rawat jalan, rawat inap akut, kunjungan rumah (home care) dan klinik asuhan siang, Pelayanan tingkat paripurna terdiri dari Rawat jalan, klinik asuhan siang, rawat inap akut, rawat inap kronis, rawat inap pisikogeriatri, penitipan pasien geriatric atau (Respite care), kunjungan rumah (home care), dan hospice.

"Pasien Geriatri memilik ciri khas, antara lain Mengalami penyakit kronis lebih dari satu (multimorbiditas), Mengkonsumsi banyak obat (polifarmasi), Risiko tinggi jatuh, demensia, depresi dan malnutrisi, Penurunan fungi kognitif, fisik dan social, dan Membutuhkan pendekatan individual dan multi disiplin," tambahnya.

Jenis-jenis Pelayanan Rawat Jalan di Poliklinik Geriatri, antara lain Asesmen Geriatri Komprehensif berupa Penilaian menyeluruh yang mencakup Kondisi medis, Fungsi fisik dan aktivitas sehari-hari, Status mental dan kognitif, Status gizi, Kondisi social dan lingkungan, Penggunaan obat-obatan. Pelayanan Medis, meliputi Pengelolaan penyakit kronis (hifertensi, diabetes, jantung dan lain-lain), Penanganan sindrom geriatri (jatuh, inkontinensia, delirium, demensia), Evaluasi dan rasionalisasi obat. Pelayanan Rehabilitatif seperti Fisioterapi, Terapi okupasi, Latihan untuk meningkatkan mobilitas dan kemandirian, serta Edukasi dan Konseling (Konseling Nutrisi, aktifitas fisik, dan perawatan di rumah) hingga Perencanaan perawatan jangka panjang.

Pelayanan dilakukan oleh Tim Multi Disiplin yang terdiri atas Dokter Spesialis Geriatri/Spesialis Penyakit Dalam, Perawat terlatih Geriatri, Ahli Gizi, Fisioterapis, Apoteker, Psikolog, dan Pekerja sosial medis. Adapun Alur Pelayanan Poliklinik Geriatri Apabila kita ingin berobat ke rumah sakit, dimulai dari Pendaftaran Pasien, Pemeriksaan awal dan Asesmen, Asesmen Geriatri komprehensif, Diskusi tim dan rencana perawatan, Tindak lanjut dan Kontrol berkala.

Manfaat Dari Layanan Poliklinik Geriatri, antara lain Pelayanan lebih terfokus pada kebutuhan lansia, Mengurangi risiko efek samping obat, Deteksi dini masalah fisik dan mental, Meningkatkan keselamatan dan kemandirian lansia, Dukungan bagi keluarga dan caregiver. Peran keluarga dalam pelayanan Geriatri Keluarga berperan penting dalam mendampingi pasien saat kontrol, Memantau kepatuhan pengobatan, Membantu aktivitas sehari-hari, dan Memberikan dukungan emosional serta sosial. (PromkesRSUDKps)

Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Berupa Kredensial dan Rekredensial Keperawatan dan Kebidanan RSUD Kapuas Tahun 2026KUALA ...
11/02/2026

Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Berupa Kredensial dan Rekredensial Keperawatan dan Kebidanan RSUD Kapuas Tahun 2026

KUALA KAPUAS – Dalam rangka memenuhi komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Bidang Keperawatan bersama Komite Keperawatan melaksanakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Asesmen Kompetensi berupa Kredensial dan Rekredensial seluruh Tenaga Kesehatan di RSUD Kapuas yaitu Perawat dan Bidan pada, Hari Senin, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Gedung Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas yang beralamat di Jalan Tambun Bungai No. 16 Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.

Dibuka secara langsung oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, yaitu dr. Delianae didampingi Kabid Keperawatan, Karolina Kamala, S.IP, MA, dan jajaran Keperawatan dan Kebidanan yang terkait. Adapun kegiatan ini nantinya bertujuan untuk memenuhi standar akreditasi rumah sakit dan mengupdate kompetensi dan keahlian dari tenaga kesehatan di RSUD Kapuas, khususnya Keperawatan dan Kebidanan, sehingga nantinya kemampuan para pemberian pelayanan kesehatan ini dapat merata di seluruh unit dan instalasi rumah sakit.

