21/02/2018
Testimoni Keluhan Penyakit Batu Ginjal (Urolithiasis)
Saya seorang karyawan mempunyai seorang isteri yang mendapatkan keluhan susah buang air kecil dan merasa sakit ketika berkemih. Dokter memberi diagnosa yaitu Urolithiasis (Batu Ginjal). Bagaimana peranan produk- produk Morinda dalam mengatasi keluhan diatas? Q: A: Urolithiasis (Batu Ginjal) yaitu Batu Ginjal di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu ini dapat terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut Urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).
Gejala Batu Ginjal yaitu : Batu, terutama yang kecil, yang tidak menimbulkan gejala. Batu di dalam kandung kemih bisa menyebabkan nyeri di perut bagian bawah. Batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat). Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang- timbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam. Gejala lainnya adalah mual dan muntah, perut menggelembung, demam, menggigil dan darah di dalam air kemih. Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati ureter. Batu dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya dapat terjadi kerusakan ginjal.
Penyebab dan Faktor Risiko
1.Penyebab Batu ginjal sering tidak terdefinisikan dengan satu penyebab. Beberapa faktor yang sering berkombinasi, membuat kondisi dimana seseorang rentan mengalami batu ginjal. Batu ginjal terbentuk ketika komponen urine cairan dan berbagai mineral dan asam hilang keseimbangan. Ketika hal ini terjadi, urin Anda terdapat lebih banyak zat yang mengkristalseperti kalsium, oxalate dan uric acid, dari pada cairan. Pada saat yang sama, pada urin Anda terdapat zat yang mengkristal dan menggumpal sehingga terbentuk batu ginjal. Hal ini membuat kondisi dimana batu ginjal lebih mungkin terbentuk.
2.Faktor resiko Faktor resiko yang dapat meningkatkan batu ginjal terjadi antara lain: • Memiliki seseorang dalam keluarga dengan kasus batu ginjal • Mereka yang berusia 40 tahun keatas, meskipun batu ginjal dapat terjadi pada usia berapapun • Pria lebih cenderung mengalami batu ginjal • Dehidrasi • Makanan tertentu yang tinggi protein, tinggi sodium dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal • Obesitas • Memiliki penyakit atau operasi pada saluran pencernaan • Kondisi medis lain, antara lain renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism dan infeksi saluran urin tertentu Jenis-jenis batu ginjal dan cara pencegahan Jenis-Jenis Batu Ginjal Penyakit batu ginjal memiliki beberapa jenis berdasarkan sumber pembentuknya.
1. Batu kalsium Banyak batu ginjal adalah batu kalsium yang biasanya berbentuk kalsium oxalate. Kadar oxalate yang tinggi dapat ditemukan pada beberapa buah dan sayuran, kacang dan coklat. Hati Anda juga menghasilkan oxalate. Makanan, vitamin D dosis tinggi, operasi saluran pencernaan dan beberapa kelainan metabolisme dapat meningkatkan konsentrasi kalsium atau oxalate pada urin. Batu kalsium juga dapat terjadi dalam bentuk kalsium fosfat. Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu : TN Liquid Supplement: 5 X 60 ml (Interval frekwensi per 3 jam sekali 120 ml) Morinda Extra : 4 x 60 ml/hari (Pagi, Siang, Sore dan Malam) Maxidoid : 3 x 60 ml ( Pagi, Siang dan Malam)
2. Batu struvite Batu struvite terbentuk sebagai respon terhadap infeksi, seperti infeksi saluran urin. Batu struvite dapat berkembang dengan cepat dan menjadi cukup besar.
3. Batu uric acid Ini terbentuk pada mereka yang mengalami dehidrasi, mereka yang makan makanan tinggi protein dan mereka yang memiliki pegel linu. Faktor genetik tertentu dan kelainan pada jaringan penghasil darah juga dapat membuat Anda cenderung mengalami batu uric acid.
4. Batu cystine Batu ginjal jenis ini mempunyai kasus yang sedikit. Batu ini terbentuk pada mereka yang memiliki kelainan secara turun temurun yang menyebabkan ginjal menghasilkan asam amino (cystinuria) tertentu dalam jumlah banyak.
5. Batu lainnya Kasus batu ginjal langka lainnya juga dapat terjadi. Mengetahui jenis batu ginjal yang Anda alami dapat membantu Anda mengerti apa yang menyebabkan batu ginjal terbentuk dan dapat memberikan petunjuk apa yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko mengalami batu ginjal. Pencegahan Penyakit Batu Ginjal Penyakit batu ginjal dapat dicegah dengan membiasakan diri mempraktekkan pola hidup sehat.
• Perubahan gaya hidup yang baik
• Minum cukup air putih minimal 2.5 liter setiap hari
• Mengkonsumsi lebih sedikit makanan kaya oxalate, seperti bayam, ubi, teh, cokelat dan produk kedelai
• Memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani
• Makan makanan kaya kalsium, akan tetapi membatasi penggunaan suplemen kalsium
• Membatasi makanan tinggi lemak jenuh dan trans fatty acid seperti kue - kue, makanan gorengan, krakers, telur, dan mentega. Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.
Peranan TNBB dalam mengatasi Batu Ginjal yaitu :
1. TNBB sebagai super antioksidan. TNBB sebagai anti oksidan karena TNBB mengandung vitamin dan mineral seperti seperti vitamin C, E dan A serta magnesium, kalsium, posfor, Zinc dan selenium.
2. TNBB dapat mengaktifkan enzim DNA repair, karena TNBB mengandung 17 asam amino esensial. Serta TNBB dapat meningkatkan imunitas tubuh.
3. TNBB mengandung Iridoid yang merupakan anti infl amasi yang kuat sehingga dapat menghambat STAT 3 (Signal Transducer and Activator of Transcription).
4. TNBB dapat mengubah pH sel. Iridoid dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler.