16/11/2017
Dokter spesialis kandungan & kebidanan Ferdhy Suryadi Suwandinata mengatakan salah satu pencetus tumbuhnya virus HPV pada wanita adalah mereka yang saat berhubungan seksual menimbulkan luka yang menjadi pintu masuk virus untuk menginfeksi.
"Pada saat berhubungan seksual terjadi luka kecil, jadi virus masuk sampai ke dasar sel dan sel itu yang akan berubah dan menjadi ganas," katanya dalam Newsline, Rabu 22 Maret 2017.
Bicara kanker, kata dia, tak cuma tentang penyebab. Namun juga aktivitas Berganti-ganti pasangan dan kebiasan merokok, dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi HPV. Pada intinya, merokok dapat menurunkan sistem imunitas yang menyebabkan tubuh rentan terhadap penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus.
"Bisa juga semua yang menyebabkan imunitas turun terutama soal higienitas, penggunaan kontrasepsi, dan yg utama adalah infeksi yang terjadi di area ge***al atau sekitar alat kelamin.
Deteksi dini.
Yang paling mudah, menggunakan metode inspeksi visual dengan asam asetat (IVA). Meskipun akurasinya 80 persen, atau lebih rendah dari metode pap smear, IVA bisa menjadi rujukan untuk menentukan seseorang terindikasi kanker atau tidak.
"Yang penting ada kesadaran, karena selama ini hanya 5 persen wanita yang sudah pernah melakukan pap smear," katanya.
Terkait gejala, Ferdhi mengatakan yang paling mudah untuk dideteksi adalah perdarahan usai berhubungan seksual dan keputihan yang dianggap tak wajar.
Semoga bermanfaat, jangan lupa share. Siapa tau teman anda membutuhkan informasi ini. 😉
Tips : MENCEGAH SELALU LEBIH BAIK
1. Pastikan Anda minum NES V Min. 1x sehari biar area V Dan rahim selalu bersih Dan sehat.
2. Suntik Vaksin HPV di Rs ( Idr starts from 1,5jt )
3. Biasakan Pola Hidup Sehat..
More info about NesV
WA 085879990286