"Kredensial wajib dilakukan untuk memastikan perawat bekerja sesuai dengan jenjang karir dan rincian kewenangan klinis. Mendukung komite keperawatan dalam mempertahankan standar mutu pelayanan keperawatan, dan diharapkan seluruh peserta mengikuti proses asesmen dengan jujur dan sungguh-sungguh," ujar beliau.

Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komite Keperawatan, Sri Ilyanti, S.Kep, Ns, yang menyampaikan bahwa Komite Keperawatan bertugas melindungi pasien melalui tata kelola klinis yang baik (clinical governance). Proses ini didasarkan pada peraturan internal staf keperawatan (Nursing Staff Bylaws).

Berdasarkan data yang didapatkan, jumlah Perawat dan bidan yang akan dilakukan kredensial dan rekredensial antara lain, perawat sebanyak 258 orang dan bidan sebanyak 57 orang total 315 orang, dan diucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi dari Asesor dan Sub Komite Kredensial.

Disepakati semua bahwa kegiatan ini dilaksanakan sejak Hari Senin sampai Sabtu, pada Tanggal 9-14 Februari 2026, dengan Kegiatan berupa assesment, kredensial dan rekredensial. Agenda Kegiatan berupa verifikasi dokumen (ijazah, STR, SIP, sertifikat) perawat, Melakukan asesmen kompetensi klinis (tes tulis, wawancara, portofolio), hingga rekomendasi kewenangan klinis yang nantinya akan dikeluarkan oleh Direktur.

Penjelasan lebih lanjut dari Koordinator Sub Komite Kredensial, Lilik Sugianto, S.Kep, Ns, MM, memaparkan mekanisme kegiatan terdiri dari beberapa tahapan antara lain Tahap 1, Verifikasi, Pemeriksaan portofolio dokumen administratif. Tahap 2, Asesmen, berupa Wawancara dan uji kompetensi klinis berbasis buku putih (white paper). Tahap 3, Rekomendasi, Hasil asesmen digunakan untuk merekomendasikan kewenangan klinis perawat baru (kredensial) atau evaluasi perawat lama (rekredensial).

Semoga dengan terlaksananya Kegiatan berupa assesment, kredensial dan rekredensial bagi keperawatan dan kebidanan di lingkungan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas ini memberikan dampak yang positif bagi pelayanan kesehatan yang paripurna di Kabupaten Kapuas. (PromkesRSUDKps)

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) RSUD Kapuas dan PT. Taspen Terkait Program Jaminan Kecelakaan KerjaKUALA KAP...
10/02/2026

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) RSUD Kapuas dan PT. Taspen Terkait Program Jaminan Kecelakaan Kerja

KUALA KAPUAS - RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melaksanakan perjanjian kerjasama (MoU) dengan PT. Taspen, dan acara penandatanganan dilaksanakan pada hari Senin (09/02/2026), bertempat di Aula Manajemen RSUD Kapuas yang beralamat di Jalan Tambun Bungai No. 16 Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.

Perjanjian Kerjasama ini terselenggara dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), maka PT TASPEN (Persero) KC Palangka Raya menjalin kerjasama tertulis dengan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dalam memberikan jaminan perawatan kepada peserta TASPEN yang mengalami kecelakaan kerja.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilaksanakan dihadiri dan ditandatangani langsung oleh Branch Manager PT TASPEN (Persero) KC Palangka Raya Muchlis Herdian dan Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dr. Delianae. Acara tersebut turut disaksikan dan dihadiri oleh pejabat manajemen dan staff rumah sakit dan tim dari PT TASPEN (Persero) KC Palangka Raya.

