05/03/2026
Penggunaan inhaler saat puasa sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang, terutama bagi penderita gangguan pernapasan seperti asma.
Inhaler adalah obat yang dihirup untuk membantu membuka saluran napas agar pernapasan menjadi lebih lega. Obat ini biasanya digunakan pada kondisi seperti asma, alergi saluran napas, atau penyakit paru lainnya.
Menurut banyak ulama dan lembaga fatwa internasional, penggunaan inhaler umumnya tidak membatalkan puasa, karena obat yang masuk berupa aerosol dalam jumlah kecil yang langsung menuju saluran napas, bukan makanan atau minuman yang masuk ke lambung.
Namun bagi penderita asma, inhaler sering menjadi pertolongan pertama saat terjadi serangan sesak napas. Dalam kondisi seperti ini, penggunaan inhaler tidak sebaiknya ditunda karena dapat membahayakan kesehatan.
Dalam Islam juga terdapat keringanan bagi orang yang sedang sakit, sehingga menjaga kesehatan tetap menjadi prioritas.
Jika Anda memiliki riwayat asma atau keluhan sesak napas yang sering muncul saat puasa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk memastikan pengelolaan yang tepat selama Ramadan.
🩺 Konsultasi di Poli Penyakit Dalam / Poli Anak
Inggit Medical Centre