18/04/2023
Kenali Beberapa Jenis Penyakit Stroke Beserta Penyebabnya. Berikut Uaraiannya . . . .
# stroke
Penyakit stroke adalah masalah kesehatan yang terjadi saat asupan darah menuju ke otak terganggu atau sama sekali terhenti, sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Akibatnya, dalam hitungan menit saja, sel-sel otak mulai mati.
Kondisi ini tergolong sebagai penyakit yang serius dan dapat membahayakan nyawa, oleh sebab itu membutuhkan pertolongan medis segera. Pertolongan yang cepat dan tepat dapat mengurangi risiko kerusakan otak dan berbagai komplikasi lainnya.
Gejala stroke sangat beragam, mulai dari yang ringan hingga yang berat, seperti kelumpuhan atau mati rasa di salah satu sisi wajah atau tubuh. Ada p**a gejala lain dari penyakit ini seperti sakit kepala, kelemahan, masalah pada penglihatan, kesulitan berbicara dan memahami ucapan orang lain.
# Jenis-jenis stroke
Setelah memahami apa itu stroke dan definisi lengkapnya, kini saatnya Anda memahami beberapa jenis kondisi tersebut, di antaranya:
1. Stroke iskemik
Stroke iskemik tergolong jenis stroke yang paling banyak terjadi dibanding jenis stroke lainnya. Penyakit ini terjadi saat pembuluh darah yang terdapat di otak menyempit atau tersumbat, sehingga aliran darah menuju ke otak terhambat.
2. Stroke hemoragik
Stroke hemoragik terjadi saat pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau pecah. Kondisi ini berawal dari pembuluh darah yang melemah, kemudian pecah dan menumpahkan darah ke sekitarnya.
Kebocoran ini menyebabkan penumpukan darah yang mendorong jaringan otak di sekitarnya. Kematian atau koma panjang akan terjadi jika pendarahan terus berlanjut.
Stroke hemoragik terbagi ke dalam dua jenis:
* Perdarahan intraserebral, yaitu perdarahan yang muncul saat pembuluh arteri yang terdapat di kepala pecah dan menyebabkan perdarahan di dalam otak. Biasanya, kondisi ini terjadi karena tekanan darah tinggi.
* Perdarahan subarachnoid, yaitu perdarahan yang terjadi pada permukaan otak. Terdapat tiga lapisan yang melapisi otak, dan perdarahan ini terjadi antara lapisan paling dekat dengan otak dan lapisan kedua.
3. Stroke ringan
Transient ischemic attack (TIA) atau sering disebut stroke ringan adalah kekurangan darah pada sistem saraf yang berlangsung singkat, biasanya kurang dari 24 jam atau bahkan hanya dalam beberapa menit.
Kondisi ini terjadi ketika terdapat gumpalan atau pembekuan darah yang menghambat aliran darah di sistem saraf pusat. Penyumbatan darah hanya terjadi sementara sehingga tidak menyebabkan kerusakan jaringan.
Namun, Anda memiliki risiko lebih tinggi apabila Anda pernah mengalami transient ischemic attack.
# -tanda & gejala stroke
Gejala stroke cenderung terjadi secara tiba-tiba dan hanya selalu menyerang satu sisi bagian tubuh. Hal ini semakin memburuk dalam jangka waktu 24 sampai 72 jam. Gejala yang biasa terjadi termasuk:
* Sakit kepala tiba-tiba.
* Kehilangan keseimbangan, bermasalah dengan berjalan.
* Kelelahan.
* Kehilangan kesadaran atau koma.
* Vertigo dan pusing.
* Penglihatan yang buram dan menghitam.
* Kelemahan atau mati rasa pada satu sisi bagian tubuh di wajah, tangan, kaki.
* Adanya masalah dengan berbicara dan pendengaran.
Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala stroke yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.
# stroke
Penyebab stroke biasanya tergantung pada jenisnya.
Berikut ini adalah penyebab yang bisa Anda pelajari berdasarkan jenisnya.
1. Penyebab stroke iskemik
Ada tiga jenis kondisi yang bisa menyebabkan stroke iskemik, seperti:
* Penumpukan plak
Penumpukan plak pada dinding arteri ternyata tidak hanya menyebabkan serangan jantung, tapi kondisi lain seperti aterosklerosis. Penumpukan plak ini menyebabkan pembuluh arteri menyempit, sehingga menghambat aliran darah menuju ke jaringan atau organ di dalam tubuh.
Penumpukan plak ini juga bisa terjadi pada pembuluh arteri di dalam otak maupun leher. Jika terjadi penyumbatan akibat plak yang menumpuk pada arteri baik di dalam otak maupun di leher, pasien akan mengalami stroke iskemik.
* Terjadi penggumpalan darah
Selain menyumbat, plak yang terdapat di dalam pembuluh arteri juga bisa pecah. Sel darah di sekitar plak yang pecah akan saling menempel dan membentuk gumpalan darah. Darah yang menggumpal juga dapat menyumbat pembuluh arteri.
Meski penggumpalan darah terjadi pada bagian tubuh yang lain, gumpalan darah ini bisa bergerak hingga ke otak. Kondisi ini disebut juga sebagai stroke embolik.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh masalah kelainan darah seperti atrial fibrilasi dan penyakit sel sabit yang memicu penggumpalan darah dan menyebabkan stroke.
2. Penyebab stroke hemoragik
Berikut adalah beberapa kondisi penyebab stroke hemoragik:
* Hipertensi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang paling sering menyebabkan serangan stroke hemoragik. Hipertensi dapat terjadi akibat adanya kelainan atau masalah pada ginjal, gaya hidup tidak sehat, atau konsumsi obat-obatan tertentu.
* Aneurisma
Aneurisma adalah peradangan atau pembengkakan dinding arteri yang terletak di dalam otak. Kondisi ini disebabkan dinding arteri mengalami penipisan dan menjadi lemah, sehingga peradangan terjadi.
Aneurisma bisa muncul sedari lahir (kongenital) atau berkembang seiring dengan berjalannya waktu, terutama jika memiliki riwayat hipertensi.
* Malformasi arteri (AVM)
Malformasi arteri atau AVM adalah kondisi di mana terjadinya kelainan pada pembuluh darah. Sebenarnya kelainan ini dapat terjadi di bagian tubuh manapun, termasuk otak.
AVM biasanya didapati sejak lahir. Jika AVM terletak di otak, kondisi ini berisiko menyebabkan terjadinya pendarahan.
Konsultasi Dan Pemesanan Hubungi Customer Service Kami :
Telp/SmS :081238199078
WhatsApp :087719962236
( Fast Respon Online 24 Jam )