Dijelaskan bahwa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) merupakan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja berupa perawatan, santunan, dan tunjangan cacat. Pengelolaan Program JKK oleh TASPEN sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015 yang telah diubah dengan PP Nomor 66 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015. (PromkesRSUDKps)

Rapat Koordinasi Rencana Aksi Daerah Dalam Penanggulangan Tuberculosis Kab. Kapuas Dan Menata Alur Pasien TB Yang Beroba...
05/02/2026

Rapat Koordinasi Rencana Aksi Daerah Dalam Penanggulangan Tuberculosis Kab. Kapuas Dan Menata Alur Pasien TB Yang Berobat di Rumah Sakit

KUALA KAPUAS – Dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat melalui media zoom meeting rencana aksi daerah dalam penanggulangan Tuberculosis Kab. Kapuas, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi antar sektor yang dilaksanakan pada, Hari Kamis, 05 Februari 2026 siang bertempat di Aula Gedung Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas yang beralamat di Jalan Tambun Bungai No. 16 Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.

Dipimpin oleh Perwakilan Direksi Manajemen RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Kabid. Yanmedik dan Mutu Pelayanan, Kastalani, SKM, MAP, dihadiri jajaran direksi manajemen rumah sakit, dan staf yang terkait. Dihadiri p**a perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Netty Kuswara, SKM, selaku Pengelola Program Tuberculosis Dinkes. Kabupaten Kapuas.

Bapak Kastalani, begitu beliau disapa menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menata kembali alur pasien TB yang datang berobat dan memerlukan penanganan khusus serta dapat ditangani secara terpisah sehingga dapat ditangani jalur khusus di rumah sakit tanpa terpapar dengan pasien lain.

Terkait bangunan ruang isolasi yang baru selesai dibangun tahun 2025, akan segera dioptimalkan untuk tempat pasien isolasi termasuk pasien TB Paru, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain sehingga mengurangi beban pasien yang tidak mampu. Selain itu juga menyediakan ruangan khusus isolasi di IGD untuk penanganan pasien TB Paru dengan alur khusus.

Kegiatan ini merupakan bentuk rencana aksi daerah dari Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan merupakan upaya untuk peningkatan mutu layanan rumah sakit guna menanggulangi penyebaran penyakit tuberculosis di Kabupaten Kapuas. (PromkesRSUDKps)

Rapat Koordinasi dan Pemaparan Program Kerja Komite Mutu RSUD Kapuas Tahun 2026KUALA KAPUAS – Dalam rangka memenuhi komi...
05/02/2026

Rapat Koordinasi dan Pemaparan Program Kerja Komite Mutu RSUD Kapuas Tahun 2026

KUALA KAPUAS – Dalam rangka memenuhi komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Tim Komite Mutu dan Keselamatan Pasien melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Pemaparan Program Kerja Komite Mutu Tahun 2026 pada, Hari Rabu, 04 Februari 2026 pagi bertempat di Aula Gedung Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas yang beralamat di Jalan Tambun Bungai No. 16 Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.

Dihadiri langsung oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, yaitu dr. Delianae didampingi jajaran manajemen yang terkait. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memaparkan sekaligus membahas Program Kerja Komite Mutu Tahun 2026 yang akan menjadi arah strategis peningkatan mutu layanan rumah sakit ke depan.

Dalam rapat tersebut, Ketua Komite Mutu, Yuliza, SKM, MM menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Komite Mutu fokus menjalankan tiga program utama sesuai dengan regulasi dari Permenkes RI no. 80 Tahun 2020, yaitu Program Peningkatan Mutu Pelayanan, Program Keselamatan Pasien, dan Program Manajemen Risiko. Ketiga program ini dirancang secara terintegrasi untuk memastikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Untuk mendukung pelaksanaan program secara optimal, setiap program telah ditetapkan PIC sebagai penanggung jawab pelaksanaan dan koordinasi kegiatan. Program Peningkatan Mutu Pelayanan dikoordinir oleh Talenta Barega, S. Kep., Ns. dan Nina Margaretha, S. Kep., Ns. , yang akan berperan dalam penguatan pemantauan capaian indikator mutu di unit pelayanan.

Pada Program Keselamatan Pasien, penanggung jawab kegiatan adalah dr. Edwin Bima Putra Lius, Sri Ilyanti, S. Kep., Ns., dan Budhi Anggraini, S. Kep., Ns dengan fokus pada penguatan budaya keselamatan pasien, peningkatan pelaporan insiden keselamatan pasien, serta penerapan prinsip no blaming, no shaming sebagai dasar pembelajaran dan perbaikan sistem pelayanan.

