15/12/2025
Tahukah Ayah Bunda bahwa sentuhan kasih sayang yang sederhana ; pelukan, senyuman, atau sekadar mendengarkan cerita anak, bukan hanya membuat mereka merasa dicintai, tetapi juga membentuk masa depan emosional dan sosial mereka?
Banyak penelitian menunjukkan bahwa kehangatan orang tua adalah “nutrisi batin” yang membangun rasa percaya diri dan kemampuan anak menjalin hubungan sehat.
Salah satu penelitian besar terhadap ribuan anak di Inggris menunjukkan bahwa anak yang sejak kecil mendapat kehangatan stabil dari ibunya tumbuh menjadi remaja yang lebih ramah, terbuka, dan merasa aman saat berinteraksi. Seolah kasih sayang itu menjadi pondasi yang membuat mereka memandang dunia sebagai tempat yang layak didekati.
Sebaliknya, anak yang tumbuh dengan perhatian emosional minim sering mengembangkan cara bertahan sendiri. Studi lain dengan teknologi EEG menemukan bahwa otak anak yang mengalami “emotional neglect” merespons rasa sakit orang lain dengan intensitas lebih rendah. Bukan karena tidak peduli, tetapi karena mereka belajar menekan perasaan agar tidak kecewa atau terluka. Bukan karena mereka tidak ingin dekat, tetapi karena pernah merasa sendirian ketika membutuhkan dukungan.
Dari sinilah sering muncul perilaku hyper-independent: tampak sangat mandiri dan “bisa semuanya sendiri”, padahal itu bentuk perlindungan diri. Namun penting diingat, tidak semua anak yang kurang perhatian mengalami dampak berat. Kehadiran guru yang hangat, keluarga yang suportif, atau lingkungan positif bisa menjadi ruang pemulihan yang sangat berarti.
Semua bukti ini mengingatkan kita betapa besarnya kekuatan kasih sayang orang tua. Hal-hal kecil seperti memeluk, mendengarkan, memuji, dan menemani adalah pondasi kehidupan mereka. Kasih sayang bukan hadiah tambahan, tetapi elemen utama pembentukan diri seorang anak.
Mereka tumbuh bukan hanya dari makan dan belajar, tetapi dari rasa aman bahwa ada seseorang yang benar-benar hadir untuk mereka.
Jika narasi ini bermanfaat, bagikan kepada pasangan, teman, atau orang tua lain yang membutuhkannya ❤️.
Dan bila Ayah Bunda punya pengalaman atau cerita yang bisa kita pelajari bersama, silakan share di kolom komentar yaaa ✨