Sementara itu, Program Manajemen Risiko dikoordinir oleh Lilik Sugianto, S. Kep., Ns. dan Retno, AMTE, SKM yang akan memfasilitasi dan melakukan pendampingan penyusunan profil risiko pada seluruh unit pelayanan. Pendampingan ini bertujuan agar setiap unit mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko secara sistematis dan berkesinambungan.

Dalam pemaparannya, Ketua Komite Mutu juga menegaskan pentingnya kepatuhan seluruh unit pelayanan dalam menyampaikan laporan indikator mutu setiap bulan, serta kewajiban pelaporan Indikator Mutu Nasional (IMN) ke Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari akuntabilitas dan pemenuhan regulasi yang berlaku. Data dan laporan tersebut menjadi dasar evaluasi kinerja serta pengambilan keputusan manajerial rumah sakit.

Direktur RSUD dr. H. Soemarmo Sosrostmodjo, dr. Delianae menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Kerja Komite Mutu Tahun 2026 dan berharap seluruh PIC serta unit terkait dapat menjalankan perannya secara optimal melalui kolaborasi yang solid dan komunikasi yang efektif.

Melalui rapat ini, diharapkan seluruh jajaran rumah sakit memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan mutu, keselamatan pasien, dan manajemen risiko, sehingga mampu mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (PromkesRSUDKps)

Bidang Keperawatan RSUD Kuala Kapuas Gelar Pertemuan Ilmiah Rutin Perdana Tahun 2026Dalam rangka mempererat silaturahmi ...
30/01/2026

Bidang Keperawatan RSUD Kuala Kapuas Gelar Pertemuan Ilmiah Rutin Perdana Tahun 2026

Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan mutu pelayanan antar ruangan rawat inap dan rawat jalan, Bidang Keperawatan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kembali menggelar pertemuan ilmiah rutin keperawatan dan kebidanan. Kegiatan perdana di tahun 2026 ini dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di RM Perdana Taste.

Pertemuan ilmiah tersebut diikuti oleh para Kepala Ruangan Rawat Inap dan Rawat Jalan, perwakilan Perawat Primer dari UGD dan Rawat Inap, serta jajaran Bidang Keperawatan.

Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr. Delianae, secara langsung membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan. Dalam sambutannya, dr. Deliana menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan pelayanan, khususnya dalam pemantauan penggunaan Alat Bahan Habis Pakai (ABHP) dan obat-obatan di setiap ruangan. Ia menegaskan bahwa upaya efisiensi harus tetap dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pasien.

Pada sesi ilmiah, Ruang Cempaka melalui Kepala Ruangan Bidan Tri bersama Perawat Primer Ners Ika Rianty memaparkan materi asuhan keperawatan dan kebidanan tentang Himen Imperforata. Kondisi ini merupakan kelainan bawaan di mana selaput dara menutupi seluruh lubang va**na sehingga menghambat keluarnya darah menstruasi. Paparan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perawat dan bidan dalam melakukan deteksi serta penanganan dini terhadap kasus tersebut.

Sementara itu, dari Ruang VIP Melati, Kepala Ruangan Ners Sari Setiawati bersama Perawat Primer Ners Haireznita menyampaikan materi mengenai Kista Ateroma Sebasea. Kista ini merupakan benjolan jinak di bawah kulit akibat penyumbatan kelenjar minyak (sebasea), berisi campuran keratin, sebum, dan sel kulit mati. Umumnya kista terasa kenyal dan tidak nyeri, serta sering muncul di area wajah, leher, dan punggung. Namun, dalam kondisi tertentu kista dapat mengalami infeksi yang ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, dan nyeri. Penyebabnya antara lain trauma kulit, jerawat, cedera, maupun faktor genetik, dengan penanganan yang bervariasi mulai dari kompres hangat hingga tindakan operasi kecil sesuai kondisi pasien.

Selain paparan ilmiah, turut ditekankan pentingnya edukasi kesehatan kepada keluarga pasien sebagai komponen krusial dalam asuhan keperawatan dan kebidanan. Edukasi terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan keluarga akibat kondisi kritis anggota keluarganya, memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi medis, mengurangi ketidakpastian, serta meminimalkan ketakutan terhadap hal-hal yang belum dipahami.

Menutup kegiatan, Kepala Bidang Keperawatan, Ibu Karolina Kamala, menyampaikan harapannya agar terdapat perwakilan dari rawat inap dan rawat jalan yang aktif mengikuti apel pagi dan senam pagi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan, kebersamaan, dan kesehatan tenaga keperawatan.
Pada kesempatan yang sama, Ners Elvina mengajak seluruh perawat dan bidan untuk mendukung program kerja yang telah ditetapkan oleh direktur serta bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna layanan rumah sakit. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi melalui pelatihan, baik formal maupun informal, khususnya pelatihan kompetensi ber-SKP melalui platform Kementerian Kesehatan Satu Sehat.
Sementara itu, Ners Lilik menyampaikan informasi terkait proses kredensial perawat dan bidan, di mana tim kerja telah dibentuk dan pelaksanaan kredensial dijadwalkan akan dimulai pada awal Februari 2026.

Rapat Pleno Hasil Penilaian Kearsipan RSUD Kapuas Bersama DisarpustakaKUALA KAPUAS – RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo K...
30/01/2026

Rapat Pleno Hasil Penilaian Kearsipan RSUD Kapuas Bersama Disarpustaka

KUALA KAPUAS – RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melaksanakan kegiatan Rapat Pleno Hasil Penilaian Arsip Rumah Sakit bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas pada, Hari Kamis (29/01/2025) pagi bertempat di Aula Gedung Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas yang beralamat di Jalan Tambun Bungai No. 16 Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.

Kegiatan rapat ini terlaksana, sehubungan telah dilaksanakannya penilaian arsip pada RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuasoleh Panitia Penilai Arsip di ruang lingkup SUb Bagian Rekam Medik dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, sejak tanggal 9 Oktober 2025 sampai dengan 28 Januari 2026.

Acara ini dibuka secara langsung oleh Direktur RSUD Kapuas, dr. Delianae, didampingi para jajaran direksi manajemen rumah sakit beserta yang terkait, dan dihadiri p**a Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas, Drs. Aswan, M.Si., didampingi para jajarannya yang terkait.

dr. Delianae begitu beliau disapa menyambut baik atas kegiatan ini terkait penilaian terhadap kearsipan di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dimana rumah sakit memiliki data kearsipan yang sangat besar, sehingga memerlukan pemilahan untuk dokumen yang masih berlaku, serta perlu penanganan untuk dokumen yang sudah melewati batas waktu penyimpanan (retensi dokumen).

Drs. Aswan, M.Si juga mengapresiasi atas kegiatan ini, karena RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas merupakan SOPD di lingkungan Kabupaten Kapuas yang pertama kali melaksanakan kegiatan kearsipan ini sesuai dengan standar yang harus dilaksanakan.

Adapun agenda rapat yang dilaksanakan antara lain pleno hasil penilaian arsip yang akan dimusnahkan, penyerahan hasil penilaian arsip beserta data dukung kepada Direktur RSUD Kapuas, serta pembubaran panitia penilai arsip dokumen periode sebelumnya dan untuk proses selanjutnya, nantinya akan diteruskan oleh panitia lanjutan terkait kegiatan pemusnahan arsip atau dokumen yang sudah dinilai dengan kriteria layak untuk dimusnahkan. (PromkesRSUDKps)

Edukasi Kesehatan Melalui Podcast Di Radio Membahas Tentang Edukasi Gizi Seimbang Untuk Tumbuh Cerdas, Aktif dan SehatKU...
27/01/2026

Edukasi Kesehatan Melalui Podcast Di Radio Membahas Tentang Edukasi Gizi Seimbang Untuk Tumbuh Cerdas, Aktif dan Sehat

KUALA KAPUAS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) kembali mengudara di frekuensi 98,1 FM yang beralamat di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, memberikan informasi dan edukasi kesehatan bersama narasumber Kristin Natalia, S.tr.Gz, selaku Nurtisionis Penyelia di Instalasi Gizi, dan didampingi Popo Subroto, SKM, M.I.Kom, selaku Adminkes Ahli Muda dan Koordinator Unit Promkes RS, serta ditemani Penyiar Radio Diskominfo Kab. Kapuas, Hadi, mengulas tentang Edukasi Gizi Seimbang Untuk Tumbuh Cerdas, Aktif dan Sehat yang dilaksanakan pada hari Selasa (27/01/2026).

Kristin begitu beliau disapa, menjelaskan bahwa ada anak yang tampak begitu bersemangat dan cepat tanggap, sementara yang lain mudah lelah atau sulit berkonsentrasi. Jawabannya seringkali bukan hanya soal bakat, tapi apa yang ada di piring makan mereka setiap hari. Di tengah gempuran tren makanan instan dan camilan tinggi gula (ultra-processed food), kita menghadapi tantangan besar yaitu Malnutrisi terselubung. Banyak orang tua merasa anaknya sudah 'kenyang', padahal sel-sel tubuh dan otaknya sedang 'kelaparan' zat gizi mikro. Data menunjukkan bahwa kualitas asupan nutrisi pada masa pertumbuhan berkorelasi langsung dengan Ketajaman Kognitif yaitu Otak membutuhkan lemak sehat dan zat besi untuk memproses informasi, Ketahanan Fisik yaitu Tanpa protein dan mineral yang cukup, tubuh menjadi rentan terhadap infeksi dan pertumbuhan fisik terhambat (stunting), dan Stabilitas Emosi seperti Kekurangan gizi tertentu dapat memicu anak menjadi lebih rewel atau sulit mengatur fokus.

"Gizi seimbang bukan tentang makan banyak, tapi tentang makan dengan benar. Ini bukan soal melarang cokelat atau makanan enak, melainkan tentang keseimbangan antara karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Karena investasi terbaik yang bisa kita berikan untuk masa depan bukanlah harta, melainkan tubuh yang sehat dan otak yang cemerlang", tambahnya.

Anak sekolah sedang berada pada masa pertumbuhan yang sangat cepat setelah masa bayi, gizi yang baik akan membantu anak menjadi sehat , kuat, cerdas, aktif dan siap berprestasi sehingga mereka bisa tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.

Dijelaskan lebih lanjut tentang pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak dimana gizi seimbang adalah susunan asupan sehari-hari yang jenis dan jumlah zat gizinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Pemenuhan asupan gizi ini juga harus memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan mempertahankan berat badan normal guna mencegah masalah gizi. Gizi seimbang yaitu apabila asupan makan cukup secara kuantitas, kualitas dan mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Tujuannya agar kesehatan tubuh terjaga, pertumbuhan sempurna (pada anak-anak), zat gizi tersimpan, dan aktifitas dan fungsi sehari-hari berjalan optimal. Prinsip Gizi seimbang terdiri dari 4 (empat) Pilar, yaitu Mengkonsumsi Makanan beragam, Membiasakan perilaku hidup bersih, Melakukan aktifitas fisik, dan Mempertahankan serta memantau berat badan (BB) normal.

Mengatur pola makan anak bukan sekadar tentang "kenyang", tapi tentang membangun fondasi biologis untuk masa depan mereka. Kebiasaan makan tidak sehat, seperti tinggi gula tambahan, lemak trans, rendah serat, serta minim mikronutrien—ibarat memberikan bahan bakar berkualitas rendah pada mesin yang sedang dibangun secara masif. Berikut adalah dampak detailnya secara komprehensif, yaitu Nutrisi adalah blok bangunan tubuh. Jika asupan protein, kalsium, dan zinc tidak terpenuhi (atau tertutup oleh kalori kosong dari jajanan), anak berisiko mengalami Stunting, atau gagal tumbuh yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar usianya. Defisiensi Mikronutrien, terutama anemia (kekurangan zat besi) yang menyebabkan anak cepat lelah dan pucat. Penurunan Fungsi Kognitif dan Kecerdasan dimana Otak anak berkembang sangat pesat. Kebiasaan makan tinggi gula dan pengawet dapat menyebabkan Brain Fog atau Fluktuasi gula darah yang drastis membuat anak sulit berkonsentrasi di sekolah. Hambatan Memori yaitu Kekurangan asam lemak Omega-3 dan vitamin B kompleks dapat mengganggu pembentukan sinapsis saraf yang krusial untuk daya ingat dan pemecahan masalah. Masalah Metabolik Dini (The Silent Killer), penyakit ini hanya menyerang orang dewasa, namun sekarang tenaga medis makin sering menemukannya pada anak-anak, seperti Obesitas Anak berupa Penumpukan lemak visceral yang mengganggu kerja hormon. Resistensi Insulin: Konsumsi gula berlebih memicu pankreas bekerja terlalu keras, yang menjadi cikal bakal Diabetes Tipe 2 di usia muda. Dislipidemia dengan munculnya plak kolesterol pada pembuluh darah bahkan sebelum anak mencapai usia remaja. Dampak Psikologis dan Perilaku, dimana Nutrisi sangat memengaruhi kesehatan mental dan perilaku anak. Sugar Rush & Crash, yaitu Lonjakan energi diikuti penurunan drastis yang membuat anak menjadi tantrum, rewel, atau hiperaktif. Gangguan Mood dimana Diet rendah nutrisi sering dikaitkan dengan risiko depresi dan kecemasan pada anak di kemudian hari. Masalah Kepercayaan Diri: Obesitas akibat pola makan buruk seringkali memicu perundungan (bullying) dan rendahnya rasa percaya diri. Melemahnya Sistem Imun dimana usus adalah pusat sistem kekebalan tubuh. Pola makan rendah serat (kurang sayur dan buah) merusak mikrobiota usus, sehingga anak menjadi mudah sakit (flu, batuk, infeksi pencernaan), serta Proses penyembuhan luka atau pemulihan dari penyakit menjadi lebih lama.

Pemerintah Indonesia sendiri memiliki program gizi yang diberi nama “Isi Piringku”, program ini menggantikan konsep makanan empat sehat lima sempurna yang selama ini sudah diketahui di kalangan masyarakat. Isi piringku memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gizi seimbang. Berikut penjelasan dari “Isi Piringku”, antara lain 1/6 piring makan berupa buah berbagai jenis dan warna, 1/6 piring berupa lauk pauk protein baik hewani maupun nabati, 1/3 piring berupa makanan pokok yang terdiri dari karbohidrat kompleks (biji -bijian/beras), artinya membatasi karbohidrat simpleks (gula, tepung-tepungan dan produk turunan dari tepung), 1/3 piring makan berupa berbagai jenis sayur-sayuran.

Remaja membutuhkan zat gizi makro seperti karbohidrat, lemak, dan protein maupun zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral yang tertuang dalam “Isi Piringku” dalam memenuhi kebutuhan energi untuk melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Remaja perempuan yang nantinya menjadi calon ibu di masa depan diupayakan agar dapat melahirkan generasi emas bebas stunting. Oleh sebab itu, harus dipersiapkan sedini mungkin dan semaksimal mungkin untuk melahirkan generasi yang sehat dan berprestasi dengan memperhatikan asupan gizi sekarang dan nanti.

Dijelaskan p**a ada beberapa kebiasaan baik untuk anak, antara lain Sarapan sehat, Membawa bekal sehat, Minum air putih cukup, Makan sayur dan buah, Cuci tangan pakai sabun, Aktivitas fisik rutin, dan Batasi makanan tinggi GGL. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan oleh anak, peran guru di sekolah dan orang tua agar gizi seimbang bisa dilakukan, antara lain Pesan kunci untuk anak / siswa biasakan sarapan, minum air putih dan biasa bawa bekal sehat, dan batasi minuman manis, makanan asin/berlemak, dan ngemil tidak terkontrol. Pesan kunci untuk guru berperan sebagai Role model, Pengawas gizi, Pengarah siswa, dan Penjaga lingkungan kantin sehat. Adapun Pesan kunci untuk orang tua perlu menyediakan sarapan sehat, Menyiapkan bekal bergizi, Menyelaraskan menu, Mengurangi makan ultra proses, dan Memantau tumbuh kembang. (PromkesRSUDKps)

Address

Jalan Tambun Bungai No. 16
Kualakapuas
73513

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Category